Lompat ke konten utama
EP 81

Ngobrol dan Diskusi Bebas

Ringkasan Episode

Bantu Koreksi

Episode ini membahas topik-topik seputar dunia pengembangan teknologi dan karier. Diskusi dimulai dengan pembahasan mengenai isu efisiensi di tim Flutter Google, di mana para host menjelaskan bahwa hal ini bukan berarti Flutter akan mati, melainkan bagian dari strategi untuk mengalihkan fokus Google ke AI dan Cloud. Mereka menggunakan analogi dokter spesialis untuk menjelaskan konsep keahlian dan mengaitkannya dengan label Google Developer Expert yang mereka miliki. Selain itu, dibahas juga fenomena serupa yang terjadi di tim React Facebook, di mana para pengembang yang di-layoff kemudian dipekerjakan oleh perusahaan lain seperti Next.js. Percakapan kemudian meluas ke topik proses rekrutmen dan interview di perusahaan teknologi. Para host berbagi pengalaman tentang ketidakadilan sistem interview yang menilai seseorang hanya dalam waktu 1-2 jam, termasuk cerita tentang pembuat Homebrew yang ditolak Google meskipun produknya digunakan oleh banyak developer Google. Mereka membahas berbagai metode seleksi mulai dari whiteboard interview algorithm, LeetCode-style tests, hingga psikotes, serta pentingnya portofolio open source dan referensi sebagai alternatif yang lebih fair. Di bagian akhir, diskusi menyentuh topik zero downtime deployment dan kenyataan bahwa outage pasti akan terjadi seiring dengan kompleksitas infrastruktur.

Poin-poin Utama

  • •Google Developer Expert (GDE) bukan berarti tahu segalanya - Gelar expert justru menunjukkan spesialisasi di bidang tertentu, seperti analogi dokter spesialis yang ahli di satu area tapi belum tentu mengerti hal-hal di luar keahliannya.
  • •Kabar efisiensi tim Flutter di Google - Google melakukan efisiensi developer di tim Flutter, namun ini bukan berarti Flutter dibunuh. Lebih kepada strategi sharing cost dengan komunitas dan mengalihkan fokus ke AI.
  • •Dua jalur karir developer: Individual Contributor (IC) dan Managerial - Tidak harus jadi manajer untuk naik level atau gaji. Jalur IC (Staff Engineer, Principal Engineer, Distinguished Engineer) memiliki level dan gaji yang setara dengan jalur manajerial (Engineering Manager, VP Engineering).
  • •Soft skill sama pentingnya dengan hard skill - Kemampuan komunikasi, conflict resolution, dan kontribusi open source semakin banyak dinilai oleh perusahaan, bahkan ada yang tidak mempedulikan ijazah sama sekali.
  • •Perkembangan teknologi mengubah cara belajar developer - Dari dulu belajar lewat buku dan majalah, kemudian googling, sekarang beralih ke prompting dengan AI. Namun tetap perlu validasi dan mentor karena solusi AI tidak selalu benar.
  • •Problem solving adalah skill fundamental yang tak tergantikan - Terlepas dari kemudahan framework dan AI, kemampuan menyelesaikan masalah, kalkulasi risiko, dan pengambilan keputusan berdasarkan konteks (it depends) tetap menjadi pembeda level developer.
  • •Kontribusi open source tidak selalu tentang kode - Bisa berupa translasi, dokumentasi, perbaikan README, atau onboarding guide. Hal ini jadi nilai tambah saat melamar kerja karena bukti kerja nyata yang bisa dilihat.

hai hai hai selamat malam halo halo malam kabar semua bertemu lagi kita di selasa malam seperti

Biasa kalau selasa malam waktunya ngobrol di web.

Kalau berdua lebih gampang.

Kalau berdua lebih gampang.

Kalau bertiga semakin sulit ya.

Jadi malam hari ini kita masih berdua.

Mudah-mudahan nanti Eka bisa nyusul.

Tapi tidak janji karena ada kerjaan.

Jadi kita berdua dulu.

Dan malam hari ini kita nyantai aja ya, kita ngobrol, diskusi, mungkin tanya jawab walaupun teman-teman bebas bertanya tapi belum tentu bisa kita jawab ya.

Karena pengetahuan kita juga terbatas ya.

Meskipun kita punya label Google Developer Expert, tapi kita belum tentu se-expert itu ya.

Mungkin kita expert di satu bidang tapi di bidang yang lain kita enggak gitu.

Justru itu ekspor itu bukan berarti tahu segalanya

Betul

Ekspor itu justru spesialisasi

Contohnya seorang dokter

Kalau ekspertisnya dia seorang dokter dan spesialis

Bahkan sudah dibilang subspesialis lagi

Kalau ditanya anak batuk pilok belum tentu

Misalnya subspesialis jantung atau apa gitu.

Dokter spesialis mata.

Lebih spesifik lagi dokter spesialis mata sebelah kiri gitu ya.

Ya bisa jadi.

Emang beneran ada?

Enggak.

Subspesialis itu apa ya?

Oh contohnya spesialis kanker.

Kan onkologi.

Terus spesialis kanker paru-paru.

Lihat transkrip lengkap (1930 segmen lagi)

Nah itu beda lagi.

Beda lagi.

Jadi hanya dia fokusnya

Kanker paru-paru

Tapi kalau ditanya

Batuk pilek

Nggak ngerti dia

Pengetahuannya sama aja dengan dokter umum

Bahkan nanti dia bisa jadi

Overdiagnose

Oh jangan-jangan

Coba diperiksa deh bagian dalam

Karena jangan-jangan batuk pileknya ini

Gara-gara kanker ini

Iya karena dia sudah bidangnya itu

Justru kalau misalnya

Kayak

Dia diagnosa sesuatu yang misalnya

Kakinya sakit

Tapi dia spesialis paru-paru

Justru diagnosanya jadi

Ke arah paru-paru

Bias

Bias

Bias

Halo ada Ilham

Dan teman-teman yang lain

Ada

Rantaru

Jadi kita butuh bantuan teman-teman malam hari ini

Untuk menghidupkan suasana

Jadi kalau ada topik diskusi

Kalau ada topik diskusi

Kalau ada mungkin kebingungan atau pertanyaan

Atau ada gosip-gosip hangat

Cih gosip

Boleh ya

Di share kita bisa diskusi juga disini

Topiknya bebas tentang apa aja

Teman-teman bisa bertanya tentang web lah ya

Agak-agak out of topic juga boleh ya

Bisa buka ini kita

Apa namanya

Oh iya

Buka discussion

Di github

Teman-teman bisa ke

Kesana.in slash ngobrolin web

Kita buka juga disini ya Di layar ya Sebentar saya buka dulu Bas Kongkaren

Kesana.in

Ini lumayan banyak yang dari dua episode terakhir ya.

Yang tentang buku.

Tiba-tiba banyak yang suggest.

Jadi ya, saya cukup senang sih.

Ternyata teman-teman masih banyak yang baca buku.

Atau keinginan membaca bukunya masih cukup besar.

ya ini ini topik hangat minggu lalu ya tapi hangat minggu lalu ya katanya flutter akan di

kill dari Google kata siapa-kata siapa lebih tepatnya ada beberapa efisiensi karyawan yang

efisiensi developer yang di Flutter yang mendeflator kena-kena itu sih termasuk juga

Hai Iya jadi selesai juga Python bukan dikil jadi lebih ke apa ya kan sebenarnya ya kalau ditilik

kan ya Flutter ini kan bukan main bisnisnya Google kan ya bukan bisnis utamanya Google kan

jadi Flutter ini adalah salah satu project memang berasal dari Google kemudian dilempar ke komunitas

Lama-kelamaan membanding perusahaan dong, ini digaji sekian juta dolar misalkan untuk satu tim atau untuk satu orang untuk ngerjain project open source yang kalau dipikir-pikir keuntungan ke Google-nya itu

Direct, direct, direct, benefitnya tidak terlihat.

Sedangkan mereka lagi fokus utama atau jalur bisnisnya lagi menuju ke AI

AI, cloud, dan teman-temannya dan web tentunya ya

Nah ya mungkin ada pergantian fokus juga kan yang tadinya fokusnya ke mana sekarang fokusnya ke AI

Jadi mungkin resourcenya dibanyakin ke AI-nya

Apalagi

Saya lihat bisa jadi

Langkah yang positif juga Mas Riza

Karena

Kalau misalnya terus disupport seperti itu

Nanti lama-lama jadi bias juga kan

Jadi bias

Jadi ini produknya Google bukan produknya komunitas

Project open source

Jadi

Supaya jangan di drive

Selalu yang nge drive itu Google

Jadi

Mungkin dengan

Strateginya adalah

dengan efisiensi sedikit

tetapi menumbuhkan

perusahaan lain yang mau

support full time orang yang

dilepas itu

bisa jadi kan

jadi di hire untuk ngerjain Flutter lagi

karena perusahaan itu sudah

pakai Flutter

oh ini orang Google nih

yaudah supaya Flutter tetap bisa jalan

dia hire lagi orangnya

jadi sharing cost

sebenarnya Google itu

lu mengajak yuk sharing cost yuk kalau lu pakai yuk sharing cost gitu ya apalagi ini ini ini ya

asumsi penerawangan kita aja ya penerawangan ya bukan hal yang bisa jadi benar bisa jadi salah

ya dan apa ya mungkin tidak se-impactful react kalau di Facebook Flutter ini kan yang pakai di

Di internal Google juga terbatas kan, nggak semua produk Google pakai Flutter kan.

Jadi impact-nya tidak sebesar React di Facebook, bahkan tim React di Facebook aja kena juga layoff.

Dan orang yang tadinya ngerjain React yang digaji oleh Facebook akhirnya di oleh Next yang membangun tools atau framework di atas React Jadi bagi kue ya

Win-win solution.

Satu ngurangi cost, ternyata ekosistemnya malah tumbuh.

Jadi sebenarnya saya melihatnya ke arah sana.

Jadi bukan sesuatu yang buruk.

Bukan sepenuhnya sesuatu yang buruk.

