Ngobrolin SEO
Ringkasan Episode
Bantu KoreksiEpisode Ngobrolin WEB ini membahas topik SEO (Search Engine Optimization) secara mendalam, terutama relevansinya di era AI dan perubahan landscape mesin pencari modern. Diskusi dimulai dengan pertanyaan mendasar: apakah SEO masih relevan ketika orang beralih menggunakan AI untuk mencari informasi? Pembicara menjelaskan bahwa meskipun AI semakin populer, SEO tetap penting karena hasil pencarian Google sekarang menampilkan jawaban AI-generated di bagian atas, yang kemudian diikuti oleh link-link website. Episode ini mengeksplorasi sejarah singkat SEO dari era directory listing seperti Yahoo, hingga lahirnya Google yang menggunakan crawling dan indexing. Pembicara juga membahas perbedaan algoritma antar search engine dan fakta bahwa tidak ada yang benar-benar mengetahui secara pasti sinyal apa yang digunakan oleh mesin pencari, hanya ada guideline dan best practice. Diskusi kemudian berfokus pada perspektif web developer mengenai SEO, menekankan bahwa SEO yang baik pada dasarnya adalah tentang accessibility, semantic HTML, dan struktur konten yang proper. Episode ini juga menyentuh topik-topik teknis seperti hierarchical heading (H1-H6), canonical links untuk menghindari duplicate content, penggunaan alt text pada gambar, meta tags untuk social media sharing (Open Graph dan Twitter Cards), schema markup, dan pentingnya Core Web Vitals. Pembicara menekankan bahwa konten berkualitas tetap menjadi faktor utama, dan SEO hanyalah optimasi - bukan cara untuk memanipulasi sistem. Di bagian akhir, pembicara membahas berbagai tools SEO yang tersedia, mulai dari gratis seperti Google Search Console dan browser extension SEO Quake, hingga tools berbayar seperti SEMrush dan Ahrefs untuk kebutuhan yang lebih komprehensif seperti keyword research dan competitor analysis.
Poin-poin Utama
- •SEO tetap relevan di era AI karena mesin pencari modern seperti Google mengintegrasikan jawaban AI-generated di bagian atas hasil pencarian, diikuti oleh link-link website yang teroptimasi dengan baik
- •Sejarah SEO berkembang dari era directory listing manual (Yahoo) menuju sistem crawling dan indexing otomatis yang diperkenalkan Google, yang kemudian berkembang dengan berbagai aturan untuk mencegah penyalahgunaan seperti keyword stuffing
- •Setiap search engine memiliki algoritma yang berbeda dan tidak ada yang mengetahui secara pasti sinyal apa yang digunakan, sehingga web developer hanya bisa mengikuti guideline dan best practice yang tersedia
- •Dari perspektif web developer, SEO yang baik pada dasarnya bertumpu pada accessibility, semantic HTML, dan struktur konten yang proper - bukan trik-trik manipulatif
- •Hierarchical heading yang benar (satu H1 per halaman, diikuti H2, H3, dst.) sangat penting untuk membantu crawler memahami struktur dan fokus konten halaman
- •Canonical links diperlukan untuk menghindari masalah duplicate content, terutama ketika satu konten dapat diakses melalui multiple URL atau ketika melakukan cross-posting ke platform lain
- •Penggunaan alt text pada gambar, meta tags untuk social media (Open Graph dan Twitter Cards), schema markup, dan performa Core Web Vitals adalah elemen teknis penting dalam SEO modern
- •Konten berkualitas tetap menjadi faktor utama dalam SEO - website dengan konten bagus akan tetap mendapatkan traffic meskipun optimasi SEO-nya biasa saja, sementara konten jelek dengan SEO bagus akan menyebabkan high bounce rate
- •Tersedia berbagai tools SEO mulai dari gratis (Google Search Console, SEO Quake browser extension) hingga berbayar (SEMrush untuk keyword research dan content marketing, Ahrefs untuk competitor analysis dan backlink tracking)
[musik]
[dialog musik]
[musik]
seru
ini ceritanya kita lagi didalam lift lagi menuju ke lantai berapa nih?
lantai 10
selamat malam semua
apakabar?
kenapa musiknya gini?
apakabarnya?
daripada
musik bingung
[musik]
biar lucu aja
apakabarnya semua? mudah-mudahan sehat-sehat ya
sehat-sehat selalu
iya
sekarang musim
musim hujan
musim pancarobak
nggak sih pancarobak musim hujan
menuju panas
kalau masih sering
hujan ya?
masih di sini masih
ada hujan-hujan ya
iya
iya
gimana sehat-sehat semua?
sehat-sehat semuanya
Lihat transkrip lengkap (3109 segmen lagi)
kejalan lancar
iya
gimana ada curhat apa?
soal kerjaan? lho
[tertawa]
kita buka
apa? telpon
siapa yang mau telpon?
curhatan
developer
[tertawa]
iya, jadi
malam hari ini
kita akan membahas tentang
topik yang direquest
SDO ya
[tertawa]
[tertawa]
iya, ini
generated by AI
iya
padahal awalnya sudah senang
"wah bagus ini panjang"
[tertawa]
tapi begitu baiknya yang paling bawah
"oh oh"
nggak apa-apa
yang penting kan
pasti gitu jangan-jangan
kenapa? iya jangan-jangan ngomongnya gitu ya
beneran, beneran gitu ya
kita terlalu berburu khansa ya
coba aja, coba
tes AI detector
ada kayak aja online
terus
[tertawa]
jangan, jangan
nggak apa-apa, entah ini AI atau nggak
ya, kita aplikasi
pertanyaannya, kita aplikasi juga
iya, topiknya menarik
makanya kita pengen langsung bahas
jadi malam hari ini kita akan
bahas tentang SDO
yang
apakah masih
relevan karena dihadir
sama video
terus video pendek
dan juga AI
katanya kabarnya
orang tidak menggunakan search engine lagi
kalau saya sih masih ya
masalahnya kita
ngetik di search engine pun
di google, search google
yang paling atas sekarang AI
kita punya nanya LLM
semenjadinya
iya, iya, iya
nanti kita bahas soal itu
ya pokoknya trendnya udah bergeser
yes, jadi
kita mulai dari
basic ya, dari basic banget
tentang
fundamental dari SEO itu sendiri
sebenarnya SEO itu apa
dan
manfaatnya apa
kalau SEO kan
search engine optimization
optimization, kita mengoptimalkan
halaman atau situs web
kita untuk search engine
makanya jawabannya sebenarnya
udah lengkap banget di resource nya
google search
iya
selamat malam Dui, selamat malam
Foxy
Foxy Lizze
Himang Hoop
search sekarang
langsung AI yang disarankan
yang sarankan
jadi web, iya
AI kan sekarang udah ada
search nya kan, fitur search nya
jadi bisa aja kita
cari
satu topic dia akan
memberikan saran
banyak gitu
banyak link dan sudah
tertata rapi jawabannya
jadi bisa dibaca
bisa diklik juga
apalagi ada yang mode-mode kayak perplexity
perplexity
search engine pun sekarang sudah
ya tadi ya seperti Eka bilang ya kita googling
diatasnya itu udah AI generated
pakai Brave AI
generated, pakai Microsoft
iya kayaknya ya Bing ya
ya gitu lah pokoknya hampir
semua ya, kayaknya yang paling pertamanya
kasih AI generated itu
Bing deh yang paling awal
tapi itu sarannya
aneh gitu sampai dia jadi gini
kalau kita pengen buat suatu
kalau tanya search engine lain
jawabannya normal normal lah standard
kalau Bing jawabannya
kadang suka ekstrim karena
LLM nya
nah ini mungkin dari introduction
bagus deh, maksudnya susunannya
ini udah itu banget
dari introduction yang kiri atas
kiri atas
kiri atas, atasnya lagi
atasnya lagi
introduction, kiri atas
nah atasnya lagi
blablabla
nah what is SEO?
