EP 32

Ngobrolin Google IO - Ngobrolin WEB ep33

Bagikan:

Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. Topik, tautan dan pertanyaan menarik bisa dilayangkan ke https://bit.ly/ngobrolinweb Topik bahasan: - Berbagai topik web di Google I/O - Passwordless Authentication - Wasm - WebGPU - Baseline - Tailwind project πŸ€” Kunjungi https://ngobrol.in untuk catatan, tautan dan informasi topik lainnya.

Transkrip Bantu Koreksi

0:15Halo-halo-halo, selamat malam.

0:19Selamat malam.

0:20Halo.

0:21Semuanya seperti biasa, ketemu lagi bersama kita bertiga.

0:27Ada saya Riza, ada Eka yang lagi menang mic, dan ada Ipan.

0:31Iya.

0:32Dan biasa di selasa malam kita...

0:35-Wakilnya. -Nobrolin.

0:36Nobrolin semuanya.

0:37Iya.

0:40Gimana teman-teman muar-muar, ini udah lumayan ya.

0:43Ada Robi, halo Robi.

0:45Ada NyanJS, ini penonton setia juga ini.

0:48Iya.

0:49Ini emoji, hand thing waving, berarti kayak gini.

0:53Gini-gini ya.

0:54Terus baca manual.

0:56Terus ada, gurauan taluk, wow.

1:00Wow, nice.

1:01Kita ngambatnya baik-baik, dirimu gimana, dan malam hari ini kita akan bahas tentang topik minggu lalu ya.

1:11Topik minggu lalu yang baru sedang hangat, Google I/O 2023.

1:16Jadi kita akan bahas apa aja yang dibahas, terutama dalam di-cook teknologi web ya.

1:23Iya, khusus.

1:24Kita belum nonton semua video-nya ya.

1:26Terlalu banyak, ada 52.

1:2852 itu cuma yang web doang, belum kalau Android, AI, ratusan.

1:35Jadi orang jaman dulu mungkin kayak kurang hiburan atau kurang materi belajar, kita nih jaman sekarang kebanyakan malah pusing juga ya.

1:43Kan gitu ya.

1:44Suara saya kecilan ya?

1:46Engga, bagus.

Lihat transkrip lengkap

1:48Normal?

1:49Normal.

1:50Keluar, yang keluar di YouTube-nya.

1:51Mungkin boleh nanya ke temen-temen yang lain, kalau cuma satu orang, maaf ya.

1:56Bukan tidak mau mengikut, tapi belum valid.

1:59Bikin ticket back.

2:01Terus selanjutnya, yang melaporkan.

2:05Kalau mungkin 2 atau 3 saya akan coba, mudah-mudahan sih, enggak ya.

2:12Oke, jadi rekap-nya Google Neo 2023 adalah semua tentang AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI, AI.

2:20AI punya intinya AI.

2:24Ya, berarti udah ya.

2:26Udah ya.

2:28Ya, jadi kayaknya belakangan ini tuh crypto sama web3 udah ditinggalin, terus semua orang sekarang kayak bahas AI. Overall punya di mainstream popular technologies.

2:45Gantian gitu ya?

2:47Tapi kalau yang di I/O itu kan emang real ya, ada produknya, jadi ya bukan perkara hype doang.

2:54Cuma random aja sih pas lagi keynote kemarin tuh jadi sadar. Gak ada yang bahas web3 lagi sekarang kayaknya.

3:02Khusus di Indonesia tiga hari terakhir ini membahas raw security, data leak.

3:10Wah serem itu.

3:12Iya, nanti kita bahas juga privacy sandbox.

3:18Khusus untuk web ya, bukan untuk mengamankan folder Anda dari ransomware, bukan. Khusus untuk dari web.

3:27Kakanya kemarin kele tellernya udah bisa transaksi.

3:32Tapi misalnya data konsumen diambil kan, terus minta tebusan si pihak peng suruh bayar biar gak di leak.

3:42Nah, masalahnya kan itu.

3:45Iya, kalau bisa bocor ya.

3:49Oke, jangan ngomongin sekarang berbahaya. Kita ngomongin Google I/O aja.

3:55Dan kita juga ini ya, teman-teman juga ada yang nonton gak sih? Ada yang ngikutin gak sih?

3:59Ada yang nonton live?

4:01Nonton update dari Google I/O, kemarin juga teman-teman dari Google Live Indonesia juga gak ada itu.

4:07Jadi ya, nonton bareng bersama saya dan beberapa teman lain. Maksudnya ada GDI dari cloud, dari Android, dari Flutter.

4:16Bikin nobber sebelum, apa sambil nunggu, kayaknya mereka tuh pada sambil nunggu champions ya.

4:22Sambil nunggu nonton bola jangan-jangan.

4:25Gak tau deh.

4:27Buat yang belum tau Google I/O, mungkin bisa Mas Liza share screen itu, I/O Google I/O 23.

4:33Sedikit recap aja. Apa sih Google I/O ini?

4:38Ayo.

4:41Acara tengah-tengah yang diadakan oleh Google buat announce.

4:47Update sepanjang setahun. Setahun terakhir.

4:53Nama I/O ya diambil dari input-output ya, biar terkesan sedikit aja.

4:58Produknya Google banyak sekali kan. Ada web yang berhubungan dengan Google Chrome,

5:04Chromium, Chrome OS, ada Flutter, ada Dart, apa lagi, ada filebase.

5:13Ya, produk fisik, gadget pun ada.

5:17Android.

5:19Banyak mereka, termasuk juga I/I, mobile pastinya, Android ya.

5:24Google search sendiri.

5:26Sangat banyak. Jadi ini adalah salah satu ajang.

5:30Biasanya itu kalau dulu ya, gak tau sekarang ya, kalau dulu itu berturut-turut.

5:34Mulai dari Facebook, F8.

5:37Facebook di awal tahun ya? Di awal tahun kan ya?

5:41Enggak, selama 2 minggu kalau gak salah.

5:44Dua minggu dulu.

5:46Eh bentar, audio, audio. Intervensi pak ketua.

5:49Audio itu.

5:51Audionya kenapa?

5:53Oh iya, bentar ya, silahkan ngomong.

5:58Tadi sampe mana?

6:01Biasanya Facebook.

6:04Facebook isi dulu apa namanya ya, kok gue lupa.

6:07Facebook itu Devci bukan ya?

6:10Buka atau beda sendiri?

6:12Devci itu komunitasnya.

6:15Circle.

6:17Nama konferensi apa?

6:18F8.

6:19Oh ya, F8, iya, iya, iya, iya, betul.

6:21Suaranya sudah gimana?

6:23Tolong di-report lagi yang tadi.

6:26Kalau dari kita makanya sama aja.

6:29Kalau dari sini, dari StreamYard.

6:32Terus Apple ya, Apple biasanya sekitar Agustusan itu gak sih, abis kayak Summer gitu.

6:37Kalau dulu itu berbandangan, bukan berbandangan.

6:40Deket-deketan.

6:42Deket-deketan.

6:44Oh itu jadi kayak logikanya kayak Alphamard sama Indomard tuh biasanya deket-deketan ya.

6:49Kompetitor secara fisik, geografis tuh, deket.

6:52Nah, acara perusahaan teknologi raksasa juga dibuat deket-deketannya.

7:00Biar hype-nya mungkin...

7:02Dan ini juga daerah situ-situ juga, daerah Silicon Valley.

7:06Silicon Valley, iya.

7:08Kalau misalkan kita datang ke sana, terus kita sewa hotel, itu hotelnya mahal pada saat itu.

7:16Karena rebutan.

7:19Iya, makanya kita kemarin tuh sewanya Airbnb ya.

7:22Terus habis F8, terus kemudian Google I/O, setelah itu Apple.

7:34Nah, kalau yang habis setelah di bulan-bulan Oktober-nya, ada itu biasanya kan, CDS, Chrome Dev Summit.

7:48Biasanya deketan juga ada sama itu Android.

7:52Kalau dari sisi seberangnya, si GitHub.

7:55Biasanya ngadain juga GitHub.

7:57Oh iya, Oktober ya.

8:00Iya, sekitar itu juga GitHub.

8:03Plus, karena tahunnya waktu lagi ngobrol-ngobrol di acara CDS itu, habis ini dari kemana, dia bilang ke GitHub.

8:12Ada yang bilang habis ini ada ke Jira, event-nya Jira juga.

8:15Jadi biasanya...

8:16Jira bikin event?

8:17Iya, ada bikin event tahunannya juga.

8:20Atlasian ya?

8:22Iya, maksudnya...

8:24Inget deket kerjaannya?

8:26Bukan, numpang biasanya kan.

8:28Oh, ternyata si Google ngadain acara.

8:30Jadi pada partisipannya yang sudah datang, biasanya kan sudah datang itu tinggal ngikut aja daerah sekitar satu minggu itu.

8:39Ngumpul dan ikut acaranya.

8:42Oke, kayaknya ada kesalahan teknis nih, katanya ada yang suara saya kayak robot, mohon maaf ya.

8:48Ini berarti masalah dikoneksi berarti ya?

8:51Tapi koneksi ke saya bagus.

8:54Berarti kalau saya kayak robot, saya juga kayak robot berarti. Karena kita kan dipul dulu ke stream-nya, baru tembak...

9:03Coba saya buka Youtube ya.

9:06Terus ada next.jscon, katanya.

9:09Next.jscon.

9:11Oh iya.

9:12Next.jscon, itu kapan?

9:15Kayaknya sering ya?

9:17Sering ya?

9:18Eh, udah tau beneran tahunan atau...

9:20Oh iya, kalau namanya, sering. Eh, ya setahun sekali mungkin ya.

9:24Oh, iya ini dari 2022.

9:27Ada, ini cewek.

9:28Ada ya?

9:29Setahun sekali ini kayaknya soalnya di namanya ada kayak next.jscon 2022.

9:35Hmm, oke oke.

9:38Nah ini juga baru sign kayaknya deh.

9:41Ada satu lagi yang gede banget, yang...

9:44Tapi di luar, person teknologi memang khusus untuk web... Eh, sorry, apa?

9:50Yang ada conference, biasanya di Eropa itu gede banget biasanya. Apa ya, saya belum sampai lupa namanya.

9:56Atau sih react yang...

9:58Webcon.

10:00Ya udah, kita lanjut.

10:04Kita terlalu jauh melenceng.

10:08Terlalu jauh, iya.

10:09Jadi, kemarin itu sudah, apa, sudah diselenggarakan Google I/O, ada banyak sekali update-update-nya.

10:15Teman-teman bisa nonton sebenarnya video-videonya.

10:18Yang di web aja tuh ada banyak banget playlist-nya, nanti bisa di-check.

10:22Di YouTube Google, atau di Chrome ya, Google Chrome ya, kalau nggak salah ya.

10:28Di situ ada banyak, teman-teman bisa lihat.

10:30Nah, malam hari ini kita ingin bahas yang berhubungan dengan web.

10:35Yang, apa ya, yang secara umum lah ya, secara umum ya, nggak secara detail.

10:40Yang berhubungan atau nggak terlalu berhubungan juga nggak apa-apa.

10:45Nanti mungkin kita akan bahas lebih lanjut yang menarik di...

10:49Yang detail-detailnya tunggu episode minggu depan.

10:53Mungkin ya, kita akan bahas di episode minggu depan.

10:55Jadi, teman-teman kalau ada yang, kira-kira ada topik yang menarik mau dibahas, boleh juga disarankan.

11:01Nah, ini ada web sesen-nya, ada banyak ya. Mulai dari What's New in web.

11:09Kemudian ada, saya udah nonton ini.

11:13Kemudian saya nonton yang...

11:17Yang...

11:19Banyak lihat ya di internet ini.

11:2150an?

11:22Yang itu, Kodik Fugu, Advanced API.

11:25Itu saya nonton.

11:27Capabilities.

11:29Ya.

11:31Mas, capabilitas ya disulitnya?

11:33Iya.

11:35Was in Angular, dibagain.

11:37Dibagain ini belum sempat.

11:38Hah, ini Advanced Web API in Real World Ads.

11:42Nah, ini saya nonton.

11:43Itu kayaknya si... Siapa ya? Si Thomas ya? Thomas Seiner.

11:46Thomas Seiner.

11:47Iya.

11:48Sama Eji tuh.

11:49Gua suka tuh. Paskey.

11:51Paskey tentang security ya, biasanya.

11:54Iya, iya.

11:56Web Auton API.

12:00Nah, temen-temen, mungkin ada yang udah nonton videonya,

12:03yang udah ditonton apa aja, yang males atau belum sempat nonton apa aja,

12:08yang mungkin yang menarik, mana aja, coba komen di chat.

12:13Ya.

12:14Kita share-share aja. Jadi, daripada diran lo satu-satu,

12:17kita sharing aja nonton yang ini siapa,

12:19jadi kita bisa berbagi ilmu dan lebih cepat berbagi.

12:23Ya, nanti kita main.

12:26Kita nonton yang si itu, Jesulin. Yang tentang apa?

12:30DevTools.

12:31BD. Automation.

12:33Dan itu beneran belum tahu sama sekali.

12:35Aku pribadi belum pernah pakai sebelumnya.

12:38Temen-temen, gimana?

12:39Apa sih?

12:40Bahkan baru tahu.

12:41Gua baru tahu itu.

12:42BD.

12:43BD. B-I-D-I.

12:46BD.

12:47Browser, DevTools, Automation.

12:49Ada kok, siapa di situ?

12:51Oh, ini WebDriver.

12:53Ya.

12:54Jadi, dia kayak bikinin...

12:57Bookmark-nya.

12:58...adapter untuk WebDriver.

13:00Bidireksional.