Mungkin buat yang berdampak mungkin iya kali ya.

harus cari kerjaan baru, pasti ada job security dan lain-lain.

Kalau menurut saya, kalau orang tersebut biasanya gini, sebelum di layoff, kalau konsep layoff ya, pertama mereka dapat pesangon.

Jadi mereka sudah ada aturan mainnya, nggak bisa besok diputus kontrak langsung pergi, nggak ada aturan mainnya.

Pertama ada

Saverance package

Pesangon

Yang rata-rata

Tidak kecil

Eropa ya

Kalau Eropa itu 6 bulan

6 bulan gaji

Terus kemudian masih ada

Kayak saverance yang

Tambahan lain ada juga

Lalu kemudian

Biasanya di

Dicarikan kerja

Ada

ada

ada

portalnya buat mereka

yang dikenalkan ke

perusahaan lain yang

di referensikan

itu

aturan layoff

kalau yang saya tahu di Eropa

jadi sebenarnya mereka di layoff

ya di belakang itu

mereka tetap dicariin kerja yang layak

kok sebisa mungkin

oleh tim HR

Betul betul betul

Nah Eka kemana?

Eka lagi ada kerjaan

Urgen jadi mudah mudahan bisa join

Tapi kita gak bisa janji

Kalau kerjaannya selesai mungkin bisa join

Jakabaring

Jakabaring ini mana ya?

Bandung ya?

Stadion Jakabaring bukan

Setelahnya stadion

Persip

Nah kita bahas apa lagi?

Kita bahas

Yang ada di

Ini masih berhubungan sama layoff ya

Dari Google cenderung lebih mudah diterima perusahaan lain

Iya betul

Lebih mudah dalam hal mereka

Udah yakin bahwa

Oh paling bang ya salah saya

Maaf geografi saya jelek

Jika badan itu paling bang ya

Sorry sorry

lebih mudah karena sudah proven kan

sudah terbukti bahwa dia bisa kerja di Google

artinya ini orang jago nih gitu kan

mungkin bisa

lebih mudah diterima perusahaan

tapi di sisi yang lain

kita lihat juga standar gajinya standar gaji Google

ya kan

kalau yang meng-hire adalah

Apple mungkin masih bisa

kalau yang meng-hire adalah

perusahaan, kalau Activate ya gak kuat lah

Jadi tergantung perusahaannya juga

Seberapa besar dan

Seberapa lama

Tim Flutter melamar kerja jadi Flutter Dev

Gimana interviewnya

Gimana langsung kerja aja

Gak usah pake interview

Kan udah tau

Ingat gak ada beberapa tahun yang lalu

Sempet ada cerita

Ada seorang developer

Indie developer

Lamar kerja ke Google

Terus abis itu ditolak sama Google

Karena tidak lulus board interview

Whiteboard interview itu kayak

Bikin algoritma

Sorting

Reverse apa

Ya itulah

Traversal dan lain-lain kan

Ternyata indi developer ini adalah yang bikin

Homebrew Yang sebagian besar Google developer pada pakai Tapi dia tidak lulus interview di Google coba bayangkan produknya dipakai sama developer Google

tapi dianya nggak bisa lulus interview gara-gara itu

kalau perusahaan semakin besar, semakin

birokasinya semakin ribet kan

jadi kalau untuk lulus ke level berikutnya dari interview

harus ada standar-standar yang harus dipenuhi

meskipun tidak sepenuhnya dia akan bekerja menggunakan itu.

Tapi itu syarat yang harus dipenuhi untuk bisa next step.

Iya betul, kreatornya homebrew.

Ini ceritanya juga lumayan ini ya.

Lumayan apa namanya.

Ya ini produknya real case-nya dia bikin

dan semua orang pakai gitu

hampir semua, kayaknya yang pakai

macbook kayaknya hampir semua pakai homebrew kan

nyaris semua pakai homebrew

tapi ternyata di perusahaan

teknologi google tapi gak masuk

gitu ya

bukan soal itu juga kan ada standarisasi

iya

iya itu dia

standarisasi itulah yang kadang

bias

agar membuat sebuah

false positive

atau false negatif.

Betul. Sama aja kayak

perusahaan mengharuskan

minimal IPK sekian.

Itu kan syarat.

Terserah perusahaan kalau misalkan

ada nggak yang IPK 2,5

jago? Banyak. Ada yang nggak kuliah juga

jago? Banyak. Berarti itu

kerugiannya si perusahaan

karena menyaratkan itu.

Kalau misalkan

emang

harus ya kita punya IPK bagus

di kampus, dibilang harus sih

enggak juga, cuman

satu hal yang

orang yang punya

IPK enggak mesti bagus-bagus banget sih ya

minimum aja gila ya

minimum berapa sih?

tiga sekian kali ya

tiga ya, atau berapa ya

enggak tahu lah ya, intinya ada minimumnya

gitu, maksudnya

rata-rata lah, rata-rata IPK

itu

seorang mahasiswa atau

fresh grade yang punya IPK

Cukup bagus

Artinya dia bisa mengikuti sistem

Sistem di dalam kampus

Gigi dan disiplin

Di pekerjaan

Yang diharapkan apa

Dari seorang karyawan

Supaya bisa mengikuti sistem

Kalau sistem penilaiannya seperti IPK

Bisa mengikuti dong

Kalau misalkan kita rebel

Kita tidak mau mengikuti IPK

Ujian tidak masuk segala macam

Gimana pas kerja nanti

Kan tidak terbukti

Perusahaan mau meng-hire orang yang tidak terbukti

Bisa bekerja dalam sistem atau enggak

Ya gimana kan

Jadi ada sesuatu

Kenapa sih IPK kita harus oke gitu

Ya kita udah

Apa

Udah mau masuk ke

Sebuah institusi dan kemudian

Kita

Harus mengikuti peraturan di sana

Kalau kita gak mengikuti peraturan

Artinya apa? Artinya ya

Wah ini calon karyawas kita

Nggak ngikutin aturan

Berarti nggak cocok sama

Mungkin nggak cocok sama

Kultur perusahaannya

Mungkin ada kultur perusahaan yang

Iya kayak zaman dulu tuh

Apple dulu kan

Apa kayak rebel segala macem kan

Tapi hasilnya bagus gitu

Karena kulturnya dibentuk seperti itu

Kalau ada perusahaan kita

Atau perusahaan yang kita mau apply

Ternyata kulturnya mengharapkan

Minimal IPK sekalian yaudah berarti

Nggak cocok

sama IPK kita kalau mungkin IPK kita kurang gitu makanya jadi semua ada ada tempatnya ada tempatnya

ya kalau memang contoh seseksi X ini IPK nya tidak sesuai ya batin bukan situ tempatnya tempat yang

yang cocok

yang tidak menggunakan sistem itu

sebagai salah satu contoh

tempat perusahaan saya bekerja

tidak mempedulikan ijazah

sekali

tidak ada ijazah

tidak dipedulikan

lulusan mana, tetapi yang dipentingkan

apa? keaktifan dalam

komunitas dan open source

dan open source

ya komunitas open source lah lebih tepatnya

komunitas dan

kontribusi open source

kontribusi yang ditanya saat yang ditanya saat eh Hai sorry waktu ngelamar yang di yang di dalam

apa tuh bahasa ini apa letter eh over letter apa bukan bukan over letter ya eh apply-apply

Saat apply kita tulis surat gitu ya.

Saat apply itu justru list semua cover letter.

Nah cover letter-nya itu tuliskan semua kontribusi open source yang pernah dilakukan dalam 5 tahun terakhir.

Dan link ke GitHub atau link ke WordPress.

Maksudnya yang semua bisa dilihat secara publik

Jadi

Bahkan mereka gak peduli link in profile

Kayak

Apa tuh namanya biasanya

Achievement

Achievement

Terus testimoni

Testimonian gak peduli

Mana PR yang dibuka

Mana meetup.com

Yang pernah di ini

Atau mana

Di bicara dimana

Sebagai volunteer

Lebih melihat itu

Saat interview

Tahu gak

Justru waktu saat interview ditanya

Apa masalah yang

Konflik

Yang pernah saya beresin

Bagaimana cara menangani konflik

Jadi

Jadi gak ada

Hard skill sama sekali

Ditanyain

Karena kultur yang dibangun itu adalah

Kultur untuk kerja remote

Yang

Kalau ada konflik itu

Susah gitu

Kalau salah orang

Nah jadi bagaimana

Konflik resolution

Konflik resolution

Tenang tenang

Indonesia semakin kesini

Semakin banyak yang

Tidak memandang ijazah lagi ya

jadi mudah-mudahan semakin

kesini semakin terbuka

pemikiran employer-employer ini

untuk

tidak terlalu

melihat

ijazah sebagai syarat utama

mungkin sebagai

nice to have mungkin oke lah ya

tapi kalau sebagai syarat utama ada beberapa

ada banyak bukan beberapa

masih ada banyak yang membutuhkan itu

terkait

itu juga ya banyak orang yang

non-IT jadi programmer banyak ya

salah satunya Krishna ya

teman kita

ini dulu

jurusannya apa ya

pokoknya kuliahnya di IPB lah

ada pertanian atau opah gitu

kuliah non-IT tapi kerjanya di IT

lulusan bootcamp juga termasuk

banyak yang

non-IT

non-software developer gitu

yang mungkin

teknik masih mending lah ya

teknik itu kan masih ada

ada sedikit kaitannya

tapi ada yang ekonomi, ada yang

psikologi, ada banyak ya

sarjana peternakan

IPB

jadi programmer

nanya dong mas Reza

sebagai yang punya

bootcamp school

untuk soft skill sendiri atau seperti yang saya katakan tadi open source contribution terus kemudian leading auto speaking public speaking dan kemudian juga conflict resolution di dalam tim itu

apakah jadi part dari kurikulum di bootcamp atau khusus di bootcamp itu ya memang kalau mau belajar react

react from A to Z sampai projectnya jadi atau gimana

Atau ada juga?

Enggak, ada. Soft skill-nya ada.

Jadi soft skill-nya ada.

Kalau untuk kontribusi ke open source mungkin tidak sampai kita benar-benar kontribusi.

