EP 39

Ngobrolin I/O Extended - Ngobrolin WEB ep40

Bagikan:

Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. Topik, tautan dan pertanyaan menarik bisa dilayangkan ke https://bit.ly/ngobrolinweb Kunjungi https://ngobrol.in untuk catatan, tautan dan informasi topik lainnya.

Transkrip Bantu Koreksi

0:14Halo-halo-halo, selamat malam.

0:18Selamat malam.

0:20Bertemu lagi kita di acara kesayangan kita bersama-bersama trio web-web ini.

0:27Ada saya Riza, ada Ivan, dan ada Eka.

0:31Malam hari ini seperti biasa, selasa malam, waktunya kita ngobrolin web-web.

0:36Ya, selamat datang di episode ke-40.

0:39Dari...

0:4110 episode lagi ya.

0:43Target kita 50.

0:45Oh, 42.

0:4752 ya targetnya.

0:49Artinya jalan setahun ya kalau 52 ya.

0:53Episod 52 berarti kita udah jalan setahun, setiap minggu, hampir setiap minggu sempet bolong satu ya.

1:01Kita kan dari 0.

1:03Dari 51 ya, sempet bolong satu, terus ada beberapa yang rekaman kayak minggu lalu ya.

1:11Tapi malam ini kita live, jadi buat teman-teman yang apa, boleh membanjiri kolom komentar nanti kita bacakan seperti Bang Ranga.

1:21Akhirnya, wah kita belum final nih.

1:23Belum final.

1:25Akhirnya apa nih maksudnya.

1:27Oke, sambil menunggu juga teman-teman yang lain.

1:31Ini malam hari ini kita mau sih ya.

1:35Sebenarnya malam hari ini topiknya ada dua.

1:37Ada dua, yang pertama adalah Ayo Connect.

1:41Dan cerita pengalaman Eka dan juga Ivan yang baru pulang dari Bangalore.

1:45Kemudian segmen yang kedua kita bahas tentang Ayo Extended.

1:49Apa itu, kapan, dan kira-kira acaranya seperti apa nanti kita akan gali satu per satu.

1:57Oke, yang pertama dulu, event pertama itu adalah Ayo Connect.

2:01Sebelumnya event pertama itu Ayo.

2:07Event paling pertama Google I/O.

2:09Ya, Google I/O. Kenapa setelah Google I/O, terus banyak event-event yang lain.

Lihat transkrip lengkap

2:15Ini yang akan kita bahas ya.

2:17Oke, jadi abis Google I/O yang sudah kita bahas juga,

2:23berapa episode ya? Dua episode, tiga episode ya.

2:25Jadi kalian yang belum nonton, klik di sini ya.

2:31Silahkan cari aja di channel YouTube.

2:33Buat nonton episode langsung.

2:35Jadi I/O itu acara tahunannya Google untuk meluncurkan berbagai produk rilis, teknologi,

2:43baik yang berupa produk beneran, misalnya kayak Pixel, atau device.

2:49Bisa juga dari masing-masing teknologinya.

2:53Jadi kayak misalnya web, ada hal-hal baru apa di web, di cloud, di AI dan machine learning, dan sebagainya.

2:59Itu Google I/O.

3:01Terus selanjutnya ada Ayo Connect yang mau kita bahas ya.

3:05Ini kayaknya cukup baru ya?

3:07Iya, Ayo Connect baru tahun ini.

3:09Baru tahun ini kan? Cukup baru ya?

3:11Jadi konsepnya I/O Connect ini adalah dia akan menjelanggarakan ini,

3:19kalau nggak salah ya, tiga-bedua.

3:21Jadi contohnya, kemarin kan yang pertama I/O di Amerika.

3:25Di Kalifornia.

3:27Di Kalifornia. Terus kemudian I/O Connect di Amsterdam.

3:31Amsterdam, Miami.

3:33I/O Connect di Amsterdam buat wilayah Eropa ya.

3:35Buat developer, apa? Google Developer Community di Eropa.

3:39Terus yang di Miami buat Google Developer Community di Miami.

3:45Di Miami.

3:47Amerika.

3:49Amerika Selatan.

3:51Ya seluruh Amerika.

3:53Nah yang Bangalore baru Asia.

3:55Asia tapi kecuali Asia Timur ya.

3:59Kayaknya Asia Timur bakal ada eventnya sendiri deh.

4:03Kalau nggak salah denger.

4:05Kayaknya di Shanghai.

4:07Kayaknya untuk Google Developer Community di RRC, Jepang, Korea.

4:13Kalau yang di Bangalore, India ini buat kita.

4:19Asia Tenggara, Asia Selatan.

4:21Asia Tenggara dan Asia.

4:23Kalau nggak salah Australia masuk di kita juga.

4:25Masuk di India juga.

4:27Konceptnya ada kata connect itu adalah untuk menghubungkan antara developer, Google dan community.

4:41Ya mungkin backgroundnya sedikit ya.

4:45Kalau dulu kita dapat kesempatan diundang ke Google I/O kan.

4:49Bagi siapa yang mau.

4:51Amerika langsung sebelum aku masuk.

4:53Semacam subsidi.

4:55Tapi nggak dibayar full ya.

4:57Semacam subsidi lah gitu ya.

4:59Kita tetap harus keluarin uang.

5:01Cuman ya tiket dan lain-lain.

5:03Tiket masuk ke acaranya sih.

5:05Dapat gitu kan.

5:07Penginapan juga mungkin nggak tahu ya.

5:09Subsidi ya.

5:1150-50 kali atau berapa gitu kan.

5:13Nah kalau ada yang punya apa.

5:15Bersedia untuk datang ya silahkan datang gitu.

5:19Nah tahun semenjak pandemi.

5:21Kan acaranya diadakan secara online kan.

5:23Google I/O sekarang pun offline dan online kan.

5:25Hybrid ya.

5:27Kita bisa nonton di YouTube.

5:29Atau kita bisa langsung datang kesana.

5:31Nah begitu dilakukan secara online.

5:35Terutama pada saat pandemi.

5:37Akhirnya mungkin si Google berpikir.

5:41Oh mendingan dikumpulin aja nih.

5:43Dibunua-bunua untuk ngomongin hal-hal.

5:45Yang berhubungan dengan Google I/O kemarin.

5:47Termasuk juga ini ya.

5:49Bintang tamunya juga diundang dari Googler ya.

5:53Untuk ngomongin di sana ya.

5:55Cukup banyak pun ya.

5:57Biasanya kita cuma lihat di apa.

5:59Cuma lihat di YouTube.

6:01Cuma lihat di artikel.

6:03Terus tiba-tiba lihat.

6:05In real life gitu.

6:07Lihat dalam bentuk manusia.

6:09Ketemu siapa aja disana?

6:11Ketemu Thomas Steiner.

6:13Ada Jocelyn.

6:15Oh Thomas.

6:17Ada Thomas Steiner.

6:19Sama Eji.

6:21Ada Mas Eji yang biasanya pastis itu.

6:23Altan.

6:25Sama kak Una.

6:27Ketemu cuma dia sibuk banget.

6:29Oh sibuk ya.

6:31Rachel.

6:33Kalo sama...

6:35Ini Jocelyn ketemu dong.

6:37Ketemu kita ngobrol.

6:39Cuma sayangnya keynotenya bukan.

6:43Mas Sundir.

6:45Bukan lah.

6:47Walaupun ini ya.

6:49AK.

6:51Tapi bisa ditonton kan.

6:53Keynote-nya kan.

6:55Ada di YouTube kan.

6:57Ada online.

6:59Jadi hybrid juga ya sebenernya ya.

7:01Jadi buat temen-temen yang mau...

7:07Penasaran.

7:09Mau liat ininya.

7:11Informasi lebih lanjutnya tuh.

7:13Ada di chat.

7:15Di rspv.withgoogle.com.

7:17Silahkan diliat saja.

7:19Di sini ada videonya gak?

7:21Ada ya.

7:23Mungkin di channel Google Developer kali.

7:25Ada tuh di depan.

7:27Ada nih.

7:29Opening keynote doang.

7:31Ada workshop juga.

7:33Ada.

7:35Ada workshop.

7:37Acaranya tuh dalam sehari.

7:39Cuma sehari.

7:41Sekitar siang.

7:43Bahkan gak sehari penuh sih.

7:45Mulai jam 11 siang.

7:47Keynote-nya tuh jam 11.

7:49Sebetulnya formatnya tuh mirip

7:51I/O yang...

7:53I/O pusat.

7:55I/O yang di Mountain View.

7:57Jadi.

7:59Main keynote.

8:01Itu jam 11.

8:03Habis itu di panggung paling besar yang sama.

8:05Itu dilanjutin sama keynote.

8:07Masing-masing bidang.

8:09Web, AI, dan lain-lain.

8:11Kalau keynote webnya.

8:13Si Mbak Una itu present.

8:15Ya keynote-nya ya.

8:17Setelah keynote.

8:19Ada break sebentar.

8:21Gak sebentar sih. Mungkin sekitar setengah jam.

8:23Makan.

8:25Yang seru itu.

8:27Habis.

8:29Nah itu sekitar jam 12.35.

8:31Itu parallel mulai semua.

8:33Jadi masing-masing ada track-nya.

8:35Di web, cloud, AI,

8:37dan Android.

8:39Itu ada sesi talk.

8:41Dan itu hampir non-stop.

8:43Jadi jeda-nya sedikit.

8:45Nah parallel ada talk.

8:47Ada juga demo booth.

8:49Jadi demo booth itu ya...

8:51itu standar kayak pameran.

8:53Kayak pameran-pameran gitu ya.

8:55Jadi di tengah-tengah hall itu

8:57ada sekitar 21 booth.

8:59Demo, macem-macem.

9:03Teknologi.

9:05Web.

9:07Banyakan mobile sih sama cloud.

9:09Sama cloud.

9:11Terus lucu-lucu.

9:13Ada yang ada kuis, ada hadiahnya.

9:15Dan dapet es krim.

9:17Yang lucu-lucu itu banyakan cloud sayangnya ya.

9:19Kalau web mah biasa aja.

9:21Ya demo biasa aja.

9:23Terus webnya keren menurut gue.

9:25Apa tuh?

9:27Boleh diceritakan mu?

9:29Ada gemik kulis-kulisan.

9:31Itu ada fotonya.

9:33Itu buka aja nanti fotonya.

9:35Nah terus...

9:37Ini ML. Machine Learning.

9:39Itu ML.

9:41Bukan, bukan.

9:43Itu, itu, itu.

9:45Ini yang dikirimin Ivan nih.

9:47Nah ya udah.

9:49Yang dikirimin Ivan aja.

9:51Tapi tadi yang dua tapi sebelumnya juga sama.

9:53Jadi mau gue ceritain nih?

9:57Ceritain dong.

9:59Baik dari awal.

10:01Jadi ini...

10:03Pause aja pause.

10:05Ini Cast Machine Point of Sales.

10:07Ada Cast Register-nya.