the process of
making your site better
for search engine
it's also
the job title of
a person who does
this for a living
jadi ini seperti kerjaan
position nya
SEO
saya anak front-end, anak web-end, anak
SEO
udah jadi profesi
betul-betul-betul
kalau kita punya website
yang di hosting
di blogger, atau Wix
atau Squarespace, atau yang lain
ya mungkin
ya kayaknya semua website ya
kita harus mikirin
kira-kira kalau orang search
kalau bisa
hasilnya website kita
ada di halaman-halaman awal
kalau di mesin pencari
kalau sedikit
sejarahnya kenapa ini ada
karena jaman dulu kan
web itu kan sedikit ya
nggak perlu
jaman dulu website itu sedikit sehingga
waktu jaman itu
pencarian belum ada
pencarian web itu belum ada
adanya index
semua crawling kan
buat list seluruh website yang ada
jadi kayak directory
directory listing
kayak elopegis
kan semua nomor
telpon yang ada
itu berarti directory kayak mengindex
semua alamat website yang ada
actually directorinya
nggak melakukan index
kita yang submit ke directory itu
kalau kita mau di list
jaman itu
jadi yang pertama kali
saya nggak tahu siapa
tetapi yang sempat terkenal dan besar itu
yahoo
yahoo awalnya
yang gede
sebelum
altavista
altavista
google itu
tahun
90an
awal deh
baru mulai
crawling kan
dia istilahnya mendownload semua website
yang ada di world wide web
ke satu server
itu dia pelajari jadi kayak machine learning
dikait-kaitkan
link ya
link dan lain-lain itu
dan setelah itu baru
mulai
yang namanya
google berkembang terus
naik dan google
membuat aturan
beberapa aturan karena mulai banyak yang
di abuse
menyalahgunakan
banyak dulu trik-triknya
pas pertama kali melajar
itu kayak
keyword stuffing untuk kontennya
buat tepatnya dimasukkan situ
tapi apa warnanya
dibikin sama kayak background
biar ngumpet
atau di satu pixel
tadinya sih malah nggak disamarin sama sekali
terus sama-sama disamarin
lama-lama
sama-sama sekarang udah nggak laku
nah karena
web makin banyak jadi
directory listing itu udah makin
nggak relevan karena mau nyari
sesuatu jadi susahan
akhirnya lebih mudah nyari pakai
search engine
lahir lah SEO
jadi bagaimana mengoptimasi
situs kita supaya bisa
dimengerti oleh si crawler
dan
disimpen dan saat ada
pencarian keyword
yang dicari website kita
menjadi relevan
dan itulah proses
SEO
ini ada pertanyaan yang bagus nih
apakah SEO itu sama untuk semua
search engine
misalkan di google kita bagus hasilnya
ternyata di dakdaku nggak begitu
bagus
secewanya belum pernah
algorithmnya
algorithmnya
masing-masing
berbeda
ibaratnya
secara
bahasanya ya
search engine
ranking position
sama
cara mengolah datanya
kita nggak pernah tahu sebenarnya
signal
apa yang
dipakai kita nggak pernah tahu
cuman ada guideline
dan best practice-nya yang di
di masing-masing search engine ada ya
ya guideline dan best practice dan
yang paling matang
tetap google
yang paling besar secara market cap-nya
kan
dan
ada beberapa rambu-rambu
yang sudah diciptakan
mungkin mereka punya
konsorsium atau secara best practice ya
kayak robots.txt
itu kan akhir-akhir ini kan
baru kayak 10 tahun berakhir ini baru ada
robot.txt itu standar
dan itu di secara konsorsium
menghormati
robot.txt
padahal apalah artinya robot.txt ya
itu nggak di-enforce
sebetulnya cuman apa
ya kayak etika lah
semua search engine
dulu kan sempet yang kasus ya
open AI apa ya
CTPT atau siapa lah
yang nggak
nghormatin nggak itu
robots.txt
jadi
pat yang dibelokir
tetap di-crawling
terus dimarahin banyak orang
terus diturutin
nah tapi balik ke pertanyaan itu ya
selama ini ternyata best practice-nya
nggak ada yang bertentangan juga ya
walaupun kalau buat tracking algorithm
masing-masing
perusahaan punya cara sendiri
dan pasti nggak mungkin di-expose
best practice-nya kan tetap
sebetulnya nggak ada yang bertentangan
nggak ada yang sampai kayak kasus itu
apa bagus di Google
tapi jadi turun di
ya
fundamental-nya sebenarnya lebih
ke ini kan ya semantik web kan ya
jadi kita menggunakan
tag-tag HTML
sesuai dengan
apa ya
fungsinya
dan hal-hal
yang perlu diperhatikan
misalkan kayak header level 1
level 2
load text-nya panjang dia paragraph
terus apa lagi ya
ya meta tag juga termasuk sih
cuma website-nya sendiri
harus
tertata rapi, yang pertama
yang kedua, yang tidak kalah penting
adalah kontennya, isinya
kalau isinya tidak
berguna ya percuma juga kita
boosting gila-gilaan
mau dikasih
keyword sebanyak apa
jadi pokoknya sebetulnya kan
kita membuat
kita membuat web-up atau website
sebaik mungkin
ikutin kayak tadi misalnya
kontennya semantik HTML
kayak hal simple aja
response, HTTP
status code, respon-nya
yang betul, itu kan
ya nggak, itu bukan semantik HTML
tapi web-standar ya
kalau gunain standar yang kayak gitu
kalau respon-nya betul ya 200
kalau redirect misalnya 300
301, 302, 404
dan semua
itu, apa, ikutin itu
terus kontennya semantik
HTML, H1, H2-nya
jangan mengcaton-caton sembarangan, maksudnya itu
harus meaningful, itu aja
sudah sangat membantu buat
SEO, nah sisanya
baru bisa dioptimized pakai meta
meta tag ini itu
meta, title
misalnya title, description
kanonical penting
misalnya ada
kanonical link
kalau
cross-posting ya
bukan, kanonical link
biar nggak duplicate
biar nggak duplicate konten, bisa jadi contohnya
posting
di medium, posting juga di website
bukan
kanonical itu kan
kalau kanonical itu
misalnya
kita ada artikel A
artikel A, terus kemudian
di kategori
artikel A di kategori X
terus kemudian
ternyata kita bikin kategorinya
dua
di X dan Y
misalnya, jadi biasanya kalau
permalingnya kita itu misalnya
blablabla.com/
kategori X/
artikel A
nanti
karena by system kita
kalau misalnya multiple category punya
permaling yang bisa berbeda
jadi kalau di-visit dengan permaling
permalingnya dengan kategori
Y
artikel A, hasilnya tetap
HTTP 200
page yang muncul
nah kalau di dua-duanya muncul, itu malah
salah itu, kayak di penalize ya
pokoknya, karena itu dia kan duplicate
konten, jadi itu
sudut pandang Google search
book, itu nggak bagus kan
jadi kayak bikin banyak halaman
tapi kontennya
sama, itu kan nggak useful
dari logikanya
Google search, walaupun dari
kita, maksudnya dari perspektif yang bikin
ya mungkin ada logikanya
nggak boleh gitu, maksudnya boleh
tapi harus
kanonikalnya satu, biar Google
search-nya tahu, oh itu mengacu pada
kayak satu entry
sebetulnya
atau yang sering, misalnya gini
example.com/autor
bisa kan
Autor terus pakai query
parameter, andatanya
misalnya Autor ID
1 gitu kan
dibuka dari situ, mungkin bisa
tapi sebetulnya ada kayak pretty link
ada itunya
example.com/
@ekka
atau Autor/ekka
ada slug
yang buat kayak gitu, kadang tuh nggak
sengaja bisa keakses dua-duanya
tanpa ada kanonikal
itu harus dikasih
satu kanonikal yang
biasanya sih yang nggak
pakai query parameter ID ya
yang pakai username kita
ya yang gitu-gitu lah
itu kan sebetulnya
best practice secara umum
maksudnya kita nggak ubah
website kita
buat ngeladenin, buat ngikutin
SEO kan, cuma kita apa
optimasi yang udah ada aja
ya itu, kembali lagi
yang terpenting sebenarnya adalah isinya
kalau isinya berguna, meskipun
SEO-nya biasa-biasa saja
pasti banyak yang baca atau
dapat impact-nya, tapi kalau misalkan
SEO-nya bagus tapi
isinya biasa saja atau
malah jelek, ya
mungkin akan banyak
bounce rate ya, jadi orang masuk
ngeliat, ngeklik itu kayak clickbait
keklik, ah apaan nih?
campah, dimakiin
malah jadi
jadi ini kita jadi
kredibilitas kita jadi
semakin diragukan
gitu kan
sama mungkin
konten bagus atau nggak
itu kan kadang subjektif ya, terus kadang kita
loper, lagi-lagi perspektif ya loper
kita bukan copywriter, kita nggak mikir
sebagai masa copywriter
atau marketer ya, ya udah
bodoh amat lah yang porting dari
porting dari tiket atau dari siapalah
masukin, tapi mungkin
kita juga bisa edukasi
tim kita, kalau emang tim kita nggak punya
nggak ada posisi SEO
ya, ini tergantung sih
industri-nya apa, kalau kita bikin artikel
yang artikel teknologi
misalnya itu kan ya udah cukup jelas
mungkin, tapi kalau misalnya buat
produk yang di luar kalian kita
ya berarti kan
dari title, ya maksudnya kita kan
cuma masuk-masukin tuh loh metatitle
atau description
apa, atau isi
yang paling atas, both default
itu maksudnya kan berarti kata-katanya
emang harus dioptimize, tapi kan
sebenarnya itu bukan tugas kita, tapi
kalau mungkin kita bisa ngebantu juga komunikasi
yang itu, bahwa nggak usah
jungkir balik, cari SEO, trik yang aneh-aneh
tapi ya apa
gunakan kata-kata yang ringkas
jangan terlalu panjang
berkala-kala juga hotel, koma, penginapan
koma, akomodasi
cuma gimana caranya, optimalin
keyword yang paling sesuai dengan
ya konten kita
secara singkat
biar lebih bagus
iya, sama
satu lagi, SEO ini bukan
sekali
optimas, udah gitu
tapi terus menerus, karena
ada kemungkinan
bukan ada kemungkinan, kemungkinan besar
rule-rule atau apa ya
trik-trik atau
ya
apa yang dianggap
bagus oleh mesin pencari itu bisa berubah
sewaktu-waktu, suka-sukanya si mesin pencari
aja, kalau tiba-tiba ada
kasus dimana
kita bisa mengabuse
atau menyalahgunakan
salah satu, mungkin salah satu
menggunakan triknya SEO
yang misalkan pakai apa ya
pakai meta sesuatu
tiba-tiba langsung naik paling atas
begitu udah banyak yang
itu juga jamannya meta keyword, masih ada
keyword stuffing, masih ada
nah, karena sebetulnya
ini ada hal yang non-teknis
search engine itu kan bisnis ya
maksudnya nggak bisa dipungkirin
Google itu kan ya bisnis
ada mungkin misalnya sponsor
iklan dan lain-lain, jadi maksudnya
kalau misalnya segampang itu
diakalin oleh developer
biar rating-nya naik, ya mereka
nggak mau juga kan
maksudnya balancing
berbagai kepentingan itu
iya, betul
so, ada yang
question saya lebih, karena kita seorang
webdev ya, apa sih
efeknya pengetahuan
SEO bagi webdev
kayak kita-kita ini
itu yang lebih, yang saya mau
balik lebih dalam
boleh
kalau dari pendapat
saya dulu, nih, ada yang bantu nih
dari perspektif developer, SEO itu
hari ini balik lagi ke soal accessibility
skema markup sama semantik-hantiknya
sudah di jawab, istilahnya keberuntungan
dan budget
keberuntungan
jadi, kalau
pertama dari semantik
dulu deh, bahasanya dari semantik, kita
sebagai seorang webdev tuh harus mengerti
HTML semantik, mungkin kita bisa bahas
satu, nanti HTML semantik itu apa aja ya
HTML5 itu
semantik, gitu ya
semantik HTML ya
ya, misalnya, jangan
contohnya, kalau itu
teksnya paragraf
jangan pakai span
ya, span, tapi
di styling jadi paragraf
contohnya
atau
misalnya
nah, div dijadiin
button, ditambahin
onclick
terus ditambahin
javascript
onclick
supaya jadi button gunakan
misalnya
ya, you know lah ya
maksudnya, hal-hal yang
akal-akalan
montir
semantik itu kan
sebetulnya, teks HTML sesuai
fungsinya, kalau misalnya berfungsi sebagai
gudul halaman
gunakan hasa 2, jangan
misalnya disikapi, dikasih form-nya
besar
ya, kalau form ya, walaupun
di react bisa, gitu ya, dipakai
nggak usah pakai form, pakai teks
input, teks area, sama
button, bisa, tapi tetap
pakai form, karena
ya, form itu kan banyak fungsinya ya
dan bisa ngirimin data
sekaligus, juga kalau misalkan
ada yang males pakai keyboard, bisa pakai
tab, ya kan, ada tab index-nya
terus, apalagi ya form ya
ada keterangannya, kalau error, bisa nunjukin
dimana, gitu kan
udah dibantu dengan mudah
gitu ada form
oke, jadi, itu yang semantik