13:01BD itu Bidireksional WebDriver Protocol.

13:04Ini lagi tanya apa, Tir? Bukan?

13:07Oh ya, itu kayaknya standar deh.

13:11Tapi standar ini.

13:12Ada proposal-nya di W3C.

13:16Di W3C, betul-betul.

13:17Jadi, mungkin untuk men-streamline apa ya, kayak virtual browser atau headless browser, semacamnya.

13:24Ya.

13:25Dan apa, beneran baru tahu banget ya, gara-gara video ini.

13:30Padahal, ya udah...

13:33Udah ada beberapa bulan.

13:34Eh, nggak ada yang baru bulan lalu ini.

13:37Awalnya dia publish itu 2021 loh.

13:40WebDriver BD.

13:41Baru di-update lagi, 2023 ini.

13:43Ada apanya?

13:47Pitch-nya.

13:48Buka, coba.

13:50Oh, ada artiklenya.

13:51Artiklenya di Devchrome.

13:54Nah, buka deh artiklenya.

13:55Coba buka.

13:56Tuh, publish pertama kali kan 2021.

14:01Kita malah belum tahu, ya.

14:03Menarik nih.

14:04Sekarang jadi tahu.

14:06Iya, sekarang jadi tahu.

14:08Kita menjauh aja, Pak.

14:09Dia masih ingat nggak sama kita ya?

14:11Masih lah.

14:14Buat yang nggak tahu, jeselin ini dulu...

14:17Sebelum dia join tim...

14:20Sebelum jadi kuber, adalah XGDI, ya.

14:23Dari Malaysia.

14:24Di Anggular, ya?

14:26Di Anggular, ya.

14:27Pernah misi di JSD, jadi kita undang datang ke Indonesia.

14:31Karena GDI kan gratis, jadi nggak perlu kita bayar.

14:35Sebagai panitia, nggak perlu bayar, kan.

14:37Nanti kita undang jeselin, yuk, untuk ngomongin WebD ini, yuk.

14:42Mau nggak ya?

14:44Dia masih ingat ya?

14:46Masih, masih.

14:47Ya, kalau nggak, tetap aja.

14:49Asal mau sih, nggak apa-apa.

14:51Walaupun lupa.

14:52Iya sih, cuma dia di Jerman.

14:54Di Jerman, waktunya aman, ya.

14:57Sore. Sekarang sore.

14:59Aman, aman, ya.

15:006 jam, beda sekitar 6 jam.

15:02Ya, jam 2 siang.

15:03Ya, nggak tahu ya.

15:04Kalau kebetulan beliau nggak sibuk.

15:07Ya, selasa lagi ya hari kerja, ya.

15:09Ya nggak, live phone nggak apa-apa sih, typing misalnya.

15:12Emang dia sudah sedih ya.

15:15Mudah-mudahan.

15:16Nih, ada yang nonton nih, Maulana.

15:18Udah nonton yang WebAssembly, tapi baru separuh.

15:20Oh iya, WebAssembly ya.

15:22WebAssembly juga lumayan ada update ya.

15:24Kita sempat ngobrolin kemarin, kapan ya?

15:26WebAssembly apa update-nya ya?

15:28Kok kayak stagnan gitu.

15:31Setelah 3 tahun lalu sebelum pandemi.

15:33Eh, sekarang udah muncul lagi.

15:35Menarik, menarik.

15:37Oke.

15:39Apa lagi yang menarik ya?

15:41Nah, pas.

15:43Gimana, Gimana, Gimana?

15:45Apa paski ya?

15:47Paski ya, WebAutoN.

15:49Nah, jadi sudah.

15:51Ya sama, sebenarnya sudah lama.

15:53Ini sudah proposal-nya atau yang lalu itu sudah 2022 sudah ada.

15:58Yang di I/O yang lalu sudah ada.

16:01Eh, sorry, bukan I/O, CDS yang lalu ya.

16:03Sudah ada.

16:04Dan sebenarnya ini kayak menggantikan passwordless login.

16:08Jadi kita kalau di native application kan kita bisa pakai.

16:14Kalau di handphone yang ada sidik jari.

16:18Fingerprint.

16:20Atau face recognition.

16:25Terus ada yang retina.

16:27Ya intinya biometrik.

16:30Nah, lebih tepat biometrik.

16:33Nah.

16:34Selain biometrik, ada juga yang login pakai ini kan.

16:39Pakai.

16:41Outkey ya.

16:42Apa, token, token fisik.

16:44Nah, tuh yang kayak gini nih.

16:46Yang paling aman lah itu.

16:48Maksudnya apa tuh?

16:50Ini kita dapat dari Chromegasanit kan?

16:52Iya, masih berfungsi nih.

16:54Sebagai anak-anak baru.

16:56Masih, masih, nah.

16:58Ini, ini.

17:00Beberapa account masih pakai ini, saya.

17:05Lo.

17:06Nah, jadi.

17:08WebAutoN API ini sendiri itu.

17:11Kalau kita itu kan.

17:14Di native itu kan bisa kita setelah login.

17:17Itu ditanya mau pakai biometrik, enggak gitu.

17:20Contohnya yang aplikasi-aplikasi banking biasanya nawarin tuh.

17:24Mau pakai passwordless, sorry pakai biometrik, enggak.

17:27Terus kita tinggal aktifin.

17:29Tinggal aktifin, terus bisa.

17:31Terus kabarnya kalau aplikasi kita di web bisa enggak, gitu ya.

17:35Ternyata sudah bisa pakai WebAutoN API ini.

17:39Jadi, WebAPI ya, jadi bukan pakai.

17:43Bukan pakai framework apa pun.

17:45Sudah ada WebAPI-nya.

17:47Dan.

17:49Dari WebAPI ini sendiri sudah.

17:51Sudah bisa untuk.

17:53Pakai key ini, pakai fingerprint, pakai biometrik wajah, latina, segala macam.

18:00Sudah bisa connect ke hardware.

18:03Jadi sudah.

18:05Sudah bisa dijembatani, gitu ya.

18:07Tinggal pakai API-nya.

18:09Implementasi di webnya.

18:11Tetap.

18:12Kalian bisa menambahkan fitur ini.

18:16Tapi ini bukan pengganti password ya.

18:18Jadi, setelah password, tambahkan fitur ini untuk pengganti.

18:24Biasanya second factor ya.

18:26Pengganti second factor, untuk second factor authentication.

18:292FA.

18:302FA bisa pakai ini.

18:32Jadi, lebih aman kan webnya.

18:36Tapi berarti ini fallback-nya tetap regular.

18:40Ya, apa?

18:41Normal login biasa ya.

18:43Ada fallback-nya pasti.

18:44Ya, OTP.

18:45Misalnya dari laptop.

18:46OTP kan bisa kan ya.

18:48OTP SMS, OTP telepon.

18:51Ya kan, biasanya kan login itu kalau mau dibuat secure banget kan.

18:55Pertama, username, password, pakai kapcah.

18:59Habis itu, kena OTP pakai biometrik.

19:03Setelah biometrik, harus konfirmasi email.

19:05"Loh, banyak amat."

19:07Terus orangnya nggak login lagi.

19:09Kalau ada biometrik, nggak perlu pakai OTP lagi, kan?

19:13Nggak perlu pakai OTP lagi, betul.

19:15Tapi sekarang ini trendnya ada ini ya.

19:17Menuju ke kayak send magic link.

19:20Jadi ke email aja.

19:21Dari email dikit, dia baru login.

19:23Ya, itu.

19:24Slack kan, Slack pakai magic link kan.

19:27Magic link kan sebetulnya satu bentuk OTP kan.

19:31Iya, OTP aja sebenarnya.

19:33Jadi password plus kan sebenarnya kan.

19:35Ya.

19:36Ya, mungkin kayak ada one-time token buat authenticate.

19:42Tapi dipakai sekali doang.

19:44Iya.

19:46Terus nanti kalau expired, kita harus login lagi.

19:49Dia email lagi.

19:50Ya, next time session selanjutnya request lagi.

19:53Itu kan prinsip OTP sama magic link tuh kayak satu kategori lah.

19:56Betul.

19:58Nanti nggak lihat nih.

20:00Itu lah.

20:02Ya, itu tentang Paski atau WebAuthn API.

20:05Sebenarnya Paski itu nama trendnya.

20:07Daripada sebut WebAuthn, WebAuthn itu susah kan.

20:10Susah ya.

20:11WebAuthn itu nama...

20:13Nama API-nya.

20:14Nama API-nya, A-U-T-H-N.

20:17Iya.

20:18Nah, ini di IO 2020 ini urusan often ini lumayan banyak ya.

20:25Lumayan jadi detail.

20:27Ada Paski, terus ada privacy sandbox.

20:33Privacy sandbox ada.

20:35Terus kayak third party cookies kan mulai dikurangin.

20:37Dan product Google Analytics udah mau launching yang 4 kan.

20:43Ini kayaknya bakal ngurangin.

20:45Oke.

20:46Pertama, yang untuk soal privacy sandbox, ada tuh videonya.

20:51Karena pembahasannya third party API mulai mau dihapuskan.

20:59Preparing for the end of third party cookies.

21:03Nah, itu judul videonya.

21:07Yang mana tuh?

21:09Di list web session tadi.

21:12Ini preparing.

21:14Nah, tuh.

21:16Sudah di saya bookmark tapi belum sempat nonton.

21:19Jadi...

21:21Cuma mau saya liat kayaknya banyak aja dan ini makin santer.

21:25Terus apalagi ada GE4 kan nih.

21:28Temen-temen yang pakai analytics tuh pasti udah di warning semua bakal pindah ke GE4.

21:32Universal analytics akan end of life di Juli.

21:38Punya kalau bukan dashboard tuh udah ada counternya gitu.

21:42Iya.

21:44Ada countdownnya akan otomatis dialiin ke yang GE4.

21:49Yang baru dalam sekian hari, sekian jam punya bentar lagi lah.

21:54Dan ini keliatannya penggunaan cookiesnya juga bakal direfactor.

21:58Cuma kayak gimana belum developing sih.

22:01Nah, nah.

22:03Oke.

22:05Ini ada privacy sandbox, ada link dokumentasinya.

22:12Okay.

22:14Puseri and key concepts.

22:18Share storage apa kabar ya? Belum ada ya?

22:26Belum ada cover lagi. Gak ada ya?

22:28Ini beta banget deh.

22:32Permisi.

22:34Cover tracking, share open content.

22:38Iya, ini penting banget privacy sandbox karena sekarang fingerprint.

22:42Untuk ini ya, fingerprinting itu ya, itu sangat marak sekali sekarang pemakaiannya.

22:49Tau gak untuk fingerprint?

22:51Jadi ada satu metode pakai JavaScript.

22:56Untuk mendetek kita, meskipun kita gak aktifkan cookies, gak aktifkan.

23:02Kita pakai VPN, kita pakai segala macem.

23:06Kita itu bisa didetek pakai fingerprinting metode.

23:12Bukan ngedetek fingerprint ya, tetapi.

23:14Bukan fisik dari fingerprint JS nama itunya.

23:18Iya, fingerprint JS. Jadi bisa...

23:21Dari detail-detail browser dan device dan connection kita ya kan?

23:25Betul, jadi kan kita sudah ada web API-nya yang banyak.

23:31Bisa mengakses hardware, bisa mengakses segala macem.

23:33Jadi itu dihashing dan hasil hashnya dapat.

23:37Karena dia bisa didetek misalnya browsernya apa.

23:40Terus kemudian screen size-nya seberapa.

23:44Terus kemudian bisa ngedetek hardware lain kayak bluetooth lah, location segala macem.

23:50Itu dikalkulasi jadi sebuah hash.

23:55Dan hashnya itu, meskipun kita pindah browser,

23:59antara contohnya dari normal browser ke incognito pun,

24:04hasil fingerprintnya sama, hasil hashingnya sama.

24:07Karena browsernya kan sama.

24:10Jadi bisa didetek, tetap bisa di tracking kitanya.

24:16Nah, karena maraknya sudah begini, maka dari si Chrome team,

24:23saya nggak tahu siapa yang initial.

24:25Sepertinya Chrome team ya, privacy sandbox.

24:28Untuk melebih, me-secure lagi soal privacy ini.

24:34Kalau di luar negeri, apalagi kayak di Eropa,

24:39beberapa bagian Amerika kan hukumnya sudah mulai ketat ya

24:42soal apa, keamanan dan pengelolaan data.

24:46Jadi kelihatannya ya ngikutin tuntutan jaman di negara maju.

24:52Cukup kering sih soal privacy ini.

24:58Kita bisa diikuti terus oleh advertising.

25:04Ya siapa aja yang website-nya kita buka.

25:09Dikembangin sama dua mobile, karena coba kalau di laptop Windows yang ada fingerprint.

25:13Ini buat komentar yang tadi ya?

25:16Plug ya ya, outen.

25:18Oh, Microsoft ada juga ya buat analytics.

25:25Oh, bikin analytics.

25:27Microsoft Analytics.

25:29Microsoft Clarity, wah baru denger.

25:32Terima kasih.

25:33Menarik, menarik.

25:35Mungkin Google Analytics itu kan nggak lulus.

25:39Malah by default nggak itu GDPR ya.

25:41Jadi mungkin nggak tahu ini Microsoft Clarity by default.

25:45Oh, tuh. Sekarang kan gimmick-nya, gimmick utamanya GDPR dan CCPA ready.

25:50Bulletin open source.

25:53Dulu saya taunya Matomo, tapi sebelum Matomo itu ada lagi, saya lupa namanya.

25:59Banyak, ada Umami.

26:01Umami.

26:03Dan privacy first itu namanya apa ya?

26:06Ada tuh, lupa.

26:08Ada banyak, banyak, banyak, banyak.