Tapi dari awal untuk ngumpulin tugas juga sudah pakai pull request.

Jadi dari awal sudah dibiasakan git workflow.

Kemudian pokoknya semua tugas itu kumpulinnya lewat PR, lewat pull request.

nanti call for requestnya di close artinya

sudah di

acknowledge oleh

mentor gitu ya

terus untuk public speaking

diajarin untuk teknik presentasi

untuk conflict resolution itu

kita itu

mengadaptasi

yang dari google

itu apa sih namanya engineering empathy

ada buku namanya engineering empathy

jadi itu ada 8 sesi

itu mulai dari awal kayak teamwork, kemudian gimana cara managing stress, gimana cara komunikasi saat code review.

Saat kode review

Kode review

Nah ini salah satu kelemahan

Orang Indonesia ya

Jadi kalau kode kita di review

Itu kita menganggap

Bahwa

Kita pribadinya yang diserang

Padahal sebenarnya kodenya yang diserang

Bukan diserang ya

Di review gitu ya

Kadang-kadang gitu

Iya

Wah ini malah

Sastra Jepang

Pantesan Anda wibu ya

Suka

Bukan wibu apa

Menyukai kultur Jepang ya

Luar biasa

Eka juga non-IT

Sastra juga dia kan

Kalau gak salah

Non-IT

Sastra

Iya

Terus malah jadi GDE

Betul betul betul

Iya

Salah satu ini ya kerja nyata ya

Jadi kalau kita bisa nunjukin

Pekerjaan kita yang beneran

Sudah

Apalagi kalau sudah kontribusinya ke WordPress

Atau ke proyek

Seperti React dan lain-lain

Itu gila

Atau Elixir

Saya baru lihatin kemarin

Jadi penasaran kan

Kok saya ada kontribusi ke

Elixir Framework

Namanya Phoenix kan

Dicari-cari apa

Ini kontribusinya

Taunya itu perbaiki readme

Naipo

Gak apa-apa

Gak salah

Kalau teman-teman lihat

Di dokumentasinya react

Awal-awal saya ikutan

Mungkin kayaknya kontribusi

Satu dua artikel

Abis itu udah berhenti

Jadi kontribusi open source itu

Tidak hanya kode

Tapi bisa banyak yang lain

Bisa translasi, bisa dokumentasi

karena salah satu kelemahannya

developer adalah

membuat dokumentasi, males membuat dokumentasi

jadi kalau ada proyek open source yang

bagus, tapi ini kok

ritminya jelek ya, kok installnya

install instructionnya gak ada ya

nah itu kesempatan buat kita

untuk kontribusi, pasti

dia mau menerima pull request dengan senang hati

kalau bisa

extra one more step

misalnya kalau

Contohnya banyak tuh project open source yang ngebuat projectnya jago tetapi ngebuat ritminya kurang jago Biasa Benar Saya sendiri seperti itu Benar Bukan hanya malas tapi juga merasa kurang detail

Kurang detail ya.

Contohnya di README itu butuh cara tentang summary apa, projectnya apa.

Terus kemudian cara setupnya gimana.

Terus cara kontribusi.

jarang juga nih yang ada yang buat nih cara kontribusi.

Kalau misalnya mau kontribusi dalam bentuk kode, caranya gimana?

Bagaimana setup lokalnya itu supaya bisa membantu onboarding maintainer baru,

itu gimana?

Nah itu jarang ada.

Kalau proyek-proyek besar mungkin sudah ada,

tapi kalau proyek-proyek kecil sering terlewat kan.

Betul.

Nah ngomongin, ini masih ada kaitannya dengan soft skill dan lain-lain ya.

Checkpoint level career as developer dari junior, middle, senior.

Salah satunya asah soft skill.

Salah satunya.

Yes, ada.

Kalau di company saya itu ada progression framework.

Oh oke, itu gimana tuh?

Saya nggak tahu mereka dapat dari mana.

Tapi ada referensinya?

Gak ada

Jadi sudah

Di internal aja?

Iya

Career progression framework

Saya gak tau dari buku

Mana mereka dapat

Atau gimana

Saya gak dapat

Jadi

ada

spreadsheet nya

kalau kita kan seorang

individual contributor

bahasa ininya

bukan manager

ada dua

ada dua jalur ya

individual contributor

atau seorang programmer

dan managerial

managerial itu yang

yang khusus di jemennya.

IM, engineering manager,

project manager, terus team lead.

Team lead termasuk gak sih?

Tergantung dari

perusahaannya.

Gak mesti.

Tergantung mana yang masuk manager, mana yang tidak.

Di sini,

kalau di

tempat saya bekerja,

manager itu atau engineering manager

itu bukan bos saya.

Direktur operasional pun

bukan bos saya. Bos saya owner. That's it. Jadi itu semua. Intinya bos saya itu adalah ownernya perusahaan. That's all.

Bagi saya. Bagi semua, maksudnya, kultur yang diciptakan itu begitu. Jadi IC dan manager itu satu level.

Karena sistem-sistemnya itu adalah flat. Flat structure. Jadi bukan top-bottom.

Kalau top-bottom itu misalnya kayak perusahaan Jepang. Misalnya dari C-level, manager level, atau supervisor.

Terus kemudian kebawah adalah individual contributor tadi, dimana kalau manajer itu adalah bosnya.

Jadi report

Kita reportnya kepada siapa itu adalah boss

Kalau kita bukan begitu

Nah

Progression framework ini

Masing-masing

Masing-masing

Career level

Ada ya mau dia

Manager atau mau individual contributor

Nah Kalau dari Oh ini namanya redford analogi nah redford analogi itu saya coba kita cari ya ada

enggak ya ini mudah-mudahan ada redford analogi Hai alat for analogi ya Hai yei ada ada coba kita

visit dulu mas Liza bisa sebentar private chat kok ah ah ah ah ah ah ah ah ah ah ah ah ah

bentar kok nggak mirip sih oke eh kurang tepat kurang tepat saya cari yang lebih oke sambil

menunggu nah ini ada salah satu artikel yang bagus dari narasumber kita yang

pernah kita undang juga Mas Arya Hidayat dia pernah tulis

artikel tentang karir sebagai software engineer jadi ada dua level atau dua

jalur ya software engineer awalnya mulainya dari engineer ya dari software

biasa developer gitu Nah kalau udah mulai kelihatan bakatnya ya Apakah kita lebih prefer untuk manage

manusia atau lebih prefer manage kode ya ini kalau ke manusia berarti engine manager terus levelnya

director engineering sampai VPN jenring begitu juga kalau kita lebih prefer menjadi individual

contributor kita larinya ke sini staf engineer principal engineer distinguish engineer technical

mungkin ujungnya adalah CTO

jadi banyak orang yang

salah persepsi CTO itu adalah

VP Engineering itu bosnya

adalah CTO, enggak, padahal mereka sebenarnya

satu level

apalagi kalau

perusahaan

yang Ivan sebutkan tadi berarti lebih

lebih flat lagi

kalau ini aja udah

kadang-kadang bahkan di beberapa perusahaan

tidak membutuhkan CTO

dia hanya butuh VP Engineering

jadi VP Engineering itu tugas utamanya adalah

atau yang di sebelah kiri itu tugas utamanya adalah people and process.

Dia manage people sama dia manage proses.

Proses itu apa? Misalkan CICD, gimana cara deploy.

Deploy nggak boleh hari Jumat misalkan gitu kan.

Ya pokoknya proses. Prosesnya gimana caranya? Policy.

Policy.

Gimana caranya supaya jangan sampai, gimana caranya developer itu menjadi produktif.

Kurang lebih kayak gitu.

Sedangkan yang individual contributor ya

Dia ngerjain tugasnya

Ngambil tiket

Fixing bug dan lain-lain

Kalau CTO lebih ke

Visi teknologi mau dibawa kemana

Jadi kayak R&D lah

Oh ini database-nya ada yang

Lebih bagus nih daripada database yang sekarang

Alasannya apa itu dia yang reset semua

Seperti itu

Kurang lebih ya

Cuman

Sayangnya di Indonesia belum

menerapkan se segitunya gitu masih banyak perusahaan yang menerapkan satu jalur

Hai ini ya progression framework ya lebih depan kita fokus kita fokus ke sini aja kita ke fokus

itu yang tadi tabelnya table table tadi table Oh ini oke analoginya itu seperti ini kalau kita

pakai jadi entry sampai ada memang ada enam level kita di tempat kita pun Pak ada enam level dan

tidak mendefinisikan kayak junior senior karena itu lebih kita menggunakan bahasa yang lebih

karena kalau yang junior dan senior itu kesannya eksklusif, terjadi kita menggunakan bahasa yang inklusif.

ini analoginya kalau misalnya si di entry level itu yang baru masuk itu ya misalnya kalau masuk

sebagai entry level ya dia baru belajar bikin row sedangkan kalau dia sudah skillnya mulai naik dia

sudah bisa bikin eh notes atau kompleks not apa notes itu bahasa Indonesia nya notes apa ya

catatan?

bukan

nots apa?

nots

simple

simple

simple

terus kalau yang level 3

dia sudah bisa bikin simple

dan bisa bikin simple yang lebih kompleks

kalau level 3 nya itu

sudah bisa menghitung

simple itu

dan kekuatan simple itu

bisa menarik apa saja

Seberapa kuat

Terus yang level 4

Sudah lebih paham

Kalau sudah tahu bikin simpulnya

Sudah bisa ukur kekuatannya dan kemudian

Bagaimana cara bikin rock itu

Sudah mengerti

Kebayang

Sehingga saat

Diberikan sebuah situasi

Simpul apa

Yang paling cocok terhadap

Situasi tersebut

Dengan time frame yang dibutuhkan

dibutuhkan karena dia sudah mengerti cara membuat si roknya sendiri jadi karena sebuah kasus belum

belum sebuah kasus itu ada banyak solusi dan solusi itu kan butuh decision berdasarkan waktu

resources efisiensi dan maintenance banyak kan yang dipikirkan nah itu level 4 level 5 lagi itu

seseorang yang

tahu mengenai

road making ini yang tadi

ditambah lagi bagaimana

dia bisa memberi

bahkan mengajarkan

atau membuat

level 4 itu lebih banyak lagi

jadi dia bisa memberikan kontribusi

terhadap company

untuk

membentuk banyak level 4

karena dia tahu banyak soal

punya banyak pengalaman

soal road making

yang ke enam

dia bikin

meng-invented something

karena dia sudah

tahu banyak, sudah bisa

membentuk orang lain dan dia bisa

meng-invented sesuatu

yang unik dan yang baru

yang tentunya sesuai

dengan visi

dan arah perusahaan itu sendiri

jelas menarik

stepnya jelas ya

mantap

wah seru nih

kita share dulu ya kali ya

framework ini

nah ini ada pertanyaan bagus nih dari Jason

ciri-ciri

manusia yang lebih pantas menuju ke

path manager dibanding

IC apa aja ya tadi

kalau kita senang ngobrol

kalau kita senang

ngulik untuk supaya

si developer lebih

produktif, wah ada tools ini nih

supaya bisa bikin

lebih cepat gitu ya

buat produktivitas

developer itu lebih

cepat lagi dan dia suka

metrik kayak ngukur

oh kalau misalkan

misalkan tasnya dipecah jadi lebih kecil

kerjaan kita jadi lebih cepat, nah gitu-gitu

itu berarti kerjaannya

jalur manajerial lebih cocok

Dan ini tidak eksklusif ya, artinya kalau pun kita loncat-loncat, roll, itu tidak masalah.

