Lompat ke konten utama
EP 37

Ngobrolin DevTools

Ringkasan Episode

Bantu Koreksi

Chrome DevTools dibahas sebagai salah satu alasan sesungguhnya orang bertahan pada sebuah browser — bukan mesin renderingnya, melainkan seberapa nyaman alat bantunya dipakai sehari-hari. Ceritanya dimulai dari Firebug, extension Firefox yang dulu jadi hal pertama yang dipasang orang setiap habis memasang ulang Windows, dan yang membuat menyunting CSS langsung di halaman jadi mungkin. DevTools yang kita pakai sekarang justru terinspirasi darinya; sebagian orang Firebug kemudian direkrut Google untuk membangun Chrome DevTools, dan sisanya membangun DevTools bawaan Firefox. Obrolan ini juga menyinggung keanehan yang jarang disadari: JavaScript tidak punya situs dokumentasi resminya sendiri. Alasannya karena ia implementasi dari spesifikasi ECMAScript dan tiap browser menafsirkannya masing-masing — sampai akhirnya MDN, yang dibuat Mozilla, justru diterima semua orang sebagai rujukan bersama. Sisanya tur fitur yang sering luput. Alat bantu visual untuk grid dan flexbox menampilkan garis panduannya langsung di halaman. Ada tangkapan layar seluruh halaman dari atas sampai bawah tanpa extension apa pun, bahkan per elemen lewat klik kanan. Ada pemblokiran request jaringan tertentu, berguna saat ingin memeriksa situs klien tanpa gangguan skrip iklan. Ada palet perintah lewat Command+Shift+P yang mempercepat semuanya. Disebut pula fitur 3D view Firefox yang dulu ada lalu dihapus karena berat, sementara Chrome punya panel Layers yang mirip meski kurang fancy, serta YSlow dari era Yahoo sebagai leluhur Lighthouse.

Poin-poin Utama

  • •Kenyamanan DevTools sering jadi alasan sesungguhnya orang bertahan pada satu browser, bukan mesin renderingnya
  • •Chrome DevTools terinspirasi dari Firebug, dan sebagian orang Firebug kemudian direkrut Google untuk membangunnya sementara sisanya membangun DevTools bawaan Firefox
  • •JavaScript tidak punya situs dokumentasi resmi karena ia implementasi spesifikasi ECMAScript — yang jadi rujukan bersama justru MDN buatan Mozilla
  • •Alat bantu visual untuk grid dan flexbox menampilkan garis panduannya langsung di halaman, sangat menolong saat hasilnya tidak sesuai bayangan
  • •Tangkapan layar seluruh halaman bisa dilakukan tanpa extension apa pun, bahkan per elemen lewat klik kanan
  • •Request jaringan tertentu bisa diblokir, berguna saat memeriksa situs tanpa gangguan skrip iklan yang bukan urusan kita
  • •Palet perintah lewat Command+Shift+P mempercepat semuanya, dan Firefox pernah punya 3D view untuk melihat lapisan halaman sebelum dihapus karena berat

(musik)

Hai hai hai selamat malam semuanya

kok cuma berdua?

kok cuma berdua? mana satu lagi?

kita juga gak tau nih mana satu lagi

Eka nanti menyusul ya

jadi kita buka dulu aja

selamat malam semuanya

seperti biasa hari selasa ketemu lagi

sama kita ber...

dua sum akan bertiga

mudah-mudahan sebentar lagi akan bertiga

seperti biasa di acaranya

ngobrolin web di selasa malam

karena selasa malam waktunya

ngobrolin web

iya

kita udah

wah udah

malam ini episode ke 38

ke 39 episode ya

udah lebih

udah lebih setengah tahun ya

setengah tahun ya? kita mulai kapan?

pokoknya setelah dari

Gigi Summit

dari Bali

iya iya iya

berarti bentar lagi setahun ya

batis sebentar lagi kita harus

Lihat transkrip lengkap (2416 segmen lagi)

lagi mas Danang kita kapan ke Bali lagi

hahaha

hahaha

setahun berapa episode berarti?