10:09Ini Point of Sales ya, jelas ya.

10:11Nah di sisi kanan itu

10:13di laptop itu web. PWA ya.

10:15Progressive Web App.

10:17Dan murni web.

10:19Lalu yang di skrin yang kecil

10:21itu dual monitor.

10:23Itu cuman kayak... Extended dari laptop.

10:25Extended dari laptop.

10:27Lalu...

10:29Di sebelah kiri

10:31lagi sebelah monitor kecil

10:33itu barcode reader.

10:35Itu yang buat scan.

10:37Oke scan ya.

10:39Lalu yang monitor atas itu yang

10:41untuk total uangnya.

10:43Yang cingkring-cingkring gitu ya.

10:45Di yang bawah

10:47kan ada lobang kecil.

10:49Cast Register. Oh ini Recip Recip.

10:51Recip bisa printer printer.

10:53Dan sebelah kanan itu tempat duit.

10:55Jadi misalnya kita buka chart track gitu.

10:57Ya.

10:59Semua ini

11:01menggunakan teknologi web.

11:03Web USB bukan?

11:15Oh.

11:17Oh yang SID itu

11:19Cast Register-nya.

11:27Teknologi QR-nya di belakang.

11:29Tunggu ya. Gua lupa tuh teknologi apa aja yang ada di situ.

11:31Oh ada juga fotonya.

11:33Ntar cek.

11:35Ini sama kan?

11:37Ya itu di belakang itu ada QR-nya tuh.

11:39Wah ini ada iklannya nih.

11:43Ada barangnya nih.

11:45Ada barcode-nya.

11:47Oh ngetes barcode.

11:49Ya ya ya.

11:51Oh oke.

11:53Jadi

11:55pakai web serial.

11:57Web HID.

11:59Web USB.

12:01Dan Web Bluetooth.

12:03Oke wow.

12:05Jadi itu API yang dipakai.

12:07Nah kombine.

12:09Terus jadi Progressive Web App.

12:11Dan jadi

12:13Point of Service. Dan ini dipakai

12:15beneran di Production.

12:17Sudah dipakai di

12:19salon-nya siapa gitu.

12:21Yang bikin GDE Web juga.

12:23Oh wow.

12:25Dari negara mana nih?

12:27Eropa ya?

12:29Belanda.

12:31Nanti kita bisa kupas nanti nih.

12:33Nanti kayaknya satu episode sendiri aja ya.

12:35Sama Mas Thomas.

12:37Mas Thomas.

12:39Nah di sebelah ini

12:41ada nggak ya foto sebelah ini?

12:43Nggak ada.

12:45Apa fotonya?

12:47Foto yang dari si Eka. Sorry.

12:49Back ke kiri.

12:51Nah ini dia.

12:53Ini.

12:55Ini sebenernya yang pertama.

12:57Your video will be ready soon.

12:59Ya harap. Sabar menunggu.

13:01Nah ini.

13:03Nah ini Lego.

13:05Lego Education Kit namanya.

13:07Bisa dibeli ya.

13:09Nah ini dia orangnya.

13:11Pak Thomas.

13:13Nah jadi

13:15di sistem ini ada web

13:17basenya. Interface nya.

13:19Bisa nge-programming

13:21microcontroller untuk dari si

13:23alat.

13:25Chip microcontroller dari si

13:27Lego Education Kit.

13:29Jadi dia jual satu set.

13:31Bisa jadi robot.

13:33Bisa jadi mobil.

13:35Bisa jadi track finder.

13:37Nah algoritma nya tinggal drag and drop

13:39yang kayak di monitor tuh.

13:41Oh kayak ini ya. Kayak Scratch ya.

13:43Ya kalau temen-temen pernah lihat

13:45Scratch. Jadi ini emang

13:47produknya Lego.

13:49Jadi mereka Lego Education.

13:51Itu bikin web app.

13:53Itu based on Scratch.

13:55Jadi itu mereka tuh jual buat

13:57edukasi main-main. Jadi kayak buat

13:59ngajarin anak-anak programming.

14:01Logiknya dulu. Jadi ini emang based on

14:03Scratch. Nah terus cuma dia ada

14:05type alternatif si

14:07user-nya. Dalam hal ini si anak yang

14:09lagi belajar itu dia bisa nge-tick python juga.

14:11Kalau udah terbiasa dengan

14:13logika, variable loop. Nah terus

14:15mereka tuh jual satu set dengan

14:17si Lego-nya.

14:19Itu tuh sebetulnya di dalamnya udah ada

14:21sensornya. Jadi kayak ada sensor gerak,

14:23sensor cahaya. Kalau sensor

14:25sensor cahaya tuh yang dibawah tuh.

14:27Yang dibawah tuh.

14:29Yang, ah nggak ada

14:31fotonya sih. Jadi ada

14:33kayak kereta atau mobil yang

14:35bisa jalan ikutin

14:37jadi apa?

14:39Ada kayak tape warna

14:41kuning gitu ditaruh di lantai.

14:43Dia bisa ngikutin itu karena dia

14:45apa? Semacam sensor cahaya.

14:47Nah intinya si Lego ini

14:49emang bikin web app. Mereka tuh

14:51sebenarnya punya native. Jadi masing-masing

14:53punya. Jadi apa? Di macOS

14:55ada, Android ada,

14:57Windows ada. Tapi kan

14:59beban maintenance-nya lumayan

15:01berat. Jadi, dan

15:03ukurannya tuh besar banget.

15:05Jadi kayak kalau di download tuh

15:07bisa ratusan mega.

15:09Installasi awal ratusan mega

15:11kalau di native, kalau harus

15:13download seluruh programnya,

15:15kan kalau native, ngedownload semuanya.

15:17Itu bisa kayak nyampe 1 giga, dan nggak

15:19semua device, bisa kan.

15:21Nah jadi, walaupun

15:23sebetulnya yang native app

15:25masih di maintain, tapi

15:27cycle maintenance-nya tuh kayak lebih

15:29dikurangin, dan effortnya

15:31yang baru difokusin ke web

15:33app ini. Nah web app ini

15:35isi programnya di streaming.

15:37Nah sebenarnya kalau detailnya

15:39stream itunya.

15:41Modulnya di stream.

15:43Isi aplikasinya, nah

15:45detailnya gimana, sebenarnya

15:47gue juga nggak tahu sih. Nanti kalau mas Thomas

15:49berkenan mampir

15:51ke acara kita,

15:53ya kita tanya beliau aja.

15:55Dia cuma bilang isi app-nya

15:57di streaming. Jadi apa?

15:59Ya cuma, ini PWA itu

16:01total ya paling 10-15

16:03mega lah yang occupy

16:05disk, occupy

16:07laptop, atau computer

16:09yang menggunakan.

16:11Seru sih. Ini by default

16:13pakai Bluetooth ya?

16:15Ya, koneknya setelah kita selesai

16:17setelah selesai kita atur

16:19algorithma-nya,

16:21terus dia compile, hasil

16:23compile-nya supaya bisa

16:25dikirimkan ke microcontroller

16:27koneknya via Bluetooth.

16:29Jadi

16:31kan program ini kan

16:33cuma isinya modul. Kan harus

16:35compile jadi executable supaya bisa jalan

16:37di microcontroller kan.

16:39Dia compile di web,

16:41terus dikirimin.

16:43Terus hasil

16:45binary-nya kirim

16:47via Bluetooth ke device.

16:49Ke device.

16:51Ke microcontroller lah lebih tepatnya.

16:53Nah, habis itu jalan deh device-nya.

16:55Yaudahlah, kita undang aja nih

16:57si Pak Thomas ini nih.

16:59Eh bentar, ada opsi kedua.

17:01Jadi by default itu pakai

17:03seru sekali.

17:05Cuma bisa juga, ada opsi kedua

17:07USB. Jadi itu bisa

17:09ada

17:11kan kit-nya lain-lain.

17:13Oh USB di transport dulu gitu ya

17:15ke device-nya gitu ya?

17:17Sama.

17:19Kita ngel-connect

17:21Arduino gitu lah.

17:23Arduino yang ada sensor-nya.

17:25Si robot yang breakdance itu, itu yang di kanan

17:27ada contohnya di connect ke

17:29laptop pakai USB.

17:31Oh, berarti jalan-jalan

17:33susah kan pakai kabel kan. Harus nempel

17:35terus kabelnya gitu ya?

17:37Enggak, sekali aja kan.

17:39Sekali transfer kan.

17:41Make sense.

17:43Ngerti, ngerti, ngerti, oke, oke.

17:45Wow seru sekali.

17:47Mungkin yang compile baru ya colok lagi ya, sama kayak kita pakai

17:49Arduino. Betul.

17:51Kalau misalkan ada update, kita harus

17:53colok lagi ke USB, di upgrade,

17:55habis itu lepas lagi, jalan lagi.

17:57Kalau pakai Bluetooth, bisa

17:59over the air kan, OTA kan.

18:01Ini nih, ada pertanyaan nih.

18:05Compiler-nya di web gitu.

18:07Itu yang kita kurang tahu.

18:09Kita yang kurang tahu.

18:11Bisa jadi...

18:13Gua gak tahu.

18:15Compiler-nya di web atau di server.

18:17Baru nanti binary-nya

18:19dikirimkan. Jadi...

18:21Web assembly kayaknya.

18:23Bisa jadi. Itu ada itu dari...

18:25Lago Education.

18:29Apa ini?

18:47Tiga, tiga.

18:49Tiga, tiga.

18:51Kita pengen lihat cara kerjanya, ya.

18:53Dengerin dari DevTools, segala macam.

18:55Tab itu, kita gak bisa lihat

18:57source code-nya, karena emang

18:59sama Lego gak di...

19:01Di open.

19:03Rahasia perusahaan dia lah.

19:05Rahasia perusahaan.

19:07Yang mana ini? Spike Essential.

19:09Yang mana aja.

19:11Ini curiganya nih.

19:13Wasm curiganya nih.

19:15Iya runtime itu ada wasm-nya kayaknya.

19:17Ada wasm-nya gak?

19:19Itu aja, itu tab wasm, coba

19:21cek sebelah kanan.

19:23Tab wasm itu.

19:25Gak ada.

19:27Kita kan belum masuk.

19:29Kita belum masuk.

19:31Masuk dulu. Update.

19:33Kok update?

19:35Terus open?

19:37Maybe.

19:39Harus turn on Bluetooth.

19:41Harus turn on Bluetooth.

19:43Gak bisa.

19:45Berarti kita harus

19:47mengundang

19:49orang Lego ya.

19:51Ini harus ada device-nya ini.

19:55Baru bisa kebuka.

19:57Oh dia jual sepaket ya.

19:59Iya.

20:01Coba yang essential aja.

20:03Yang essential.

20:05Yang Spike Essential.

20:09Nah.

20:11New project.

20:17Create.

20:19Wah seru.

20:21Iya ya. Gak ada.

20:23Gak ada wasm.

20:25Kan wasm. Berarti salah.

20:27Cuma kan belum nge-compile.