26:11Cuma itu kan dari segi scale ya, itu kan produk yang ya bisa dibilang relatif kecil.

26:20Maksudnya kalau buat kita sendiri sih nggak masalah ya.

26:23Tapi kalau buat di adopt di perusahaan atau apa, mungkin belum tentu stakeholder yang percaya.

26:32Karena gampang banget ya, Insul Analytics-nya.

26:35Ceplok, jadi.

26:37Oh, cuma bagusnya sih beberapa kayak, kalau nggak salah, Umami plausible itu open source.

26:43Jadi maksudnya kalau misalnya kita nggak pengen, kita nggak percaya mereka, ya udah kita, dan kita tertarik.

26:50Maksudnya produknya cocok, ya udah kita hosting sendiri aja, self-hosted bisa.

26:55Iya.

26:57Jadi, cuma kalau misalnya nggak mau self-hosted ya, itu bisa pakai itu tadi, Microsoft Clarity.

27:03Sama, ya itu kemungkinan Google Analytics yang baru ini, GA4, mungkin akan lebih mudah untuk membuat GDPR friendly.

27:13Tadi itu kita bahas tentang ASCII dan apa tadi?

27:22Dan Outland nyambung-nyambung ke keamanan praksisi, kukis.

27:29Next-nya, apa lagi yang menarik?

27:33Kalau tadi udah dibahas maulana udah sempenonton WebAssembly, juga ada yang menarik ya.

27:40Dari videonya, saya nggak tahu nih apa salah saya salah ingat.

27:45Dia menyebut kalau WebAssembly masuk versi 2.

27:50Ah, udah 2 aja, sebelumnya 1 udah.

27:53Ada versi 1 kan, kan beneran gitu maksudnya nggak ada publikasi kayak gimana gitu, nggak kayak patah versi 1 kan, ebuk banget kan dulu kan.

28:02Tapi mungkin kan sebenarnya udah banyak dipakai di production kayak Figma atau apapun itu kan udah awesome.

28:10Mungkin sebetulnya walaupun publikasinya nggak terlalu hype, usagenya dan apa, scale-nya ya, maksudnya kayak dipakai Adobe juga yang udah pakai.

28:21Jadi ya, sebenarnya udah lumayan besar.

28:25Iya, sebenarnya itu dia.

28:27Kita ada sempat ngobrol juga waktu tahun lalu ya di Bali kan.

28:31Jadi WebAssembly diem-diem aja gitu, nggak ada pergerakan, padahal sebenarnya yang pakai juga tidak sedikit gitu kan. Banyak juga yang pakai.

28:40Gimana, nggak ada gembar-gemburnya. Mungkin mereka baru mulai mau menggembar-gemburkan, makanya ini versi 2 nih.

28:47Padahal update-nya itu sebenarnya kalau dibaca sekilas itu kayak update-nya nambahin beberapa bahasa pemobreman baru, kemudian improve performance.

28:59Itu kan kayak minor kan dalam tanda ketip ya.

29:02Tapi mungkin maksudnya ada yang breaking kali, misalnya ada yang udah nggak di-support.

29:08Kayak kan mungkin dalam 3 tahun terakhir aja, kayak teknologi kan, maksudnya device, versi-versi yang dipakai tuh kayak udah berubah banyak banget.

29:18Kan kalau nge-retire dependency major version kan, otomatis ininya juga harus major juga kan. Jadi emang konsekuensi semantic versioning.

29:32Ya, dan kita kayak ngutang gitu ya, ngutang mau banget tentang WRCB, tapi belum-belum karena nggak benar-benar. Pengen ngundang orang juga, kita nggak kenal orang yang pakai di production gitu.

29:48Nah, mungkin teman-teman di chat ada yang pernah bikin project web asli, coba naikung.

29:53Ada juga, siapa gitu, orang yang... / Orang lain atau teman-teman sendiri? / Iya. Dan benar kalau project bekerja, setuju web GPU.

30:05Ini graphic processing, apa itu? Unya apaan sih? / GPU? Graphic Processing Unit? / Iya. / Ini buat advanced capability ya? Kayak buat game canvas atau apa?

30:24Graphic Calculation, dia pakai, kan bisa akses GPU langsung maksudnya sih, itu sebenarnya. / Akses GPU langsung dan untuk aplikasi web.

30:38Jadi kita nggak perlu, sebetulnya ini diakses dengan bahasa low-level ya kayak C atau apa lah, mengakses... / WGSL. / Nah, ini udah nggak usah, kita pakai JavaScript. Oh nggak, bukan? / Enggak. Ini interface-nya depannya, kayak WAssembly juga dia.

30:57Tapi kemudian dia melakukan pemanggilan ke sini, Cinder Basic. Ini mana? Nih, import aja. Dia bisa import, tapi ini bahasanya bukan JavaScript.

31:15Bukan TypeScript. Ini apa di? RAS, bukan? / Tau itu apa? / FN. Bukan. Bahasa sendiri? / Enggak tahu. / Standard. Nah, mungkin ada yang tahu, teman-teman, lagi-lagi.

31:31Sebenarnya cuma ini pakenya kalau bikin apa sih? Penggunaannya tuh kapan ya? / Bisa... Coba lanjut dulu.

31:42Di video, didemokan, kalau misalkan melalui texture gitu, tanpa web GPU itu harus FPS-nya rendah atau kualitasnya diturunkan.

31:59Tapi kalau pakai web GPU, ini bisa kayak gini nih, kayak foto 3D gini, juga udah bisa dianimasiin gitu. Jadi memang jauh lebih cepat karena dia langsung mengakses ke low-level sih GPU-nya.

32:10Jadi kalau dulu kan kita hanya bisa pakai... / Jadi bukan di-render dom apa? Gampaknya bukan kayak render ulang buat setiap frame gitu, enggak kayak gitu ya? / Bukan.

32:20Kan kalau animasi web biasa, animasi CSS kan, perbatas berapa? 60 FPS sih. / 60 FPS. Kalau ini bisa sampai kemarin didemoin bisa sampai ratusan, ratusan FPS.

32:32Tergantung GPU-nya ya. Dan ini juga dampaknya bisa cukup besar ke machine learning, AI, frame learning, balik lagi ya. / Nah, balik lagi. / Ensorflow.

32:43Ensorflow JS. Nah, ini kita bisa training di client jadinya, di lokal aja gitu. Di mini masing-masing, di client masing-masing, di browser masing-masing.

32:54Karena kita dapat akses ke GPU-nya. Ya walaupun aksesnya nggak itu ya, idea-nya mungkin semakin ke-1, nanti semakin bagus gitu kan.

33:05Tapi ini masih low-level sekali kalau dilihat. Contoh kodonya juga ini sangat low-level kan. / Ya kan, karena demo yang penting kita bisa lihat contoh penggunaannya.

33:18Misalnya tadi rate yang jauh lebih smooth. / Ya. Jadi kan terakhir-terakhir ini kan banyak yang menggunakan GPU sebagai mendelegasikan tugas-tugas yang berat ke GPU kan.

33:37Kayak menghitung matrix, tensor, kan. Itu kan pekerjaannya sebenarnya bisa dilakukan di GPU tapi sangat berat. Karena memang CPU ini naturalnya bukan tidak bisa melakukan hal-hal yang lama dan berat seperti itu.

33:53Itu perhitungan yang panjang gitu. Membutuhkan kalkulasi yang panjang gitu. Dia lebih ke cepat gitu ya. Maksudnya kecil-kecil tapi banyak gitu. Nah sementara GPU itu udah biasa karena ya main game, buat game, buat meloding grafik, terus menghitung fisika, kalkulasi macem-macem itu udah biasa.

34:14Dan kisah thread ya. Beda thread sama ini, apa, yang render isi layar. Nah ini ada pertanyaan bagus nih soal apa, permission ya. Kan apapun web API apapun yang powerful, misalnya yang bisa mengakses hardware lah istilahnya, itu kan butuh permission.

34:37Nah ini berarti mungkin, bukan mungkin ya, pasti ada apa, layer permission. Biar nggak apa, ini kan bahaya banget ya kalau digabungin sama tadi tuh fingerprinting pas tadi.

34:51Bisa, bisa. Iya kan bisa menambang Bitcoin. Bitcoin yang sudah apa ya, kabar-kabarnya sudah tertimpah oleh AI-AI dan genetis AI beberapa bulan belakang.

35:13Jadi ya pasti akan mengarah kesana sih ujung-ujungnya dan nanti ujung-ujungnya juga akan ada cara untuk menghindari itu. Karena kan bisa bahaya sekali ya kalau misalkan.

35:28Sensitif pengerti nih. Benar-benar dibuka. Kalau web kan dulu tidak ada larangan sama sekali kan. Kayak misalkan waktu web bisa akses file system aja, itu kan sudah bisa akses file system baru ada permissionnya kan.

35:47Tapi sudah dipikirkan sih sama. Betul-betul. Itu kan kalau file system kan, file system AI kan itu baru. Dan itu dari browser. Kalau dari note, note udah lama banget ada.

36:01Nah cuma kan ibaratnya note itu kan dijalani dari server. Kayak mungkin kalau mindset dulu, yaudah itu urusannya yang punya server mah udah kewajipannya dia kamaniin server-nya kan.

36:12Kecuali kalau kita jalanin di lokal-lokal host lah kan itu laptop kita sendiri mau ngapain ya terserah kita. Kalau dari remote server ya kan server itu harus ada keamanannya.

36:22Tapi kalau file system API yang dari browser nah itu baru lebih ketat layer permissionnya.

36:29Iya kan dulu kan ya itu tadi kan benar kalau kita pakai note.js yang ada javascript juga itu kita bisa akses kan file system kan. Akan apa begitu dibawa kerana frontend oleh salah satunya contohnya ya.

36:50Salah satunya misalkan electron yang backendnya adalah note.js kan. Yang dia baca file dan lain-lain itu misalkan temen-temen pakai code editor atom atau visual studio code yang mungkin biasanya dari electron itu dia pakai note.

37:05Untuk baca file systemnya. Nah problemnya akan terjadi disitu karena kita udah pakai web technology udah ada di browser. Kan electron itu kan browser kan.

37:15Asarnya gitu kan. Habis itu dia bisa akses file system baru lah muncul kan. Oh ini jangan gini ini harus pakai sandbox dan lain-lain gitu kan.

37:25Jadi harus ada permissionnya kan. Terus ada consent.

37:31Sama aja kayak android kan. Android kalau misalkan kita install aplikasi baru itu banyak kan permissionnya. Oh boleh baca contact, oh boleh baca gallery dan lain-lain kalau kita nggak boleh ini.

37:45Oh semua orang rata-rata nggak liat lu. Iya itu harus hati-hati juga itu. Ada beberapa aplikasi yang tetap bisa jalan walaupun jadi terbatas. Ada yang tidak bisa jalan sama sekali.

38:05Jadi itu yang jadi consentnya. Selalu ya kalau ada sesuatu yang baru pasti consentnya ini sejauh mana batasan yang diperbolehkan.

38:19Oke itu tentang web GPU. Web GPU ini kan masih satu jalur kan dengan tren saat ini. Dan hal-hal yang kita bisa lakukan di sisi backend yang tadinya hanya bisa dilakukan di server.

38:44Itu berarti sekarang udah bisa mulai bisa dilakukan di web juga. Jadi akan banyak inovasi-inovasi baru yang mungkin library-library baru yang menggunakan kemampuan dan kekuatan si GPU ke teknologi web.

38:59Saya mau tunjukin satu contoh aplikasi kecil namun termasuk aplikasi yang gagal yang pernah saya buat itu yang 4 tahun yang lalu. 3 tahun yang lalu sini saya coba. Jadi pakai Tensorflow.

39:17Itu coin bukan? Itu sudah jadi mobile app saya buat waktu lalu.

39:30Kalau ini saya pakai, sudah di-share? Coba dimasukin. Sudah tinggal 5. Jadi ini pakai Tensorflow, pakai mobile net.

39:52Jadi saya pakai. Sudah ada di Tensorflow, saya pakai. Saya retrain ulang untuk ngedetek gambar anjing sebenarnya, maksudnya gitu.

40:04Datanya kalau ininya pakai mobile net dan datanya saya ambil dari kegel.

40:12Oh udah ada kayak gimana ya berarti? Ya 5 tahun lalu nih. Ini saya main-mainnya 4 tahun yang lalu nih. Saya buat, apa namanya, saya train mobile net-nya.

40:26Saya gak train dari awal ya. Jadi mobile net itu sudah bisa general. Saya retrain untuk ngedetek gambar anjing sebenarnya.

40:34Terus waktu sudah dia jadi in web, saya convert dia jadi Tensorflow JS model dan pakai Wasm. Jadi pakai Shard. Ini sudah di-load pakai Wasm nih sebenarnya.

40:49Lalu, sudah. Jadi waktu saya misalnya kalau saya mau ngedetek gambar anjing yang lain nih, yang bukan saya tinggal masukin.

40:58Nah cepat kan? Dan gak perlu loading kan? Jadi datanya gak perlu di-loading.

41:04Itu kan di-browser? Gak, itu ke server? Gak, gak ada ke server. Ini langsung di-browser semua.

41:10Jadi berarti itu static file? Beneran asset semua dibuild? Udah gitu doang tinggal di-code tuh.

41:16Udah di-code kan? Jadi dia ngedeteknya pakai, belum pakai web GPU ya. Jadi gak ada web GPU jamanan. Dia masih pakai datanya JavaScript-nya input ini ke model.

41:33Dan si modelnya ngasih tau apa. Hasilnya sih salah ya. Ini kan harusnya Husky. Si brand Husky ini harusnya Australian Terrier.