pastikan misalnya
pakailah sesuai dengan
apa bahasanya
aturannya
pakailah sesuai dengan
fungsinya
fungsinya, fungsi dan
aturannya, lalu yang kedua
tadi, mengerti soal yang tadi
ada schema data, saya baca ya, schema data
markup, itu
namanya
kalau schema.org ini
sudah diakui secara standar
eh, schema.org ini kan standar
dari kayaknya semua
engine interpret-nya ya, suka-suka
kayak misalnya, dak-dak lo nggak punya
tampilan event yang
elaborate, apa misalnya
kalau Google, bisa mungkin ada kayak
kalau kan, ada macem-macem tuh, ada event
ada recipe, atau apalah
yang aneh-aneh, nah, itu
terserah sesuai dengan engine, menafsirkan
dan tampilinnya kayak gitu, namun schema.org-nya
standar, schema.org-nya
itu standar, jadi JSON-LD
standar, nah, lalu
bisa dibaca
nanti, jadi schema.org-nya itu ilmunya
sendiri tuh, ada event,
organisasi, artikel, segalanya
web page, bla-bla-bla
tapi yang simpel aja ini mah, author lah
title, author,
breadcrumb, udah, maksudnya itu kan
yang dasar banget, kalau mau di-end read
sampai yang rumit-rumit banget ya
optional
terus,
kalau kita ngeliat design, contohnya
kok kecil banget ya, ngeliat design
kok gede, design
nah
bagaimana kita bisa
oh ya, design
sebuah design
kita sebagai web dev
harus mengerti
yang mana H1
yang mana H2
yang mana H3 dan selanjutnya
jangan semuanya ditimpali sama
H1
karena H1 di artikel
ukurnya sekian
yang di homepage ukurnya sekian
tapi semua H1, gak bisa juga
ya kan
jadi harus mengerti, kalau
hanya misalnya
gak tertulis sih aturannya, tetapi
satu page itu hanya boleh punya satu H1
gak tertulis
itu aturan
gak resmi, tetapi banyakan
follow the same
pattern ya, karena H1
mengungkakan ini adalah hal yang terpenting
nah, kesalahan
yang paling sering terjadi adalah
H1 itu dibikin
misalnya di bagian
site title atau logo
site titlenya ada H1 nya
atau misalnya
sama semua, di semua halaman
hero banner, tapi semua halaman
jadi ada H1 nya gitu ya
padahal itu di site title
misalnya, akhirnya
artikel titlenya dibikin H1 juga, jadinya
semua page itu ada 2 H1
header 1
jadinya menyalahkan aturan
aturan tidak tertulis tadi
jadinya, fokusnya secara
semantik, tidak
benar
kadang, nah, ini masih
mirip nih kasusnya
kalau yang bikin bukan anak
front-end, sembarang ada
text yang besar, itu dijadiin
jadiin elemen, misalnya
contohnya banner, kayak banner CTA
nah, itu dijadiin
H2 atau H3 seringnya
apa, tergantung
kira-kira aja, kalau
besar banget, malah dijadiin H1
kalau textnya agak besar
H2, padahal kan
maksud saya, fungsinya
heading bukan itu ya
nah, kan gede-gede untuk search engine nya
itu kan, karena heading itu kan
implikasinya adalah
judul atau hal yang penting
kalau semua hal penting, jadi
tidak ada yang penting, kalau saya jadi
point inti dari isi halaman
kita malah tidak terroll dengan baik
yang paling
bukan paling sih
maksudnya, sebuah kesalahan
yang pernah saya lakukan dan
berulang, misalnya
saya punya artikel card, sebuah komponen
artikel card, karena
menjuncung tinggi yang namanya
reusable, artikel card
bisa saya pakai dimana saja
tetapi kan, saya nggak
ngeh saat membuat artikel card
yang ada di homepage
saya pakainya H3
atau H2 lah
yang artikel card kecil
misalnya, anggap aja
recipe 1, recipe 2, recipe 3
recipe 4, dan artikel card nya
pakai H2, atau H3
ya, sedangkan
kalau misalnya di
artikel
misalnya, adalah resep
terkait, misalnya di bawah, resep
mungkin, atau, mungkin
anda mau mengunjungi resep ini gitu ya
dan memakai artikel
resep card yang
yang sama
card yang sama
yang terjadi adalah, card yang sama itu kan
pasti akan membawa H2 yang sama
dari yang tadi
jadi banyak banget H2 nya
jadi H2 nya kebanyakan
padahal
yang mau kita utamakan
adalah konten, struktur yang
ada di
di main
konten utama, yang strukturnya dari
H1, ada H2, ada H3
ada, sedangkan kalau yang
di resep terkait
mungkin kita gak
terlalu mementingkan itu, sehingga kita hanya
butuh itu di H4 atau H5
secara urutan
pentingnya
buat si user
nah, kan ada
signal itu yang kita berikan ke
crawler untuk mengerti kontennya
kita
karena saya pakai reuse
component
terjadilah
H2 nya banyak banget
gak merata
dan padahal halaman itu
bukan tentang, jadi
banyak loh, misalnya kita
melihat
artikel A, tapi ada rekomendasi berita
BCDE, padahal itu
tentang A, cuma H2 nya
jadi BCDE, jadi maksudnya itu
gak fokus kan, bisa aja
walaupun kita gak tau exactly algoritmanya
itu bisa mengurangi
poin karena mungkin
halaman itu dianggap gak berfokus pada A
tapi BCDE juga, padahal
itu halaman isinya A loh
iya
itu dari sisi heading
terus kemudian
tadi saya sudah singgung tentang
paragraf ya, image ya, image
picture ya, video ya, video
iframe ya, iframe
image, terutama image
harus ada misalnya alt attribute nya
supaya bisa
bagus untuk accessibility
dan bisa
di-search juga
dan bisa di-search
sekarang udah gampang ya
bikin alt image ya
udah ada AI
hidup kita sekarang itu
hal-hal semacam ini
udah di atas sama flamewalk
sebenarnya
jadi kalau misalkan
ada
alt image yang belum diisi
biasanya ada warning atau ada linter
semacam linter gitu, kasih tau bahwa
ini butuh alt image
atau kalau emang
dekoratif, konten
image nya itu gak penting ya
harus dikasih string kosong
string kosong
terus
mengerti juga sedikit
tentang accessibility keyboard
karena accessibility juga
termasuk sih
mungkin masih kontra
pro dan kontra, tetapi
bagi saya, pendapat pribadi ini
bukan pendapat pribadi
pendapat pribadi, accessibility
termasuk bagian dari
signal dari SEO
meskipun gak gede-gede amat
tetapi termasuk
jadi website yang situsnya
yang accessibility nya
bagus, biasanya range nya
lebih bagus
karena hal simple aja
misalnya meta
text itu kan bagian, sebenarnya
accessibility itu kan luas banget
di WCAG itu bahkan include
hal so simple, language
jadi
kita ngasih tau halaman
ini, dalam bahasa inggris
atau bahasa indonesia, itu
kriteria WCAG
jadi itu emang bagian dari accessibility
yang mana, itu kan make sense banget
itu pasti kan dipertimbangin juga sama
search engine, kalau situs
berbahasa Indonesia ya pasti banyak
direkomendasikan ke user yang
terdeteksi lokasinya di Indonesia
terus detect ini
sudah banyak, SEO dan accessibility
sudah ada
Lighthouse sendiri dari browser sudah detect
core web vital
atau web vital juga
SEO, best practice
dan accessibility
yes, accessibility
ada kan ya, ada, ada, ada
misalnya ada ya, ada
satu lagi PWA
ya, ngomongin Lighthouse ya
salah satu
kunci dari
apa, dari bagusnya
SEO juga adalah performance
karena
yes, core web vital salah satu
signal
signal juga, karena search engine
mana mau dia melod
website yang lambat
gitu kan, itu kan merusak
UX ya, user experience ya
bukan, yes and no
salah, yes and yes
dan salah satu alasan
lainnya ada ini juga mas, kayak namanya
crawling budget
oh ya, jadi ada
time out nya ya, ya ada time out
juga, jadi kalau situs kita lambat
si crawler nya ini
kehabisan budget untuk
ngevisit website kita, mereka punya
budget untuk
apa ya, kan
resource untuk crawler bisa jalan
itu kan
banyak ya
processing power
ada biaya ya, dan itu kan
selama ini kan Google kan memberikan itu
gratis ya, dia crawler nya datang
ke situs kita untuk
crawling situs kita
mengambil konten kita
bukan mengambil ya
mendata-mendata
dan itu
butuh biaya, jadi dari
sisi bisnis
mereka
menerapkan
yang namanya crawler budget
jadi gak selama
kalau situs kita lambat
dan time out nya lambat
dan time out nya sering
artikel yang bisa
di crawling sama dia
semakin sedikit
kalau kita mau
ini pertanyaan
pertanyaan dari
yang kemarin
ditanyakan itu, pertanyaan kedua adalah
kalau kita mau ngetes
SEO
ada gak sih tools-tools yang
bisa dipakai?
banyak banget, tapi biasa sih yang gak
pakai yang dari Google
apa sih?
cari aja lah, coba Google search
kan ada itu
preview nya
sama kalau
buat yang simple apa, metatek
gue biasa pakai ini nih, heymeta.com
buka deh
itu yang simple, sama kan
yang agak tricky, mungkin
tricky sih
kita harus ngkomunikasiin lagi-lagi
social media preview
meta
image nya
kita bisa ngasih list
dimensions nya
tinggal googling aja, cari
misalnya kalau Facebook
harus berapa kali berapa pixel
tapi kadang-kadang biar kelihatan secara visual
kita ngasih contoh, contohnya begini nih
deskripsinya jelek banget, cuma segini
nah ini contoh yang salah, title sama deskripsinya
contoh yang salah ya, jangan ditiru ya
harus agak dipanjangin sedikit lagi
judul sama
deskripsinya sama
tapi kan
simple ini, kalau misalnya image nya
apa, proporsinya salah
atau maksudnya, apa
image nya mau manjang gitu, apa namanya
portrait ya, jadi kepotong, jadi cuma
kelihatan lehernya doang gitu kan
kelihatan dari situ ya, jadi
ini buat quick check aja
nah itu masih ada yang namanya
og open graph
open graph image
Twitter ada
Twitter apa namanya
Twitter card
Twitter card
og sama
ini hanya website saja ya
Twitter card dan
jadi
bisa jadi, kalau memang
image nya mau di Facebook berbeda
kalau mau di Twitter berbeda
pake aja, bisa diganti
dan sudah ada servis nya juga ya
dari Facebook dan Twitter
sendiri ada, cuma banyak
maksudnya servis-servis yang terparti
iya
ya atau itu sih
kopas saja, biasanya kopas
malah, selama ini kopas
jadi kayak og titik 2
type, og sitename
og image
Twitter card, nah itu
itu nggak standarize sih
kalau saya pakai
SEO quick, itu
browser extension
jadi bisa
membantu melihat
apa namanya
SEO quick
kuake
kuake
q-u-a-k-e
ini
nah SEO quick, ini ada browser extension nya
jadi bisa
ngecek
apa namanya
ya keyword-keyword SEO
terus hiding
keyword density, segala macem
bisa di cek
banyak hal
ini bentuknya extension browser
yes, browser extension
nah, karena
company saya
maksudnya
memberikan jasa SEO
ada jasanya
jadi tools-tools yang dipakai
yang lebih profesional
yang lebih komprehensif
pakenya
SEMRAS
kalau kita S-E-M-RAS
itu expensive
jadi, bukan
bisa dipakai
iseng dan personal, jangan deh
jangan, mahal
ada yang namanya
AHREF
A-H-R-E-F
AHREF juga ada untuk
kompetitor analisis
dan mereka mempersiapkan
komprehensif data, jadi bisa
banyak hal
kalau yang ini
company saya nggak
rutin langganannya, jadi kalau memang lagi
ada projeknya aja
baru dipakai
kalau sudah selesai, dimatikan lagi
karena mahal, dia aja pricingnya
terkaget-kaget ada pricingnya
nggak pakai yang light ya, pakainya yang
standar
ya, tapi kan
5 projek, kalau emang company
atau agency ya, worth it lah
kalau individu personal
itu kan ada crawl creditnya
jadi nggak, maksudnya
hanya dalam
satu, kayak beberapa
bulan aja dipakai untuk
analisis
kompetitor
iya, makanya kalau agency kan banyak
yang di, maksudnya apa
worth it, banyak yang di analyze
dicukup-cukupin aja tuh
buat crawl creditnya
kalau SEMRAS, coba liat harga
SEMRAS, saya nggak tahu harganya
karena tinggal pakai
pricing, kiri-kiri
nggak kalah juga
bersaing ya, pokoknya
100 sekian
nah, buat kita yang
alakadarnya, nggak bisa keluarin
130 dolar per bulan, ya ini
yang simpel, coba deh
buka di private chat, google url
inspection tool, itu udah
masih banyak, oh sebetulnya
maksudnya, udah
lumayan
descriptive lah
untuk basicnya
detilnya, nanti liat sendiri
nah, commentasnya
nggak usah
dibuka
nggak usah dibuka tadi
itu scroll ke bawah aja
buat deskripsinya, ini kan dari
search console
ada di search console
harus login dan harus add
site kita sebagai property search
blablabla
ini kan udah membantu
apa?