20:29Ini baru bikin building block-nya.

20:31Belum di jalan kemana-mana.

20:33Mungkin lazy load. Gak tahu.

20:35Ya gitu.

20:37Cuma itu ya.

20:39Seru sekali ya.

20:41Cuma sayangnya belum ada ya.

20:43Contoh aplikasi open source

20:45yang setara. Ini kan semua

20:47proprietary ya bisa dibilang.

20:49Semoga besok-besok ada

20:53aplikasi yang kodenya bisa di

20:55explore juga buat

20:57dicontek lah.

20:59Kalau proprietary berarti

21:01berarti dia

21:03compilenya di server. Abis itu

21:05baru di streaming.

21:07Di download.

21:09Abis itu dikirim mana lagi.

21:11Kayaknya gitu sih.

21:13Tetap harus nyampe ke si apa?

21:15Si Lego kit-nya itu kan.

21:19Harus di-compile.

21:21Jadi low-level

21:23language apapun itu yang bisa

21:25dibaca

21:27ngejalanin si micro-controller-nya.

21:29Biar bisa jalan, biar bisa gerak, dan lain-lain.

21:31Nah itu seru.

21:33Oke.

21:35Lalu ada apa lagi yang seru?

21:37Tadi kita udah bahas 2

21:39cat register, Lego, dan

21:41banyak.

21:43Oh banyak. Nah ini

21:45kelihatannya di machine learning,

21:47ini apa?

21:49Machine learning dan AI itu kayaknya

21:51sebenarnya mendominasi banget sih

21:53di event I/O ini.

21:55Termasuk tol, kayak materinya, dan

21:57salah satu yang menarik, dan

21:59bersinggungan sama web, ya ini WebML,

22:01Tensorflow.js itu

22:03update-nya ya

22:05lumayan banyak lah. Kayak

22:07What's New sih intinya. Terus demo-nya

22:09face detection,

22:11kalau itu sih standar ya.

22:13Nah yang di-talk-nya itu

22:15present

22:17bakal ada, kelihatannya

22:19belum di-launching, cuma akan

22:21ada semacam

22:23no-code tool, jadi kayak drag

22:25and drop, itu fully web-based

22:27yang

22:29bisa ngejalanin model

22:31Tensorflow

22:33fully di browser, dan itu

22:35interface-nya, interface-nya

22:37pakai drag

22:39and drop, terus option-optionnya,

22:41parameter-nya, segala macem, kita

22:43bisa customize, ada UI-nya.

22:45Sayangnya nama tools-nya apa lupa.

22:47Ya maunya di-press.

22:49Vertex AI bukan?

22:51Enggak tahu, mungkin ya.

22:53Ya tunggu aja, bentar lagi, kalau ada yang

22:55di-launching, berarti itu.

22:57Vertex itu

23:01masih private beta.

23:03Kalau Vertex ya?

23:05Ya, jadi

23:07untuk soal AI yang menarik,

23:09yang bisa sedikit berhubungan sama web,

23:11itu bisa Vertex AI sama

23:13ada link-nya, tuh, di gua.

23:15Vertex AI sama Duet AI.

23:17Ada link-nya di...

23:19Oh, kalau Duet itu yang buat di workspace ya.

23:21Kalau nggak salah.

23:23Duet AI

23:25Vertex dulu.

23:27Jadi Vertex AI ini

23:29kita bisa

23:31membangun machine learning-nya

23:33kita sendiri.

23:35Dengan data kita sendiri.

23:37Dengan data kita sendiri, dengan

23:39kayak workspace

23:41gitu. Jadi dia sudah sediakan

23:43IDE ya, IDE di cloud.

23:45Jadi kita tinggal supply data kita

23:47seperti apa, dan

23:49nanti akan dipilihkan.

23:51Sudah ada, kita bisa jadi gini,

23:53bisa buat generatif AI

23:55secara cepat dengan model garden

23:57yang sudah ada. Jadi model garden itu sudah kayak

23:59directory model yang sudah siap.

24:01Kayak marketplace gitu, tinggal pilih ya.

24:03Ya, contohnya, mau

24:05sentiment analysis.

24:07Yang menarik

24:09buat saya itu kemarin itu

24:11bagaimana

24:13kalau kita misalnya gini,

24:15bayangkan perusahaan kita punya atau

24:17open source project kita deh

24:19punya dokumentasinya yang besar.

24:21Contohnya React. React documentation,

24:23WordPress documentation, kan sudah

24:25dokumentasinya sudah banyak banget.

24:27Kita bisa nge-train modelnya kita itu

24:29berdasarkan knowledge base

24:31yang kita punya.

24:33Jadi kita train,

24:35dan search yang

24:37kita buat itu,

24:39hasilnya itu bisa dalam bentuk

24:41chat AI, atau

24:43search AI.

24:45Terus bisa conversational ya?

24:47Ya. Kalau dia search AI, kita bisa

24:49nanya aja yang ketik pertunjukan.

24:51Bagaimana sih cara membuat create

24:53React application

24:55untuk membangun blablabla.

24:57Nanti dia akan

24:59dari knowledge base itu dia akan berikan

25:01semua list yang

25:03konten dan listnya

25:05kemana kita harus mulai

25:07tutorial kita

25:11tanpa perlu mencari semua

25:13knowledge base, atau link-link

25:15dokumentasi. Atau bisa kita

25:17juga bisa generate chat

25:19AI, berdasarkan

25:21knowledge base yang kita punya.

25:23Jadi kita bisa langsung tanya

25:25semua itu.

25:27Hmm.

25:51Oke.

25:55Saya punya-nya

25:57Google.

25:59Oh. Ini bukannya

26:01image-image gini?

26:03Enggak. Itu kan

26:05lagi video call.

26:07Enggak. Tapi ini ancient

26:09science fiction city. Terus dia gambar

26:11di belakangnya tuh.

26:13Bukan ya? Ini tentang kode?

26:15Bisa. Bisa.

26:17Bisa semua ya. General ya. Bisa.

26:25Kalau copilot kan cuma kode.

26:27Enggak. Kalau kode, ini kayak ada

26:29subdivision. Kayak ada

26:31subsectionnya sendiri. Kayaknya dari vertex deh.

26:33Bukan. Beda.

26:35Bukan. Bukan. Beda sendiri.

26:37Ya.

26:39Iya.

26:41Kalau dibandingin sama

26:43copilot kayaknya kurang masuk.

26:45Soalnya copilot kan khusus coding kan.

26:47Kalau ini kan buat generic kan.

26:49Bar. Eh. Bar.

26:51Codi.

26:53Codi.

26:55Codi. Enggak.

26:57Duit AI itu. Duit AI

26:59Codi. Ini. Bukan.

27:01Duit AI Codi.

27:03Nggak ada.

27:05Jadi kalau nggak salah sih. Bagian dari

27:07Duit AI atau semacamnya.

27:09Tapi buat coding.

27:15Banyak banget soalnya ini AI.

27:17Banyak banget soalnya ini AI.

27:19Gak ada.

27:21Code Assistants.

27:23Nah. Itu dia.

27:25Code Assistants. Tunggu sebentar ya.

27:27Product. Product.

27:29Code.

27:31Gak ada code disini.

27:33Youtube nih.

27:35Kita lihat ya.

27:39Berarti ini

27:43lebih generic kan.

27:45Bukan cuma buat code kan.

27:47Buat semua. Termasuk juga untuk coding ya.

27:49Ya.

27:51Ya. Pokoknya buat pengguna Google workspace.

27:53Ya. Workspace kan misalnya ada cloud.

27:55Bukan AI juga namanya.

27:57Ini. Ini. Linknya.

27:59Itu yang pakai

28:01Google cloud.

28:03Oh iya. Ini ada demo-nya.

28:05Bahkan di keynote.

28:07Ada bagian yang di display

28:09di keynote sih.

28:11Benar sih emang.

28:13Jadi pakai duet. Sama juga produknya

28:15namanya duet AI for developer.

28:17Oh iya itu.

28:19For Google workspace.

28:21Oke.

28:23Jadi namanya produk Google AI.

28:25Itu keputusan branding aja kali ya.

28:27Biar semua yang di bawah

28:29apa. Suite.

28:31Product suite

28:33nya Google. Semuanya itu pakai duet

28:35AI. Tapi bisa

28:37untuk image. Bisa buat

28:39emang.

28:41Oke.

28:43Semakin seru.

28:45Semakin seru ya.

28:47Oh ini nih yang di demo-in.

28:49Explain this code itu di keynote

28:51nya di demo-in.

28:53Code explanation.

28:55Ini.

28:57Oke. Nah ini kita bisa jadi

29:07topik sendiri nih yang kita

29:09janjikan mau kita bahaskan tentang

29:11CPTPT dan temen-temennya ya.

29:13Bekal digusur oleh

29:15AI. Atau ya cuma kita

29:17job disk kita agak

29:19geser dikit buat integrate

29:21tooling. Ini kan intinya tooling

29:23ya sebenarnya.

29:25Apakah software developer akan menjadi

29:27software generator. Jadi cuman

29:29generator aja.

29:31From engineer.

29:33Kasih ininya ya.

29:37Oke oke. Nah ini seru ya.

29:39Semakin banyak.

29:41Ada media pipe.

29:43Mereka sebutnya media pipe.

29:45Untuk flutter

29:47ada untuk tensorflow ada.

29:49Itu apa? Cuma gue gak sempet.

29:51Bukannya

29:53Ivan ikutnya workshop itu.

29:55Media pipe. Gak ya? Iya.

29:57Ikut gue workshop yang media pipe.

29:59Sebenarnya dia kayak next generation

30:01dari tf.dev.

30:03Itu tensorflow.dev itu.

30:05Kan kita sudah disediakan banyak

30:07model-model.

30:09Namun. Terus dikasih itu kan

30:11code lab kan.

30:13Yang kita bisa pakai

30:15CPU atau TPU-nya dari si

30:17Google kan.

30:19Jadi sudah dibuat jadi satu workspace.

30:21Jadi sudah terintegrasi semua.

30:23Kita bisa langsung jalankan

30:25atau training modelnya kita.

30:27Pake model yang mana. Masukin

30:29data source kita

30:31di training.

30:33Terus hasilnya bisa jadi tf.light

30:35atau tf.js.

30:37Tinggal kita pakai.

30:39Cuma itu sudah satu seamless

30:41terintegrasi semua.

30:43Itu library ya?

30:47Jadi kayak bisa pakai JavaScript

30:49intinya ya?

30:51Kayak interface-nya gitu?

30:55Kayak interface. Jadi sudah kayak

30:57framework gitu ya.

30:59Jadi

31:01media face detection bisa.

31:03Intinya sudah banyak

31:05model-modelnya.

31:07Model-modelnya sudah lama. Mulai dari mobile net

31:09untuk image atau untuk text

31:11recognition sudah ada.

31:13Jadi pakai

31:15library yang media pipe

31:17tersedia

31:19di

31:21Android juga ada.