Eh kayaknya seru jadi manager, loncat ke manager, eh ternyata kurang cocok ya, balik lagi ke IC, tidak apa-apa, tidak ada masalah.

Jadi tidak ada bukan suatu yang bukan agama ya pilih satu sudah gitu tidak gitu Jadi bisa dicoba Jadi kalau pengen tahu kita cocoknya atau enggak ya harus dijalani dulu kan Kalau belum dijalani mungkin kita baru asumsi baru bayang doang

Gitu.

Ya dan ya tadi menyambung apa percakapan tadi.

Ya sayangnya di Indonesia mulai banyak sih sekarang.

Kalau dulu kan kayaknya cuma menerapkan satu jalur.

Kalau misalkan kita mau naik level itu kita harus jadi manajer.

Karena gaji manajer lebih gede, levelnya lebih tinggi, bisa punya otoritas lebih besar gitu ya.

Padahal sebenarnya kalau dari sisi perusahaan itu rugi dua kali loh perusahaan.

Kenapa? Karena pertama perusahaan yang meng-hire developer yang jago istilahnya senior developer jadi manajer itu dia melakukan dua kesalahan.

Kesalahan pertama adalah kan dia harus mengganti si developer yang keren ini kan

Untuk cari gantinya kan harus hire lagi cari gantinya yang mungkin sepadan gitu kan

Minimum sepadan itu susah kan

Udah di nurturing dan lain-lain tiba-tiba sosok itu hilang pindah ke manajerial

Kesalahan kedua adalah kemungkinan kalau memang dia terpaksa harus jadi manajer

biasanya

dia tidak

kemungkinan besar

dia tidak bisa menjalankan

role-nya sebagai manager dengan baik. Karena dia

bukan manager yang baik biasanya. Kalau IC ya.

Kalau benar-benar individual

contributor jadiin manager, dia

nggak ada jiwa

people and process-nya,

ya berarti perusahaan rugi.

Menghire manager yang

jelek dan menghilangkan

role developer yang keren.

Jadi harus hati-hati kalau teman-teman yang berpikir kalau jadi manajer seru nih gitu

Nah masalahnya untuk naik gaji untuk kesetaraan gaji dan lain-lain

Kalau sekarang mungkin di perusahaan-perusahaan yang teknologi yang cukup ternama

Kayaknya udah mulai ada udah pasti udah ada dua jalur dan gajinya juga udah setara gitu

Jadi kalau kita mau naik gaji ya kita gak perlu

Jadi manager

Begitu juga sebaliknya

Kalau kita gak jago-jago banget develop

Sebagai developer

Tapi kita lumayan bisa persuasif

Bisa diskusi

Bisa

Banyak ngobrol sama teman-teman

One on one nya bagus

Itu ya

Kita ke managerial aja

Skill coding kita ya

Tetap di maintain

Tapi ya mungkin gak sejago teman-teman

yang di IC

speaking soal gaji

sebenarnya kalau

pengalaman saya

gaji itu

berbanding lurus

tidak berbanding lurus dengan effort

jadi bukan berarti kalau effort kalian

semakin besar, kerjanya

semakin lama

itu bisa gajinya

semakin tinggi

itu

pandangan saya

Justru gaji itu berbanding

Nurus dengan responsibility

Semakin banyak responsibility yang kita bisa

Gajinya semakin bisa

Sukseskan

Yang kita bisa ambil dan sukses

Itu kita punya

Buying power

Bukan apa

Bukan buying power apa

Authority

Autoritas

Iya mungkin autoritas

Bargain power

Bargain power

Untuk request

Higher seller

Karena responsibilitas ada di kita

Ya

Jadi

Kalau pengen naik gaji

Pengen naik gaji ya

Banyakin responsibilitas

Banyakin kontribusi

Gaji yang setara maksudnya Ini ya dua jalur yang tadi kita bahas Yang ini Jadi kalau misalkan antara Tentu engineering manager gajinya lebih tinggi dari staff

Lebih tinggi daripada staff engineer.

Atau juga sebaliknya.

Jadi misalkan...

Kan asumsinya kalau dulu kita mau naik level atau mau naik gaji,

kita disuruh jadi manager.

Misalkan dari software engineer nih.

Kita udah mentok nih misalkan.

karir kita udah mentok, udah jadi

super senior engineer lah gitu ya

terus mau kemana lagi nih, gak tau kan, yaudah

kamu jadi manajer aja

padahal sebenarnya dia bisa

diangkat sebagai staff engineer, principal engineer

dan lain-lain gitu, jadi

gaji kedua ini bisa aja sama atau

bahkan mungkin engineer-manajer lebih rendah

mungkin, siapa tau, kita itu tergantung

perusahaan juga, jadi

makanya disebut dua jalur adalah kita bisa

mendaki jalur yang

berbeda dengan istilahnya

Benefit yang sama dengan

Jalur yang satunya

Jadi kita gak harus memilih

Prinsipnya

Biasanya disini disebut

Staff ahli

Staff ahli

Staff ahli

Staff ahli bukan berarti jadi project manager kan

Jarang saya lihat

Maybe, I don't know

Tapi jarang

Maksudnya saya tahu project manager

Dan staff ahli itu ya sesuatu yang berbeda

Staff ahli itu adalah orang yang

ditanya kalau ada hitung-hitungan yang kompleks, yang butuh solusi, itu kan staff ahli biasanya.

Oke.

Ya, ya. Contoh, contoh. Gimana, gimana lanjut, lanjut.

Dan yang eksekusi di lapangan itu namanya staff.

Ya kan, staff engineer.

Ya, lanjut mas.

Contoh, contoh.

Ada teman kita juga yang udah pernah kita undang juga,

Mas Irfan dulu sempat jadi principal engineer

Kalau tidak salah di sebuah perusahaan

Yang hijau-hijau

Kayaknya kalau ditanya kontribusi dia ke aplikasi itu

Kayaknya tidak begitu kelihatan

Karena kerjaan dia adalah internal

Tapi kalau misalkan orang yang di perusahaan itu ditanya

Kontribusi Mas Irfan itu seberapa

Nah itu gede banget gitu

Kalau ditanya ingenernya ya

Tapi kalau di luar nggak kelihatan gitu

Dia nggak tahu

Ini kok websitenya agak lambat ya

Kenapa ya

Mungkin dia nggak begitu tahu

Tapi kontribusinya adalah di belakang layar

Itu nggak kelihatan

Itu salah satunya

Ya ini prinsipal engineer dan lain-lain

Nah biasanya yang sering kelihatan itu yang di kiri memang

Engineering manager

Terus ada developer advocate kan sekarang kan

Macem-macem gitu

Nah itu kerjaannya adalah

Keluar, nampil

Dan jangan salah juga

Banyak orang-orang

Developer di luar sana

Yang tidak tampil sama sekali

Tapi jagonya melebihi kita-kita yang sering tampil

Jadi mereka gak dikenal

Tapi kontribusinya ke perusahaan

Itu luar biasa

Sayang banget ya

Kalau disini mau naik terpaksa ke manajerial

Walaupun mungkin gak setiap orang mau

Saya termasuk salah satu

Apa namanya

Korbannya dalam tanda kutip

Karena

Udah cukup lama berkarir

Terus mau naik itu kayaknya susah

Karena memang mungkin gak ada jiwa

Leadership

Mungkin atau gak ada jiwa manajerial

Lebih tepatnya

Gak ada jiwa manajerial saya gak bisa manajer orang

Akhirnya mentok

karirnya mentok di senior engineer aja udah gitu mau naik ke CTO juga belum

dapat sempat dapat tapi ya itu masih perusahaan kecil tapi begitu apa kalau

perusahaan yang gede kan baru kelihatan kan CTO kan karena kerjaannya adalah

riset kan nah untungnya pada saat apa membangun hektivate Teman di Hektivate itu tahu kelemahan saya adalah saya tidak bisa manage orang

Makanya setiap kali saya diberikan tugas itu saya ditandemkan sama seorang manager