tuh kayak
view loaded resource
segala macem, nah
dari search console dashboard juga udah banyak
infonya, dan sekarang core web fighter
itu udah di integrasikan
kesitu, jadi ya kayak udah
udah ada tabel-tabelnya
gitu lah, mana yang bermasalah
mana yang lambat, terus kalau misalnya
error, ada yang nggak bisa
keindeks, ada halaman yang gagal
keindeks, alasannya apa, kayak udah
ada, udah ada
rekomendasi
contohnya nih
contohnya nih
search console, coba liat
ininya
hari apa itu banyak yang datang
oh iya ini ya
apa ini, ada lagi
abis nih, abis si posting
sama primagen, jangan-jangan
primagen
nggak lah, nih core web fighter nih
desktopnya 20
desktopnya 0
keren
kepinggung
cepet banget banti kalau 0 ya, makin kecil makin bagus kan
nggak tahu
apa ini, nggak, 0 halaman
kepinggung
nggak ada yang poor, nggak ada yang
need improvement, nggak ada yang good
jadi netral
teotik netral
itu sitemapnya, apa aja
kita masukin sitemap udah kaklit atau belum
keindeks atau nggak
juga bisa kelihatan disitu
halaman yang
404 mungkin
ada yang tidak diindeks
kenapa tidak diindeks
ada yang 404, 500
ada yang
macem-macem lah ya, ada yang
no index, nggak mau diindeks
emang sengaja
video
nggak ada, sitemap
weh, kok nggak
di submit, berarti nggak ada
bikin sitemap ya, nggak ada
kali sitemapnya, kayaknya nggak ada ya
emang nggak masukin
emang nggak bikin
nggak, bikinnya feed
rss
rss ada ya
kok nggak ada
ada kali
feed.xml
bisa, submit aja
feed.xml
mau bisa, bisa
eh, sini apa
di feedboner ya, coba, coba aja
paling gagal
links
nah, ini bisa lihat berapa banyak links
yang masuk, berapa links yang keluar
nah, jadi sebetulnya
kalau dari, kalau seo
itu, ini agak sedikit di luar
ranah webless sih, yang penting kan
punya data, ya mungkin
digabungin sama data lain kayak analytics
di testing, plus search console ini
terus tadi yang komennya siapa
sebenernya, selain keberuntungan sama budget
iklan kan, nah itu kan
apa, itu semua
ya pastiin, itu masuk aja dulu
kita punya data-data, kita punya
datanya, dan data itu
bisa kayak, apa ya
itu data yang actionable, jadi
ya mungkin bukan kita, tapi misalnya orang
proyek bisa nganalisa, misalnya
kalau, kalau ngiklan
dengan target, blablabla
itu yang ngeklik
berapa orang, dan yang diklik itu iklan
yang mana, ya kali-kali misalnya kita cari
kesalahannya, misalnya mungkin ada yang
deskripsinya kurang bagus, jadi
walaupun udah ngiklan, orang ga mau ngeklik
atau justru sebaliknya, ada yang
jadi banyak yang ngeklik, maksudnya itu
kumpulin aja dulu, sebetulnya semua data-data
itu, pastiin
kita, ini akses
dashboard, kita punya akses ke dashboardnya
kumpulin datanya
coba deh
nah ini ada pertanyaan bagus nih
kenapa?
structure datanya, oh yang tadi
iya, yang skema
networknya
eeee
kayaknya belum ada deh
oh belum ada, yang ada yang
ngobrol buat kemarin
bentar, kita cek ya
kayaknya belum ada
dimana sih, di headnya
belum ada
yang ada kemarin
yang itu
ngobrolin web
yang ini
mana dia
kanonika
structure data ini ya
bukan
ini ya, iya itu
gini dia, iya
"validator.schema.org"
"validator.schema.org"
"validator.schema.org"
"validator.schema.org"
"validator.schema.org"
"validator.schema.org"
"validator.schema.org"
"validator.schema.org"
"validator.schema.org"
"validator.schema.org"
"validator.schema.org"
"validator.schema.org"
baru tau nih
ini
"validator.schema.org"
soalnya
ini skema nya
dibuatkan oleh AI
saya minta tolong buatkan supaya
SEO-nya bagus
di bikinin tuh, metanya
terus speaker, twitter
iya, vibe coding
bisa jadi topik kita selanjutnya, yuk
vibe coding yuk
abu slang, semua orang ngomongin vibe coding
tunggu ga ngetrend dikit
eh itu kan mucung
cuma skema.org ini
teknologi udah lama, sebetulnya kayak udah
10 tahun atau
sekian tahun agak berubah
jadi sebenernya malah agak optimis
kalau buat AI yang maksudnya
ga terlalu banyak simpang siur
ga sering berubah, udah lama aja
nah itu AI biasanya
LLM biasa jago tuh buat NGA gitu-gitu
standard kan justru
jadi memang ga boleh berubah-rubah
boleh berubah, tapi ga boleh
berubah-obah
kan kalau kasus yang apa ya
framework gitu
framework gitu kan suka-suka
harusnya opinionated, nah kalau skema.org
iya iya betul sih
karena standard jadi
stabil, berubah, nambah
atau sedikit-sedikit bisa
tapi jangan berubah-ubah, nambah bisa
tapi backwards compatible
backwards compatible
iya, ini ada pertanyaan
untuk Ivan
apa bedanya Rev sama
SEMrush?
banyak
tapi sebenernya
tergantung peruntukan aja
kalau simplinya ya
kalau SEMrush itu kamu
pakai, sorry, yes
wait, SEMrush itu
untuk content marketing
kayak mencari keyword
trending
research ya
keyword research itu lebih bagus
di SEMrush, tetapi kalau mau
SEO lebih
dalam untuk fokusnya
SEO, competitor analysis
backlink
terus kemudian rank
lebih bagus
di Aharef, namun
secara tools mereka kayak
beririsan, kayak masing-masing punya
tinggal kebutuhannya
kemana
sebenernya
kalau kalian bisa menguasai satu
atau yang lain, sebenernya hasilnya
yang bisa didapat
sama-sama banyaknya
cuma beda
sedikit-sedikit aja
kalau database-nya
si SEMrush itu lebih banyak untuk
keyword research
keyword marketing, content marketing
kalau
si Aharef lebih banyak di
backlink
mereka punya database-nya besar
oke
kalau fitur
banyakan di SEMrush
kebanyakan fitur
jadi kebingungan
cara pakai
oke
terus
dulu ke index
Google senang tiba-tiba page one
besoknya atau lusa hilang dari
page one, iya
memang
itu sering ya
kayaknya, nggak tahu sampe sekarang masih atau nggak
CEO/Consultant yang kayak
garansi gitu lho
kita berbayar kalau
nggak masuk page one, sekarang masih nggak sih
nggak berani
saya nggak pernah
saya dari dulu nggak pernah
menjanjikan page one
ya dan biasanya bukan developer
bukan webdiv sih
itu kayak lebih ke CEO/Consultant
kayak keyword atau
submit atau apalah nggak tahu
saya lebih baik menjanjikan
page views
maksudnya bukan
ini ya, maksudnya bukan
menjanjikan oh kalau pakai jasa
gua bisa double page view, nggak berani
juga sih sebenernya, karena
banyak hal yang mempengaruhi
namun yang separate ini
misalnya
yang dia bayar itu adalah
konsultasi
bagaimana membuat website-nya lebih
baik
jadi KPI-nya adalah
kata lebih baik ini adalah
misalnya
dari
signal-signalnya misalnya
core web vitalnya bisa jadi lebih baik
terus kemudian structure contentnya
bisa jadi lebih baik
dari semrass itu bisa
dianalisis
heading-headingnya lebih baik
terus kita kan juga bisa pakai
semrass untuk
mencoba
mencrawler sebagai bot
kira-kira hasilnya apa
kalau di search console ada juga
memenyediakan tadi yang link
di casingnya Eka tadi, search console juga
bisa, tapi di
semrass itu bisa lebih komprehensif
liatnya beberapa bot
berapa search engine lain
kira-kira di bot
itu mengambil signal apa aja
yang ada di situs kita itu bisa
jadi kita bisa
pakai signal-signal itu aja, jadi kalau
lebih baik, berarti konten kita bisa dibaca
lebih baik
dan misalnya
visit-visit
link-nya
konten yang tidak perlu
dibuat jadi nofollow
external link dibuat jadi nofollow
jadi
interlinking
lah bahasanya, interlinking-nya juga
jadi lebih baik
skema data
bisa kita tunjukkan ini skema data
yang sebelumnya nggak punya, setelahnya
jadi punya
dan setelah
beberapa minggu hasil yang
kelihatan di google
lebih rich, karena ada image-nya
jadi ada
keyword-nya
description-nya jadi lebih baik
hal-hal semacam itu sih
jadi signal-nya
adalah hasil, tapi bukan
goal-nya, karena kalau
goal-nya yang kayak hasil harus
page 1
atau
traffic-nya naik itu diluar kendali
saya
dan biasanya bukan
web developer sih, maksudnya
bukan spesial, kalau kita kan maksudnya spesialis
apa
kita ekspertis dibikin web-nya
biasanya kalau yang
agensi-agensi yang
seo spesialis itu kayak
lebih ke
kayak broker pasang
iklan gitu
udah tau caranya masang