31:23Flutter juga ada.

31:25Webd tensorflow.js juga ada.

31:27Jadi sudah tinggal pakai.

31:29Jadi bisa pakai model yang sama

31:31regardless

31:33dari device apa.

31:35Itu semacam SDK-nya

31:37berarti ya?

31:39Iya. Ini linknya media pipe.

31:41Nah ini

31:45workshop ini adalah satu hal

31:47yang aku rada nyaksin.

31:49No code studio.

31:51Aku agak nyasal ini nggak ikut workshop

31:55media pipe. Karena emang

31:57gila sih padat banget. Antara

31:59talk sama ngeliatin demo boot

32:01itu beneran udah tiba-tiba selesai aja.

32:03Jadi nggak.

32:05Harus pilih nggak bisa dua-duanya.

32:07Harus pilih. Cuma

32:09yang seru banyak.

32:11Dan itu padat banget.

32:13Dua belas tiga lima mulai

32:15acara utama.

32:17Jam lima-an, jam lima

32:19dua lima lah sudah closing.

32:21Itu tuh project game face itu

32:23yang jadi keynote-nya.

32:25Sini.

32:27Profesional gamer.

32:55Si timnya dari Google itu

32:57semua controlnya di mapping ke

32:59ekspresi muka.

33:01Jadi misalnya

33:03miringin mulut

33:05ke kiri jadi apa.

33:07Detail banget karena dia beneran nggak

33:09bisa gerakin anggota

33:11tubuh lain.

33:13Bisa facial ya?

33:15Facial expression.

33:17Dan bayangin di game yang

33:19kalau cuma ngeklik,

33:21oke lah. Ngeklik kan misalnya bisa

33:23sedih atau ngangguk, atau apalah.

33:25Cuma kalau game kan, gaming kan

33:27kontrolnya dan movement-nya, gerakan-gerakannya

33:29itu kan

33:31rumit ya, kompleks. Dan itu bisa di mapping.

33:33Ada demo boot-nya juga nih.

33:35Salah satu demo boot paling

33:37apa? Trend.

33:39Apa? Nembak ya.

33:41Kalau nggak shooter apa demo-nya.

33:43Pake game shooter.

33:45Dia nembaknya tuh makin

33:47kita manggap, apa ya?

33:49Kita makin manggapnya makin neighbor atau apa ya?

33:51Makin keras nembaknya.

33:53Kalau kita muap, tiba-tiba dia nembak

33:55dong berarti.

33:57Ya harus di depan itu.

33:59Kalau muap kan itu kan nggak sopan

34:01kalau muapnya.

34:03Buka mulut itu kan.

34:05Jadi apa-apa,

34:07intinya

34:09kekuatan nembaknya itu

34:11di mapping ke intensitas

34:13facial expression. Dan bahkan

34:15nggak bisa motret karena sunking yang

34:17nganterimotor banyak.

34:19Nah intinya dari media pipe ini

34:21itu dari awal

34:23untuk membuat solusinya

34:25jadi library untuk media

34:27mesh, visual,

34:29hand jester itu

34:31sudah ada. Jadi kita tinggal

34:33train modelnya sesuai dengan solusi

34:35yang kita inginkan. Dan dalam

34:37game face ini facial recognition

34:39itu untuk memaping muka itu

34:41sudah ada facial mesh.

34:43Jadi untuk menggerakkan karakter

34:45yang di game itu tinggal

34:47kita train modelnya

34:49dan mengkonekannya ke

34:51game. Atau ke instruksi

34:53keyboard atau instruksi

34:55mouse.

34:57Itu yang project game face itu

34:59mengenai itu.

35:01Jadi media pipe itu

35:03sudah sebenarnya

35:05membungkus dan mempermudah

35:07menggunakan AI.

35:09Dan berarti itu

35:11modular banget ya.

35:13Maksudnya bisa dicomot.

35:15Seluas itu

35:17capupannya bisa diambil

35:19dan dikustomise sesuai yang

35:21kebutuhan aplikasinya.

35:23Sudah ada semua ini ya.

35:25Model-model yang

35:27umum-umumnya sudah ada ya.

35:29Jadi bisa

35:31dipakai.

35:33Tuh modelnya sudah banyak.

35:35Object Detection, Image Classification,

35:37Image Segmentation,

35:39dan banyak-banyak lagi.

35:41Ya kayak yang di serial

35:43Silicon Valley ya. Cuma bisa hot dog.

35:45Dan tadinya, pas dia detek hot dog

35:47semua ngirang, "Oh, bisa detek makanan."

35:49Tau nggak, apapun yang bukan hot dog,

35:51cuma not hot dog.

35:53Nggak, kalau ini nggak tipe-tipe.

35:55Ya, ini kan standar ya.

35:57Gambar kucing apa gambar

35:59anjing. Ini standar.

36:01Hello world-nya ya. Hello world-nya

36:03machine learning ya.

36:05Tapi dia bisa call masalah,

36:07dia bisa detek. Itu kan

36:09Object Detection ini kan

36:11yang gue tahu ada

36:13MobileNet version 2.

36:15Itu udah bisa detek

36:17kayak puluhan ribu object gitu.

36:19Ya. Kan kalau

36:23sebenarnya kan AI kan udah cukup lama

36:25dari tahun 70-an juga udah ada kan.

36:27Yang membedakan kenapa AI sekarang booming

36:29sama yang dulu nggak adalah

36:31kemampuan komputasi.

36:33Komputasi sekarang udah semakin

36:35terjangkau.

36:37Kalau teman-teman punya handphone, itu

36:39handphone-nya udah berapa core.

36:41Ada GPU-nya segala.

36:43Nah, itu bisa digunakan,

36:45dimanfaatkan untuk training.

36:47Training itu yang sangat mahal kan, kalau dulu kan.

36:49Jadi sekarang sudah terjangkau

36:51perusahaan-perusahaan seperti OpenAI

36:53dan lain-lain itu bisa

36:55mentoring si modelnya

36:57dengan biaya

36:59yang cukup terjangkau lah

37:01buat standarnya perusahaan

37:03sehingga bisa menghasilkan

37:05loncatan kayak

37:07leap kan, kayak lompatan tiba-tiba.

37:09"Wah ada chat GPT, wah ada ini,

37:11ada banyak." Gitu kan.

37:13Jadi ya salah satunya alasannya karena itu.

37:15Training dan running sih.

37:19Jadi kalau yang kata mas

37:21Jason Mayes yang

37:23presen, yang itu-nya lead-nya

37:25Tensorflow.js, katanya salah satu

37:27penggunaannya itu di apa sih kayak

37:29orang video processing atau apa gitu.

37:31Video processing ya kayaknya contohnya.

37:33Jadi katanya banyak

37:35orang yang, maksud saya profesional

37:37di bidang

37:39video editing, mereka itu laptop-nya

37:41atau komputernya, udah

37:43canggih-canggih banget. Dan itu

37:45sebenarnya semua kalau buat quick processing

37:47generate lah misalnya.

37:49Kalau pun modelnya udah ada, nggak harus

37:51training kan, harus generate, misalnya harus

37:53ngejalanin komputasi.

37:55Itu ya bisa banget di

37:57browser langsung tanpa harus

37:59dijalani dari server

38:01yang mungkin ada

38:03ada batasan, nggak harus di cloud

38:05atau di server on-prem apapun yang

38:07ada batasan biaya, belum lagi

38:09ada batasan upsy kayak data privacy

38:11atau apalah, masalah birokrasi

38:13atau hukum. Jadi itu demand-nya

38:15emang makin tinggi karena

38:17bisa jalan di device dan

38:21ya web app itu tadi nggak usah

38:23download apa-apa. Premise

38:25yang sama dengan C-Lake Blue tadi ya kan.

38:27Ya buka aja misalnya

38:29di perusahaan mereka atau

38:31mungkin di internal mereka ada web

38:33app-nya ya udah semua tinggal bisa

38:35jalanin dari web app.

38:37Yang tadi

38:39mau bilang tuh ada link-nya tuh

38:41visual blocks namanya.

38:43Jadi project-nya lumayan banyak juga. Tadi udah

38:45ada Vertex, ada Duet AI

38:47dan ini ada lagi si

38:49visual blocks yang didemo-in

38:51di salah satu talk-nya.

38:53Mana? Link-nya di mana?

38:55Di private chat.

38:57Di private chat.

38:59Visual block mana?

39:01Oh, ini visual block.

39:03Jadi memang

39:09bisa kita pakai untuk web juga.

39:11Jadi lebih bagus sekarang.

39:13Nah, ini ada yang bertanya nih.

39:19Kelebihan dan kelemahan utama

39:21Mediapipe.

39:23Sebenarnya Mediapipe itu bukan

39:25bukan

39:27bukan modelnya.

39:29Mediapipe itu cuma

39:31framework-nya.

39:33Jadi, atau tools-nya.

39:35Kayak SDK ya?

39:37Maksudnya kalau dari awam begitikulannya

39:39banyaknya SDK.

39:41Sebenarnya tujuan utama Mediapipe itu adalah untuk

39:43memperkecil gap

39:45developer untuk

39:47ataupun bukan non-developer

39:49untuk masuk ke dunia AI

39:51dan menciptakan solusi.

39:53Itu aja. Jadi sebenarnya

39:55dia kayak drag and drop kind of thing.

39:57Jadi mana

39:59mau pakai

40:01model apa? Data source-nya

40:03apa? Parameternya tinggal

40:05di setting-setting,

40:07di train, jadi

40:09di testing. Jadi

40:11buka Mediapipe itu

40:13sebenarnya kayak

40:15Lebih ke ini sebenarnya kan

40:17no code for machine learning

40:19kan? Jadi

40:21kita gak perlu moding. Kita drag

40:23and drop aja. Modelnya mau yang mana?

40:25Datanya dari apa?

40:27Abis itu

40:29jadi, udah bisa

40:31di train, udah bisa dipake.

40:33Oh itu tuh

40:35di atas built on top of

40:37Tensorflow Lite. Jadi sebetulnya

40:39ini kalau dibuka itunya

40:41Tensorflow under the hood ya.

40:43Di belakangnya Tensorflow.

40:45Tensorflow Lite ini berarti yang buat mobile ya?

40:47Yes.

40:49Itu Tensorflow

40:51JS. Jadi Tensorflow Lite ini

40:53versi

40:55ada sebagian

40:57layer-nya dihilangin supaya lebih

40:59kecil.

41:01Untuk IOT.

41:03Kalau visual block ini apa?

41:09Yang tadi ya? Kayak

41:11Lego tadi ya?

41:13Oh ini.

41:15Ada contohnya.

41:17Ya ya ya. Drag and drop juga ya.

41:19Kita tinggal

41:21ada drop down, pilih input data

41:23dari mana. Misalnya ini contohnya kan

41:25bisa upload dari file,

41:27bisa dari webcam,

41:29bisa dari microphone, atau apapun

41:31itu. Nah ini sebenernya talknya

41:33dia itu ngedemoin

41:35ini step by step. Jadi

41:37pernah webcam, terus

41:39pilih, jadi kayak udah ada opsi-opsinya

41:41buat apa?