41:41Cuma dia udah bilang itu betul anjing, kan biasanya anjing atau bukan gitu, itu udah bisa.

41:48Mungkin bisa, ya mungkin. Walaupun bedit. Kalau bedit kan lebih sulit ya. Mungkin train nya harus lebih ekstrem.

41:53Saya harus train ulang kalau mau betul. Coba masukin gambar kucing deh.

41:58Gak bisa kayaknya, tapi tetap gambar anjing sih dia kiranya. Mungkin kalau masukin gambar saya, mungkin dia bisa.

42:06Mungkin masukin gambar orang yang anjing.

42:14Ini 3 tahun yang lalu? 4 tahun yang lalu?

42:163-4 tahun yang lalu lah. Saya lupa kapan tepatnya.

42:22Nah, saya sekedar main-main waktu jaman itu.

42:26Saya juga pernah main-main nih. Pas banget lagi. Hari ini kan lagi ada tekinasia product development conference.

42:362018 saya pernah ngisi materi tentang machine learning for web developer.

42:44Demonya itu lebih sederhana dari punya Ivan.

42:54Demonya itu saya demo-in men-deteksi hot dog atau bukan.

43:00Oh kayak di Silicon Valley ya? Yang di film. Pasti real Silicon Valley.

43:06Waktu itu kalau nggak salah pakai tools-nya. Ada nggak disini?

43:12Ada yang nawarin supaya dipakai untuk ini nggak? Ngedetek gambar ini bukan atau bukan?

43:22Untuk sosial media-nya.

43:26Ini didemo-in karena kalau di conference kan internet-nya agak-agak lambat ya.

43:32Jadi agak-agak dekat juga. Untungnya bisa jalan walaupun agak lambat.

43:37Dan berhasil waktu puto tangan dikasih kecap gitu dikasih saus tomatnya dia menganggap itu bukan sebagai.

43:45Oh berarti udah yang betul. Hot dog atau bukan kan dia bilang itu bukan.

43:50Oke cukup kameranya. 2018 itu 4 tahun yang lalu.

43:56Ya berarti ya sama. Jadi waktu itu awal-awal TensorFlow mulai aktif.

44:02Terus saya berniat. Nah saya tren-nya pakai, waktu itu harus tren-nya pakai PC Windows dan pakai.

44:16Harus Windows gitu?

44:18Iya karena lebih gampang akses ke GPU-nya. Saya pakainya Nvidia kan. Nvidia yang murah-murah.

44:27Dan pakai Python. Jadi TensorFlow yang di Python dulu baru saya convert.

44:34Kalau pakai yang JS dulu lama banget. Datanya besar 7,5 giga.

44:42Gak selesai-sesai. 3 hari juga gak kelar. Kalau pakai GPU bisa tinggalin kayak 6 jam gitu kelar.

44:50Nah itu kan yang tadinya gak bisa dilakukan. Sekarang posibilitinya ada kesana kan.

44:57Jadi dengan adanya sekarang web sudah bisa, web GPU sudah bisa akses.

45:04Let's say, saya belum coba ya. Jadi kalau saya lihat ke depannya kalau dengan adanya web GPU API ini bisa akses kayak Nvidia,

45:14graphic card, berarti saya bisa nge-train kayak untuk ulang lagi project saya nge-train gambar anjing ini langsung dari web.

45:23Gak perlu lihat PC lagi.

45:25Terus ini kan super fast learning kan. Oh ini ternyata bukan gambar anjing. Salah gitu kan. Terus bisa nge-train lagi kan langsung.

45:32Betul.

45:33Tapi masalahnya yang data 7 giga itu kuat gak di web?

45:39Kan dia tetap akses ke lokal kan. Intinya sih bisa dilakukan di web. Itu kan untuk datanya kita. Setelah ditrain kan sudah jadi model.

45:48Hasilnya ya.

45:49Ya, dan kan gini untuk meskipun apa namanya ya, kalkulasi kan tetap, kalau ini khusus image ya, bukan untuk text beda lagi. Kalau untuk image kan kita kan perlu sampling kan.

46:05Jadi data itu kan waktu sebelum dia dimasukin ke model, dia kan image-nya perlu disampling untuk bisa jadi data yang bisa dimengerti sama si model.

46:15Untuk ngerubah image yang sampling ini, kalau pakai prosesor biasa lebih lambat daripada pakai WebGL contohnya.

46:26Jadi bisa lebih cepat kalau misalnya teman-teman punya aplikasi yang recognition.

46:36Untuk proses sampling, misalnya live pun ya, live sampling dari video yang di-capture dari video, proses sampling-nya sebelum dikirimkan ke model itu bisa jadi lebih cepat.

46:47Nah, ini ada pertanyaan nih. Webworker dengan GQ. Webworker bisa mengaksesnya ya? Belum coba sih. Belum coba, harusnya bisa ya.

47:07Karena Webworker sama WebGL bisa. Karena dia nggak ada hubungan sama dom. Iya, bisa harusnya. Secara teori bisa ya, tapi perakainan ini kita belum tahu.

47:19Belum coba. Belum coba. Karena ini sama-sama delegasi kan di luar. Kita mau menghitung sesuatu yang rumit misalnya, dan panjang gitu kan.

47:31Ya udah, di delegasikan aja ke Webworker. Ternyata Webworker pakai GPU. Menarik ini. Tapi mungkin kalau kita dari main track, ya pilih salah satu mungkin ya.

47:41Ada kasus tertentu yang kita lengpar ke Webworker, di handle Webworker. Apakah kita bisa, alternatifnya kita bisa mengakses GPU juga.

47:51Ya udah, langsung aja ke GPU. Kenapa mesti lewat Webworker? Tapi kan ini belum di praktekin ya. Jadi apa, masih bayangan kasar.

48:01Bisa juga untuk ini, kayak apa? Kayak web untuk streaming CCTV yang ada recognition juga bisa kan.

48:11Oh, ya bisa juga. Jadi untuk processing image-nya dan processing recognition-nya bisa pakai Webworker. Jadi waktu di streaming.

48:22Tapi kalau untuk streaming itu mau datang, GPU. Untuk recognition itu kan sebenarnya cuma overlay ke video atasnya kan.

48:31Di video atas itu kan overlay. Jadi cara kerjanya kan seperti itu. Jadi ada video aslinya, terus di overlay sama hasil recognition-nya.

48:42Jadi kalau pakai Webworker mungkin bisa lebih cepat. Minimal DOM-nya nggak terganggu.

48:55Jadi selanjutnya, tadi Webworker udah. Apa lagi yang menarik? Baseline.

49:01Nah, itu yang baru tuh. Baseline. Mariko ya?

49:09Tersisa satu orang yang belum resign. Mariko Kosaka.

49:17Katanya dua tahun terakhir ini kalau di web, update-nya banyak yang bukan lebih nggak ke teknologinya sendiri, tapi ke kerjasama antar vendor ya.

49:28Jadi emang sejak dua tahun, kayaknya dua, tiga tahun terakhir kan ada interop. Kita juga pernah punya, ada episode tentang interop ya.

49:38Interoperability, pilih feature-feature web yang jadi prioritas untuk di-streamline antar vendor. Sekarang ada lagi namanya Baseline.

49:50Baseline itu adalah feature-feature web yang intinya sudah disupport oleh semua, aman buat dipakai.

50:01Intinya sih itu. Jadi inisiatif baru, Baseline itu nama projeknya lah, untuk menstandarisasi feature web yang sudah disupport.

50:13Jadi dua release, apa? Dua versi terakhir disuruh major browser.

50:19Jadi dari sisi developer, kalau mau pakai relatif aman, nggak usah, pada umumnya ya, kecuali kasus tertentu kita punya userbase yang khusus,

50:32tapi kan ini pada umumnya kita tinggal pakai aja, nggak usah terlalu pusing mikirin fallback atau progressive enhancement pakai library external dan lain-lain.

50:44Udah tinggal pakai aja. Jadi kadang-kadang kita pengen pakai API baru, misal contohnya itu element dialog model pop-up.

50:56Kan sebetulnya udah ada di web tanpa kita harus install third-party library, tapi mungkin kita khawatir, jangan-jangan di Safari atau di mana browser lain belum support.

51:08Yang ini buat ngurangin kekhawatiran itu. Jadi kalau udah ada logo Baseline, kita bisa tinggal pakai aja.

51:15Apa bedanya sama web? Kalau di MDN kan sudah ada di bawah tuh stable-nya disupport sama browser versi berapa gitu?

51:26Iya, biar nggak usah ngecek versi browser-nya satu-satu. Jadi kayak lebih ke, apa ya, mungkin bisa dibilang istilahnya gimmick.

51:38Satifikasi halal gitu.

51:40Gimmick sih, gimmick tapi bukan dalam sens negatif ya, dalam sens positif. Untuk encourage, ya gini deh psikologinya, kita ke MDN, MDN atau Can I Use harus lihat tabel, ngecek satu-satu, ngecek versi-nya ada berapa untuk beberapa jenis browser kan itu terlalu ribet ya.

52:01Kalau Baseline itu lebih kayak buat introduce a set of features, jadi sekarang kita bisa pakai ini, ini, dan ini langsung loh.

52:10Jadi kayak encourage developer buat pakai teknologi yang sudah ada dan established.

52:17Ya bayangin misalkan kita baru lihat framework baru, wakitiannya sudah lulus sertifikasi Baseline.

52:33Bisa jadi kayak gitu ya.

52:35Eh tapi ada yang menarik lagi baru inget, yang menarik tapi ini kodon interpretasinya agak negatif. Google mengeluarkan produk yang namanya Tailwind.

52:44Ya itu top-twist banget, tidak ada gunanya dengan Tailwind CSS.

52:49Tidak ada gunanya dengan Tailwind CSS, itu rusuh tuh di Twitter, ini tolong dong Google, ini giliran yang enak diketom, banyak yang hujat.

52:58Karena kan bisa merusak SEO kan.

53:01Bikin boxing nanti Tailwind tutorial.

53:04Ini apa sih sebenarnya Tailwind ini, kita tidak tau ini apa ya.

53:07Apa sih?

53:08Project Tailwind.

53:10Project Tailwind ya ini.

53:15Ada gunanya dengan AI kan?

53:16AI first notebook.

53:18Kayak itu.

53:19Oh kayak Google Note, kayak Google Note kali ya.

53:23Google Notes, Jupiter Notebook.

53:25Google Keep, Google Keep.

53:27Tapi itu banyak promo AI.

53:31Kayak Bud.

53:33Nah namanya aneh sih, agak sulit.

53:40Maksudnya mereka tidak ada yang tau si Tailwind sudah dipakai oleh CSS.

53:45Nah pertanyaannya si Tailwind CSS sudah nge-trademark tidak?

53:50Tidak ada lah, kan.

53:52Tapi harusnya sudah.

53:54Kalau harusnya sudah trademark bisa dituntut, tapi kalau tidak ya Google.

54:00Kalau Google nya dulu nge-trademark Tailwind, abis itu Tailwind CSS.

54:04Nah jangan-jangan itu sudah di develop dari 5 tahun lalu atau gimana.

54:09Kayak sinetron sih, nanti kita lihat aja dramanya.

54:14Ini sudah di develop sebelum Tailwind CSS muncul, gitu ya.

54:19Cuman kita ini secret project nih.

54:21Itu tuh ada komen mereka Tailwind Labs, nama perusahaan.

54:33Perusahaannya Tailwind Labs, betul.

54:35Yang Tailwind CSS.

54:37Ya, betul itu.

54:39Mereka belum punya perusahaan.

54:41Kalau patent itu kan harus spesifik kan frasenya.

54:44Jangan-jangan maksudnya kalau Tailwind saja tidak apa-apa.

54:47Yang gabungin kalau orang pakai Tailwind Labs.

54:51Kalau orang yang hukum itu kan harus spesifik banget ya.

54:57Jadi banyak dari area nya.

55:00Nah, cuma ini nyambung ke hampir semua produk atau item yang di-announce di Google I/O kemarin

55:12berhubungan sama LLM yang baru di launching sama mereka namanya PALM.

55:20Large Language Model.

55:22Yang baru dirilis itu namanya PALM.

55:25LLM, PALM 2, versi 2.

55:28Yang itu kan yang jadi dasarnya si BART.

55:31Jadi produknya BART.

55:33Biasanya GPT kan.

55:35GPT, kalau yang BART itu pakai language modelnya itu sih PALM 2 itu.

55:41Nah, PALM itu yang dipakai buat semua produk yang di-launching itu.

55:46Si project Tailwind itu.

55:49Terus kalau di opening keynote nya itu ada feature-feature di workspace

55:57buat bikin segala macam lah dari dokumen, sheet, Google Sheets ya.

56:03Terus on, comment. Jadi kayak kita cuma bilang saya pengen cari info tempat liburan

56:12yang bisa dikunjungi keluarga yang punya anak, lokasinya di sini.

56:17Ya, itu dicariin dibikin tabel misalnya dibikin feature-feature nya.

56:22Ini diintegrasi ke semua produk termasuk ke Gmail.

56:26Cuma nggak tahu belum ngecek juga di Gmail belum muncul.

56:29Jadi kita pakai PROM kayak buat ngebalas email.

56:34Balas untuk, kalau contohnya yang di-opening keynote itu pesawat flight kita di-delay.

56:42Atau gimana apanya apakah kita mau setuju atau nggak.

56:46Bisa mau cancel dan refund ya. Minta refund.

56:50Terus dia nulis tapi emailnya lengkap.

56:53Biar blablabla, ya harap refund begini-gini sampai greetings-nya.

56:57Itu di-generate oleh si language modelnya itu.

57:01Kita tinggal bilang intinya.

57:03Tapi kalau di BART itu bisa di-import.