facebook ads dan lain-lain, sama paling
model us
us seo
biasanya yang sering liat sih yang
gitu-gitu sih
jadi mereka bukan spesialisasi di
develop website-nya sendiri, tapi
kayak promote-nya
di dunia nyata
mungkin sepadanya
jadi kayak konsultasi atau biru jodoh
misalnya
konsultasi
promote
promoter gitu loh
misalnya
oh kayak ini
bagaimana cara mendapatkan pasangan
jadi misalnya cara
cara
menaikkan skill
cara berpakaian, cara bagaimana
bisa charming, tetapi kita
ga mau janjikan lu bakal dapet pasangannya
gitu kan
itu tuh kembali ke lu
iya
tapi dulu
jaman dulu juga ada kan bimbel yang
oh iya yang bisa masuk
yang pasti masuk
masuk GPMG
masuk UI
ada tuh, dulu
padahal sebenernya
ga masuk tempat-tempat itu ga bayar
gitu, misalnya anaknya emang
bego atau malas atau apa
nah, yang berani menjajikan
itu kalau di dunia nyata itu adalah
kalau kursus stir mobil pasti
dapat SIM
iya, iya, kalau ga bisanya
tir, otomatis ga dapet SIM
engga, engga, jadi kalau kursus
sama mereka, hasil akhirnya
langsung dibikinin SIM, bisa langsung
dibikinin SIM
itu, itu yang menarik
tapi kalian tadi
yang bimbel ga bisa ya, langsung
diurusin, ditembusin masuk
Universitas Negeri
bisa biasanya banyak
pasti ada syaratnya lah, ga mungkin lah
dilepas anaknya males, ga masuk
absen terus, ya ga mungkin lah
pasti ada syaratnya
ada joki kan
joki
ga usah bimbel
ga usah bimbel
langsung aja bayar
jok, gila
ngapain
nah, kita makin off topic ini
bentar, kita masuk video
soalnya tadi di pertanyaan aslinya ada yang
nanyain, apa, pertanyaannya
tentang video kan, nah ini
sebenernya udah
lagi-lagi sih masing-masing sustengin
kan pasti punya cara sendiri
cuma kalau di google
ternyata udah ada
ya, udah bisa diindeks
juga videonya, udah
praktisnya, tadi juga search console
udah ada tab nya kan, video
nah, coba deh buka itu, yang developers
google docs
terus masih ada lagi yang namanya google news
nanti kita bahas lagi
google news jaman dulu ya, eh masih ada
sekarang ya, masih ada
rss yang hilang ya
google reader yang hilang
fitburner, ada masih apa mas
aplikasi reader-nya
aplikasi reader-nya
oh, iya iya iya
fitburner nya masih ada
soalnya kan material design ya, coba deh buka yang
link paling bawah, buat liat
aja sekilas
link yang paling bawah
paling terakhir di private chat
di private chat, udah, ini lagi buka
tapi gak show
masih gak, lambat banget
lama banget, lagi
belum ini, masih loading
nanti sih, terus googlenya, gak SEO
best practice nih
jajan, for web site rules-nya, performance-nya
juga, itu harus di-audit
nah, kayaknya koneksi-nya masih bisa
mau teka kan, sih dari schools
tapi download-nya lama
videonya lancar
video upload-nya lancar, berarti
langsung kebuka
mungkin, kena load
ke lanser
terus
apa lagi ya
soal SEO ya
biasanya
close type, buka lagi
tab baru, buka lagi
biasanya, tab-nya gini
nah
tuh, kan langsung kan
best practice video
ya, itu udah lengkat banget sih
pertanyaan yang
TS, bukan itu deh
bukan, bukan, memang bukan
pertanyaannya adalah
apa kan, SEO masih relevan, karena secara
kurang mengingat
oh, dominasi platform
video ya, bukan kalau
kita punya konten video
menurut saya, tetap akan
ada yang baca teks
tetap akan ada yang
baca teks, dan gak semuanya
baca video
atau gak semua nonton video
nonton video
tapi berkurang, maksudnya
peminatnya berkurang, karena orang lebih banyak
scroll, doom scroll
di itu kan
platform, specific platform
kalau
gak tau ya
attention span orang kan berbeda-beda
antara generasi ke generasi
makin lama makin turun
namun bagi
saya, tetap akan
teks akan kembali, ini sih
akan ada cycle-nya
teks akan kembali
sekarang memang
secara media consumption
banyak ke short video
video short ya
yang dibawah 20 detik
namun, tetap akan
ada orang yang membutuhkan
konten
teks yang lebih panjang
untuk misalnya, untuk lebih detail
contohnya resipi
resipi di video
20 detik terampur cepet
gak bisa ada detail yang bisa kita dapatkan
sedangkan kalau video
cooking, kelamaan
jadi kalau baca teks itu
bisa sesuai dengan fasenya kita
misalnya, sudah baca
masukkan dulu
kocok, kocok
itu tinggal dulu, selesai kocok, buka lagi
iya, jadi makanya
kalau
cooking resipi itu
buku fisik
masih laku
sebenarnya laku untuk cooking
jadi ada marketnya
tetap ada marketnya untuk
teks
tetap ada
bisnis kita
misalnya
contohnya toko itu
clothing store
kita promote
di platform itu
promote di tiktok
cuma itu lebih ke
orang yang pakai baju itu, atau sepatu itu
atau apa lah
yang dengan gemik-gemiknya kan
tapi mungkin ada kalanya
setiap orang mau belanja dari
toko kita, masa harus cari
itu udah di tiktok atau apa ya
mungkin, sekarang orang
ngetik research sama kokonya
bisa aja kan, maksudnya
apa namanya itu, funnel ya
kokonya orang bisa masuk dari
berbagai pintu
oh mungkin
berkurang karena sedikit kegusur
platform-platform
spesifik tadi, tapi tetap aja
berfungsi sebagai salah satu pintu yang
kalau emang relevan, kenapa nggak
di 19 pintu itu
iya, tapi jangan salah
video
memang sekarang sedang
mendominasi banyak orang yang nonton video
tapi teks nggak kalah, kenapa
karena sekarang teks, bisa dikonsumsi
oleh AI
ini juga
ternyata di
dokumentasi Google search, udah ada
itunya
apa, AI
informasi tentang
AI overview
tuh kalau kita nge-sub di Google
yang di atas, yang dulu
dulu masih suka hallucinasi, sekarang udah
jauh lebih mendingan
ya kalau misalkan video
kan sekarang AI video itu
bisa, kita bisa submit misalkan
ke Gemini gitu, tapi dia
hanya melihat layarnya kan
apa yang ada di layar kan, bukan
bukan audionya, kita bisa submit
audio, terus habis itu kan harus
di-convert, di-convert, di-convert
tapi ujung-ujungnya juga teks-teks juga
yang di-konsumsi akhir dari LLM
itu adalah teks-teks juga ujung-ujungnya
habis ini udah dibahas
ini nggak, kan
kalau SEO kan dia
robots.txt
kalau sekarang yang buat
di-konsumsi LLM, adalah namanya
llms.txt
jadi kita menyediakan
ya nggak ya, kita menyediakan satu
file, atau satu
route
baik itu dokumentasi
supaya bisa di-konsumsi oleh
AI, jadi lebih mudah
misalkan ada dokumentasi apa ya
dokumentasi framework gitu
nanti biasanya tuh kayak misalkan
daisy UI, itu ada ya
daisy UI
itu ada
llms.txt-nya
untuk dokumentasinya supaya
nanti pada saat kita tanya di
agentic coding
assistance, kita bisa
mengarahkan kesitu
oh, maksudnya ini konten yang mudah di-konsumsi
LLM ya, bukan
itu kan kayak robots.txt
bukan, ini sebenarnya
adalah bentuk teks, nggak ada image
cara mengindeksnya gimana
oh, HONO juga
gue juga tau itu HONO
pertama kali nemu di HONO
ada HONO, ada
daisy
jadi
setiap dokumentasi
atau website apapun
dibikin versi teksnya
yang mungkin nggak butuh image ya
nggak butuh image
jadi merasa kayak jaman
media print
HONO juga ada nih
jadi kayak cuman markdown
sudah standard belum sih?
sudah standard belum sih?
hampir standard
nggak, sebenarnya belum standard
cuman kayak dari kalangan developer
yang mencaramam
oh, kayaknya
kita bisa
dari Dockless ini kita masukin
ke Jemenai
dan abis itu kita tanya
ke Jemenai
langsung di-konsumsi
di-konsumsi, jadi lebih mudah
di-konsumsi atau gimana
daripada harus banyak
harus nggak klik-klik
oh, kesini dulu
itu kan ada link-linknya
LLM kan
nggak bisa klik comment ke
iya, ini panjang
jadi satu halaman aja penuh
cuman teks doang, full docks, panjang
berapa baris, panjang banget
padahal intinya itu
semua halaman itu kayak cuman
dimasukin jadi satu, teksnya udah
hal itu sih
saya juga bikin LLMS
teksnya
asik, asiknya apa?
coba masukin ke Jemenai
coba masukin ke Jemenai
gemini
kalau mau tanya-tanya
siapakah bisa apa saja
coba masukin dulu
gimana cara pakenya, coba Ellen
kira pakenya?
siapa
orang
di balik website
di zafahmi.com gitu
ini?
aku gunakan source ini
nah, terus kasih url
source ini
ini?
bisa dia?