41:43Buat ngehilangin background, remove background.

41:45Terus bisa buat kasih

41:47sticker, apa? Kasih sticker,

41:49terus bisa dikustom, align

41:51ke muka kita, terus

41:53bisa. Itu deh, ada efek-efeknya.

41:55Oh, nice.

41:57Jadi

41:59machine learning

42:01juga

42:03jadi komoditas ya.

42:05Jadi bisa dipakai

42:07berbagai kalangan. Kalau dulu kan

42:09hanya machine learning engineer

42:11atau AI engineer, atau data engineer

42:13yang bisa ya. Sekarang kayaknya

42:15lebih dipermudah ya. Sekarang bisa

42:17diakses oleh semua orang.

42:19Semua orang. Jadi

42:21produk-produk

42:23yang banyak

42:25yang apa, yang ada AI-nya nanti akan

42:27semakin banyak ya pastinya ya.

42:29Karena kemudahan ini.

42:31Alright.

42:33Nah berikutnya, kita bahas apa lagi nih?

42:35Yang ini ya?

42:37Oh udah. Ini. Udah juga.

42:39Ini. Nah ini.

42:41Apa ini? Ada yang bisa nebak nggak?

42:43Tepak-tepakan. Ini kan keynote web.

42:45Ya bukan data. Keynote web, tapi kok

42:47ada C++.

42:49Ada Swift.

42:51Ada Python.

42:53Ada C#. Ini apa? Dart ya.

42:55Ini Dart. Ada Java.

42:57Ya Java. Yang paling.

42:59Yang ini apa nih? Dengan antu apa nggak tahu.

43:01Ini kayak game. Radioaktif.

43:03Rust. Rust. Bukan?

43:05Emang apa sih? Bukan. Rust kan itu.

43:07Apa? Oh iya.

43:09Kepiting.

43:11Kepiting ya. Ini apa ya?

43:13Reaktor.

43:15Nggak tahu.

43:17Nah ini. Kenapa di web

43:19bisa ada slide logo-logo ini?

43:21Ayo.

43:23Ada yang bisa bantu jawab nggak?

43:25Ada, ada.

43:27Komen. Ayo komen.

43:29Kenapa ini, ini talks-nya web ini?

43:31Apakah web bisa

43:33menjalankan Java?

43:35Kotlin?

43:37Bisa.

43:39Bisa.

43:41Bisa jawabannya.

43:43Ada Kotlin multi-platform.

43:45Bukan yang di-promote. Wasm

43:47juga lumayan di-highlight

43:49sih. Di-highlight ya.

43:51Jadi

43:53update-nya Wasm yang baru ini

43:55sudah bisa menggunakan

43:57bahasa pengongkraman

43:59yang ada garbage

44:01collected. Garbage collector.

44:03Iya.

44:05Ada versi baru ya.

44:07Biasanya Wasm GC.

44:09Karena

44:11kalau dulu kan awal-awal

44:13si Wasm ini muncul.

44:15Itu banyak kan.

44:17Kayaknya bahasa-bahasa

44:19lain juga ada selain bahasa yang

44:21non garbage collector seperti si

44:23Raz.

44:25Itu ada.

44:27Goleng ada. Terus apa lagi yang ada

44:29garbage collector-nya? Macam-macam ya.

44:31Banyak ya. Python,

44:33Ruby, PHP, segala macam bisa.

44:35Cuman kurang optimal.

44:37Karena si

44:39WellAssembly ini belum

44:41mendukung

44:43bahasa-bahasa yang garbage

44:45collected. Yang butuh GC.

44:47Dia nggak punya

44:49mekanisme.

44:51Translate layer-nya

44:53untuk GC itu. Betul.

44:55Nah ketika WellAssembly

44:57meluncurkan proposal untuk

44:59garbage collector,

45:01mendukung garbage collector,

45:03bahasa-bahasa yang punya

45:05kemampuan untuk garbage collector

45:07seperti Swift, bahasa-bahasa

45:09dinamis terutama ya. Swift, Python,

45:11Dart, apalagi.

45:13Dan nonton topiknya Mas Riza

45:15ini ceritanya.

45:17Teaser, teaser.

45:19Kisi-kisi.

45:21Kisi-kisi.

45:23Jadi itu nanti akan

45:25sudah semakin

45:27imunahkan.

45:29Akan semakin banyak

45:31mendukung bahasa-bahasa pemorgaman lain

45:33yang sifatnya dinamis dan

45:35collected.

45:37Simplenya, kalau teman-teman punya

45:39aplikasi yang sudah

45:41ditulis dengan Python, sekarang sudah

45:43bisa dikompil jadi wasm.

45:45Betul.

45:47Setelah dikompil jadi wasm, sudah bisa

45:49dijalankan di web.

45:51Betul.

45:53Use case-nya ada dua sebenarnya.

45:55Yang pertama, program

45:57atau aplikasi-aplikasi jadul

45:59yang sudah mungkin sudah

46:01agak sulit untuk ditranslate.

46:03Misalkan tadinya

46:05pakai DOS gitu kan.

46:07DOS, terus pakai C++ gitu kan.

46:09Atau apa gitu kan.

46:11Terus, wah sekarang DOS

46:13sudah nggak ada. Kita mau pindahin kemana nih?

46:15Masa di rewrite pakai

46:17JavaScript atau pakai Python

46:19atau pakai apa? Itu bisa ditranslate

46:21ke, apa menggunakan

46:23assembly, contohnya

46:25AutoCAD. AutoCAD itu aplikasi

46:27yang sudah puluhan tahun.

46:29Codebase-nya C++, tapi sekarang

46:31dia bisa diakses di web.

46:33Begitu juga dengan Photoshop.

46:35Photoshop yang

46:37dulu kita pakai,

46:39harus pakai Windows,

46:41executable,

46:43harus di desktop,

46:45sekarang sudah bisa di web juga.

46:47Dia transisinya lumayan

46:49smooth gitu kan.

46:51Mungkin dia agak telat ya dibandingkan Figma

46:53yang akhirnya dia beli kan.

46:55Tapi pada akhirnya

46:57dia juga beralih ke web juga, karena

46:59memang arahnya kesana kan.

47:01Mau pak, apa, istilahnya SaaS ya

47:03Software Asset Service gitu.

47:05Kita nggak perlu lagi ngirimin CD

47:07untuk update gitu kan. Sekarang

47:09sudah over the air semua, jadi akhirnya

47:11mereka menggunakan codebase

47:13yang lama bisa ditranslate.

47:15Tapi kalau Figma berbeda. Figma dari awal

47:17mereka sudah pakai WebAssembly dengan C++

47:19juga. - Karena produk baru?

47:21- Use case-nya dua. Ya, produk baru dari awal.

47:23Mereka bikin dari awal.

47:25- Gua punya blessing in disguise.

47:27- Apa tuh?

47:29- Jadi

47:31pesawatnya kami itu kan

47:33gagal berangkat

47:35di malam hari.

47:37- Oh iya, klotor satu, pasien banget.

47:39- Oh, ini yang ke Bangalore kemarin?

47:41- Iya, waktu berangkatnya.

47:43Jadi naik Maskapai Batik

47:45yang...

47:47Jadi gagal berangkat.

47:49- Gara-gara?

47:51- Masalah mesin.

47:53- Masinnya mati atau kenapa?

47:55- Aduh, ngeri juga ya.

47:57- Diri schedule ke paginya.

47:59Tapi karena

48:01gagal berangkat, jadi banyak kesempatan

48:03buat ngobrol sama teman sebelah

48:05orang India. - Oke.

48:07- Dan dia

48:09ternyata programmer-nya

48:11si Adobe Illustrator.

48:13Khususnya sedang

48:17kodokasi menuju web.

48:19Dia aslinya

48:21kodor C++

48:23dan Java.

48:25Jadi Adobe Illustrator

48:27sendiri sedang

48:29menuju dan dari giri build

48:31menuju web. Dan langsung gue cerita

48:33pakai WebAssembly ya?

48:35Yes, pakai WebAssembly. Jadi dia lagi

48:37konvert-konvert itu. Memang

48:39sudah bisa tetap-tetapi

48:41nggak se

48:43seamless

48:45yang kita melakukan.

48:47Tetap harus ada

48:49adjustment, dan itu

48:51yang sedang mereka kerjakan.

48:53Khususnya sedang

48:55dalam performance optimization ya.

48:57Karena

48:59ada perbedaan juga katanya.

49:01- Iya.

49:03- Akses ke hardware-nya juga kan

49:05cara nyampe sih beda.

49:07Tetapi semuanya

49:09dimudahkan dengan WebAssembly.

49:11Dan waktu dia show di iPad-nya dia,

49:13bahkan work secara offline ya,

49:15dia buka tetap-tetap, pakai Safari,

49:17dia tunjukin tuh

49:19ini Adobe Illustrator-nya

49:21pakai WebAssembly.

49:23- Udah, undang aja buat

49:25topic WebAssembly gimana.

49:27Iya. Jadi

49:31memang walaupun tadi

49:33ceritanya adalah, "Wah, ini

49:35bisa nih, aplikasi jadul terus di-convert

49:37ke web gitu, jadi web gitu kan

49:39atau ke dalam bentuk format

49:41yang lain." Tapi secara

49:43praktek, ya nggak sebegitunya

49:45tinggal compile, abis itu jalan,

49:47harus ada

49:49beberapa hal yang harus

49:51di-customize kan, di-adjust kan,

49:53diubah. - Iya. Itu mantra standar

49:55lah, it depends.

49:57- It depends. Iya.

49:59Kalau aplikasi jadul atau calculator doang,

50:01ya nggak masalah.

50:03- Lingkungannya kan beda ya.

50:05Coba bayangin dulu

50:07gitu kan. Dulu

50:09kalau kita mau compile atau kita mau

50:11bikin jadi executable, itu

50:13masing-masing mesin beda.

50:15Masing-masing prosesor bahkan bisa

50:17beda.

50:19Bukan hanya OS, tapi dari

50:21hardware-nya. "Oh, ini buat Intel.

50:23Oh, ini buat AMD. Ini buat apa?"

50:25Itu masing-masing tergantung arsitektur dari

50:27komputernya, dari PC-nya.

50:29Kita harus

50:31deliver, harus siapin

50:33banyak jenis executable

50:35karena setiap mesin berbeda.

50:37Udah setiap mesin berbeda, setiap

50:39OS berbeda, gitu kan.

50:41Di Linux beda, di Windows beda,

50:43di Mac OS juga beda.

50:45Nah, yang

50:47apa, yang membuat semakin mudah

50:49si WebAssembly ini

50:51bisa diakses ke semua.

50:53Makanya itu ada... - Makanya dulu lahir Java

50:55kan. - Iya.

50:57- Java dengan J2EE-nya.

50:59- J2EE.

51:01- Java Virtual Machine, Java

51:03Virtual Machine. - GVM.