seminggu 4, 50 sekian

54 pastinya

54, oh iya

1 tahun 54 minggu

oke, oh berarti bentar lagi ya

iya, jadi ada acara

ada usul gak temen-temen semua

kalau 54 itu kita

topik apa, acara apa, potong kue

atau gimana gitu

mungkin kita ketemuan bertiga

potong kue, maybe

ide bagus tuh buat ketemu

offline gitu ya, atau

misalnya undang temen-temen buat ngobrol bareng

jadi semuanya diundang ke StreamYard

kesini, kuat gak ya?

atau ke Discord kali ya?

mana aja deh, bisa gak dari

dari StreamYard

atau Discord kita broadcast gitu

bisa gak ya, oh bisa bisa bisa

bisa ya, bisa

kalau StreamYard saya gak tau maksimumnya

berapa peserta, berapa

narasumber gitu ya, berapa orang

mungkin 8 maksimum, tapi kalau

di Discord kan bisa banyak ya

jadi mungkin di Discord, di broadcast ke itu

nantilah kita ngobrolin sama

temen-temen

GDG dan GDE yang

di Discord kali ya, buat

make sure, bisa apa enggak

oke, sambil menunggu

bintang tamu satu lagi

yang paling cantik, diantara kita bertiga

kita malam ini

akan ngobrolin tentang DevTools

kalau temen-temen

web developer pasti

sehari-hari berkutat dengan ya pasti

kode editor sama

biasanya Chrome DevTools

kalau saya sama satu lagi

itu nya

kitab sucinya MDN

MDN

kitab sucinya

dokumentasi ya

iya

kitab suci

warga web dev

iya, itu salah satu

apa ya, salah satu yang unik juga

kenapa JavaScript tidak ada

dokumentasi resmi

dari JavaScript nya

oh iya, karena

iya kan, maksudnya MDN kan punya

Mozilla kan, gitu kan

punya salah satu browser kan, bukan resmi

javascript.com misalkan, atau

golang.com atau

apa gitu kan, itu alasannya

beda loh

antara JavaScript API

dengan web API beda loh

oh iya, beda, beda, tapi kan

di MDN juga ada JavaScript

API kan

iya, ada

JavaScript documentation untuk penggunaannya

ada, betul

ada web API nya juga kan

jadi, udah gabung semua disitu kan

yang mungkin

awal-awal

terutama saya bingung itu, waktu

belajar JavaScript pertama kali

ya dokumentasi resminya kok di MDN ya

atau belajarnya di

waitresschool ya, gak ada

iya, kalau misalkan PSP kan ada

PSP.net, gitu kan

dokumentasinya ada disana, gitu kan

Laravel, Laravel.com

iya, itu kan framework ya

framework, React dan lain-lainnya pasti ada

tapi JavaScript ini gak ada, karena

ya itu tadi, JavaScript itu

adalah implementasi dari

spesifikasi yang namanya

ECMAScript, ECMAScript ada

dokumentasinya, kemudian masing-masing

browser, implementasi

si

spesifikasi itu dengan

interpretasinya sendiri kan, awalnya

ada yang pakai engine ini

ada yang pakai engine itu

dan ternyata sih

Mozilla

cukup berhasil membangun

dokumentasi, akhirnya yang lain pada ngikut

ya adalah di MDN aja lah, udah terkenal ini, gitu kan

akhirnya jadilah

kitab suci resmi dalam tanda

kutip untuk JavaScript

C++ juga gak ada ya

bener juga ya

ada kali

tapi kita gak tahu

karena C++ sama

engine itu berbeda, kompilennya

beda, ada Borland, C++

ada Delphi

karena

ya kan, ada yang punya si

Microsoft

C#

bukan, C++

kompilennya kan beda, saya gak tahu

jadi, karena saya

udah lama banget belajar C++

jadi set tau dulu ada

Borland C, Delphi

ada Turbo C

ada yang open source juga

GCC kan open source

GCC juga beda

mungkin sama kali ya

jadi kayak punya

apanya istilahnya, kayak

algoritma nya begini loh

distro

distro linux ya

apanya

implementasinya bagaimana

kompilennya itu

tergantung dari asistektur

bla bla bla nya

ini visual C++ bener gak?