saya nggak tahu
yang pasti bisa sih
kalau itu, kalau kita
nggak bisa, dia nggak bisa akses kan
bukan, kita download file teksnya
oh file teksnya
tapi yang lain
ada yang bisa url kan
ada yang udah bisa search kan
coba
yang tadinya hilang
kopi dulu
kopi dulu
ini nggak perlu kan
kalau Perfect City dia langsung nyari kan
tuh ada search-nya
ya udah, coba
nggak perlu pakai LLM
nggak, cuma kalau dalam
kompleks ini ya
justru sengaja kita masukin
biar dia nggak ngarah
atau nyari dari tempat lain, kalau kasusnya
dokumentasi teknis ya, hono gitu
biar dia nggak halusinasi atau ngarah
cari-cari dari tempat lain
oh gitu
jadi pakai hono aja
apa yang tadi, gini
ya coba, satu-satu
nah itu bisa
langsung jadi attachment kan
nggak ada
kalau tebut
tidak dapat di akses
jangan-jangan robot saya
coba yang lain ya
bagaimana
cara
mulai menggunakan
hono
terus pakai itu yang tadi
ya coba
kalau gue pakai supermoto, bisa
di bituin
gini
tapi pakai yang full
llms.dashfull
atau semacamnya
ada nggak, coba
wait, nggak aval
iya
iya, betul
udah
cara mulai menggunakan hono
siapakah hono itu
pak hono
hono wepurbo
mana sound systemnya
mana sound systemnya
coba tanya
bituin middlewarenya
pas aja di hono
dia ada nggak
llms.txt
lms.txt
eh, salah
share dong
iya, bentar
nggak ada, belum ada dia
yang mana
danar, yang artikel yang
laku keras itu yang mana, semua
semua artikelnya
yang mana maksudnya
nah, ini pertanyaan juga nih
apakah seo masih efektif
untuk 2025, atau butuh strategi
lain
masih efektif
masih efektif
namun, nggak bisa disamaratakan
ke semua
jenis situs
ataupun bisnis
paling
paling benar
coba lihat
google analytics
top 3
top 3 ininya, visitornya
dari mana
kalau masih organic search nomor 1
secara bisnis
masih layak dikembangkan
organic search-nya, tapi kalau misalnya
social media-nya jauh
lebih tinggi, ya udah
seperti bangkan apakah
apakah
seo perlu bagi Anda
ya mungkin, mungkin tidak
nah, cuma kan seo basic itu
tetap aja ngedukung
semua aktivitas marketing kita kan
misalnya kita pasang ads
atau apalah kita di endorse influencer
di instagram atau tiktok
atau semakinnya, itu kan apa ya
mungkin orang
klik langsung saat itu juga, tapi
belum tentu kan, bisa aja
ya cuma lihat terserah
terus beberapa kali lihat
atau mungkin ngobrolin sama
temen atau apa
terus suatu hari bisa aja
orang jadi, saya ingat
pengen buka lagi
nge-tik search, itu kan maksudnya berhubungan
jadi, itu kayak strategi yang
strategi mendukung lah
minimal seo
mendukung effort kita
entah ads atau lainnya
kembali lagi ya
jenis-jenis ininya
jenis usahanya, ada
beberapa yang saya perhatikan
kayak media ya, terutama
itu sosial medianya
jalan, tapi dia gak ada website
website-nya ya, kalau misalkan mau daftar ini
ya pakai google form, pakai apa
pakai linktree dan lain-lain gitu
jadi kayak, ya seo-nya gak perlu
gak penting-penting banget, dia malah
lebih penting, gimana bikin
konten yang bagus, atau bisa ads
untuk sosial media-nya, hanya di satu sosial media
tertentu aja, misalkan tiktok, atau
instagram, atau youtube
ada ya, nah cuma kalau gak punya website sih itu
masalah selesai sih ya, aneh ya
itu sama kira seo, ya maksudnya ya udah
udah fokusin, oh iya, kalau gak ada
website-nya kan, ada alasannya
atau cuma pakai linktree
atau apa, linktree pun seo-nya
bagus kan, maksudnya bisa
bagus dalam arti minimal, bisa di-search
bisa di-search dan akan muncul
yaudah, kalau itu kan emang strateginya
begitu
situs yang salah satu saya
handle itu
situs recipe
dan
organic search-nya
per bulan secara page
view itu 75 juta
page view
per bulan 75 juta
itu hanya dari
ads impression aja, mereka udah bisa hidup
karena mungkin kalau resep
agak aneh ya, maksudnya belum itu orang harus
buka apa, platform
cuma orang buka yang aja resep
lordeader frisbee
terlalu kuyuh
ya itu apa nya, orang bisa
itu skenario
atau use case yang orang masih sering
nge-search, nah itu berarti kan
market research kali ya, nah
behavior-nya target audience kalian seperti
apa?
saya mau nyari itu
kalau orang resep apa namanya
eggless
omelette, gak ada
eggless?
tapi ada lho, kebetulnya
pasti orang vegan
ayam goreng tanpa ayam
ayam goreng tanpa ayam
kan ada ya sekarang menu-menu vegan
rendang vegan, ya mungkin ada
omelette vegan
tanpa telur
bisa jago programming tanpa
coding
vibe-coding
itu berarti
vegan
vibe-coding ya, codenya gak kan
pertanyaan berikutnya, bagaimana cara
mengukur before dan after
pakai tools apa
ada yang namanya
performance tab
devtools
yang paling sederhana
bisa menggunakan
ini aja network, dihitung
sebelumnya berapa, setelah diganti berapa
iya kan
performance tab
iya
ada performance juga, performance tab
itu ada disini
bisa di record
beforenya berapa, setelah
diganti berapa, yang penting itu kan
harus diukur yang sebelumnya berapa
jangan sampai gak diukur
gak tau kita
ini lebih cepat atau lebih lambat, jangan-jangan lebih lambat setelah
diganti, tapi unik juga ya
mengganti
type SVG dengan IMG
SVG bukannya udah
ringan ya
tergantung SVG-nya
kalau SVG-nya segede, gede banget
bikin SVG-nya gede banget
terus ternyata image-nya di kompres
ya gak tau
SVG tapi isinya
base 64 ya juga
sama aja kan
SVG isinya JPEG
isinya JPEG di base 64
di embed ke SVG
gak, ini coba gue
llm.txt.org
nanti kita bahas
llm.txt
llm.txt.org
ok, ini
berusaha untuk bikin jadi standar ya
iya, tapi masih informal
llm.txt
berusaha menerapkan, ya kayak misalnya
Hono, ini aja llm.spool
nah, kayak
belum terlalu
proposal ya
masih proposal ya
udah banyak
udah ada contoh-contohnya
kayak dia punya direktori yang udah
nerapin convention
seperti itu
hmm
first.html
ada llm.txt
nah
llm.txt.full
ha, pusing
iya, ini markdown ya
formatnya sebenernya markdown ya biar gampang
iya, menarik-menarik
ada tuh
ada direktorinya
bawah, bawah lagi
nah, bawah lagi
direktorinya, coba buka yang pertama deh
llm.txt.site
nah, tuh ada boon
ada boon
dia mensyen gak ya
di dokumentasinya
penasaran aja, dia ini gak
sama kayak yang itu di paling bawah
oh, gak ada ya
tuh ada asai
di kanan bawah asai
oh, ini pakai in
pakai apa?
inkeep
iya
ada gak disini?
lms
gak ada
dia gak masukin ya
ada apa lagi?
mika.ai
oh, ada repository-nya
jadi bisa
disek dulu
disek dulu
bener gak? tadi aja gak kebaca
sama si purple city
kayaknya salah format atau gimana ya
jadi
adem argel ada gak sih?
gak ada
gak ada
banyak banget ya
udah mulai banyak ya
ini kayak sebagai
petisi kali ya
ya, buat contoh aja
kayak gitu, contoh ya
sama kalau orang lain
maksudnya project
atau entitasan mikir mau adopsi
kayak mikir-mikir, ini apaan sih
kalau baru kan
kalau ragu-ragu mau adopsi
atau pengen lihat contohnya
kalau yang di llm.txt
tadi cuma penjelasan
gini-gini-gini, nah contoh konkretnya gimana
kan biar kebayang
makanya dikasih direktori itu
hmm
format afif
penggunaannya buat apa?
format afif
itu image ya
ada image ada
video juga kan?
image sama video kali ya?
jadi
afif itu
af1 yang video ya?
Google sama Apple itu biasa lah
kalau format-formatengini
kan suka nggak kompak tuh
suka berantem ya
udah nggak inget sih kasusnya
saya search engine
dapatnya AI overview ya
jadi sebenarnya
kita udah pernah bahas
afif itu adalah salah satu format
gambar
yang modern
harapannya bisa menggantikan jpeg
atau png, kalau dulu kan jpeg png
itu kan udah cukup lama ya
kalau sekarang kan browser juga
udah modern, cara kerja nya udah
berbeda, jadi mereka menciptakan
sebuah format baru
untuk google
ini ya, nggak trend ya
nggak populer
afif ternyata udah baseline ya?
iya udah baseline
ternyata udah baseline
kurang populer karena
belum dia apa, belum
diadaptasi sama
platform atau sama OS lain
iya
ternyata udah
cdn belum mendukung
ya setau gue sih
kalau cdn by default kan pada ngasih
webp
iya webp itu
iya yang populer malah webp
iya yang populer malah webp
kalau
si apa
Apple dia pake apa?
hej ya
pokoknya dia pasti lain sendiri
afif kan dipopulerkan sama
Apple bukan?
atau gue salah ya?
nggak tau nggak inget
iya
tapi yang
iya
Apple yang
yang ngepopulerin afif
tapi di safari awalnya
namun kayaknya udah masuk baseline
Chrome dan Obra
yang pertama kali
jadi Chrome dan Obra
sejak 2020
Firefox 2021
safari 2022
webp itu
picture webm itu media
video ya
yang saya tunggu itu JPEG XL
yang sempat ditendang dari
Chrome kan abis itu masuk
bukan
bukan
sempat Chrome nggak mau pake JPEG
yang baru kan JPEG XL itu kan
iya tapi
balik lagi
sedang menuju balik lagi
belum balik lagi
masih belum bisa ya
di Chrome ya
belum
kalau penerapan
Google Analytics.txt gimana?
biasa aja
masih yang apa?
Google Analytics
Google Analytics kan
ngecek kalau kita mengakses
mungkin yang tadi LLMS.txt
kita mau liat page view-nya dari
yang pakai LLMS.txt
kayaknya nggak bisa deh
nggak bisa jalan
kalau yang consume machine
nggak bisa juga
TXT kan nggak bisa ngerender
java script
bisa
kalau page ya TXT
dan itu
adalah static file headernya
dari yang dikirimkan itu sudah
headernya bukan
text HTML ya
headernya adalah TXT
Google Analytics ya nggak kolot kan?
iya maksudnya kalau header
HTTP header
text itu application text
atau text aja
application text
coba ya kita lihat ya
buka aja tadi follow LLM
coba network
refresh
response
oh iya
salah
header
response header
full header
scroll bawah dikit
server
server
nggak ada
ini bukan?
oh access control
kok nggak ada ya?
ada sih harusnya
accept ini
ini apa request ya?
kalau itu kan ter request
kok nggak ada?
kayaknya sih text-text ya
text/text
iya kayaknya
nggak ada ya?
kalau
yang lain
sama nggak?
cloudflare
kok nggak ada?