51:05Aplat, Aplat, Java Aplat.

51:07Sebelum Flash.

51:09Itu juga

51:11apa, problem yang sama, kan.

51:13Problem yang sama.

51:15- Bisa jalan di Linux, bisa jalan

51:17di Windows.

51:19- Cuman harus download dulu. Nah, Wasm

51:21juga modelnya kayak gitu. Jadi harus

51:23file executable-nya si

51:25.wasm ini harus di-download dulu.

51:27Yang ukurannya cukup besar ya, berpuluh-puluh

51:29mega. Begitu dia sudah selesai

51:31download, nah, baru bisa

51:33dijalankan bahkan secara offline.

51:35Kalau sudah ke-download.

51:37Berarti udah kelihatan ya?

51:41- Ustis lain sih. - Apa tuh?

51:43- Selain aplikasi lama,

51:45kemungkinan besar aplikasi

51:47baru pun, ya logika aja

51:49kan lebih banyak

51:51programmer yang

51:53pakai bahasa kayak

51:55Python. Ya, Python kan kayak Evergreen

51:57lah buat bikin aplikasi-applikasi

51:59yang

52:01low-level kayak

52:03maksudnya ada banyak

52:05processing grafis dan lain-lain

52:07semacam Adobe. Kan

52:09kurang oke ya,

52:11maksudnya kurang efisien

52:13kalau dibikinnya semua, ditulis

52:15pakai JavaScript kan aneh juga dan

52:17resource-nya juga kurang banyak.

52:19Nah, dengan AD-nya Wasm ini

52:21bisa pakai SDM,

52:23pakai human resource yang ada

52:25buat bikin aplikasi, tapi

52:27dari awal udah di-planning

52:29buat, apa, diintegrasi

52:31ke web lewat Wasm.

52:33Itu kan juga bisa ya skenario

52:35yang asok-akal.

52:37Performance-nya juga mungkin ya karena

52:39apa? By default

52:41bahasa-bahasa kayak Python

52:43dan lain-lain itu kan lebih

52:45mungkin lebih efisien untuk hal-hal

52:47kayak aplikasi yang heavy duty

52:49kayak Adobe atau AutoCAD

52:51atau semacamnya.

52:53- Yang lebih berasa lagi adalah game.

52:55Kalau misalkan sekarang

52:59bayangkan temen-temen punya studio game

53:01isinya Unity

53:03Developer lah, C++,

53:05C#, atau apa gitu ya, pokoknya bahasa yang

53:07low-level gitu kan. Terus tiba-tiba

53:09"Wah, kita pivot, kita harus bikin

53:11aplikasi, bikin game

53:13versi web."

53:15Gimana itu orang-orang di situ kalau nggak ada

53:17Wasm? - Tiba-tiba seru nulis

53:19JavaScript, kosing.

53:21- Harus hire dulu

53:23hire dulu orang

53:25satu tim buat bikin

53:27game yang versi web

53:29kan nggak efisien kan.

53:31Jadi ini bisa jadi

53:33jembatan juga buat game

53:35dan aplikasi-aplikasi berat seperti AutoCAD

53:37Kalau dulu kan AutoCAD berat banget

53:39kan. Hanya

53:41komputer-komputer yang berkekuatan tinggi

53:43yang bisa menjalankan.

53:45Sekarang udah bisa di web, ya

53:47mungkin butuh spek yang tinggi juga sih

53:49cuman ya setidaknya lebih

53:51possible lah ya.

53:53Lebih bisa

53:55banyak, menggapai banyak

53:57spek-spek yang

53:59berbeda.

54:01Privacy Sandbox for the Web, apa nih?

54:03- Nah, ini nih yang perlu

54:05gua sedikit kasih

54:07ancang-ancang buat temen-temen semua web

54:09developer di Indonesia.

54:11Terkait masalah

54:13Privacy Sandbox,

54:15ini intinya

54:17Third Party Cookies

54:19atau ya First Party Cookies

54:21Cookies yang kita pakai di USA sendiri

54:23Cookies yang di-set dari

54:25situs

54:27dari bukan situs kita, domain kita

54:29Third Party Domain

54:31Third Party Cookies akan

54:33di-stock

54:35per Q3

54:372024

54:39scroll ke bawah

54:41Q3 2024

54:45di Chrome

54:47yang Q3

54:49belakang, itu kan

54:51testing, obtain, testing with label

54:53terus deprecation, Q3 itu

54:55sudah face out, sudah cut off

54:57Q3 2024

54:59Third Party Cookies cut off

55:01di Chrome

55:03Apa? - Di Chrome

55:05- Ada 2

55:07ads itu gak bisa lagi

55:09atau retargeting ya

55:11retargeting itu tidak akan bisa lagi

55:13yang kena

55:15selanjutnya itu adalah

55:17teknologi authentication yang menggunakan

55:19single sign on

55:21ya, jadi kalau single sign on

55:23kita ada request

55:25ke Third Party, terus balik

55:27dan ada Cookies yang di-set dari

55:29bukan dari domain kita

55:31- Oh, itu ya kayak Firebase

55:33Supabase, Cognito

55:35Auth0, gitu-gitu?

55:37- Intinya ada

55:39Cookiesnya itu di-setnya dari

55:41Third Party

55:43itu semua yang kayak

55:45Auth0, Skellabotnya sudah mulai

55:47mengarah ke WebAuthn

55:49- Mengarahkan

55:51satu WebAuthn, kedua

55:53pakainya First Party Cookies

55:55jadi gak pakai Third Party Cookies

55:57- Kalau yang main dari sekarang

55:59kan dibalikin di response aja

56:01ya, jadi kita harus handle sendiri

56:03di server kita, nge-set

56:05Cookiesnya dari server kita

56:07misalnya ada, kalaupun ada

56:09access token, ya nge-set Cookiesnya

56:11dari kita biar aman

56:13- Penang gak, liat misalnya

56:15kita sama-sama pakai

56:17let's say kita

56:19ada dua shopping

56:21yang pakai

56:23engine yang sama

56:25dan kita login-nya ke satu tempat

56:27kita visit

56:29situs A

56:31sudah login, ternyata waktu kita masuk

56:33ke situs B, oh contohnya di Stack Overflow

56:35Stack Overflow sama Stack

56:37apa lagi yang banyak itu yang beda domain?

56:39- Stack Exchange

56:41- Stack Exchange, Stack something-something

56:43kita coba login di Stack Overflow

56:45tapi waktu kita masuk ke Stack Exchange

56:47itu udah automatic logging, notice gak?

56:49- Karena Cookiesnya sama?

56:51- Karena Cookiesnya sama

56:53itu di-set oleh Third Party Cookies

56:55- Oke, ini yang nge-check server ya?

56:57- Ya, next-nya sudah gak bisa lagi

56:59jadi, kalau kita masuk

57:01Stack Overflow, terus kita masuk

57:03ke Stack Exchange, kita harus authenticate

57:05lagi di Stack Exchange

57:07itu

57:09sudah akan di-cut off

57:11ada ini-nya

57:13ada penggantinya nanti pakai

57:15Chips API atau

57:17FedCM, Federated Credential

57:19Management API, itu solusi

57:21untuk

57:23single sign-on-nya nanti

57:25- Single sign-on

57:27- Namun yang FedCM ini

57:29masih digagas oleh

57:31crowd, masih

57:33dalam tahap

57:35apa sih lainnya?

57:37- Proposal

57:39antara Proposal atau Origin Trial

57:41saya lupa

57:43kalau mau lebih banyak tahun nanti kita

57:45kupas lagi nanti lebih dalam

57:47tapi tanggal yang perlu temen-temen

57:49tahu, Q3 2024

57:51Third Party Cookies

57:53cut off

57:55- Q itu berarti quarter ke

57:57ketiga, berarti bulan ini ya

57:59bulan-bulan ini ya?

58:01Agustus?

58:0312 bagi 4

58:0512 bagi 4

58:07- Jadi Juli, antara

58:09Juli sama September

58:11- September tahun depan

58:13harus

58:15sudah siap-siap, jangan pakai

58:17Third Party Cookies lagi, karena di Chrome

58:19sudah tidak bisa

58:21tapi di browser lain mungkin akan

58:23menyusul ya? - Enggak, browser lain sudah

58:25cut off duluan - Oh, sudah duluan ya?

58:27Oh, Google yang paling gelap gitu ya?

58:29- Firefox kan emang

58:31- Firefox emang ya

58:33- Browser lain sudah duluan

58:35- Oke, oke

58:37Oke, siap

58:39- Ini yang menangis itu

58:41biasanya yang

58:43digital

58:45marketer re-targeting

58:47ya, karena re-targeting itu

58:49kita kunjungi situs

58:51A sedang melihat

58:53- Sepatu

58:55- Sepatu, tiba-tiba

58:57ad sepatu muncul

58:59di semua situs - Di semua tempat muncul sepatu

59:01- Iya, kita lihat

59:03sepatu di salah satu marketplace

59:05terus tiba-tiba buka Facebook, kok ada iklan

59:07sepatu ya, kok dia tahu ya?

59:09- Dilihat barang mana sepatu, dilihat kiri sepatu

59:11dilihat kanan sepatu - Dilihat Instagram sepatu

59:13gitu kan, kalau ada Baliho, ada Baliho

59:15sepatu juga

59:17itu namanya re-targeting ya

59:19re-targeting

59:21- Nah, kalau orang-orang yang nggak apa

59:23yang nggak kerja di web dan apa

59:25ngikutinnya yang konspirasi

59:27teori sensasional itu kan bilangnya

59:29"Muh, itu kita

59:31dilacak dari kamera", padahal nggak usah dari kamera

59:33nggak usah dari apa sih, itu dari

59:35cookies dilacak

59:37maksudnya itu bukan hal yang misterius

59:39atau apa, itu hal yang bisa kita lihat sendiri

59:41- Atau fingerprint

59:43- Fingerprinting

59:45dan ini kan sebetulnya overall

59:47kemajuan lah

59:49kemajuan jadi

59:51privacy lebih terjaga

59:53sedikit - Jadi bahasa Kang Eiji

59:55ya, Kang Eiji

59:57Kang Eiji kita ngurah

59:59ada pertanyaan, ini kan kayaknya

1:00:01kemunduran di dunia web ya

1:00:03karena bagi bisnis, re-targeting itu

1:00:05efektif - Bagus

1:00:07- Ini kan kemunduran, jadi

1:00:09selama ini kan selama 10 tahun

1:00:11kembangkan web, tambah-tambah

1:00:13tambah-tambah terus ya kan

1:00:15dan baru kali ini kayak pengurangan

1:00:17secara drastis gitu, sebuah

1:00:19sebuah

1:00:21fitur tiba-tiba di cut off

1:00:23gitu

1:00:25untuk temen-temen

1:00:27caranya supaya bagaimana

1:00:29bisa ngetes, itu di DevTools

1:00:31sudah bisa block third party

1:00:33ada di network

1:00:35- Ada opsinya ya? - Iya, block third party cookies

1:00:37sudah bisa ngetes

1:00:39- Yang ini ya, di network

1:00:41block

1:00:43third party request

1:00:45apa, ini

1:00:47block request bukan?