visual C++ itu punya

Microsoft, betul sekali

terima kasih Mas Muhammad

Farid, what's the

dan

ya itu, kita jadi

ngelantor sedikit ya, kita malem ini ngomongin

DevTools, DevTools itu biasanya

masih pengaruh juga

karena ada baseball seosan-seosan masing-masing

implementasi

jadi masing-masing broser

punya DevTools sendiri, dan

ada juga DevTools ya, DevTools ini kan

kayak alat bantu buat kita kan

selain code editor, nanti mungkin kita akan bahas

di episode sendiri, ada extension masing-masing

di broser

juga ada extension nya, ada

DevTools bawaannya, ada tools

diluar itu juga, ada

mungkin temen-temen yang nonton bisa share

biasanya, kalau kerja, bikin

aplikasi web, itu sukanya pakai apa

favorite nya gitu, tools favorite nya apa

kalau

kita pasti yang paling

sering dibuka adalah, dan salah satu ya

ini salah satu faktor penentu

kenapa kita memilih

browser adalah

DevTools nya nyaman

dipakai, kenapa

Chrome banyak

yang pakai, salah satu alasannya

adalah karena DevTools nya

bagus

Nah ini dia, bintang tamu kita

sudah datang

Halo, maaf Lat, habis

ada emergency

emergency meeting

Oke, tapi mungkin sebelum

ngomongin DevTools yang sekarang

kita bahas sejarah dulu

seperti biasa ya, bahas sejarah, keman dulu

ada gak sih DevTools, kayaknya dulu

ada, tapi

kalau browser-browser dulu mungkin kayak

apa, netscape navigator kayaknya

gak ada deh

jaman dulu tuh kan, oke

kita harus finish kan jaman dulu

jaman saya pertama kali

jaman Ivan Muda

ada gak

nge-dink web, ya nge-dink web

itu menggunakan

browser aja lah, itu

relatif

di Indonesia

jaman internet explorer

kalau di Indonesia

jaman waktu saya

pernah muda

di Indonesia itu

di Indonesia

browser yang top 2

browser yang top ya

yang menguasai pasar itu adalah EA dan

Firefox

itu di tahun 90

tahun 2000an

2000an

Mozilla, jaman dulu Mozilla

terkenal nya ya

Mozilla

intinya Mozilla

karena kalau di kampus

atau di komputer

biasa

maksudnya di komputer waktu SMA

gitu

gurunya ngajar pakai EA

sedangkan di

war.net pada

pakai Firefox

Opera juga

karena yang pertama ada extension

ada plug-in, ada beaming ya

dulu kan ya kalau yang

orang melek teknologi lah

yang techie itu pakainya

apa itu Mozilla berarti?

Plus flash itu lebih gampang

di installnya di Mozilla, somehow

saya gak tau kenapa lebih

mudah pakai

flash-flash blablabla

untuk extension

flashnya itu lebih gampang di

Mozilla

Kalau Opera berangkatnya dari mobile kan

terkenal nya, gak?

gak juga dari desktop

ya brosernya ada

tapi yang paling terkenal kan

Opera Mini kan

itu setelah

Symbian

sebelum jaman

Symbian deh, sebelum

Blackberry

Safari di Indonesia kurang

terkenal karena

memakai Macbook, Macbook nya mahal

jarang, tidak seperti

sekarang, tidak seperti

beberapa tahun yang lalu

terus karena saya

untuk moding itu

antara EA dan

Mozilla

akhirnya saya pakai 1 extension

lebih mudah akhirnya pakai

Firefox karena ada

extension apa?