nggak ada
ya intinya
kalau dia bukan text HTML
dia tidak bisa di render kan Javascriptnya
iya nggak ada Javascript kan
nggak ada text Javascript
jadi Google Analytics-nya juga nggak bisa loading kan
jadi nggak keitung
nanti bikin sendiri
Analytics dari server
ya dari server
pakai hit aja
hit di route-nya
lmstudio itu cara kerjanya
ngambil resource hardware kita
kan dia jalan di lokal
jadi dia menggunakan
resource yang ada di
fancy-nya itu ya
lebih fancy
pwn olama
kalau olama dari command line kan
dari command line
betul
kalau ada GPU dia otomatis detect kan
kalau yang kayak olama atau yang
lmstudio dan lain-lain itu
otomatis detect
kalau ada GPU dia pakai GPU, kalau nggak ada dia pakai CPU
tapi lebih lambat biasanya
tapi pasti dia mengakses
hardware kita
jadi dia nggak nembak ke API
API atau yang mana
lihat aja di task manager
atau activity
monitor itu
kalau kita lagi prompting
lagi nanya itu langsung naik
memori dan
CPU atau GPU-nya
menyiksa
menyiksa GPU
oke
pertanyaan
terakhir nih dari
dari Github
pertanyaan dari TS ya
threat starter
apa saja tantangan dalam menerapkan SEO dalam
SBA, single page application
yang menggunakan client side
rendering
itu pertanyaan saya
coba di share
oh iya
bedar
kurang jawab sih
cuma tadi ada
di box itu
artikel dari Vercel
tentang how Google handles JavaScript
in the indexing process
itu pertanyaan pertama
ada dua pertanyaannya
tentang yang bertanya-tanya
ya
SEO di SBA
SEO di SBA
Google can render client side
Google can render client side
ini mitos-mitos
berbagai urban legend
ya cuma hal-hal gini kan
kadang-kadang yang yes/no
it depends ya
kadang-kadang saatnya it depends
bagusnya dari artikel ini
nanti temen-temen baca sendiri aja karena panjang
ini ngulik
dari sudut pandang Google search-nya
kayak apa
dirumit gitu diikutin satu-satu
prosesnya, tapi ya
kalau TLDR-nya sih
sebagian besar mitos
it depends
nah namun
kembali lagi ada pendapat yang
berbeda juga yang saya tahu
kembali lagi yang namanya dengan
client side rendering
itu kan membutuhkan
download JavaScript file
yang gede-gede
seidentik ya
kalau pake React kan minimal 160 kilobit
udah gak kemana itu
udah ngambil
60 kilobit
dan kita terkena budget itu
kalau misalnya
kita terkena budget itu
crawler limit itu
kita terkena budget dan sehingga
page kita gak
ngedownload
JS itu gak full download, gak bisa dirender
akhirnya ya
yang kebaca ya take HTML root doang
HTML root gitu, gak ada kontennya
itu yang bisa
terjadi
sehingga best practice-nya kalau kita
punya SPA, bagusnya
kita sudah siapin pre-rendering
pre-rendering untuk
page-page-nya kita
jadi kalau misalnya user visit
halaman kita yang
apa namanya
halaman kita yang
specific
yang ha-article link-nya langsung
ya itu udah ada pre-render
dan setelah pre-render
didownload oleh user, barulah kita
initialize SPA-nya
tetapi page itu sudah ada di
pre-render sebelumnya
jadi lebih best practice-nya
lebih baik seperti itu
tapi sebenarnya kalau
kalau pakai framework
pun sekarang ya meta framework
kayak apa ya, Next.js
Astro
ya, nah lagi-lagi depends
kalau yang kayak kasus ifon bilang tadi ya betul sih
cuma sekarang kalau pakai meta framework
modern juga gak
kosongan
beef id sama dengan root
biasanya ya entah
ssd dirider
atau semacamnya lah, kodnya gak
kosong banget
kalau udah pakai meta framework ya sekalian aja
server render gak usah pakai client
render lagi
ssd misalnya, misalnya ada part
yang emang part-nya di client render gitu
isinya di patch belakangan, itu kan bisa
aja, tapi pasti gak kosong sih
pasti ada isinya
atau pakai skeleton, kayak skeleton
apa?
loading ya
kayak pakai render throne yang
bisa terpisah
kalau misalnya
dirasa terlalu ribet pakai itu sih
ya gak perlu
tapi mungkin misalnya apa
placeholder sama hal-hal pentingnya
misalnya kalau artikel
to do
above default-nya ada, terus ke bawah
sisanya misalnya di client render
juga bisa
bisa dibikin logic gak sih
kalau misalkan
yang dateng itu crawler
atau robot, itu diarahkan ke
yang server render
atau yang pre-render tadi
bisa, bisa
bisa, gue pernah bikin gitu
kenapa nggak render throne dulu
kayaknya buatannya google ya
pre-render not AI
itu caranya kerjanya
gitu ya, emang gitu ya
prerender.io
jadi kalau tamunya
datang adalah robot
dia akan kasih alaman
yang sudah di render sebelumnya
kalau misalkan user
dia akan pakai
SBA gitu ya
dulu gue pernah hand roll
kayak gini, maksudnya bikin custom
pakai render throne
cuma lama-lama nggak
maintain dan karena dari google
pun udah nggak recommend
lagi, nah kita buka aja
readme-nya
udah nggak recommend, dan akhirnya
apa scroll ke bawah ada penjelasannya
blablabla, nah itu
"deferkated, please note that
this project is deviated
dynamic rendering is not
a recommended approach and
there are better approaches to rendering on the web"
itu artikelnya
Mas Eddie Osmani
nah akhirnya
akhirnya, gue cuma pakai
apa, ya itu tadi ponnya
hal-hal yang penting
dan above the fold-nya
bikin skeleton, langsung
apa, kirim HTML aja
sisanya ke bawah
dynamic-nya
client render biasa
sejauh ini aman-aman aja
ke index semua, maksudnya di-test
jadi atasnya
jadi kayak judul section
sama kayak
deskripsi, itu
static render, isi posting-nya
please off-post, recent post
gitu, itu client fetch
tapi pakai site-net juga
itu udah aman banget
nggak masalah
jadi kita punya sampai
temen-temen ini lagi
iya, dari Mas Agung juga ada nih
"pernah mengalami hal yang sama
gerasi ke next"
CSR buat artikel, CSR buat
page
karena sekarang juga
metaframe-nya udah
lebih gampang ya, dibandingkan dulu ya
pilihannya mau
client-site atau server-site
kayaknya udah lebih gampang lah
kalau dulu kan kayaknya
client-site lebih gampang gitu ya
nggak perlu setup, macem-macem
macem-macem
orang udah
sedikit berpindah
gitu ya, ke arah
server render lagi
balik ke artikel yang
versel tadi deh, maksudnya ada yang
menarik, ada yang bagus
slow-nya
versel, versel
ini
yep, scroll terus
ke bawah
nah, ini point-nya
yang 1-5 itu point-pointnya
key aspects
Chrome, headless
Chrome yang digunakan
di Google web crawling
gitu, bla-bla-bla
universal, update browser
latest stable
version of Chromium
terus ke bawah
lagi
nah, itu apakah HTML
kalau bukan
HTML, langsung process
SS, kalau iya
send to rendering service
iya, gitu
oke, oke
oke
sebentar ya, ada pertanyaan terakhir nih
apakah sidemap sebaiknya dibuat oleh Front-end?
atau kolaborasi kedua ini?
kenapa harus
dikotak-kotakan sih?
iya, yang penting jadi
yang penting ada yang bikin
iya, pertanyaannya kenapa harus dikotak-kotakan?
maksudnya, ya, sidemap itu
harusnya
dipikirkan dari awal
desain, bukan?
sidemap ini maksudnya
sidemap.xml atau sidemap
situs?
sidemap, kayaknya
sidemap.xml deh, buat sdk
kan, kalau misalkan pada saat
awal kita gathering
requirement kan
oh, butuh apa aja halamannya?
about, contact us, halaman home
halaman ini, terus kan jadi information apa?
arsitektur ya?
arsitektur, nah itu kan sidemap kan sebenernya
jadi emang dari awal
dari awal bikin aja, saya nggak
terlalu sering di update
kalau di next.js
ada nggak sih untuk generate sidemap itu?
ada dong
ada
pasti ada
nggak ada di next.js
ssg juga ada
buat generate
sml
elefanti juga ada, kayaknya udah
hampir semua itu udah standar ya
nah itu sidemap itu kan
teknologi yang udah 10 tahunan
lebih
standartnya udah kayaknya nggak mungkin
udah support
sebaiknya dibuat oleh ai
bisa, bisa, bener-bener
bener-bener, boleh juga tuh
boleh juga jawabannya
seluruh website-nya juga sebaiknya dibuat
sama sekali ya
lms.txt-nya dulu
terus pinta si ai-nya
bikin sidemap.xml
iya, iya, iya
kembali kita bikin sidemap.xml
kita seru ai bikin
sisa website-nya
jadi kita coba bilang aja di above
post, kontak, nah
bikin lah sana gitu ya
jadi five coding lagi
kapan php mati?
kenapa sih
pada pengen, kenapa php harus
mati gitu pertanyaan saya, kayaknya
dendam banget sama php
kenapa harus mati gitu
kenapa biarin hidup aja kenapa
nggak boleh gitu
iya, kayaknya pengen banget ada satu
teknologi mati gitu
terus cuma makin
makin banyak disumpain, kayak makin nggak mati-mati sih
dan bahkan yang bikin Laravel
jadi bisa beli lemur gini
lemur gini
saat ini ada
saya ngobrol
dengan salah satu
core committernya php waktu
di manila
bukan maintainer ya, dia cuma kayak
punya akses commit
dan dia salah satu yang kayak
approve, kayak pull request gitu
nggak sih, lebih kayak aktif
dalam berdiskusi
yang dia sebenarnya
anggota yang cukup lama dan
punya akses commit ke php
core, tapi bukan
maintainer resmi
maksudnya bukan salah satu group yang
maintain, kan ada orang-orang
yang hanya tugasnya maintain
dan ada orang yang tugasnya
create feature itu ada
ada
cerita yang sedang
dia bawa
waktu itu ngobrol dengan saya
jadi ada pull money nih
ada pull money dari foundation
yang akan memberikan
uang itu ke
maintainer-maintener
dan feature update
di php
jadi siapa yang, misalnya
siapa yang mau bikin feature
itu bisa dapat
uang
dan perunan itu gitu ceritanya
ada bounty, ada switcher
apa aja yang mau dibuat, siapa yang mau bikin ini
bakal dapet segitu
nggak se ekstrim itu, tapi
iya, jadi ibaratnya
kita bisa dapatkan support
finansial kalau kita mau
kontribusi ke php
itu bisa, ada gitu
nah, yang terjadi
katanya saat ini, trendingnya
fiturnya itu jadi dia ada-adain
fiturnya itu jadi dia ada-adain
supaya dapat duit
supaya dapat duit, contohnya
error function
error function di php
kayak
ngikutin trending yang ada
dengan javascript itu error function
terus kemudian, argument
sekarang kalau misalnya di php
83 atau 82, argument itu
nggak mesti urutan lagi loh, yang penting
sama argumentnya sama
name argumentnya
name argument misalnya
arg1, arg2 misalnya
nggak penting lagi
tapi kalau pakai
variable name nya arg1, arg2
bisa gitu
nah
hal-hal yang
aneh-aneh, yang maksudnya
pro dan
kontra, tapi fitur-fitur
itu dia ada-adain
supaya, supaya bisa
uangnya cair
jadi nggak sehat juga dong
kayak hektober fest
cuma mengejar kaos
dikatanya
maksudnya
i like your coat
ya secara
secara
internalnya
terjadi seperti itu saat ini
kapan php mati
kalau kembali ke pertanyaannya, saat nggak ada yang gunain lagi
jawabannya gitu
ya teknologi
teknologi ini unik ya, maksudnya
bahasa yang
bahasa yang tahun 80-an aja masih dipakai
kayak lispi itu kan
masih dipakai
apa yang masih dipakai untuk buat
buat ini yang telepon-telepon itu
erlang
elixir, erlang
erlang juga tahun 90-an
java juga tahun 90-an
jadi apa ya
yang pakai
apa namanya, Fortran
terus bahasa-bahasa dia dulu juga masih ada
walaupun
dibilang ekosistemnya ya udah
dibilang mati lah ya, tinggal maintenance
doang kali ya
ada tampak fitur ada ini
MATLAB
dan lain-lain basic
kalau pun
mati
reinkarnasi jadi
bahasa pemorgangan baru
misalkan Pascal
ya Pascal
atau ada Delphi, Delphi kan
warlandnya kan udah nggak ada tuh kan
perusahaannya, ada
yang bikin baru apa namanya
IDE-nya dengan bahasa Pascal
gitu
jadi
teknologi sebenarnya kalau dibilang
mati ya tetap aja ada
masih bisa dijalankan lah gitu dengan
backward compatibility-nya lumayan
gitu
dan ya kembali lagi
pertanyaan saya kenapa harus
nanya kapan matinya, emang
mau apa kalau PHP mati
client
client sama
nasi berkat
tapi sih cuma kadang kita
di ekosistem JavaScript misalnya
contoh aja, ya kita apa
bias apa sih
bias yang itu loh, kalau kita
follow-follow-nya akun-akun yang
JavaScript ekosistem
kita tuh kayak nggak sadar di luar
kayak gimana, padahal sekarang nih misalnya kita
cuma nge-search tutorial
Laravel, tutorial WordPress
dalam satu tahun terakhir aja, jadi ini yang
masih baru ya, yang masih aktif
banyak banget, view-nya juga
banyak
jadi ya berarti kalau ada
yang masih buka tutorial
Laravel dan tutorial WordPress
berarti kan masih ada orang yang baru belajar
nah berarti
itu kan bakal ada terus, cholly nanti
misalnya udah beneran nggak ada yang pakai
tapi kan tetep
mungkin sistem yang ada pakai PHP bakal
dimaintain sekian 10 tahun ke depan
nah programmer terakhir yang bisa PHP
udah pensiun misalnya
nggak ada lagi yang belajar ya udah itu
jadi teringat film Ice Age
ha? kenapa?