Yang buat manage saya dan tim

Jadi saya tidak pernah manage tim sebenarnya

Jadi walaupun ngerjain kurikulum, ngajar dan lain-lain

saya tetap hitungannya ya individual

kontributor

karena sudah sering mencoba

untuk menjadi manager tapi ya

kurang optimal

mumpung ngomong kita lagi soal karir

itu yang tadi di

kita bahas yang ada di slide itu

kayaknya menarik tuh questionnya mas Liza

oh iya boleh boleh yang di slide ya

ntar

ini ya kelebihan

ya apa

keresahan, keresahan paling mengganggu

apa ya

teman-teman bisa bantu juga

keresahan paling menyesuaikan

karir gak naik-naik gitu ya

apa ya teman-teman punya keresahan gak sih

sebagai engineer atau software developer

atau web developer

mungkin ntar lagi ada AI

mungkin keresah

apakah pekerjaannya diganti dengan

AI

overcoding

keseringan coding gitu maksudnya

over engineer

mungkin maksudnya ya

for engineering

overthinking

front end lenyap

oke

kita pernah bahas loh ini

ya

front end dan AI ya

belum sampai ke front end banget sih

front end lenyap

tapi kan front end

banyak aspek

juga kan ya

gak cuman tampilan

atau tag HTML

CSS dan JavaScript kan

banyak aspek yang

mungkin dari segi

AI belum bisa

memenuhi semua

kualifikasi tambah ngeri

kualifikasi developer ya

iya ya

benar juga ya

dulu awal-awal karir

karya saya ya developer itu

ya cuman bisa

ngoding

terus semakin kesini

semakin nambah tuh jobdesknya

harus bisa automatic testing

ya testing ya

harus bisa

sedikit devops mungkin

CICD ngerti

version control

ngerti

kalau dulu ya

sempet

kayak ada transisi

jadi awalnya kan cuma modding doang

terus giliran mau deploy

itu ada tim sendiri namanya tim infra

jadi kalau misalkan saya mau deploy

saya tinggal push aja ke version control

saya bilang ini udah selesai

boleh di deploy

mereka yang deploy

jadi merasa enak banget gitu

walaupun sekarang kayaknya gitu juga ya

atau gimana

dengan adanya tim devops di kantor

apakah menjadi seperti itu lagi

atau kita masing-masing udah bisa deploy aja

tinggal pull request, pull request di accept

udah otomatis deploy gitu

gak merepotkan si

tim infra atau tim devops ini

kalau saya dulu dimanjakan sekali

sampai akhirnya

gak ngerti tuh cara deploy sama sekali

kalau gak ada tim infra itu

kalau sekarang kan

udah ada

continuous atau maksudnya

tim infra nya menyediakan framework

menyediakan framework

untuk supaya si server

Kalau sekarang ada ya.

Bisa berjalan dengan lancar ya.

Jadi sebenarnya mereka lebih dalam lagi, lebih spesialis lagi.

Jadi yang kita itu cuma, yang di sisi kita itu cuma hanya

membantu nge-buildnya aja dan di-push kemana.

Nanti dari sisi framework yang berjalan secara service itu kan,

itu sisinya si DevOps.

Mereka yang bikin tools-nya untuk produktivitas tadi kan

yang kita sebutkan, engineering manager dan lain-lain.

Itu bagian dari proses kan.

Ya, benar-benar.

Kan masih ada banyak kan.

Sebuah aplikasi itu kan nggak cuma hanya deploy.

Gak cuma hanya kode. Masih ada disaster recovery plan, terus masih ada yang namanya standarisasi kayak OSPAR atau ISO.

security security apa yus compliance compliance ya tuh banyak-banyak jadi pekerjaan devops malah

makin makin makin jelimet ya Iya kalau dulu hanya sekedar tolong deploy udah mau pakai FTP pakai ssh

udah gitu ya, terus sama manage

manage si servernya

ngeliatin tuh, mantengin tuh

harddisknya udah penuh atau belum

memorinya full atau enggak, CPU-nya

spike atau enggak, gitu ya

kalau sekarang

itu udah otomatis, tapi mereka bikin

platform untuk developer

lebih mudah lagi

melakukan deployment, karena

sekarang kan deploymentnya sistemnya

bahkan bisa sehari

bisa berapa kali deploy

atau seminggu berapa kali deploy

kayak continuous delivery gitu kan

continuous deployment

nah itu kerjanya

DevOps ya

oke ini ada

keresahan

yang sama ini dulu ya

keresahan yaitu kualitas problem solving

developer

semakin menurun

seiring dimudahkan pekerjaan dengan AI

bisa jadi betul jadi sip ya shifting mansa radik malu apapun Iya jadi developer yang

ke dulu lah ya ya bisa jadi kalau dulu saya dulu kan Pak ya duluan-duluan misalnya sebelum adanya

dari sisi

dari sisi programming aja deh

mungkin dari program PHP

awal-awalnya semuanya bikin sendiri

tapi dengan adanya framework

semuanya dimudahkan

kan terjadi shifting

mindset ya

jadi apa-apa selalu tinggal pakai framework

apa-apa tinggal pakai library

jadi tinggal main jik

tinggal main jik

so puzzle aja

kayak lego susu-susu dari library

atau ambil colok dari

stack over flow

pasang-pasang

jadi gitu ya

sekarang proses itu dimudahkan

lagi dengan adanya

AI

jadi

sebenarnya cycle-nya tetap sama

betul itu meresahkan

nanti jadinya kualitas

delivery-nya

semakin menurun namun

seiring dengan zaman

Mereka tambah pinter

Orang-orang tambah pinter

Makanya dibutuhkan juga mentor-mentor

Dari

Kita-kita semua

Yang sedang mendengarkan ini

Sebagai mentor untuk

Membantu

Sesama yang lain

Iya

Kalau ada yang salah diluruskan

Karena ya

Banyak juga teman-teman disini yang

Otodidak

Mereka tidak tahu cara belajar yang benar itu seperti apa

Teknologi yang

Cocok diadopsi itu seperti apa Mereka hanya berdasarkan Apa yang dicari kalau menyambung apa tadi eh respon dari Ivan shifting paradigma ya kalau ingat dulu mungkin teman belum

merasakan saya dulu merasakan shifting paradigma pertama adalah ketika mesin pencari sehebat

Google muncul karena sebelumnya mesin pencari itu kayak index aja nggak ada agak susah tuh

Jadi

Yellow pages

Sebelum itu kita belajar codingnya dari mana?

Dari buku

Internet belum ada

Internet ada tapi mahal

Dan belum bisa diakses lah sama orang banyak

Kita belajar dari buku

Ada temen yang belajar dari

Dia datang ke Gramedia

Ke toko buku

Terus abis itu

Mungkin dia belum mampu beli

Akhirnya dia baca di hapal

Sampai di rumah dicobain

Ada yang kayak gitu

Kalau sekarang tinggal

Ngetik-ngetik-ngetik

Gimana cara ini? Udah bisa

Bahkan sekarang udah ada interface chat

Yang kayak conversation bisa nanya

Jadi itu

Paradigma kita berubah lagi

Keyblade kita berubah lagi

Sekarang, kalau dulu kita belajar

How to googling, kalau sekarang

How to prompting

Kita bisa nanya ke AI

Untuk

mengajarkan kita sesuatu yang kita gak tahu

tapi cukup bahaya juga

kenapa? karena sesuatu yang kita gak tahu

kita gak tahu benar atau salah

kalau dia kasih solusinya salah ya kita terjurumus

lah ikut salah gitu

jadi harus tetap di

validasi lagi

tetap butuh mentor, tetap butuh orang

untuk ditanyakan

kalau mas Diza dulu katanya ke Gramedia

saya mah ke Toga mas

oh Toga mas, Toga mas itu apa?

toko buku second ya?

toko buku

Lebih murah daripada

Gramedia

Oh di Jogja

Oh yang tempat jual buku-buku itu ya

Pernah sih

Jadi kalau kayak kata Mas Torik

Majalah chip

Kalau saya biasanya

Beli majalah chip itu

Yang sudah sebulan terakhir

Terlambat karena lebih murah

Ya lebih murah

Majalah chip, majalah info linux

Apalagi itu

Ya, Infolinox tuh salah satunya yang saya beli.

Itulah, saya sempat kerja di Warnet hanya demi supaya bisa download-download materi-materi untuk programming.

Jadi HTML nanti disimpan di flash disk, saya itu sudah ada flash disk ya.

Atau ya flash disk, waktu jaman Warnet menjamur itu sudah flash disk.

Jadi floppy disk masih sempat, tapi flash disk jadi download HTML-HTML untuk dibaca di rumah.

Dikumpulin, di-save ke disk atau ke flash disk gitu kan sampai rumah baru baca.

Karena di rumah nggak ada koneksi internet.

Di kosan lah lebih tepat ya.

Tapi kembali lagi, problem solving itu adalah basis dasar fundamental dari seorang developer.

jadi bukan cuma bisa bikin kode bukan cuma bisa copy paste kode tapi bisa menyelesaikan masalah

dengan kode yang kita buat itu kalau kita lihat tadi eh progress and framework yang kita bikin

jelas banget ya kalau masih ada link ke logis and framework nya tadi masih masih itu ya

yang tadi sebentar ya

share dulu

coba lihat di level 3

kalau level 2 itu kan

kita baru

baru bisa

apa namanya problem solving

hal-hal yang

basic dan sedikit kompleks

tetapi level 3 itu

problem solving lagi karena

bisa kalkulasi resiko ya ya ya ya ya kalkulasi ropstrike itu maksudnya kalkulasi resiko ya ya ya kalkulasi road strike itu maksudnya kalkulasi resiko ya ya ya dulu saya sering banget ditanyain kalau pada saat interview

dulu waktu

udah punya pengalaman 2 tahun 3 tahun tuh

sering banget ditanya

kalau misalkan nih saya punya arsitektur ini

ada apache sebagai

web servernya

kemudian pake PSP misalkan

ada tabisnya MySQL

di satu mesin yang

sama gitu ya di install

itu saya bisa dapat berapa concurrent user

itu saya gak bisa jawab

karena saya gak bisa estimasi, gak bisa kalkulasi

saya bisa ngerjain

bisa ngerjain aplikasinya

saya bisa mungkin bisa deploy, bisa install

Apache, MySQL dan lain-lain

tapi saya gak bisa estimasi

berapa

berapa banyak

orang yang bisa mengakses itu

jadi ya mungkin saya berarti pada saat itu

masih di level 2

belum bisa kalkulasi

Menarik

Jadi

Apa namanya

Ya betul problem solving itu adalah

Salah satu

Skill yang perlu dimiliki

Ini level paling atas ya

Jawabannya it depends

Semua jawaban it depends

Maunya apa

Terlalu banyak variable

yang bisa berubah,

mengubah jawaban,

mengubah solusi.