1:00:49- Bukan

1:00:51- Bukan

1:00:53- Ini

1:00:55- Kalau request itu kan

1:00:57nge-load apapun misalnya phone atau

1:00:59apapun acet third party

1:01:01- Kemarin ada waktu

1:01:03didemoin sama Ivan

1:01:05kalau nggak salah

1:01:07- Ada sih, ada

1:01:13cuma nggak tahu apa, coba sambil cari aja dulu

1:01:15cuma jadi inget nih, pas di talk

1:01:17ada yang kan, ada kesempatan buat

1:01:19apa, audience buat nanya

1:01:21ada yang nanya, terus

1:01:23dia tuh kayaknya

1:01:25stress gitu, apa, nanya

1:01:27tanggal pastinya, karena

1:01:29dia tuh agency atau apa, handle ratusan

1:01:31website yang ada adsnya

1:01:33dan dia pengen apa

1:01:35dia pengen bikin kayak plan lah

1:01:37planning

1:01:39nah, terus jawabannya itu

1:01:41jadi sebenarnya kalau

1:01:43nggak bisa, jadi dari Chrome nggak bisa

1:01:45kasih tanggal pastinya, cuma bisa

1:01:47apa, period

1:01:49cuma kalau misalnya

1:01:51untuk bikin plan, udah bisa dicoba

1:01:53dari sekarang, lewatnya terus

1:01:55cuma apa ya

1:01:57dari mana ya

1:01:59- Gua kok sok, jadi lupa

1:02:01tiba-tiba

1:02:03- Oke, sambil menunggu

1:02:05- Oh, ada-ada, coba deh buka

1:02:07site settings

1:02:09- Di mana tuh site settings

1:02:11- Settings

1:02:13- Settings, oke

1:02:19- Wait, cookies

1:02:21and site data, ada nggak?

1:02:23coba di-search aja

1:02:25Chrome

1:02:27settings

1:02:29- Cookies

1:02:31and other

1:02:33site data

1:02:35- Terpati cookies

1:02:37- Terpati cookies

1:02:39- Terpati cookies for legacy, Google sign in

1:02:41bukan, ini sesuatu, ini

1:02:49block terpati cookies

1:02:51- Nah

1:02:53- Nah, itu dia

1:02:55ada dua block terpati cookies in incognito

1:02:57block terpati cookies

1:02:59- Block all cookies

1:03:01- Belum kurung, not recommended

1:03:03- Ngeri sekali, not recommended

1:03:05karna ini buat cookies kita sendiri

1:03:07juga di block ya

1:03:09jadi yang ini cukup ya

1:03:11buat ngetes

1:03:13- Jadi bisa ngetes, block terpati cookies

1:03:15jadi sekarang mulai

1:03:17aplikasi temen-temen, rusak nggak

1:03:19kalo di block terpati cookiesnya

1:03:21- Hmm, siap

1:03:23Oke

1:03:25Nah, sekarang kita masuk, wah

1:03:27udah satu jam, kita masuk ke

1:03:29segmen kedua

1:03:31tentang, tadi kan Google I/O

1:03:33Connect

1:03:35yang ada di Bangalore

1:03:37I/O Connect, di

1:03:39Bangalore

1:03:41Nah, kemudian

1:03:43setelah dari Google I/O

1:03:45jadi Google I/O Connect itu untuk

1:03:47apa ya, koneksi

1:03:49antara

1:03:51beberapa pemicara

1:03:53sama developer

1:03:55sama

1:03:57influencer lah

1:03:59di dunia teknologi ya, GDE, GDG

1:04:01terus ya, Google

1:04:03for developers lah

1:04:05Nah, kemudian dari

1:04:07yang kalian-kalian ini yang pulang

1:04:09dari sana, membawa oleh-oleh

1:04:11dalam bentuk, knowledge kan

1:04:13cerita

1:04:15disebarkan ke

1:04:17Google I/O Extended

1:04:19Google I/O Extended ini udah

1:04:21cukup lama sebenernya - Jadi developer lokal

1:04:23Iya, udah cukup lama

1:04:25jadi kalo Google I/O Connect itu

1:04:27baru tahun ini, kalo ini udah cukup lama

1:04:29hampir tiap tahun ada

1:04:31dia diadakan setelah Google I/O

1:04:33jadi kayak kita ceritain

1:04:35apa yang terjadi di Google I/O

1:04:37temen-temen yang tidak

1:04:39berkesempatan hadir atau tidak berkesempatan nonton

1:04:41bisa dengerin

1:04:43topik kita mungkin agak lebih dalem ya

1:04:45pembahasannya dibandingkan talknya

1:04:47jadi kalo temen-temen

1:04:49penasaran

1:04:51bisa langsung ke gdg.community.dev

1:04:53disana bisa cari aja

1:04:55kalian berada di

1:04:57kota mana

1:04:59atau yang mau ketemu Mas Riza

1:05:01yang mau ketemu saya

1:05:03atau mau ketemu Mbak Eka

1:05:05lihat aja jadwalnya disana

1:05:07ini saatnya

1:05:09Google I/O Extended bisa diklik ya

1:05:11nah disini nanti akan muncul

1:05:13gdg.cloud.jakarta

1:05:15Google I/O, oh iya sorry

1:05:17nah ini

1:05:19sorry sorry, ini gdg.community.dev

1:05:21kemudian disini ada filter by

1:05:23Google I/O Extended, disini ada

1:05:25sayangnya gak bertanggal ya

1:05:27jadi, gak pertanggal

1:05:29maksudnya gak dari tanggal

1:05:31gak sort by date

1:05:33gitu kan, jadi ini

1:05:35agustus 19 duluan

1:05:37oh ini, itu ya

1:05:39dari agustus, juli, oh ini

1:05:41mundur nih, mundur

1:05:43oh gak sih, random

1:05:45random, jadi misalkan

1:05:47temen-temen ada di jakarta, ya klik aja

1:05:49yang jakarta, terus

1:05:51disini kita

1:05:53bisa ngumpul, bisa ketemu

1:05:55padahal bukan di jakarta, tapi

1:05:57di BSD, di Tangerang

1:05:59berarti ditangsel ya

1:06:01ditangsel, airport jakarta aja gak di jakarta

1:06:03iya betul sekali

1:06:05jadi ini ditangsel

1:06:07acara Google I/O Extended

1:06:09tanggal 15 juli, nanti saya ngisi

1:06:11disana, topiknya tentang WebAssembly

1:06:13nanti ada demo juga

1:06:15terus, demo apa mas

1:06:19demo masak

1:06:21demo penurunan BBM

1:06:23iya kan, kalau apa

1:06:25WebAssembly kan banyakan teori kan

1:06:27pengen, pengen cobain

1:06:29gimana

1:06:31pakai sebuah

1:06:33teknologi, ya teknologi yang udah disiapin

1:06:35sebenernya udah dikompil jadi WebAssembly

1:06:37tapi, dipakai di web

1:06:39jadi kayaknya nanti mas Iza bikin kayak

1:06:41Dota

1:06:43bikin hello world

1:06:47bikin hello world

1:06:49dengan bahasa C++

1:06:51gak, gak, gak

1:06:53nanti bikin ini konversi

1:06:55video

1:06:57pakai MPEG

1:06:59yes

1:07:01tanggal 8 juli saya akan

1:07:03ada di depok

1:07:05di depok, mana depok

1:07:07disini ada yang dari depok

1:07:09itu, itu langsung di depan mata

1:07:11depok

1:07:13di ketiga, kolom 3

1:07:15ini, nah

1:07:17saya ngisi di depok tanggal 8 juli, minggu depan

1:07:19sudah ada fotonya

1:07:21asik

1:07:23kemudian, setelah itu

1:07:25tanggal 15 tadi

1:07:27di Jakarta, padal tangsel

1:07:29dan terakhir, tanggal 9

1:07:31ada saya sama Eka

1:07:33tanggal 9 ada, ya

1:07:35ada Ivan sama Eka di Bogor ya

1:07:37kolom, kolom keempat tuh

1:07:39Bogor

1:07:41nah ini, tanggal 9

1:07:43tanggal 8 nya di depok, tanggal 9 nya

1:07:45di Bogor, nah kalau temen-temen yang mau

1:07:47traveling tuh bisa sekalian, abis dari

1:07:49depok ke Bogor, gak jauh kan

1:07:51kayak mas Iza juga ya

1:07:53dari depok terus ke Bogor gitu

1:07:55gak janji ya

1:07:59iya, ada, ada rekan kerja saya juga

1:08:01ada rekan kerja saya

1:08:03juga jadi, sudah diwakilkan

1:08:05asik

1:08:07kemarin katanya

1:08:09Mas Danang kesulitan

1:08:11mencari apa

1:08:13pembicara AI, atau

1:08:15machine learning, yang cewek

1:08:17jadi, coba

1:08:19dicari, ternyata ada

1:08:21terus, abis tanggal 9, tanggal berapa lagi?