Firebug

ini happening banget nih

firebug itu keren banget jaman itu

saya bisa inspect

terus kalau mau geser-geser

css-nya, geser-geser

pakenya firebug

firebug itu

kenapa aku gak ngejamani firebug

ngerasa

pernah liat, mau saya baca sekilas

cuma gak ada ingetan pernah

pakai firebug sih

firebug itu salah satu extension yang

kalau misalkan kita baru install

ulang nih, kan kalau jaman dulu kan

Windows itu sering di install ulang ya

kalau udah berat nih install ulang

pertama kali

extension yang pertama kali di install adalah

firebug dulu

karena kita pengen

belajar

segin seringnya install ulang Windows

license key nya sampai hapal

kan biasanya itu

udah sistem dipisah

di drive sendiri kan

FCKGW

Eka mah gak ngalamin

Eka

kita mah Windows bajakan

keren sih gak ngalamin

itu jaman dulu ya

jaman ke-8

tapi

mau gimana pun

gak aksesibel

meskipun mau beli pun gak aksesibel

gak bisa, gak bisa beli

belinya dimana

iya, kalau sekarang kan ada Windows Store

ada berbagai store yang gampang

kan tinggal klik, bayar, pakai kartu kredit

atau apa-apa, kalau dulu kan gak ada

jadi kita gak bisa juga

oke, tapi

ini ya, kita cari

permintaannya Eka ya, disini ada gak ya?

nih tampilan pertamanya, tapi saya ngalamin yang ini

saya itu bagian yang

nah ini

udah, udah

udah minum banget sama

DevTools, ya essentially

maksudnya di luar fitur-fitur tambahan

yang sekarang ada

basicnya berarti udah

mirip sama DevTools yang sekarang ya

Justru DevTools yang sekarang itu

terinspirasi dari SpireBug

iya, mereka mencontek

bener-bener mencontek

jadi mulai awal itu 2006

pertama kali hanya ada

tab console

yang pertama console ya?

iya, baru ada dibaging

baru, abis itu di open source

kemudian

ini masuk web 2.0 katanya ya

di 2007

terus, apa lagi nih

2010

ada namanya FireBug Lite

iya, untuk bisa

saya sempet ngalamin tuh

pas install Google Chrome

ah cari ah FireBug

di Google Chrome, oh belum ada, adanya FireBug Lite

terus abis itu

baru mereka akhirnya

masih ada loh

sekarang FireBug, kalau misalnya kita pake

boka ke

Firefox extension

masih ada FireBug

cuma sebagian besar, fiturnya

dan timnya itu udah menyebar

masuk ke

bikin

Firefox DevTools

dan beberapa di hire sama

Google untuk bagusin

Chrome DevTools nya mereka

iya, jadi

banyak dibajak tuh, orang-orang

FireBug sama Firefox

Mozilla itu masuk ke

Google Chrome

jadi dulu ini ga ada

dan kita harus install

dulu, abis itu baru bisa

kita nikmatin yang seperti sekarang

kalau ngeliat fitur-fiturnya itu

mirip sekali, karena

Toh juga ini open source kan

FireBug ini open source kan, jadi

di contoh, atau di ambil kodenya

pun ga masalah

ini timeline

ini console

ini yang di kanan itu ya buat

layout ya, margin border

dan lain-lain ya, border box

eh, oh, box model

sorry, box model

box model, ini

yslow, yslow itu

yang yahoo punya ya bukan?