karena ada yang, oh dia
si musang itu
oh dia bertina terakhir
harus dijaga
atau dia jantan terakhir
kayak nggak tau deh, jantan terakhir
yang si musang itu
nggak maksudnya ada
mereka sekelompu
sekumpul
sekelompu, sekumpulan
cuma saya lupa
bukan mamotnya
yang musang yang kecil
ya nontonlah Ice Age
seberapa ya pokoknya lucu deh
kalau ingat itu ketawa
iya
apalagi sekarang dengan
adanya bantuan kita bisa
belajar sama AI
teknologi-teknologi yang lama
itu yang tadinya
dokumentasinya mungkin kurang bagus
error message nya mengerikan
takut gitu kan, sekarang udah bisa dibantu
sama AI, misalkan temen-temen mau belajar
yang low level kayak SII gitu kan
kalau dulu kan kayaknya
mengerikan banget gitu kan
kalau sekarang ya kalau ada error ya tinggal
kopas ke AI
minta dibantu, kalau nggak ngerti
nanya, ini maksudnya apa
cara bikin, cara
ini, cara kerjanya gimana
udah, jadi bisa
berkembang lagi itu bahasa gitu
nah, tapi balik lagi
kalau nggak ada yang nyebut
kalau nggak ada yang, maksudnya nggak ada yang gemur-gemur
tentang bahasa itu, nggak ada yang bakal mikir
belajar itu, jadi balik ke
teori awal, hipotesa awal gue selama
masih ada yang ngementarin, bahkan
ngementarin pecahgaan
itu sesimple itu ya
kalau ada yang tertarik ngulik sih
ya, kalau misalnya
mau dibikin SEO in
bisa PHP
akan punah, mungkin bisa
kalau laris bisa terjadi
WordPress kalau nggak pake PHP lagi, mungkin PHP lama-lama hilang
nggak lah, masih ada Laravel
Laravel komunitasnya kencang gitu
Laravel lebih
monetisasi lebih mantap
daripada WordPress
ekosistem Laravel lebih gede
lagian WordPress juga
udah banyak yang mau bikin apa
bikin WordPress killer segala macem
tapi kan belum ada yang berhasil menandingi
nggak mati-mati, tetap 50%
bahkan WordPress pun udah kena
udah kena apa, udah kena
AIP kayak sekarang pun masih
kompetitornya nggak ada
makin drama, maksudnya
kan itu, apa
istilahnya there's no such thing as
big publicity, pokoknya apa
publicitas
ribut-ribut, gemur-gemur yang negatif
mau jelek atau bagus ya tetap aja publicitas
maksudnya ya
maksudnya nggak langsung bikin
orang tiba-tiba nggak
pake WordPress sama sekali, nggak
maksudnya nggak secara signifikan ngurangin
user base ternyata
salah satu trik yang paling
yang paling gampang dilakukan adalah
kalau temen-temen mau website-nya, SEO-nya bagus
pake aja CMS seperti WordPress
itu by default udah bagus gitu
kalau nggak
diulit-ulit itu udah oke gitu
by default, by course
by default, ya
sudah ada sidemap
sudah bisa permaling, kanonical
itu udah ada semua
udah lengkap
apa namanya
sekarang
ada native PHP buat mobile
jangan salah, jangan dulu
PHP bisa dipake buat desktop app
ada yang pernah halami nggak
elektron
bukan elektron
dulu banget ada tuh
jadi native atau gimana
jadi cute
cute, cute
php gtk apa? php gtk
php gtk, inget nggak?
inget, inget, inget
itu bikin aplikasi desktop
zaman dulu
native
bukan elektron
iya, iya, iya, inget
udah nggak sekarang
udah nggak di maintain
php pun
bisa dibikin jadi javascript
ada php ini kan
iseng banget sih
itu apa namanya
php itu bisa jalan di browser
beneran
di compile
nah, di transpile, pakai apa tuh
transpiler, apa bahasa transpiler kita
sering pakai
apa? bubble
bubble, coba cari bubble php
ada kok
amat sih, ada
jadi bisa jalanin php
ya iseng aja
bubble php
itu jawaban yang seperti banta sih
ya itu
php bubble transpiler
iya, tuh
from php, jadi
nulisnya di php
jadi js
iya
bisa jalan di browser
iya
why
why
ini
ini tadi mengomentari
WordPress, blogger lebih bagus ya
mungkin juga, saya nggak tahu
waktu dulu
saya waktu
mau bikin website buat
iseng-iseng gitu kan
biar SEO nya bagus gimana caranya, yaudah
pakai WordPress aja gampang, tinggal pilih-pilih teams
terus install plugin yang
ada SEO itu, optimize
udah
iya oas
apa nih
Laravel malah
nggak mau kalah sekarang sama franken
php tatanya sepenuhnya seboleng
oh franken php yang baru ya
iya, pasti akan
ada, apa namanya ya
inovasi-inovasi di sekitar
ekosistem itu gitu
gimana caranya bikin php lebih cepat
gimana caranya, ya kan
orang suka kan
experience menggunakan php itu
banyak yang suka, makanya gampang
orang yang baru belajar itu gampang
lebih gampang belajar php daripada belajar
yang lain gitu, pasti ada sesuatu
disitu yang menyebabkan dia populer kan
iya, php bukan compiler ya
iya
php adalah
transpiler
transpiler
bukan, php bukan compiler
interpreter
iya
apakah 10 php
setara satu java, maksudnya
saya nggak ngerti banget
orangnya
developer, harus ada 10 server
php untuk bikin
atau apa ya, atau
10 server php bisa digantikan
satu server java, nggak tahu
ini maksudnya apa
foksi, atau mungkin ukuran
ukurannya
nggak tahu
java kan gede juga ukuran
jvm-nya yang gede
jvm-nya gede
makan memori-nya juga gede
wah, sudah hampir 2 jam
iya, udahan yuk
kita udahan ya
kita pilih
topik selanjutnya
kita pilih topik ya
kita pilih topik
beberapa menit akhirnya kita pilih topik
ini udah selesai, terima kasih banyak
mas
lirik kaisa buat
topiknya
selanjutnya kita mau bahas topik apa
oh ya, di close dulu ya
kita punya banyak
pilihan topik
silahkan
kalau ada yang mau kasih ide juga
ini berdasarkan
apa nih pilihannya
top
wah
database scaling tuh menarik
tapi gue nggak ngerti nih apaan nih
database scaling
metode database scaling
bisa horizontal scaling
bisa vertical scaling
ini kayaknya kita harus ngundang orang kali ya
iya, betul
itu aja imre-imre-imre
imre ya
satu lagi deh
satu lagi
bahas framework
apa?
ionic
ionic apa tenstack
apa?
tenstack aja yuk
tenstack ya
lebih menarik karena baru
semua bahas tenstack universe
jadi kalau di dunia view
kan ada unflue
universe
kalau di dunia ryek ada tenstack universe
tenstack universe
ini
jadi tadi ada yang nanya kan
iya, ada yang nanya kan
apa namanya
mana tadi, kok hilang
itu beneran npm doang
next.js, kompetitornya next.js
ini salah satunya kompetitor next.js
kita lihat gimana
yang itu cuma next.js
sebenernya dia punya produk, dia punya itunya banyak banget
kalau yang kompetitornya next.js
head2head tuh tenstack start
nah tapi sebenernya ada banyak-lain
meta frameworknya ya
kalau ini lebih-lebih kecilnya ya
oke kalau gitu
ini aja ya, buat minggu depan
kita akan bahas tentang tenstack
kita nggak boleh
kita kan sudah 5 coding
kak veto
kak veto
ionic
next time ya
kita pengen tau
pengen ngundang siapa
yang udah pernah pake ionic, soalnya kita nggak pernah
itu si ini aja
si Andrew
kan dia naik ionic
udah malam jadinya ngaco
nggak, setiap hari juga ngaco
dari awal juga
ini excuse langsung
ketemu siang juga ngaco
oke
sebelum lebih ngaco ya, kita udahan dulu
terima kasih banyak buat semuanya
kita ketemu lagi minggu depan
dengan topik yang berbeda
tentunya tenstack, ditunggu aja
kalau temen-temen punya topik
bisa langsung ke ngobrolin
kan bisa langsung ke
kesana.in/ngobrolin
nggak ada, oh ada ini dia
kesana.in/ngobrolin web
nanti akan ada
github discussion, temen-temen
bisa coding atau bisa
masukin aja topik yang mau dibahas
nanti ilihnya tergantung kita
logo step yaknya kita
sudah bisa kita hilang ya minggu depan
mudah-mudahan minggu depan, oke
kalau gitu, udahan dulu
selamat malam, selamat istirahat
sampai jumpa
Deskripsi asli dari YouTube
Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. Topik, tautan dan pertanyaan menarik bisa dilayangkan ke https://ksana.in/ngobrolinweb 🎙️ New to streaming or looking to level up? Check out StreamYard and get $10 discount! 😍 https://streamyard.com/pal/d/5512398643920896 Kunjungi https://ngobrol.in untuk catatan, tautan dan informasi topik lainnya.
Episode Terkait
4 Des 2024
Persiapan DevFest Surabaya
Episode ini membahas persiapan dan agenda DevFest Surabaya 2024, acara tahunan Google Developer Group (GDG) Surabaya yan...
8 Apr 2026
Bedah Situs
Episode ini adalah sesi bedah situs, membedah dua website yang dikirimkan lewat DomaiNesia secara langsung di depan peno...
21 Mei 2025
Ngobrolin React Server Component
Episode Ngobrolin WEB ini membahas React Server Components (RSC), topik yang sebenarnya sudah ada sejak 2020 namun baru ...
Suka episode ini?
Episode baru setiap Selasa malam. Dengarkan lewat YouTube, Spotify, atau feed podcast favoritmu.
Memuat komentar dari GitHub Discussions...
Jika komentar tidak muncul karena ekstensi privasi / adblocker, kamu bisa berdiskusi langsung di GitHub Discussions .