Pada saat itu,

waktu pada saat itu,

kemudian infrastrukturnya,

kemudian tim developernya.

Misalkan ada solusi yang bagus banget,

tapi harus pakai Haskell.

Tim kita tidak ada yang bisa Haskell.

Mau ngapain?

Apakah harus hire Haskell developer dulu?

Tungguin sampai berbulan-bulan baru bikin solusi

Kan gak mungkin kan

Jadi it depends gitu balik lagi

Ujung-ujungnya kesana

Jadi teman-teman bisa loncat

Dari level 1 ke level 6 aja

Dengan menjawab kalau ada pertanyaan

Di interview it depends

Dijamin

Tidak lulus interview

terus apa lagi ya

ada pertanyaan yang lain gak?

oh ada, masih banyak pertanyaan

pertanyaan background story react

kenapa dicetuskan

sebenarnya solving masalah apa sampai dibikin react

apa ya

itu

apa namanya

untuk membuat sebuah

apa yang bahasanya ya

kayak reactivity ya

jadi kalau misalnya value satu dirubah

itu beberapa tempat yang lain

reaktif sesuai dengan value itu

tapi itu tidak reaktif loh

by default sebenarnya

tapi kan dia ada ini kan

secara ada global state ya iya iya dari state misalnya state atas dirubah ya kalau berubah

di bawah dibawahnya kan akan ngarender kan bahasanya sedangkan kalau zamannya jquery

sebelum zaman itu kita harus membuat reaktif seperti itu kan harus kita mendownload satu-satu

menargetkan satu-satu

I think itu

kenapa

di ciptakan

mungkin kalau ditarik lebih

generik lagi

kenapa banyak framework react

ada view, ada angular, dan lain-lain itu muncul

salah satunya adalah

shifting tadi, jadi awalnya

itu kan

awalnya itu halaman web

website

yang adalah

statis yang informasinya ya kayak ginilah teks gambar apa lagi Form sedikit mungkin Udah gitu

Formnya juga form apa?

Paling kontek form, guestbook gitu kan zaman dulu ya.

Atau ada counter untuk tahu berapa banyak visitor dan lain-lain.

Nah begitu muncul aplikasi web, butuh sebuah...

Web 2.0 lebih tepatnya.

JavaScript udah mulai ke apa tuh nggak bisa catch up dan akhirnya muncullah awalnya backbone knockout

JS ada Batman ada apa lagi ada banyak ada banyak ada raktif itu backbone kan ini juga dari jQuery

Dibangun

Untuk bisa

Menolong itu tadi yang MVC

MVC

Premo

Kebutuhan itu

Salah satunya kalau

Specific React adalah

Kebutuhan si Facebook

Kan aplikasinya social media

Dinamis banget kan

Ketika ada orang yang baru post

Wah harus muncul tuh paling atas

Ketika ada yang komen langsung muncul tuh

Ketika ada yang like, like nya nambah counter nya

Itu sulit sekali pada saat

Kalau kita pakai jQuery

JQuery itu kan library ya

Belum sampai framework kan

Pakai backbone mungkin mereka nggak solving juga

Akhirnya mereka bikin framework sendiri

Termasuk ini ya

HFM

Mereka PHP yang masih terlalu lambat

Bikin sendiri

Bikin engine sendiri

Dan React itu memang

Kalau dari sejarah

Dari beberapa presentasi

Yang saya lihat juga

Mereka memang terinspirasi dari PHP

Karena kesederhanaan PHP itu bisa

Dari HTML

Tinggal tambahin tag

Kurung tanda tanya PHP

Atau kurung tanda tanya sama dengan

Udah ngeprint

Udah bisa dinamis

Kemudahan itu

Yang belum mereka dapatkan di framework-framework sebelumnya

Seperti mungkin Angular

Atau Backbone

Angular 1 awalnya

Akhirnya mereka coba bikin

Dan kalau berhubungan

dengan virtual DOM itu lebih apa ya menurut mereka itu untuk solving masalah developer experience

karena kalau misalkan setiap kali ada perubahan kita harus refresh itu kan berat ya maksudnya ya

harus ke server lagi harus kalkulit lagi dan lain makanya mereka bikin teknologi itu ya begitulah

ini menurut kita ya

kita gak tau kebenarannya sejauh apa

tapi yang kita lihat, kita observasi

kita reka-reka lah

ada lagi pertanyaan

perbedaan Haproxy sama EngineX

sama-sama bisa dipakai proxy

sama-sama bisa dipakai proxy

tapi EngineX lebih komplit

lebih banyak fiturnya

bukan hanya untuk proxy

tapi bisa untuk static site

justru dia terkenal dulu ya dikenal cukup cepat untuk menyajikan file-file statis

engine X is not just proxy

yes

engine X itu cuma proxy itu cuma salah satu

salah satunya salah satu fiturnya

fiturnya dia

web server

web server

kalau ha proxy spesifik untuk proxy

itu aja bedanya

Dulu ada sebelum itu ada apa C?

Varnish?

Caching.

Caching di depan.

Kalau satu yang saya

apa

proxy yang mirip kalau mau dibandingin

kalau HA proxy sama nginx gak bisa dibandingin

karena beda produk.

Kalau mau bandingkan apple to apple, HA proxy

sama traffic.

Traffic.

Cara baca nginx

X yang benar adalah NGINX

hahaha

hahaha

NGINX

saya fun fact dulu pernah baca NGINX itu dengan NGINX

sampai saya diralat oleh bos saya waktu di Bali

hahaha

jadi yang benar NGINX ya

ini harus diomongin kalau misalkan ditulis

Cara penyebutannya Nginx atau Nginx ya? Bacanya sama. Dua-duanya Nginx.

Nginx ya. Banyak yang Nginx ya. Lucu juga.

Cara yang bener. Njirok. Ngerok. Ngerok.

Ngerok. Udah lama saya gak pake Njirok loh. Padahal itu bagus loh.

Wah, jaman dulu mah terkenal sekali Njirok.

Ini kenapa ini ya? Kenapa namanya ada NG-NG nya ya? NG-ENX, NG-ROK. Boleh dijadikan soal interview? Jangan, jangan.

Dulu sempat ada apa, ada yang cerita dia masuk ke satu perusahaan terus dia lihat apa, ini ceritanya si orang ini masuk ke perusahaan sebagai tim lead lah gitu ya.

posisi cukup tinggi

terus dia

coba cek

kok ini proses interview kita agak susah

maksudnya yang masuk sedikit

yang lulus sedikit

terus dia cek soal-soal interview

front endnya

ada satu pertanyaan yang sangat menggelitik

pertanyaannya adalah

state management untuk react

adalah

A. Redux, B. Apa, C. Apa, D. Apa

itu asinsinya buat apa?

kalau dia tahu jawabannya Redux

terus apa gitu, maksudnya

nggak ada gunanya kan, cuma nama gitu kan

orang cuma sekedar tahu

oh Redux itu state management, kayaknya

kurang gitu

kenapa nggak pertanyaannya

yang berhubungan dengan ininya

kalau saya jawab di

di opsi terakhir, you might not need Redux

iya, kalau sekarang

mungkin udah jarang orang yang pakai Redux

malah udah pake itu kan jadi gak relevan juga

jadi kadang-kadang pertanyaan-pertanyaan yang kayak apa ya

oh kayaknya kalau ditanyain kita bisa tahu bahwa dia ini ngulik atau enggak gitu

padahal sebenarnya itu pertanyaan yang sangat tidak penting

kayak bagaimana cara pronounce engine X

Terus kalau dia tahu

Kalaupun dia nyebutnya salah

Tapi dia jago banget

Berarti gak lulus dong

Kan sayang ya

Pertanyaannya gak cuma satu

Kan ada 100

Cuma salah satu boleh dong

Enggak pertanyaannya cuma 2

Dia salah satu udah 50 dia dapetnya

Ternyata ada satu kandidat

Yang wah dia benar jawabnya

Engine X

Tapi dia bego gitu

Yang dipilih malah yang bego

Gimana dong rugi perusahaan kan ya

Kadang-kadang

Kadang-kadang ya

Harus balance lah ya

Antara pertanyaan interview

Sama

Apa yang

Nanti akan kita kerjakan

Kadang-kadang kan kalau misalkan kita

Kasih pertanyaan interview yang terlalu

Teoritis gitu

Nanti emang saya ngerjain ini

bubble sort, emang saya ngerjain

apa

searching

metode apa gitu

terus kalau

abis itu, oke

oh mungkin saya salah nih, saya bikin lagi interview

tugas interview

bikin aplikasi dengan fitur ini diomelin juga kenapa Ini mah kita disuruh ngerjain tapi gak dibayar Nanti kode kita diambil terus

Kitanya gak di hire

Jadi serba salah kan ya

Jadi kita yang interview harus gimana gitu

Ada teman-teman disini ada pernah

Mengalami hal-hal kayak gitu gak?

Kelucuan-kelucuan dalam interview

Pertanyaan-pertanyaan yang

Menggelitik seperti tadi

Atau soal-soal yang aneh-aneh

Yang di luar ekspektasi

Saya

Enggak sih

Kalau

Diceritain

Interview yang

Menyebalkan ada banyak

Menyebalkan?

Menyebalkan itu kayak gimana tuh?

Biasanya gini ya

Jadi

Biasa ya

Kalau misalnya pendapat

Atau aliran programming itu kan

Ada ya punya kubu-kubu sendiri

Mau sukanya

Functional programming atau

Non-functional atau mau

OOP

Itu kan kubunya jelas ya

Bahkan tab sama spaces aja

Beda kubu gitu ya

Kadang kan

Kalau kita apply ke sebuah perusahaan

setelah itu mungkin technical interview

dengan senior engineer

atau technical interview dengan

principalnya mereka

tetapi

dari sisi sana

menanyakan hal-hal yang

nyeleneh atau

sesuatu yang menjebak

tetapi

untuk sengaja

disinisin

Kayak disinis

Buat menyindir

Menurut saya

Yang mau dicari apa

Esensinya yang mau dicari itu apa

Dari interview itu

Apakah logiknya atau pengetahuan

Mengenai spesifik function

Tertentu yang spesifik

Itu kan juga

Kenapa

Menurut saya yang gak tepat

Itu adalah

Kalau fungsi di PHP itu kan ada ribuan ya, siapa yang bisa hafal satu-satu?