57:06Itu export. Export ke Gmail atau ke Docs.

57:11Uih, udah dapet ya aksesnya?

57:13Udah.

57:14Semua udah. Bukan BART.Google.com di semua negara udah.

57:18Sudah, sudah.

57:19Nah, kalau yang di Gmail itu kelebihannya adalah dia ngebaca, dia kan paham isi emailnya.

57:26Konteks emailnya kita ngebales.

57:29Tinggal kita bilang mau merespon kayak gimana.

57:31Entah mau refund atau minta reschedule apa.

57:35Tolong cariin ulang bijatual lain.

57:37Jadi bisa mengikuti konteks percakapannya.

57:41Nah, ini ada implikasinya agak minor sih.

57:45Cuma kalau buat di Rana Frontend atau UI, ini fenomena menarik.

57:50Jadi kayak dulu kan, kalau kita bayangin email itu intinya form dengan text area.

57:56Isi emailnya itu text area yang besar, di mana kita akan ngetik.

58:00Kita akan nulis isi email kita.

58:02Terus intinya button submit.

58:04Nah, terus ini kan ya sekarang Google dan kedepannya mungkin makin,

58:10bakal makin banyak teknologi yang mengadopsi apa, approach kayak gini nih.

58:16Jadi justru kita ngetik, user ngetik atau voice input ya, sedikit mungkin.

58:22Tapi ada step selanjutnya.

58:24Stepnya misalnya nge-loading opsi-opsi pilihan dari based on si language model itu kan.

58:32Mungkin kita tadi bilang ya saya mau refund.

58:37Nah, user tuh ngetik sedikit doang.

58:39Tapi kan itu bukan form simple yang bisa langsung di-submit.

58:44Ada step selanjutnya nge-loading opsi-opsi responsnya.

58:48Nah, itu kan harus step by step ya, harus lazy load semua.

58:52Terus user misalnya pilih ya, opsi reschedule.

58:56Terus muncul, dia kan harus manggil dulu, harus nge-loading lagi, respond email lengkapnya.

59:03Terus user bisa meng-approve atau meng-edit baru dikirim.

59:07Nah, ini kan ngaruh ke misalnya yang punya desain sistem atau membuat komponen-komponen UI form.

59:15Kedepannya bakal ada pergeseran.

59:17Satu apa namanya?

59:23Cuma intel aja sih pengen gue coba.

59:27Salah satu update juga itu ini kan ya, si DevTool untuk extension juga diperbarui kan ya.

59:35Masih tinggi kan ya.

59:37Lagi kepikiran dengan adanya AI-AI ini, terus kemudian WhatsApp itu kan bisa di web juga ya.

59:45Pake extension di web, terus pake AI.

59:50Jadi bikin chatbot gitu ya, tapi pake extension.

59:56Ya mungkin auto-reply minimal.

59:59Bisa bisa.

1:00:01Tapi lewat web, bukan native.

1:00:03Iya.

1:00:05Harus dibuka dari browser kan.

1:00:07Oke, next weekend project.

1:00:11Auto-reply WhatsApp.

1:00:14Nah, ini Mustafa Halo.

1:00:16Mustafa Zaki.

1:00:18Di Google I/O banyak produk baru gitu.

1:00:20Mereka harap awet dan tidak depiket.

1:00:22Ya Google tidak terkenal ya, salah satu.

1:00:25Pemunuh produk.

1:00:27Sampai ada website kuburannya kan.

1:00:29Beneran graveyard kuburan produk-produknya.

1:00:33Apa ya namanya?

1:00:35Ya semoga yang diinot ini enggak masuk kuburan.

1:00:40Sebenarnya produk Google susah di-search.

1:00:42Ada Google, Dart, Carbon, Terwin, iya.

1:00:46Bukan, sebenarnya bukan.

1:00:48Google ini jadi pakai golang.

1:00:50Mungkin kata-kata sesingkat mungkin ya.

1:00:52Dan itu common name gitu loh, kata-kata yang juga dipakai di hidupan seri hari-hari.

1:00:58Sebenarnya bukan cuma Google sih.

1:01:01Google memang susah dicari.

1:01:03Tapi kalau temen-temen cari swift, itu juga susah.

1:01:05Karena sudah ada kadar swift.

1:01:07Cari paupen, muncul ular.

1:01:10Cari paupen, muncul ular.

1:01:12Cari PHP, muncul di PHP sama bahasa Indonesia kan.

1:01:16Cari boa, munculnya ular juga.

1:01:19Iya, memang bukan Google-nya.

1:01:22Tapi developer-nya cari namanya.

1:01:25Masih ada yang pakai boa nggak sih?

1:01:29Boa, apa itu?

1:01:31Aku bahkan nggak tahu boa itu apa sih.

1:01:33Programing language.

1:01:35Oh, belum tahu.

1:01:37Belum pernah paham.

1:01:39Anyway, udah lama banget.

1:01:43Terakhir yang saya membekas sekali adalah Google Reader.

1:01:47RSS, oh, Reader.

1:01:49Iya, RSS, Google Reader.

1:01:51Stadia juga.

1:01:53Inbox yang gue suka pakai dulu itu Sambis.

1:01:57Inbox, iya, pernah Inbox.

1:01:59Padahal bagus loh.

1:02:01Terus apa lagi ya?

1:02:05Angular JS.

1:02:07Angular JS.

1:02:09Iya kan jadi Angular 2.

1:02:11Terus yang bikin di recruit.

1:02:13Yang bikin pindah.

1:02:15Google Sites.

1:02:17Gue nggak tahu kenapa dia bikin Google Sites.

1:02:19Padahal ada Blockspot juga.

1:02:21Dan dia akusisi-akusisi.

1:02:25Timely dulu, suka pakai.

1:02:27Polymer udah mati ya?

1:02:29Polymer? Merda nggak ada.

1:02:31Di ganti Lit.

1:02:33Lit, ya Lit.

1:02:35Lit, Lit.

1:02:37Lanjutannya tuh.

1:02:39Science Jufnel.

1:02:41Apa ya?

1:02:43Oh, YouTube Community Contributions itu sedih juga sih dulu.

1:02:49Karena itu bisa buat nge-submit terjemahan video.

1:02:53Itu kan bagus kan.

1:02:55Misalnya video berbahasa Inggris ya.

1:02:57Yang bagus lah.

1:02:59Educatif atau apa.

1:03:01Cuma kan mereka kan nggak official iya.

1:03:03Nggak punya versi bahasa Indonesia-nya.

1:03:05Kita bisa submit bahasa Indonesia-nya.

1:03:07Dulu.

1:03:09Yang depiketif juga.

1:03:11Yang dulu cukup spektakler adalah Google Wave.

1:03:15Iya.

1:03:17Eh itu apa sih?

1:03:19Google Wave, social media.

1:03:21Sekarang dia bertransformasi.

1:03:23Bukannya Google+ dan lain-lain.

1:03:25Bukan, social media.

1:03:27Kayak Facebook.

1:03:29Jadi itu, apa, collaboration tools.

1:03:31Jadi kalau ngetik itu bisa bareng-bareng semuanya.

1:03:33Kayak Google Docs sekarang.

1:03:35Kalau dulu itu dia platform sendiri.

1:03:37Yang banyak Google Wave.

1:03:39Yang social media bukan Google Wave ya?

1:03:43Bukan.

1:03:45Google Glass.

1:03:47Google+ ya?

1:03:49Google+ ya.

1:03:51Itu dari dulu mah.

1:03:53Emang nggak ada yang pakai.

1:03:55Cuma dulu privacy settings-nya.

1:03:57Bagus.

1:03:59Jadi jamannya.

1:04:01Social media lain belum punya.

1:04:03Feature.

1:04:05Post visibility yang custom.

1:04:07Google+ itu dari awal yang bagus.

1:04:09Udah ada yang namanya Circle.

1:04:11Dari awal kita advanced.

1:04:13Kita menglompokan ke Circle.

1:04:15Dan kalau kita bikin post.

1:04:17Kita bisa setting-nya mau dilihat.

1:04:19Circle mana aja.

1:04:21Ide-nya bagus.

1:04:23Cuma yang namanya sosmed nggak ada yang pakai gimana.

1:04:25Itu tadi Mas Liza.

1:04:27Ada project arah.

1:04:29Itu salah satu yang digemur-gemurkan juga.

1:04:31Apa nih?

1:04:33Modular smartphone?

1:04:35Yang itu loh.

1:04:37Yang handphone-nya bisa

1:04:39build sendiri.

1:04:41Jadi kayak Lego.

1:04:43Oh bisa pasang-pasang sendiri.

1:04:45Oh saya mau prosesornya ini.

1:04:47Jadi tinggal main buat.

1:04:49Mau kameranya.

1:04:51Mau screen-nya apa.

1:04:53Ada bluetooth.

1:04:55Sekarang malah Google bikin

1:04:57Pixel.

1:04:59Yang di-announce kemarin juga

1:05:03lumayan seru sih.

1:05:05Ada Pixel phone-nya.

1:05:07Yang HP ada.

1:05:09Terus yang tablet

1:05:11juga ada tablet.

1:05:13Ada pasangan docker

1:05:15speaker-nya itu.

1:05:17Yang buat home assistant.

1:05:19Dan ini yang seru.

1:05:21Oh iya.

1:05:23Tadi sempat kita bahas foldable.

1:05:25Apa sih efeknya apa

1:05:27ke web?

1:05:29Selamat datang di Mimpi Buruk.

1:05:31Akhirnya kita harus

1:05:33nubah lagi ini.

1:05:35Responsive itu udah berubah sekarang.

1:05:37Udah ada Pixel.

1:05:39Bukan cuma ukuran layar, tapi juga

1:05:41apa? Fold ya.

1:05:43Iya.

1:05:45Teman-teman webnya

1:05:47webnya sudah bisa

1:05:49ada opsi untuk

1:05:51kalau dibuka default, sudah bisa

1:05:53berubah gak?

1:05:55Jadi job desk-nya udah bertambah lagi.

1:05:57Kalau dulu kita bilang responsive.

1:05:59Oh bisa. Di layar

1:06:01HP, phone, tablet.

1:06:03Di layar portrait bisa.

1:06:05Sekarang ditambah yang fold.

1:06:07Dulu banget malah

1:06:09cuma laptop, cuma ukurannya

1:06:11lain-lain. Lama-lama ada HP.

1:06:13Lama-lama ada tablet.

1:06:15Terus ada ukuran aneh-aneh kayak

1:06:17phone, kombinasi phone-tablet

1:06:19yang upper-nya mid-size.

1:06:21Sekarang ada yang dilipet.

1:06:23Apa tuh yang namanya untuk

1:06:27kalau untuk

1:06:29web API apa yang

1:06:33untuk kalau misalnya intersection observer

1:06:35ada satu lagi yang resize observer.

1:06:37Jadi teman-teman harus pakai

1:06:39resize observer juga.

1:06:41Karena kalau misalnya

1:06:43pertama si user-nya

1:06:45pakenya

1:06:47begini, baca-nya.

1:06:49Eh ternyata dia

1:06:51pengen baca lebih apa, terus dia buka

1:06:53tapi kan

1:06:55webnya kan

1:06:57tidak nge-refresh.

1:06:59Jadi cuma screen-nya

1:07:01berubah. Nah kalau misalnya

1:07:03teman-teman punya elemen-elemen

1:07:05tertentu yang

1:07:07butuh

1:07:09susunannya berbeda

1:07:11atau butuh edge. Contohnya edge aja deh

1:07:13yang paling gampang ya. Tadinya

1:07:15edge itu ukurannya

1:07:17360x250

1:07:21yang kecil. Tetapi kalau

1:07:23misalnya dia di

1:07:25ukuran yang lebih besar, dia harus 720

1:07:27contohnya.

1:07:29Ngereload edge gimana gitu.

1:07:31Nah berarti teman-teman juga harus memikirkan

1:07:33kalau

1:07:35handphone-nya dibuka.

1:07:37Web API-nya namanya

1:07:39resize observer.

1:07:41Jadi bisa ngedetek kalau

1:07:43si viewport-nya

1:07:45berubah

1:07:47size, dia akan

1:07:49manggil callback, dan teman-teman

1:07:51bisa ngerubah

1:07:53mereload edge-nya

1:07:55untuk ukurannya berbeda.

1:07:57Karena sesuai layout.

1:07:59Itu cuma salah satu contoh.

1:08:01Ada complexity line.

1:08:03Orientation juga kan

1:08:05ada event-nya. Jadi

1:08:07kalau orang pakai fold kan biasanya

1:08:09kalau lagi dilipet

1:08:11begini biasanya

1:08:13tingginya. Terus mungkin

1:08:15dibuka

1:08:17tapi kadang

1:08:19orang pakai fold device

1:08:21kayak dicontohin di keynote-nya

1:08:23juga bakal ditaro kayak gini.

1:08:25Petal ditaro.

1:08:27Cuma kan ditaro-nya folding-nya begini ya.

1:08:29Jadi ini akan ngebah orientation.

1:08:31Jadi event yang harus

1:08:33sudah ada API-nya juga

1:08:35device orientation event.

1:08:37Enggak.

1:08:39Selamat datang, mimpi buruk.

1:08:41Tapi jangan sedih. Sebenarnya teknologi

1:08:43web itu kan dibikin untuk

1:08:45jadi resilient ya.

1:08:47Tahan bumping. Jadi

1:08:49kalau kita pakai, misalnya walaupun

1:08:51CSS yang sekarang, kecuali ya

1:08:53atau kasus tadi yang

1:08:55di-rendernya pakai fixed size ya

1:08:57kalau itu harus diurus. Tapi kalau cuma

1:08:59dokumen, konten biasa kayak

1:09:01blog post kayak gini, ya nggak apa-apa

1:09:03tetap bisa dibuka

1:09:05di fold device walaupun aneh

1:09:07tapi kan tetap bisa dilihat.