1:08:23tanggal

1:08:2515 saya

1:08:27di Jakarta

1:08:29padahal tangsal tadi

1:08:31kemudian, tanggal 22

1:08:3322 Juli ya, Ivan

1:08:35di Bogor, eh Bandung

1:08:37Ivan di Bandung

1:08:39bahas apa nih, bahas apa nih

1:08:41sama ya, bahasnya, satu topik

1:08:43bahas paski

1:08:45paski brah

1:08:47passwordless authentication

1:08:49passwordless authentication

1:08:51wah mantap nih, topiknya

1:08:53kemarin ada yang komen di video

1:08:55katanya, dia sudah nyobain

1:08:57web authentication

1:08:59tapi UX nya kurang katanya

1:09:01kurang, agak susah gitu

1:09:03mungkin harus liat demo nya

1:09:05Ivan dulu kali ya

1:09:07sama sih, kalau usd browser nya tergantung si browser nya

1:09:09implementasi si browser

1:09:11nanti kita bisa sama-sama liat

1:09:13yes, kita juga

1:09:15ini juga, si web authentication ini masih baru kan

1:09:17pasti nanti akan berkembang lagi kan

1:09:19akan improve

1:09:21oke, tadi tanggal 22

1:09:23kita di Bandung

1:09:25kemudian

1:09:27tanggal 23 Jogja

1:09:29di rumah sendiri ya

1:09:31mana Jogja

1:09:37Jogja itu tulisannya Jogja apa Yogya

1:09:39Jogja

1:09:41Jogja ya

1:09:45kok beda-beda sih ada Yogjakarta atau Jogja

1:09:49makanya

1:09:51tanggal 23

1:09:53pake Ruf J

1:09:55oh pake J

1:09:57nah, tanggal 29 Eka

1:09:59di Surabaya

1:10:01saya di Medan

1:10:03Ivan di, oh enggak ada, Ivan 12 Agustus

1:10:05di Semarang ya

1:10:07terakhir di Semarang

1:10:09nah ini

1:10:11Surabaya, berarti

1:10:13di ketiga kota ini kita

1:10:15topiknya sama ya

1:10:17oh ada Janis

1:10:19ada Janis

1:10:21kok bisa dapet sih

1:10:23tempat lain nih

1:10:27paling Mas Danang

1:10:29tempatnya Mas Danang

1:10:31paling Mas Danang

1:10:33kalau di Medan

1:10:35kok ada Mas Indik sih

1:10:37iya

1:10:39ya nggak apa-apa deh

1:10:41dan kita tidak berhasil

1:10:45mempertemukan 3 web-web ya

1:10:47di satu kota

1:10:49belum, mungkin DevFace

1:10:51mungkin DevFace

1:10:53Mas Islan nggak mau ke Bogor sih

1:10:55ya gimana

1:10:57nggak jadi sticker tiga-tiganya

1:10:59kan lucu

1:11:01stand-up web, isinya web semua

1:11:03janganlah

1:11:05kasihan, kasihan kota yang lain

1:11:07tapi nggak ada Chrome Dev Summit Extended sih ya

1:11:09oh iya

1:11:11Chrome Dev Summit nggak ada ya

1:11:13ini, saya kayaknya

1:11:15sama Vero mulu ya

1:11:17Vero jalan-jalannya jauh juga ya

1:11:19aktif sekali

1:11:21sama Ananda juga aktif

1:11:23ini GDGD baru lagi aktif-aktifnya ya

1:11:25luar biasa

1:11:27terakhir, event ke Semarang

1:11:29di GDG Semarang

1:11:31tulis aja di atas Semarang

1:11:33teman-teman di chat

1:11:37ada yang dari mana?

1:11:39di Medan, Andra, mantap

1:11:41sampai jumpa di Medan

1:11:43tapi itu profile picture-nya

1:11:45praktis ya

1:11:47mana nggak tau, itu apa sih?

1:11:49Jogja

1:11:51oh itu Jogja, kayaknya Paris deh

1:11:53kalau Medan itu

1:11:55itu kan, yang air itu kan

1:11:59toren air itu kan bukan

1:12:01toren air

1:12:03iya, toren air

1:12:05oh, speakernya Andrew doang

1:12:07Semarang, oh belum

1:12:09tadi baru diminta fotonya

1:12:11i see, kirain Andrew doang

1:12:13oh Andrew, kemarin DevFace juga

1:12:15Semarang dia, ketagihan dia ya

1:12:17tadi, di awal ada yang

1:12:21ini, ada yang absen dari

1:12:23dari Makassar, ada yang isi

1:12:25Makassar? Nggak ya?

1:12:27Nggak ada, nanti DevFace

1:12:29ada nggak GDG, ada nggak

1:12:31ios tenis Makassar coba?

1:12:33ada, saya diundang

1:12:35ada, Niten ajakin, rumahku

1:12:37pas nggak bisa, pas nggak bisa

1:12:39sudah full

1:12:41kasihan ya

1:12:43coba liat, itu agustus

1:12:45pas ada event lain

1:12:47maksudnya GDG Makassar

1:12:49Makassar

1:12:51ada lah pasti, coming soon

1:12:57coming soon, ada Vero

1:12:59lagi, ada Vero lagi

1:13:01semua kota beliau

1:13:03berapa kota dia?

1:13:05aduh luar biasa

1:13:07semua kota, iya lagi

1:13:09lagi hype, lagi hype

1:13:11mumpung

1:13:13ini berarti

1:13:15yang lain dari kota mana nih?

1:13:17Rangga ada di mana Rangga? itu ada Sidik lagi

1:13:19iya, Sidik emang

1:13:21Tanggerang ada, ada

1:13:23yang itu tadi, Jakarta

1:13:25Jakarta

1:13:27apa, ios tenis Jakarta, diadainya

1:13:31di MSD

1:13:33di Tangsal, kenapa?

1:13:35seger aja melipir, nggak tahu

1:13:37iya dapet venue-nya

1:13:39di situ gimana dong

1:13:41apakah

1:13:43untuk umum bisa mengikuti

1:13:45event Google I/O seperti yang

1:13:47belum berulangan, iya Google I/O Extended ya

1:13:49iya, bisa ikut

1:13:51bebas, ini untuk umum

1:13:53Purwakarta, Purwakarta paling dekat mana ya?

1:13:55Semarang

1:13:57Jogja, Jogja

1:13:59Purwakarta

1:14:01Purwakarta kan Jawa Barat

1:14:03Bandung lah

1:14:05Bandung tapi agak jauh juga kan

1:14:07agak jauh ya

1:14:09Purwakarta sama Purwakarta

1:14:11Purwakarta itu

1:14:132 kota yang berbeda ya

1:14:15Bandung lah paling dekat dari Purwakarta

1:14:1928 Juni apaan 28 Juni?

1:14:23enggak

1:14:25Jakarta 15 Juli

1:14:2728 Juli kali maksudnya

1:14:33iya cari aja kota yang terdekat

1:14:35kalau masih bingung

1:14:37bisa di search aja

1:14:39Purwakarta ada nggak? Nggak ada ya

1:14:41terbuka untuk umum

1:14:43terbuka untuk umum, jadi silahkan datang

1:14:45biasanya gratis

1:14:47gratis dapet

1:14:49dapet

1:14:51dapet ilmu

1:14:53nggak dapet

1:14:57secuali event I/O

1:14:59waktu itu sih lucu tuh

1:15:01sistemnya mereka pakai

1:15:03kayak commitment fee

1:15:05bayar 30 ribu

1:15:07nanti uangnya dibalikin

1:15:09jadi maksudnya biar

1:15:11karena slotnya terbatas

1:15:13seatnya terbatas

1:15:15jadi biar yang daftar itu

1:15:17yang lumayan niat

1:15:19biasanya acara-acara

1:15:21acara-acara gratis

1:15:23biasanya cuma

1:15:25cuma daftar-daftar aja

1:15:27registrasinya sudah close

1:15:29serius

1:15:31gdg jakarta

1:15:33yang jakarta ini

1:15:35coba klik

1:15:37login

1:15:39itu passwordnya apa mas?

1:15:45mau tahu aja

1:15:47passwordnya 123 ya

1:15:49passwordnya corti 123

1:15:51salah, bilang dong

1:15:53nggak pakai password lagi kan

1:15:55udah pakainya paski

1:15:57ini masih bisa

1:15:59passwordnya pesan dulu dong

1:16:01ini kebanyakan wfc

1:16:05work from cafe

1:16:07masih bisa

1:16:09registrasinya masih bisa

1:16:11kalau nggak

1:16:13bisa datang langsung nggak ya

1:16:15jangan, ini registrasi

1:16:17bakal datang bakal dicek kan

1:16:19kalau nggak nanti ada

1:16:21organisasi yang mengutamakan yang sudah daftar dulu

1:16:23nanti kalian disuruh nunggu deh

1:16:25itu kan ada kontaknya

1:16:27kontak organisornya

1:16:29ini ada email nih

1:16:31langsung aja

1:16:33saya nggak bisa daftar nih

1:16:35nanti akan ada di auditorium

1:16:37green office park 9

1:16:39sinar muslin

1:16:41oke, kita udah kelamaan nih

1:16:43ngelur ngidul

1:16:45jadi

1:16:47jangan lupa

1:16:49ditunggu kehadirannya

1:16:51buat temen-temen di kota-kota terdekat

1:16:53kalau mau agak jauh juga nggak apa-apa

1:16:55misalkan dari purwokarta mau ke jakarta

1:16:57mau ke jogja sekalian di buran

1:16:59boleh, silahkan

1:17:01buat ketemu kita

1:17:03jangan lupa sih hai

1:17:05ngobrol-ngobrol

1:17:07kita sekalian kok dar

1:17:09kalau ketemu kita

1:17:11bilang kita sudah ada

1:17:13penonton ngobrolin web

1:17:15terus kenapa gitu

1:17:17nggak apa-apa biar tahu aja

1:17:19biar tahu aja

1:17:21kayak kemarin tuh

1:17:23kita bikin sticker ya biar lupa

1:17:25kalau ada penonton kita kasih sticker ngobrolin

1:17:27kita bikin ya

1:17:29boleh, boleh

1:17:31kemarin tuh

1:17:33di surabaya ketemu sama

1:17:35Audi anak GDG juga

1:17:37bukan cuman

1:17:39minta foto bareng, minta tanda tangan

1:17:41coba jaman sekarang

1:17:43minta tanda tangan di itu, di topi

1:17:45ya ampun

1:17:47itu malah kayak ospek nggak sih

1:17:49minta tanda tangan

1:17:51bawa spidol dari rumah dia

1:17:53niat banget

1:17:55oh iya ampun

1:17:57ya gitulah

1:17:59seru-seru, jadi kalau ketemu

1:18:01langsung tolong kita disapa ya

1:18:03jangan diem-diem aja

1:18:05ya sudah kalau begitu

1:18:07terima kasih banyak buat temen-temen

1:18:09untuk malam hari ini

1:18:11lumayan seru, sampai ketemu di acara

1:18:13Google I/O Extended

1:18:15di kota masing-masing, kota-kota terdekat

1:18:17nantikan juga

1:18:19kita minggu depan masih ada episode

1:18:21berikutnya, yang belum tahu

1:18:23topiknya apa, tapi tunggu aja

1:18:25kalau ada saran topik

1:18:27seperti biasa, di bit.ly/ngobrolinweb

1:18:33masih ada banyak

1:18:35topik yang bisa kita bahas

1:18:37jadi tunggu aja

1:18:39kita bahas apa minggu depan, jadi

1:18:41sampai ketemu di

1:18:43acara kesayangan kita minggu depan

1:18:45selamat malam, selamat istirahat, bye-bye

Suka episode ini?

Langganan untuk update episode terbaru setiap Selasa malam!

Langganan Sekarang

Episode Terkait

Ngobrolin Google I⧸O Connect China 2024! #WPUCAST x #NgobrolinWEB
EP 94

26 Agu 2024

Ngobrolin Google I⧸O Connect China 2024! #WPUCAST x #NgobrolinWEB

Ngobrol-ngobrol bareng t GDE Web Indonesia mengenai acara Google I/O Connect 2024, yang diselenggarakan di Beijing, Chin...

IO Connect Shanghai - Ngobrolin WEB
EP 141

19 Agu 2025

IO Connect Shanghai - Ngobrolin WEB

🗣️🕸️ Selasa malam waktunya #ngobrolinWEB! Malam ini kita akan menyaksikan review acara Google I/O Connect yang diadaka...

Alat Desain AI - Ngobrolin WEB
EP 167

19 Mei 2026

Alat Desain AI - Ngobrolin WEB

🕸️ Selasa malam waktunya #ngobrolinweb Semenjak era AI, developer yang tadinya punya desiign skill issue mendadak bis...

Komentar