Nah benar.

Ada fungsi di ESX itu aja, atau vanilla JS kan bisa jadi beda ya.

Atau ada fungsi tertentu yang hanya nempelnya di Node.js, ada fungsi tertentu yang hanya nempelnya di web.

Perbedaan Splice sama Slice, apa?

Menjebak ya

Buat apa

Gak ada esensinya

Jadi yang ditanyakan justru

Hal-hal seperti itu

Kembali lagi

Saat teknikan itu

Yang mau dicari apa

Dan justru ditanyakan dengan hal seperti itu

Itu menurut saya disayangkan

Apalagi ini

Gak apa

Udah tau pun cara pakenya juga gak ngerti

Buat apa

Kalau misalkan tiba-tiba ada

Beneran ada yang bisa hafal

Tapi begitu disuruh

Ngodeng CSS dia gak ngerti cara pakenya

Buat apa kan gak ada gunanya kan

Iya

Kadang-kadang

Orang baik

Kedua belah pihak ya

Baik yang menginterview atau yang diinterview itu

Melupakan esensi sebenarnya

Dari interview

Itu kan sebenarnya mencari kecocokan

jadi

bukan kita sebagai orang

yang di interview itu kita di judge

wah ini reactnya jelas

enggak

justru mencari kecocokan

saya kan pernah melihat

interview-interview yang dilakukan oleh

mas Imre mas Gugu saya melihat just yang dicadikan logik dan bahkan dibantu diarahkan sebenarnya ya

Dengan pertanyaan yang men-trigger sesuatu untuk, oh logik mereka sampai nggak untuk mengetahui.

Kalau udah di-trigger sesuatu, logik menuju sinambungannya nyampe nggak gitu ya.

Jadi kayak membangun step by step.

Kalau stuck dibantu dengan trigger sesuatu, oh ternyata bisa lanjut terus. Justru yang kita perlu cari adalah bagaimana saat lawan yang kita interview itu stuck, kita bantu, ternyata dia bisa lanjut.

dan bisa lanjut sampai akhirnya sukses mencapai solusi yang bisa dipahami bersama.

Mungkin dia seorang yang jago tapi dia tidak bisa menjelaskan solusi itu.

Sehingga yang diajak berbicara nggak mengerti juga bisa.

Pertanyaan apakah cocok orang seperti itu di perusahaan.

Mungkin ya, mungkin tidak. Itu bergantung.

Jadi kembali lagi, itu bergantung.

Tapi yang perlu dicat

Kalau misalnya saya menginterview

Kandidat

Biasanya saya mencari kesinambungan

Kalau saya trigger sesuatu

Dia mampu gak melanjutkan

Bisa diajak diskusi atau gak

Iya

Jadi kita saya kasih masalah

Saya kasih dia waktu berpikir

5 menit diem

Gak usah ngomong

Terus baru kita lanjut

Dan saat dia sudah mulai kira-kira ngambang, saya kembalikan, dia mampu gak membalikkan suasana dan teruskan.

Dan ya itu. Jadi teknik yang saya pakai untuk mengerjakan.

Ya, dan biasanya kalau pertanyaan yang teknis gini memang ada pertanyaan jebakan dalam artian bukan pertanyaan jebakan yang kayak tadi ya, bedanya splash sama slice atau gimana pronunciation.

Tapi lebih ke sengaja dikasih soal yang ambigu, yang mungkin bermakna ganda atau nggak jelas, nggak ada constraints-nya gitu ya.

Jadi itu kayak meng-emulasi mungkin cara kerja di perusahaan

Kadang-kadang kalau ada request kan bisa jadi nggak jelas

Nah kalau nggak jelas kita harus ngapain?

Itu di tes juga sebenarnya kan bagian dari tes

Oh nanya dong

Kalau diem-diem aja iya-iya aja ternyata nggak jelas

Nggak ngerti pertanyaannya

Terus dikerjain pasti nggak bakal selesai gitu kan

Tapi juga dari sisi peng-interview

Kalau memang dia mungkin kelihatannya orangnya ini agak introvert, malu-malu gitu

Bisa di trigger juga ada yang kurang jelas atau pertanyaannya sudah cukup jelas

Sudah bisa mulai ngerjain atau belum

Ada yang mau ditanyain dulu atau apa gitu buat mancing-mancing gitu ya

Akhirnya apakah dia terbuka untuk hal itu atau dia malah makin defensif atau gimana ya

Itu kita bisa dilihat dari situ kan ya

Karena kembali lagi, interview itu menurut saya adalah salah satu proses yang sangat tidak fair.

Karena seluruh pencapaian kita dalam beberapa tahun hanya didelai dalam waktu 1 atau 2 jam.

Itu kayaknya gak mungkin gitu kan.

Kecuali tadi.

Seperti speed dating.

Speed dating.

Nyambung atau gak nyambung gitu ya.

Ngobrolnya nyambung atau tidak, kalau misalkan beda frekuensi, kita ngomongin dia,

dia tahunya interpasi nya berbeda atau sebaliknya.

Nah kecuali kalau tadi yang Ivan sempat ceritakan di awal,

ada project open source yang sudah ada buktinya bahwa kita punya pekerjaan Kalau tidak kan cuma berdasarkan CV Saya pernah implementasi ini ini ini bener gak implementasinya dia yang implementasi bukan timnya atau bukan orang lain

dia hanya mendompleng, kan kita enggak tahu

kita harus, mungkin kita harus ngecek ke perusahaan sebelumnya

nanyain keatasannya, bener gak nih CV-nya ditulis seperti ini

jadi semakin kemana-mana tuh masalahnya

belum tentu juga mau dibeberkan karena itu mungkin rahasia perusahaan dan lain-lain gitu kan

jadi ya itu satu-satunya cara adalah yang pertama open source

project open source yang bisa dilihat kodenya

baik atau buruknya dari sana

yang kedua biasanya kalau memungkinkan kerjasama dulu sebelumnya

makanya salah satu cara yang paling efektif untuk hiring adalah

referensi

kalau misalkan saya hire Ivan

nanti Ivan pasti ada hire temennya lagi

karena udah pernah kerja sama

itu yang paling efektif

karena udah tau sama tau

technical interview

test binary search tree

pas kerja cuman crude doang

Apakah lead code

Untuk interview masih relevan?

Masih

Itu syarat ya

Itu syarat yang ditetapkan beberapa perusahaan

Mungkin tidak semua

Tapi ada syarat seperti IPK lah

Seperti IPK yang kita ceritakan tadi

Syaratnya IPKnya sekian

Kalau nggak mencapai yaudah jangan marah

Berarti nggak cocok sama perusahaan itu

Sama kulturnya

Begitu juga dengan lead code

Kalau kita mau lamar pekerjaan

dan ada tes interviewnya

seperti lead code

berarti

kalau kita memang masih tetap mau ke perusahaan itu

ya kita kerjain lead codenya, kita latihan

tapi kalau enggak, cari aja yang lain

sampai dapet perusahaan mana yang tidak menggunakan

testing interview dengan lead code

gitu

salah

pekerja di perusahaan itu

seperti salah jurusan juga loh

jadi hati-hati

salah jurusan

ya enjoy

Kalau nggak enjoy nggak bisa berkembang

Iya

Apakah masih relevan

Psikolog tes

Ini TPA tes

Potensi akademik atau psikologi

Biasanya itu ada

Psikolog tes

Yang kayak ngisi ABCD

Iya banyak biasanya soalnya

Saya pernah

Waktu dulu lagi

Ngelamar masuk shell

Terus disuruh datang

itu sel-sel perusahaan minyak sel Iya Oh oli-oli boboi tes di Surabaya disuruh datang dan mengisi

sehari-hari itu ya Iya kalau itu apa ini ada ratusan pertanyaan siap tes-tes selesai juga

cuman ya gak enjoy aja

saya juga pernah tuh

I don't know

kalau misalnya saya gak ahli

saya gak pernah komen

karena saya tau ada beberapa

ada temen saya yang

memprovide service itu

dan mereka yang ahli

bisa melihat

karakteristik dari seseorang itu

dari hasil

pertanyaan itu

karena pertanyaan itu ada desainnya

ada standar

Ada metodenya.

Jadi nggak sembarangan dan itu berdasarkan riset.

Jadi, I cannot say anything about it.

Iya. Kita juga mau terima student diactivate juga ada tes yang seperti itu.

Walaupun yang nggak se-cooperative itu tapi kita pengen tahu kan.

Apa namanya, ya ini kayak yang dibilang rantaru nih.

Agak labil kalau tiba-tiba ngedrope database.

Tiba-tiba hilang.

dihubungi, ya.

Atau motivasi dia sebenarnya apa.

Iya.

Karena kan,

balik lagi,

interview itu kan kita bisa asal jawab kan.

Sebutkan kelebihan dan kekurangan kamu.

Gampang dong.

Kita jawab, orang dia nggak kenal kita.

Kita bilang aja, saya jujur,

bertanggung jawab,

dan dapat dipercaya.

Tau tiba-tiba hilang.

Kan nggak tau kan.

Jadi, buktinya mana? Nggak ada.

Nggak bisa dibuktikan.

Jujur itu gimana cara membuktikannya? Dalam waktu 1-2 jam interview itu gimana cara membuktikan jujur?

Gak bisa. Jadi mau gak mau harus cari cara lain untuk itu.

Jadi misalkan kenapa psikotest itu soalnya banyak?

Untuk mengetes konsistensi kita, mungkin di pertanyaan ke 1 kita jawabnya saya jujur.

Pertanyaan ke 5 saya jawabnya jujur. Pertanyaan ke 10 karena udah capek jadi lebih jujur jawabannya.