1:09:09Tetap bisa dipakai.

1:09:11Nah, dari situ kita harus

1:09:13aggressive enhance.

1:09:15Kalau form misalkan, di tengah-tengahnya tiba-tiba ada

1:09:17input text itu.

1:09:19Susah, kan?

1:09:21Gimana tuh?

1:09:23Meniturunin. Jadi ada get

1:09:25pas, tapi di tengah-tengah

1:09:27garis gitu. Gimana ya?

1:09:29Di placeholder.

1:09:31Atau...

1:09:35Smartwatch.

1:09:37Ini juga diumumkan, kan?

1:09:39Google kan punya OS-nya namanya

1:09:41Wear OS.

1:09:43Ini udah di-announce juga.

1:09:45Kayaknya kalau nggak salah ada versi baru.

1:09:47Dan udah

1:09:49pencing di

1:09:51beberapa smartwatch.

1:09:53Kayaknya Samsung Galaxy.

1:09:55Cuma kalau ekosistem Wear OS

1:09:59sejauh ini, fokusnya

1:10:01masih di native.

1:10:03Jadi apa?

1:10:05Native app-nya

1:10:07Wear OS. Yang udah ada

1:10:09khusus WhatsApp sama

1:10:11Spotify. Jadi kalian bakal

1:10:13digenggu message chat. WhatsApp

1:10:15bahkan di tengah. Mungkin lagi lari,

1:10:17lagi jogging atau apa. Tetep WhatsApp-nya

1:10:19bunyi.

1:10:21Lebih banyak

1:10:23variannya kalau untuk

1:10:25Android, iOS, dll.

1:10:27Tapi kan suatu hari ke depannya

1:10:29bisa aja Chrome for

1:10:31WatchOS.

1:10:33Kayaknya ini lebih serem

1:10:35dari pada phone.

1:10:37Bisa loh.

1:10:39Saya pernah lihat temen saya buka

1:10:41WordPress

1:10:43dashboard

1:10:45di ini ya dia.

1:10:47Di smartwatch-nya dia.

1:10:49Gak tau lah pokoknya

1:10:51geser-geser begitu dia cuma kayak mau

1:10:53demo-in bisa dibuka gitu. Jadi

1:10:55pencet-pencet tuh susahnya

1:10:57setengah mati. Tapi bisa gitu.

1:10:59Mungkin sebenernya udah ada

1:11:01coba belum dioptimized dan belum

1:11:03dipromote. Gak tau kalau yang punya

1:11:05temen-temen yang punya

1:11:07Samsung smartwatch

1:11:09dicoba aja di Play Store-nya.

1:11:11Siapa tau ada Chrome.

1:11:13Bener-bener. Kalau yang Android

1:11:15malah lebih banyak variannya ya.

1:11:17Dari smartwatch, yang phoneable

1:11:19juga dia penuh kan.

1:11:21Yang apa? Yang bisa ditampilin

1:11:23di dashboard mobil.

1:11:25Bisa jadi

1:11:27suatu saat ada PWA

1:11:29di smartwatch.

1:11:31Jadi cuma kayak tampilin kecil gitu.

1:11:33Contohnya

1:11:35simple application

1:11:37pengingat jadwal solat.

1:11:41Atau apapun sih to do note ya.

1:11:43Kan apapun yang dipake

1:11:45orang, suatu saat bakal

1:11:47ada juga.

1:11:49Siapa tau itu remote desktop?

1:11:51Ada remote.

1:11:53Bisa ada remote.

1:11:55Saya SSH. SSH dari

1:11:59watch.

1:12:01Ada komen lain.

1:12:03Siapa tau ada yang bikin smartwatch

1:12:05Linux based.

1:12:07Lama-lama kan nanti spesifikasi

1:12:09dari

1:12:11smartwatch kan semakin

1:12:13naik kan.

1:12:15Selama udah bisa buka browser ya, berarti

1:12:17ada pasarnya.

1:12:19Salah satu vendor yang masih belum masuk

1:12:21masuk ke Voltan

1:12:23baru si Apple ya.

1:12:25Karena kalau dari Android

1:12:27yang awal Samsung.

1:12:29Terus Huawei.

1:12:31Sekarang Google.

1:12:35Nggak lama lagi udah lanjut

1:12:37tuh. Mungkin ke

1:12:39Xiaomi, OPPO tuh bakal lanjut ke

1:12:41Voltan.

1:12:43Standard ininya kan si Pixel kan.

1:12:45Begitu Androidnya support

1:12:47yang lain ikut.

1:12:49OS-nya kan nanti

1:12:51di update, ada API-nya ya udah.

1:12:53Mulai tuh.

1:12:55Banyak inovasi-inovasi game

1:12:57gitu ya.

1:12:59Yang cocok buat portable jaman dulu kan

1:13:01dan Nintendo DS tuh yang ada dua layar kan.

1:13:03Bisa didatasi juga

1:13:05untuk game di Android mungkin.

1:13:07Buat teman-teman yang front-end

1:13:09sudah bisa mulai minta ke

1:13:11bosnya. Kita butuh portable phone

1:13:13buat kita bisa testing

1:13:15device.

1:13:17Kalau pengen email buat

1:13:21apa, mau perbesarkan

1:13:23diterima proposalnya, coba pakai itu.

1:13:25Pake, apa tadi Gmail yang

1:13:27large language modelnya.

1:13:29Pake palm buat email

1:13:31yang convincing untuk

1:13:33minta test device portable.

1:13:35Iya.

1:13:37Terus bosnya tinggal bilang gini aja,

1:13:39udah.

1:13:41Dikir aja kalah.

1:13:43Pake

1:13:45pake

1:13:47mark you.

1:13:49Lebih murah.

1:13:53Lebih ekonomi.

1:13:55Surface Duo ini kayak gimana?

1:13:59Yang Windows ya?

1:14:01Windows ya?

1:14:03Itu kan yang

1:14:05dia bisa dua screen.

1:14:07Itu Yoga apa Surface Duo?

1:14:09Saya nggak tahu. Kayaknya Yoga deh.

1:14:11Dua kepisah atau dua nyambung

1:14:13kayak standar kayak sekarang?

1:14:15Gimana kalau di fotonya

1:14:17nyambung?

1:14:19Udah Surface Duo

1:14:23versi dua.

1:14:25Oh iya, dia

1:14:27bisa dipisah gitu.

1:14:29Oh, tercabut gitu?

1:14:31Kayak punya dua monitor ya?

1:14:33Eh, nggak bisa.

1:14:35Nggak, nggak bisa dicabut.

1:14:37Nggak bisa, nggak bisa. Saya salah.

1:14:39Nggak bisa dicabut.

1:14:41Ya nggak, kalau pun nggak dicabut,

1:14:45bisa dipakai sebagai

1:14:47dua monitor terpisah atau gimana.

1:14:49Iya ya.

1:14:53Ini loadingnya lama sekali. Mungkin ada videonya.

1:14:57Tapi dia nggak pakai progressive enhancement.

1:14:59Oh, OPPO sudah ada, mah.

1:15:03Saya mah nggak ikutin.

1:15:05Kan bener kan?

1:15:07Cuma emang kayaknya di Samsung

1:15:09sejati dia.

1:15:11Di public

1:15:13udah cukup umum sih. Kayak waktu itu

1:15:15pernah di ngantri apa,

1:15:17di airport atau apa, lagi mau

1:15:19ngantri naik pesawat. Ya ada orang

1:15:21video call udah pakai phone device gitu.

1:15:25Ini ya.

1:15:27Mungkin naik budget airline. Jadi itu

1:15:29kelompok masyarakat yang nggak

1:15:31wow banget lah, yang orang

1:15:33relatif biasa lah, kelas mengah biasa.

1:15:35Udah

1:15:37aktif pakai

1:15:39phone device.

1:15:41Ini berarti

1:15:43tablet ya, gitu ya.

1:15:45Yang foldable.

1:15:47Jadi tetap, sebenarnya tetap

1:15:49satu screen tapi dua.

1:15:51Ada tempat buat statusnya ya.

1:15:53Dia tetap,

1:15:55screennya tetap sama untuk

1:15:57buka web. Cuma dia jadi punya dua

1:15:59layar aja.

1:16:01Tapi nggak nyambung.

1:16:03Kalau misalnya bikin UI, itu mau

1:16:05render satu layar nyambung

1:16:07atau gimana? Kiri kanan

1:16:09gimana tuh? PR banget tuh.

1:16:11Selain developer,

1:16:13kayaknya UI UX designer juga

1:16:15pusing. Mungkin lebih pusing.

1:16:17Karena bisa dipindah kiri kanan kan?

1:16:19Ini kayak itu, kayak

1:16:21X10 monitor, kalau kita monitor

1:16:23terus colok TGA gitu

1:16:25di sebelah kiri. Itu ada beda, X10.

1:16:27Ya cuma secara ergonomis,

1:16:29misalnya tanpa konteks apapun nih.

1:16:31Kita render satu halaman tuh

1:16:33misalnya browsernya

1:16:35full size. Jadi dari

1:16:37paling kiri sampai paling kanan.

1:16:39Kita mau nampilin gimana. Berarti

1:16:41kalau teksi di tengah kan di bagian yang kelipet

1:16:43tuh. Kayaknya nggak bisa.

1:16:45Oh dia muncul

1:16:47di satu tempat ya.

1:16:49Jadi misalkan di sebelah kiri moding,

1:16:51di sebelah kanan itu browser.

1:16:53Ada lagi yang biasanya sebelah

1:16:57kirinya

1:16:59tampilannya, terus kanannya

1:17:01IDE, bawahnya SSH.

1:17:03Atau Bill,

1:17:07NPM watch biasanya.

1:17:09NPM watch. NPM test,

1:17:11NPM test.

1:17:13Ini saya dicabut

1:17:17di video konser.

1:17:19Oh iya bener ya.

1:17:21Jadi lepas. Berarti

1:17:23itu dua layar yang terpisah.

1:17:25Cuma satu OS.

1:17:27Kayak X10 monitor aja.

1:17:29Kalau ada yang

1:17:31maling atau jahatin,

1:17:33kalau kita

1:17:35mau bales, cabut, lemparin

1:17:37satunya gitu.

1:17:39Jadi kalau udah maling, kita

1:17:43bentar dulu mas.

1:17:45Atau kalau

1:17:47mau dirampas, udah

1:17:49sabar-sabar. Kita bagi dua aja ya.

1:17:51Ini satu.

1:17:53Si maling bisa nawar.

1:17:55Sebentar nanti, sebelah-sebelah ya.

1:18:01Ditukar sama

1:18:03yang lain.

1:18:05Itu mah kita tolak aja.

1:18:09Maaf mas, saya nggak mau di maling.

1:18:11Saya reject.

1:18:13Siapa yang mau di maling?

1:18:15Itu bisa disedupkan layar dulu.

1:18:21Terus ini, ada pertanyaan

1:18:23lain nih. Beda

1:18:25konteks sama hal-hal lainnya.

1:18:27Kalau tadi kan teknis semua. Kalau sekarang

1:18:29ini kan kita lihat, makin-makin

1:18:31banyak yang pakai LLM ya.

1:18:33Bikin, lulus email lah.

1:18:35Sampai ngaget gambar.

1:18:37Research informasi. Terus

1:18:39Bart yang jawab semua pertanyaan.

1:18:41Itu kan udah, kayak

1:18:43LLM itu udah

1:18:45ada dari zaman dulu. Tapi kan dulu

1:18:47eksklusif banget, mahal. Sekarang

1:18:49murah, semua orang bisa nakses.

1:18:51Nah, temen-temen ngerasa kerjaannya sebagai

1:18:53webdev terancam atau nggak?

1:18:55Ada yang pakai ini?

1:18:59Google Copilot?

1:19:01Saya pakai Google Copilot.

1:19:03Dan terakhir, barusan hari ini saya di

1:19:05GitHub Copilot.

1:19:07Terakhir hari ini saya di...

1:19:09dapat akses

1:19:11GitHub Copilot Chat.

1:19:13Apa itu bedanya pas Google Copilot?

1:19:15Merasa terganggu atau merasa terbantu?

1:19:17Terbantu banget.

1:19:19Jadi ada, kalau GitHub Copilot Chat

1:19:21anggap aja Chat GPT.

1:19:23Tapi di

1:19:25khusus untuk Copilot.

1:19:27Mau jadi seniman.

1:19:33Itu ada komen bagus.

1:19:35Nah, ini kerjaan siapa yang

1:19:37lebih terancam? Seniman?

1:19:39Orang kreatif maksudnya, atau

1:19:41orang

1:19:43seni lah, kreatif dalam hal seni ya.

1:19:45Atau web developer

1:19:47lebih terancam mana ya?

1:19:49Ini bisa jadi topik sendiri

1:19:51sebenarnya.

1:19:53Betul-betul.

1:19:55Tapi ya, saya juga

1:19:572 minggu belakangan pakai

1:19:59GitHub Copilot

1:20:01dan sangat terbantu terutama

1:20:03must testing.

1:20:05Saya pakai Copilot

1:20:07banyak banget.

1:20:09Contohnya generate regex,

1:20:11kemudian

1:20:13belajar

1:20:15tau itu fungsinya sebenarnya

1:20:17buat apa sih. Terus bisa juga

1:20:19pakai penyelesaian. Terus bisa juga

1:20:21untuk, saya sudah

1:20:23tulis fungsinya.