yes, yes, yes, performance monitor

sampai sekarang masih ada

kalau si yslow nya sendiri

masih, masih

dan

nah, saya mau nunjukin

satu fitur yang menurut saya

menarik yang kayaknya

di Chrome tidak di

implementasi, tapi di

Firefox sekarang ada, ya maksudnya

tetap dipertahankan gitu

saya ganti dulu ya ke

Mozilla ya, saya Mozilla

ganti screen dulu

mau nunjukin dulu nih

demo, demo

jadi dia ada multiline

mode, kalau misalkan

di Chrome DevTools kan

misalkan kita console gitu kan

solok, abc

gitu kan, udah, kita mau ke

baris berikutnya kan harus tekan

control enter atau shift enter kan

kalau kita enter kan dia

eksekusi kan

kalau Firefox DevTools

ini ada switch to

multiline editor mode

atau pencet control B atau

command B, dia akan jadi

function

enak ya, kayak IDE

kalau saya kayak coding IDE

jadi nggak perlu shift, nggak perlu control

betul

kita bisa langsung tulis disini

seperti layaknya kode editor

gitu

kalau panjang ini kan kode-ketik

di facecode, biar enak ketiknya

habis itu copy paste

ini bisa langsung

ini salah satu fitur yang

tertahankan oleh Firefox

dari Firefox

kalau di Chrome kayaknya nggak ada ya

atau ada ya, saya nggak tahu

atau ada tapi kita nggak tahu

atau ada extensionnya, siapa tahu

karena kan si Chrome DevTools ini ada extensionnya

kan, bisa diganti timnya

gitu, karena ini adalah

aplikasi sendiri nih

ini aplikasi web sendiri, saking

besarnya gitu ya

oke, kita balik lagi

ke layar

pertama, oke

lanjut, Chrome DevTools

kalau kalian biasanya

Chrome DevTools yang paling

favorit dipakai apa aja

ininya, fiturnya

yang paling sering

kalau aku standar ya

yang pasti inspect element

itu udah pasti

disable javascript

disable javascript

disable cache

throttling

throttling pakai

yang ada disini ya, kita tunjukin aja kali ya

iya, kita tunjukin satu-satu

lighthouse

kita pakai console nih

misalnya, inspect element

inspect element

misalkan, kita mau liat

judulnya

cari yang ada gridnya dong, biar bisa

nanti, biar bisa muntuh itunya

oke, disini ya, ada grid kan

gak tau

ya coba aja, kali ada

ini grid

itu grid area tuh

bisa diklik gridnya

ini

iya, betul

itu bisa, jadi kalau kita kan suka lupa nih

apa, online items aja

wah, ini sering ketukar

sering banget ketukar ini

ini ada

helpful visually lah, secara visual

kita bisa nge click satu-satu tuh

iya

oke

wah, berantakan

wah, ancur, balikin lagi

oke

terus, kalau pengen liat itunya

maksudnya, kalau ini kan gridnya mungkin

simple ya, tapi kadang kalau gridnya rumit

kita bisa nge click itunya

tulisan gridnya tuh

yang tulisannya grid di atas

ini, oh ini

oh, wow

kelihatan

breakpointnya, jadi misalnya

kita punya grid yang agak

kompleks, grid line-nya banyak

terus misalnya pakai min max atau apa

kita bingung nih, kenapa hasilnya gak sesuai

bayangan kita, nah itu bisa

itu helpful

apa, kita nge click itu, jadi bisa

check grid line-nya yang mana

oke

kalau di mobile sih, gak terlalu kelihatan ya

tapi kalau tampilan desktop

yang apa, yang lebar

itunya banyak, itu helpful banget sih

flex juga ada

jadi semua lay out

sama ya, flex juga

oh iya, ada yang ketinggalan dari salah satu

fitur, tadi kan kita ngomongin

Mozilla ya, dari firebox kan

akhirnya pindah ke firefox

devtools, salah satu fitur yang

sempet ada, fitur unik yang sempet ada

terus sekarang udah ilang, adalah 3D view

ada yang ngalamin gak?

jadi kita bisa liat layer

bisa liat layer-nya, betul

ini dia, bisa dibalik-balik 3D

bener-bener 3D

tapi berat, akhirnya di hilangin

ini keren banget

jaman dulu, kalau kita main-main lay out kan

bisa tau yang mana lay out yang

yang menipas siapa, yang paling atas

z-index terutama disini bisa

yes, ini

tapi sudah tidak ada

cuma ini fancy banget ya, sebenernya kalau buat

crystallized layer kan sebenernya bisa pakai

kalau yang sekarang kan pakai itu kan

overlay background

yang ada opacity-nya gitu kan

gue juga bisa liat

pakai apa

itu opacity background, cuma ini ada

lucu banget sih itu ada

ini dulu

waktu ada fitur ini

kita pakai bukan buat kerja

tapi buat main-main lucu-lucuan

gak terlalu bermanfaat buat kerja

kayak dulu di chrome pernah ada deh ini

gue kok lupa ya, ada loh di chrome

pernah gak sih? ingat gak sih?