Saya kadang-kadang bohong

Jadi kelihatan tuh

Ternyata dia yang awalnya

Jaim gitu kan

Begitu udah capek

Nah baru keluar tuh aslinya

Itu salah satu

Mungkin salah satu metodenya seperti itu

Jawaban template

Iya kan banyak tuh ya buku

Buku untuk lulus

Psikotest kan banyak ya

Itu bisa dihapal kan

Tapi kalau udah capek kan udah

hilang semua itu kan makanya sengaja dibanyak-banyakin kok soalnya kok mirip ya tapi kita jawabnya sama atau beda tuh

kadang soalnya di reverse juga di reverse reverse ya

di awalnya pakai ini sisi sebaliknya

sisi sebaliknya konsisten

iya disuruh mahabbok ini tidak semua tidak semua orang bisa melakukan ya

tapi susah loh saya pernah ikut suatu sekali dan terkena mental sampai saya stress sendiri kok

jawabannya ya elah sampai dan itu masih pakai pensil bulet-bulet tentu dulu bukan Oh ya yang

lebih masih pakai iya lebih 2B itu diarsui ya capek banget itu alasannya biar dites itu ya

biar bisa pakai komputer ya jauh putri sasi Iya padahal langsung ke komputer aja langsung masukin

pilihannya tinggal klik-klik gitu ya

zaman dulu kan

2011

2010 ya

mungkin kan yang dites juga

ratusan tuh ada 500 orang

satu auditorium tuh

siapin

siapin komputer 500

dan siapin infrastruktur internet

500 tuh susah loh

wah zaman dulu

sekarang aja susah

wah kalau zaman dulu

interview di Senayan lu rame-rame sekarang masih ada nggak sih kayak

interview kayak gitu on apa eh apa 6 istilahnya tuh work in interview Wah dikumpulin rame di satu tempat Suruh ngerjain psikotest Yang selesai lulus dipanggil Ya lanjut ke tahapan berikutnya

Gila ya, zaman dulu ya.

Cari kerjaan.

Kalau sekarang malah susah ya.

Bajunya putih-itam lagi semua kan?

Oh iya, putih-itam.

Baju putih, celana hitam.

Awalnya datang rapi-rapi.

Sudah sore, sudah kumal.

Dulu sempat loh.

Pas udah mau lulus kuliah kan

Tiba-tiba ada

Ada informasi

Kalau ada buka

Kayak walk-in interview di salah satu

Daerah

Datang lah waktu itu sama almarhum bokap

Ayo ikut aja yuk

Siapa tau beruntung gitu kan

Begitu datang

Wah udah

Antriannya sudah mengular

Gak jadi deh kita pulang aja yuk

Gak jadi

Interview sekarang pakai Google Form

Iya

Ada

Ada banyak

Iyalah

Oke gimana

Ada lagi yang mau ditanyakan

Udah satu setengah jam kita ngelor nidul ya

Ini kayaknya ngomongin soft skill

Banyak kan ya yang teknis

Mungkin gak terlalu banyak

Untungnya jadi kita bisa jawab

Dan bisa banyak cerita

Bisa banyak cerita

Ini dari tadi ya

Ini berkaitan dengan zero downtime

Apakah kalau kita udah menerapkan

Zero downtime

Tetap ngasih jadwal deployment

Soalnya kan gak ngaruh

Itu kan kalau

Sukses story

Kalau sukses

Gimana kalau ternyata zero downtime

Diploy-nya gagal

Tetap dong harus jaga-jaga

Iya kan

Zero downtime itu

Kayak ini

Kayak dulu Heroku

Tetap ada risk loh

Ada risknya tetap

Jadi harus

Nggak ada yang namanya zero downtime

Iya

Karena

Meskipun kode kita nggak bermasalah

Tapi infrastruktur bisa bermasalah

Outage itu pasti ada

Yes

Outage itu pasti ada

Kalau nggak otes di ini ya di provider.

Di infrastruktur gimana?

Iya.

Di provider kayak di AWS.

Kemarin cyber 2 kebakaran.

Ayo.

Oh iya.

Yang banyak nggak bisa akses ya.

Iya.

Yang tiba-tiba kok nggak bisa akses ini, nggak bisa akses itu.

Dan itu lumayan sering terjadi ya.

Jadi tetap harus ada jadwal.

Dan kita kan masih ada kabel bawah laut ya

Bawah laut

Kan masih ada kabel bawah laut nih seluruh dunia

Pasti akan ada downtime kok Jadi outage pasti ada Sebagus saya terapkan CICD terus kemudian testing ada aja ada aja yang yang keanehan meskipun sudah pakai redis cash bisa jadi loh redisnya itu down bisa

benar aja benar dan apa iya apa namanya kalau sudah ke walaupun udah scale sampai kayak 1

million 2 million traffic like misal perhari atau persatuan waktu ya misalnya sudah skillnya udah

besar satu kesalahan misalnya misalnya anggap aja 0,001 chance itu bisa jadi berapa kali gitu

terjadi misalnya Anggap aja oke cashnya itu fail untuk untuk ngeride ke memori ya kan

dan fault tolerance nya 0,0001 kalau trafficnya sejuta sehari berarti ada minimal 10 kali terjadi

hari ya kan jadi pasti akan ada apesnya pasti ada masjid GitLab itu kemarin salah delete database

kan Iya tapi apa namanya menariknya si GitLab itu dan beberapa perusahaan-perusahaan luar itu mereka

dengan transparan mengakui

dan bahkan

proses recovery-nya itu

di live stream, jadi

customer-nya bisa lihat

oh mereka melakukan kesalahan dan mereka

berusaha untuk

bertanggung jawab mengembalikan setidaknya

sebagian dari data-data yang hilang

effort-nya ada

kelihatan gitu

gak didiemin

atau gak dicuekin

atau

gak malu-malu, maksudnya gak malu-malu

mengakui gitu, gak menutup

nutupi, nah itu yang

salutnya sama perusahaan-perusahaan

seperti GitLab itu

6 jam lebih loh mereka nge-restore itu

saya masih ingat, saya tonton

live streamingnya ya

uploadnya pelan

setelah di-upload juga restoringnya itu pelan

karena masih nge-syncing master slave kan

nge-synchronize itu

lama banget

iya itu gak kebayang

orang-orang di situ gimana deg-degannya ya gimana stresnya ya apalagi yang melakukan kesalahan

pasti dia merasa ini banget ya oke lah sudah satu setengah jam kita cukup ya cukup ya nanti

kita bikin lagi lah kayak gini kayaknya cukup rame ya ternyata ya dibandingkan ada topik malah

Satu topik tertentu ya mungkin ini ya tapi kalau sekarang udah banyak sekali ya Jadi seru juga nih mungkin kita bisa melakukan secara berkala mungkin berapa bulan sekali kita buka bebas diskusi bebas gini ya Untuk biar tau juga nanti tariknya ke topik apa update teknologi terbaru kadang kita juga kurang update ya tiba banyak hal

apalagi web ya sangat cepat sekali itu terakhir masih itu yang prediction API mungkin kapan-kapan

bahas itu. Oh iya, prediction API

menarik.

Terus,

sama satu lagi yang

salah satu

ciri-ciri developer

yang apa ya,

yang developer harus punya adalah

tidak lelah

untuk belajar hal baru. Karena

perkembangan teknologi itu

luar biasa sekali. Kita aja yang

setiap minggu ngobrol itu masih

berasa, kok ada yang baru?

Kita belum bahas. Kadang-kadang

Pengen bahas tapi

Terlalu banyak

Terlalu banyak topik sampai kita bingung

Mau bahas apa

Jadi

Begitulah

Sebagai developer kita harus tetap

Bisa ada dua jalur juga sih

Kalau teman-teman masih

Istilahnya sudah di zona nyaman

Menggunakan teknologi tertentu

Jadi spesialis

Itu juga tidak salah

Banyak kok teman-teman

Orang-orang yang masih berkutat dengan

AS400

Sama Kobo

Sama

Yang lain yang dulu-dulu

Dan gajinya juga tidak kalah tinggi

Sama yang sekarang-sekarang

Bahkan mungkin jauh lebih tinggi karena

Saking langkanya gitu ya

Tapi ya kembali lagi

Kita pengennya menjadi developer seperti apa

Karena semuanya menarik

Yes karena semuanya menarik

Oke kalau gitu terima kasih banyak

Buat semuanya yang sudah ikutan diskusi

Malam hari ini ngalor ngidul

Ceritanya panjang

Curhat-curhatan ada yang curcol juga

Kita ketemu lagi minggu depan

Mudah-mudahan minggu depan kita sudah

Dengan satu topik

Dan sudah ada Eka juga nanti ya

Kita ketemu lagi

Minggu depan jangan lupa

Kalau teman-teman punya topik yang mau dibahas

Atau narasumber

Saran narasumber silahkan

ke GitHub

discussion kita

langsung aja, atau kalau punya pertanyaan

mungkin kesulitan

di pekerjaan, misalkan mau milih

saya mau bikin aplikasi ini, tapi pakai

framework apa, buat diskusi aja

tujuannya kita bikin

discussion di GitHub itu adalah

kalau misalkan teman-teman mau

diskusi di luar sesi

live streaming, karena live streaming cuma sehari

ngobrol-ngobrol kan cuma selasa malam

kalau Rabu malam, Kamis malam

sampai Senin malam pengen diskusi

bisa di

sini juga di GitHub

discussion kita ya

sekian dulu, terima kasih banyak

sampai jumpa minggu depan

bye-bye

Deskripsi asli dari YouTube

Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. Topik, tautan dan pertanyaan menarik bisa dilayangkan ke https://ksana.in/ngobrolinweb Kunjungi https://ngobrol.in untuk catatan, tautan dan informasi topik lainnya.

Episode Terkait

Bagikan:

Suka episode ini?

Episode baru setiap Selasa malam. Dengarkan lewat YouTube, Spotify, atau feed podcast favoritmu.

Pilih Cara Langganan

Memuat komentar dari GitHub Discussions...

Jika komentar tidak muncul karena ekstensi privasi / adblocker, kamu bisa berdiskusi langsung di GitHub Discussions .