1:20:25Terus nanyain si Copilot

1:20:27ada hal-hal yang saya belum

1:20:29lihat. Bisa buat

1:20:31kode kita lebih robust

1:20:33contohnya, atau lebih

1:20:35kondisional kita.

1:20:37Ada yang terlewat enggak? Dia bisa detect

1:20:39juga.

1:20:41Setelah saya tulis fungsinya, bisa

1:20:43minta dia untuk nulisin

1:20:45dokumentasinya buat saya.

1:20:47Jadi bisa ditambahin to JS doc-nya,

1:20:51PHP doc-nya bisa

1:20:53dilengkapin sama dia.

1:20:55Bisa juga

1:20:59untuk

1:21:01generate unit test.

1:21:03Jadi saya suka pakai generate unit test.

1:21:05Cuma

1:21:07perlu teman-teman

1:21:09tahu ya, jangan terima

1:21:11secara

1:21:13100%.

1:21:15Karena saya 50-50,

1:21:1950% itu masalah

1:21:21kodenya.

1:21:23Hanya sekedar bantuin

1:21:25saya untuk

1:21:27first level rubber duck. Jadi ada teman

1:21:29yang ngomong sebelum nanya

1:21:31orang lain, sebelum nanya Google, sebelum nanya

1:21:33"Ini gimana secaranya?" Saya tanyainya

1:21:35ke GitHub Copilot.

1:21:37Atau nanyainya ke

1:21:39Jack GPT.

1:21:41Khususnya untuk

1:21:43ngasih tahu

1:21:45khusus untuk

1:21:47apa namanya,

1:21:49waktu itu saya mau belajar regex. Karena regex-nya

1:21:51panjang banget. Nggak mudah untuk

1:21:53dimengerti.

1:21:55Dan saya pertanya

1:21:57sama dia

1:21:59dijelasin itu.

1:22:01Apa regex ini

1:22:03segmen-segmennya?

1:22:05Segmen-segmennya ngapain, akhirnya

1:22:07dikasih contoh, oh baru saya mengerti.

1:22:09Karena regex-nya

1:22:11panjang banget. Kayaknya ada

1:22:1320-an

1:22:15baris deh.

1:22:1720-an baris regex-nya.

1:22:19Untuk ngedetek ini,

1:22:21ngedetek

1:22:25nomor mobil.

1:22:27Ngedetek

1:22:29spasi yang tidak

1:22:31kelihatan untuk

1:22:33simplify Chinese

1:22:35dan tradisional Chinese.

1:22:37Setengah mati.

1:22:39Susah, setengah mati.

1:22:41Akhirnya

1:22:43sudah lah, nanya aja.

1:22:45Terus akhirnya saya dibantu.

1:22:47Oh iya, mau buat SQL juga bisa.

1:22:49Benar. Dama ternyata

1:22:51pake ya dari akses beta.

1:22:53Berarti berbalik aja.

1:22:55Eh, kalau maintainer

1:22:57Open Source kan

1:22:59gratis. Nah, ini bayar

1:23:0110 dolar.

1:23:0310 dolar atau 16 dolar gitu.

1:23:05Rembus Kantor. Rembus Kantor saya.

1:23:07Saya Rembus Kantor

1:23:11CetGPT sama

1:23:13GitHub Copilot Rembus.

1:23:15Karena saya pakai buat kerja.

1:23:17Nah, tapi kan

1:23:19disitu berarti sebagai asisten

1:23:21yang ngarahin kita, kita minta

1:23:23tolong secara spesifik.

1:23:25Kayak kita punya ART gitu asisten

1:23:27rumah tangga minta sapuin

1:23:29ini, minta cuci piring. Tapi kita

1:23:31yang ngarahin ya. Berarti

1:23:33posisinya gitu kan. Berarti

1:23:35kalau di film-film

1:23:37atau mungkin di media

1:23:39populer yang quickbait kan

1:23:41apakah kerjaan mu akan

1:23:43digantikan oleh AI?

1:23:45Berarti kan sebetulnya

1:23:47dalam waktu dekat nggak akan

1:23:49lebih kepada ini, lebih kepada

1:23:51second brand.

1:23:53Leveraging sih.

1:23:55Kita justru lebih cepat kerjanya.

1:23:57Iya, second brand ini kita nggak perlu

1:23:59mengingat gimana cara

1:24:01baca file di Node.js.

1:24:03Tulis aja, misalkan

1:24:05fs dot apa. Tiba-tiba dia

1:24:07udah bisa dapat konteks dari

1:24:09apa yang mau kita lakukan sebelumnya.

1:24:11Misalkan di atasnya ada, kita ada

1:24:13variable file-nya misal ada itu blablabla.

1:24:15Di bawahnya begitu fs dot something

1:24:17udah tau, oh ini antara

1:24:19red file atau red file.

1:24:21Jadi sebetulnya nilai jual kita

1:24:23sebagai developer manusia itu

1:24:25kan kita bisa, cuma kita

1:24:27yang bisa ngarahin

1:24:29prompt-nya kan. Kita mendesain prompt-nya

1:24:31tergantung berdasarkan

1:24:33apa yang mau dibuat, misalnya mungkin ada

1:24:35business requirement atau tujuan apa

1:24:37yang pengen dicapai. Cuma kita

1:24:39yang bisa mikir prompt. Dia nggak bisa mikir

1:24:41prompt sendiri.

1:24:43Sebenarnya simple-nya kayak gitu

1:24:45kan ya?

1:24:47Iya, cuman ini

1:24:49kembali lagi ini kayaknya bisa jadi

1:24:51apa ya, jadi topic sendiri ya.

1:24:53Pak tanyaannya satu.

1:24:55Ketika kita

1:24:57sudah, apa ya, sudah

1:24:59terlanjur

1:25:01ketergantungan kepada kita chat

1:25:03GPT, kak, atau co-pilot, kak.

1:25:05Apakah ketika

1:25:07misalkan kata-kata chat GPT udah

1:25:09tidak bisa gratis lagi harus bayar.

1:25:11Co-pilot juga tadi 100 dolar

1:25:13per tahun. Apakah teman-teman

1:25:15renyla mengeluarkan uang 100 dolar

1:25:17per tahun hanya untuk

1:25:19membantu kita

1:25:21kalau tidak di-remburs. Ya, kalau

1:25:23ngomongin remburs ya mungkin itu

1:25:25privilege ya.

1:25:27Ya tau nggak remburs tapi kita mendapat value

1:25:29yang sebanding. Ya, misalnya kita bikin

1:25:31product lah atau apa, atau

1:25:33mempersingkat waktu kita, misalnya kita punya

1:25:35consulting rate sekian

1:25:37per jam. Nah, kalau misalnya itu bisa

1:25:39mempersingkat kerja kita dari 3 jam

1:25:41jadi 1 jam, kan 2 jamnya kayaknya

1:25:43kita untung, ibaratnya untung

1:25:45dan tanda kutip. Ya, udah tinggal

1:25:47itungan, tinggal itung-itungan aja kan.

1:25:49Tapi kan intinya kita

1:25:51kita sebagai manusia harus

1:25:53punya skillset yang

1:25:55si mesin itu nggak bisa jalanin sendiri.

1:25:57Kan intinya gitu.

1:25:59Yang lebih, yang lebih

1:26:01apa, kita mungkin

1:26:03ini ya, tergantung

1:26:05levelnya juga. Kalau digunakan oleh

1:26:07orang yang kata-kata

1:26:09dia nggak ngerti coding sama sekali

1:26:11dia pake PTT atau

1:26:13pake Copilot, ya itu mungkin akan

1:26:15berbahaya. Karena dia akan terima aja.

1:26:17Sama aja kayak kita copy paste buta dari stack overflow.

1:26:19Iya.

1:26:21Sama aja, gitu tentunya.

1:26:23Tiba-tiba GPU-nya dipake

1:26:25mining.

1:26:27Karena low

1:26:29permission.

1:26:31All permission gitu ya. Semua kan

1:26:33tergantikan ya, kecuali jQuery.

1:26:35JQuery itu kayak

1:26:37sekecuali ya, yang nggak bisa mati.

1:26:39Kayak terdenggigat.

1:26:41Yang tidak

1:26:43tergantikan oleh jQuery

1:26:45dan PHP.

1:26:47Ada.

1:26:49Ia akan tergantikan.

1:26:51Nah, ini

1:26:55Damar ada insight bagus lagi nih.

1:26:57Sangat tidak membantu untuk design.

1:26:59Untuk front-end, kerja front-end-nya.

1:27:01Apalagi kalau pakai ThreadWidth.

1:27:03Daripada nulis from, mendingan langsung tulis ASL.

1:27:05Ini karena

1:27:07si copilot ini, dia pakai

1:27:09kodex

1:27:11yang adalah API-nya

1:27:13OpenAI.

1:27:15OpenAI ini kan dibatasiin kan

1:27:17trending-nya sampai tahun 2020.

1:27:19Jadi tidak semua

1:27:23codebase itu dipelajari

1:27:25oleh kodex atau copilot ini.

1:27:27Oh, ThreadWidth belum rilis.

1:27:29ThreadWidth belum banyak.

1:27:31Atau mungkin versi yang

1:27:33masih versi satu, masih versi awal-awal.

1:27:35Nah, kabarnya si Bart ini

1:27:39dia open.

1:27:41Jadi, kalau chat

1:27:43gitu kan dia dibatasiin kan

1:27:45sampai tahun 2020 atau berapa.

1:27:47Kalau Bart ini

1:27:49tak terletes, dan dia bisa akses internet.

1:27:51Jadi kabarnya dia lebih...

1:27:53Kayak training-nya real-time ya, berarti

1:27:55bisa ke update terus.

1:27:57Pokoknya train terus.

1:27:59Jadi untuk coding katanya

1:28:01si Bart ini cukup bagus, tapi belum coba.

1:28:03Kalau Bart udah coba sih, iseng

1:28:07cuma hal simpel kayak, please write

1:28:09today's date in Indonesian.

1:28:11Masih hit and miss, bahkan hal

1:28:13se-simple itu ya. Kan ada

1:28:15tiga alternatif jawaban si Bart, nggak sih.

1:28:17Itu di random sih.

1:28:19Jadi pertama kali nyoba, yang muncul justru

1:28:21yang salah, yang beneran salah,

1:28:23literally salah.

1:28:25Jadi dari

1:28:27tiga alternatif,

1:28:29yang satu beneran salah, yang satu

1:28:31betul, pakai apa?

1:28:33Yang method lama to localize

1:28:35date string gitu loh. Terus yang tiga

1:28:37pakai yang baru muncul international

1:28:39API. Yang kedua sama tiga ini

1:28:41betul semua, maksudnya output-nya akurat.

1:28:43Yang pertama, salah. Jadi kayak

1:28:45cuma ngeprint angka tanggal,

1:28:47angka bulan, sama angka tahun.

1:28:49Jadi hit and miss sih.

1:28:53Keliatannya kalau untuk strictly

1:28:55coding, masih lebih bagus.

1:28:57Co-pilot deh. Karena

1:28:59itu kelihatannya

1:29:01kan luas banget ya. Terus penggunaannya

1:29:03kan lebih kayak ke apa itu?

1:29:05Yang kayak di Gmail, yang kayak di Google

1:29:07Workspace. Jadi emang nggak

1:29:09dikursusin buat coding.

1:29:11Betul, betul.

1:29:13Dia umum. Kalau Codex ini kan memang

1:29:15spesifik untuk

1:29:17coding kan. Ada satu lagi

1:29:19produknya AWS.

1:29:21Namanya Codexpert ya kalau salah ya.

1:29:23Itu

1:29:25open for public juga?

1:29:27Iya, itu free.

1:29:29Ini juga spesifik untuk coding.

1:29:31Nah ini, silahkan dicoba

1:29:35kalau mau. Ini gratis juga.

1:29:37Ini alternatif untuk

1:29:39Co-pilot. Kalau Co-pilot kan

1:29:41bayar. Kalau ini gratis.

1:29:43Oke, kita jadi kaya aja.

1:29:51Kapan-kapan lah

1:29:53episode akan kita

1:29:55digantikan? Nanti kita ngomongin AI.

1:29:57Karena di perusahaan saya juga lagi

1:29:59bukan saya ya, tapi tim yang

1:30:01lain lagi explore mengenai

1:30:03AI juga. Pakai chat GPT

1:30:05sebagainya. Untuk

1:30:07create content di

1:30:09WordPress Block Editor.

1:30:11Jadi promnya,

1:30:13typing misalnya.

1:30:15Buat artikel tentang 5

1:30:19cara, apalah,

1:30:21menjadi sukses mendadak.

1:30:23Tapi more

1:30:25than that gitu ya. Jadi misalnya

1:30:27yang salah satu contohnya

1:30:29kumpulkan

1:30:31berapa kali

1:30:33itu yang history landing, moon landing.

1:30:35Terus dia kasih

1:30:37cuman textnya biasa. Terus bisa

1:30:39convert that into table.

1:30:41Terus dibuah jadi table.

1:30:43Terus

1:30:45sort order by year.

1:30:47Sort datanya by year.

1:30:49Jadi bisa kayak prom.

1:30:51Kita juga didemoin

1:30:53kemarin tuh buat Google

1:30:55workspace tapi.

1:30:57Ya kan sama underlying teknologinya.

1:30:59Jadi pakai prom

1:31:01untuk membantu

1:31:03menulis konten yang lebih menarik.

1:31:05Namun

1:31:07kontennya tetap, misalnya kita

1:31:09udah bikinin konten.

1:31:11Tetapi kita butuh data.

1:31:13Terus akhirnya kita bisa minta data ini,

1:31:15ambil dari mana. Terus di prom.

1:31:17Terus akhirnya data yang muncul.

1:31:19Daripada kita klakli-klakli untuk setting,

1:31:21bisa minta si

1:31:23AI-nya untuk ngurubah itu jadi setting.

1:31:25Nanti setelah

1:31:27si

1:31:29Humanmade-nya publish

1:31:31apa namanya?

1:31:33White paper-nya

1:31:35nanti saya share.

1:31:37Dia sudah publish

1:31:39sneak peek-sneak peek-nya.

1:31:41Untuk

1:31:43lebih dalemnya apa, bagaimana caranya sih.

1:31:45Saya belum tahu.

1:31:47Karna baru plugin-nya sendiri

1:31:49masih baru

1:31:51kayak private beta

1:31:53gitu. Jadi

1:31:55percuma juga saya share di sini. Teman-teman gak bisa

1:31:57akses.

1:31:59Tapi proprietary kan itu?

1:32:01Open source.

1:32:03Wah seru juga.

1:32:05Ini videonya.

1:32:09Kalau mau buka sedikit sneak peek-nya.

1:32:15Press AI Generative Content & Block.

1:32:17Ini bisa

1:32:21banyak, akan banyak inovasi

1:32:23produk-produk ya. Salah satunya

1:32:25tadi ya, misalkan tadi

1:32:27bisa bikin

1:32:29plugin.

1:32:31Plugin untuk WordPress

1:32:33atau untuk DNS yang lain gitu kan.

1:32:35Ada juga, saya pernah

1:32:37lihat demo ini ya.

1:32:39Coba di...

1:32:41Terus...

1:32:45Kelihatan, kelihatan.

1:32:47Di screen-nya kelihatan ya?

1:32:49Saya ini gak kelihatan.

1:32:51Ha, kelihatan.

1:32:53Make that into a table.

1:32:55Oke.

1:32:57Add another column.

1:32:59Jadi kayak new ya?

1:33:01Ya.

1:33:03Ini mirip sama yang

1:33:05di opening I/O kemarin.

1:33:07I/O

1:33:09feature untuk

1:33:11Google Workspace.

1:33:13Jadi kalau contoh yang

1:33:15di I/O itu, apa?

1:33:17Anak SMA, mau kuliah.

1:33:19Terus minat saya

1:33:21ini, ini, ini.

1:33:23Dikasih rekomendasi.

1:33:25Mungkin ini beberapa jurusan yang cocok

1:33:27untuk kamu, blablabla.

1:33:29Salah satunya game design.

1:33:31Oke, saya minat game design.

1:33:33Terus tinggal

1:33:35di kota apa gitu

1:33:37di Amerika. Terus dibuat

1:33:39listing universitas,

1:33:41kampus-kampus yang punya program

1:33:43game design dalam

1:33:45radius yang deket

1:33:47sekitar situ. Terus habis itu

1:33:49dibuat table

1:33:51dan ada maps dan

1:33:53kontaknya masing-masing

1:33:55kampus itu. Jadi kalau

1:33:57buat apply atau cari info lebih lanjut

1:33:59bisa langsung itu. Terus bisa

1:34:01di sorting berdasarkan apalah yang

1:34:03jaraknya paling dekat atau apa.

1:34:05Ya kan mirip, maksud saya

1:34:07work flow-nya mirip.

1:34:09Kan mudah munculkan ya

1:34:11produk-produk seperti itu. Notion

1:34:13udah ada AI-nya kan untuk content

1:34:15generation. Red Bull juga udah

1:34:17mulai ada. Terus juga

1:34:19saya pernah lihat demo LMS

1:34:21dan yang mana gimana sistem. Jadi kayak bikin

1:34:23bikin course gitu kan

1:34:25tapi dengan AI

1:34:27jadi selalu bikin SEO course untuk

1:34:29developer gitu. Terus nanti dia bikinin

1:34:31outline-nya. Terus kita bisa detailin

1:34:33satu-satu jadi

1:34:35capta satu apa, capta dua apa dan seterusnya.

1:34:37Jadi memang

1:34:39oportunity-nya peluangnya besar sekali

1:34:41kalau kita coba

1:34:43melepatkan ya API-API yang

1:34:45disediakan oleh ini.

1:34:47Ada API-nya baru open AIC ya

1:34:49yang lain belum.

1:34:51Soon, sepertinya

1:34:53Soon.

1:34:55Ini Bahiyu ada yang

1:34:57baru, platform apanya?

1:34:59Ini

1:35:01bukannya

1:35:03no code platform ya

1:35:05yang

1:35:07backend-nya yang dibuat oleh

1:35:09yang ujung-ujungnya Flutter, pakai

1:35:11teknologi Flutter.

1:35:13Jadi kita bisa bikin web.

1:35:15Tapi nanti di generate-nya codenya Flutter.

1:35:17Iya kayaknya.

1:35:19Sama kayak apa tuh jaman dulu ada nih

1:35:21juga kayak gini.

1:35:23Dulu kan islanya Webflow kan.

1:35:25Itu mah sampe sekarang ada ya.

1:35:27Oh karena Webflow

1:35:29terkenal ya. Jadi orang udah

1:35:31familiar. Beneran dia buat Flutter Flow.

1:35:33Pakai teknologi Flutter.

1:35:35Ini oh mobile ya mobile.

1:35:37Oh ada juga nih desktop.

1:35:39Ini dipersinggatkan

1:35:41oleh Flutter ya.

1:35:43Semakin

1:35:45seru ya. Bisa ke web juga nggak?

1:35:47Nah tetep.

1:35:49Lo flutter kan bisa.

1:35:51Ini ada nih desktop nih, kelihatan

1:35:53kan sedikit. Desktop bukan web.

1:35:55Bukan.

1:35:57Desktop bukan web.

1:35:59Jadi apa?

1:36:01Nggak ada gambar.

1:36:03Nggak ada gambar.

1:36:05Nggak terlihat. Feature.

1:36:07Gimana kita bisa lihat?

1:36:09Docs.

1:36:11Ya kayak Flutter, mungkin

1:36:13pas udah dikompile jadi aplikasi Flutter

1:36:15biasa.

1:36:17Web.

1:36:19Arusnya ada dong WebView.

1:36:21WebView.

1:36:23Nanti kita tanya itu.

1:36:25Jadi Flutter.

1:36:27Hanya

1:36:29bayu. Bisa nggak bikin web?

1:36:31Bayu.

1:36:33Kan kita ngobrolin web.

1:36:35Ya kan Flutter bisa

1:36:37kumpil ke web.

1:36:39Terakhir kabarnya

1:36:41masih mengenaskan.

1:36:43Katanya jangan.

1:36:45Kata Mas Angga ya.

1:36:47Mas Angga masih mengenaskan.

1:36:49Jadi Flutter ya.

1:36:51Sekarang di Belanda.

1:36:53Iya.

1:36:55Gimana nih?

1:36:59Mirip Framer.

1:37:01Eh Core Base.

1:37:03Mirip Framer. Apanya mirip Framer?

1:37:05Oh itu ya.

1:37:07Ionic.

1:37:11Mirip Ionic jaman dulu.

1:37:13Jaman dulu. Sekarang

1:37:15udah beda. Ionic masih tetep

1:37:17gitu juga ya? Masih ada kan?

1:37:19Masih dan

1:37:21semakin, ya inovasinya jalan terus kan?

1:37:23Iya.

1:37:25Framer bakal tetap menang

1:37:27kayaknya buat web soalnya

1:37:29first class framework motion.

1:37:31Oh.

1:37:33Tapi si Flutter Flow ini

1:37:35keliatannya target marketnya orang yang

1:37:37emang somehow entah untuk alasan apa

1:37:39harus bikin

1:37:41aplikasi Flutter.

1:37:43Itu specific and niche banget

1:37:45kali ya.

1:37:47Ini kodenya bisa dia jenera

1:37:49kode, abis itu dia bisa ubah-ubah

1:37:51ke gimana ya?

1:37:53Iya, kayak ngomplile

1:37:55jadi web app.

1:37:57Tapi kalau Flutter kan maksudnya bisa

1:37:59diadaptasi ke

1:38:01native.

1:38:03Di import maksudnya ke

1:38:05kembali ke Flutter-nya gitu.

1:38:07Makanya dia

1:38:09bawa-bawa Flutter ini ya.

1:38:11Banyak ya yang

1:38:13seru ya ternyata ya.

1:38:15Walaupun di luar Google

1:38:17ayo ya.

1:38:21Kapan Google Ayo Standed?

1:38:23He he he.

1:38:25Kapan ya?

1:38:27Kalau yang Jogja,

1:38:29kalau nggak salah, Juli.

1:38:31Kemarin baru tanya-tanya.

1:38:33Juli-nya kapan? Nggak tahu sih.

1:38:35Belum tahu, saya belum ada tangan.

1:38:37Defog kemarin udah

1:38:39nawarin. Defog kapan ya?

1:38:41Nggak ada dulu.

1:38:43Defog itu

1:38:458 Juli.

1:38:47Defog 8 Juli.

1:38:51Kenapanya sekitar Juli?

1:38:53Masih nunggu ini invitation

1:38:55Google Ayo Standed Medan.

1:38:57He he he.

1:38:59Berharap.

1:39:01Berharap.

1:39:03Makanya nih si Defog

1:39:05kending dulu ya nungguin di Medan dulu.

1:39:07Mudah-mudahan nggak bentrak.

1:39:09Jadi bisa ngisi dua-duanya.

1:39:11Defog salatnya terlalu dekat.

1:39:13Nggak bisa naik pesawat.

1:39:17Sebenernya kan dibayar naik pesawat.

1:39:19Sebenernya kan dibayar naik pesawat.

1:39:21Nggak bisa bayar.

1:39:23Hotel bisa dibayarin.

1:39:25Tapi ya udah iseng aja nginep di Defog semalam.

1:39:27Nginep di Defog ya.

1:39:29Tapi di Defog.

1:39:31Tapi di Defog.

1:39:33Oh, pernah waktu itu

1:39:35ngisi.

1:39:37Ngisi di Bogor, naik kereta,

1:39:39ngajak anak-anak naik kereta,

1:39:41gitu kan biar tahu.

1:39:43Abis itu nginep di Bogor, nginep di hotel.

1:39:45Hotelnya dibayarin Bogor.

1:39:47Nggak dibayarin keretanya aja.

1:39:49Soon, soon.

1:39:53Ada lagi?

1:39:55Udah.

1:39:57Kalau lanjut, banyak banget lagi.

1:39:59Nanti part 2 kita deep dive ya.

1:40:01Nanti part 2 kita deep dive ya.

1:40:03Beneran feature webnya sendiri.

1:40:05Nggak yang tadi.

1:40:07Minimal satu.

1:40:09Kita bertiga,

1:40:11sumbang, paling tidak satu topik

1:40:13yang lebih deep ya.

1:40:15Web specific.

1:40:17Ya.

1:40:19Kalau teman-teman ada yang mau request,

1:40:21mungkin menarik nih.

1:40:23Gitu ya. Bisa langsung aja.

1:40:25Ya, topiknya web ya.

1:40:27Topiknya web, silahkan

1:40:29di komentar di bawah

1:40:31atau di kanan di kiri, atau bisa ke

1:40:33bit.ly/moboranweb.

1:40:35Silahkan tulis di sana.

1:40:37Nanti minggu depan

1:40:39kita coba bahas.

1:40:41Begitu.

1:40:43Nanti WWDC, ada juga

1:40:45ngobrol-ngobrolnya.

1:40:47Kalau ada yang berhubung dengan Safari,

1:40:49mungkin bisa jadi. Kita bisa bahas.

1:40:51Tuh.

1:40:53Karena Safari juga lagi menggenjot ya.

1:40:55Mengenjot.

1:40:57Mulai atix, ngejar.

1:40:59Dia nggak mau dikatakan

1:41:01jadi the next IE.

1:41:03Next Internet Explorer.

1:41:05Oke.

1:41:07Kalau gitu, untuk malam ini, mungkin

1:41:09udahan dulu. Terima kasih banyak buat semuanya.

1:41:11Untuk topik-topik dan

1:41:13diskusinya seru banget. Sampai ke mana-mana

1:41:15kita bahas ya. Sampai ke AI. AI itu

1:41:17sangat seru. Sampai kerjaan

1:41:19digensur robot.

1:41:21Jadi kerjaan kita

1:41:23kan tinggal nyuruh-nyuruh aja.

1:41:25Itu bisa jadi topik sendiri

1:41:27dan

1:41:29kita bahas nanti lah.

1:41:31khusus gitu. Jadi lebih seru.

1:41:33Sekian aja untuk malam ini.

1:41:35Terima kasih banyak semuanya.

1:41:37Sampai ketemu lagi

1:41:39di selasa depan.

1:41:41Terima kasih. Kita masih ketemu lagi

1:41:43selasa depan. Selamat malam.

1:41:45Selamat istirahat. Bye-bye.

1:41:47Bye.

1:41:49Sudah.

1:41:59Sudah.

Suka episode ini?

Langganan untuk update episode terbaru setiap Selasa malam!

Langganan Sekarang

Episode Terkait

Ngobrolin Google IO Lebih Dalam - Ngobrolin WEB ep34
EP 33

23 Mei 2023

Ngobrolin Google IO Lebih Dalam - Ngobrolin WEB ep34

Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. ...

WebAI - Ngobrolin WEB
EP 151

25 Nov 2025

WebAI - Ngobrolin WEB

πŸ—£οΈπŸ•ΈοΈ Selasa malam waktunya #ngobrolinWEB! Malam ini membahas AI yang dapat dijalankan di web browser atau istilah kere...

Ngobrolin Monorepo - Ngobrolin WEB
EP 119

18 Mar 2025

Ngobrolin Monorepo - Ngobrolin WEB

Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. ...

Komentar