enggak, enggak

gak sempat ingat tadi ya, gue coba

bongkar-bongkar lagi ya

oke, anyway

kita balik lagi ke sini ya

yang biasa kan, inspect

elemen, kalau diklik kita mau kemana gitu kan

kita mau cari tau ini apa

kita bisa ganti-ganti juga

bisa dihapus, bebas ya

walaupun kalau direfresh

hilang kembali lagi kan

terus konsol, yang kayak tadi kan

ini konsol, mungkin jangan-jangan ada disini

ya itu lah

kalau disini kan

kita function gitu kan

function apa tadi, function

open

kalau di enter dia akan

ke baris berikutnya

enggak, ini enter dia udah langsung

ini otomatis, berarti udah multi-line

otomatis ya

aneh, kok aneh

kok

demonya gagal

kalau konsolok, kalau satu ini ya

tuh kan, error kan

oh kalau

kalau ada buka

kurungnya

coba jangan langsung tutup

konsoloknya jangan langsung tutup

jadi multi-line, oh ini berarti lebih smart

tuh, baru tau kan

sama, kita juga baru tau

jadi gak usah pake Firefox, udah langsung disini aja

ya maksudnya pake

untuk

untuk yang tadi

3D-3D ada nih

ada? ada

di mana?

itu yang titik 3

titik 3 di atas itu

more tools

layers

nah

tuh bisa kelihat

di kanan ini bisa di zoom

sebentar, ini

full screen aja kali ya?

bukan

ini bisa di scroll

nah di zoom

tapi gak 3D ya? oh bisa di putar ya

bisa, bisa di putar

tuh

kita biar gak terlihat 3D-nya gak se

ekstrim yang tadi ya

iya, tidak se fancy yang tadi

mainan kan

mainan, tuh kelihatan kan

kelihatan z-index, nah itu

di kiri kan ada tree-nya tuh

yang crash 2, nah itu bisa liat tuh

itu layer-nya semua tuh

oh, oke

makanya gue inget ada gitu

ada kok, itu tidak se fancy

si Firefox punya ya, jarang

jarang pake

iya

nah pertanyaannya sebenarnya

ya itu tadi ya, jadi kalo temen-temen

penasaran mau

tau ada fitur apa aja, liat

disini banyak sekali, kalo misalkan disini

ada tab gitu kan

klik, ada apa aja, terus

kemudian kalo kurang, ada more tools, disini ada

banyak juga tambahannya

yang kita sendiri belum banyak

main-main kesini, itu ada web

outan segala disini

dan mungkin tiap minggu atau tiap bulan ada

bertambah gitu, tambah satu, tambah satu

gitu kan, ada update

yang biasanya nge-update beginian tuh

bahasa selin, yang

bintang tamu lalu

iya, episode lalu

oh, terus kalo misalnya kita

udah tau feature yang mau kita cari

tinggal ada shortcut-nya kan

command + shift + p

iya, ini juga salah satu

command + shift + p, nanti muncul

palette-nya, jadi

kalo misalnya kita mau buka apalah

lighthouse atau

enable/disable javascript, kan

lebih cepet ya daripada nyarinya

saya tadi udah liat notenya mas Riza

tau gak kalo kalian itu bisa

nge-screenshot tanpa perlu extension

nah, ini salah satu

fitur menarik juga nih, yang sering

sekali saya pakai, jadi kalo misalkan kita mau

screenshot ini, ini kan halaman-nya

panjang sekali kan, gitu kan

kalo kita screenshot satu-satu kan capek ya

kalo dulu kita harus pake

aplikasi tuh, namanya apa

kalo di windows itu ada, otomatis dia

pake scroll sendiri gitu kan

kalo di devtools itu

ada fiturnya, jadi kalo misalkan

temen-temen mau print, ctrl + shift + p

terus screenshot

yang full

full size

jadi dia akan

sampe ke

bawah-bawahnya

udah selesai dia

oh biasanya, kalo

gue sering pake itu, kalo udah lagi

responsif mobile mode sih

kalo itu kan muncul

icon-nya juga buat screenshot

cuma mungkin, enaknya ini

bisa semua

nih hasilnya, panjang begini

kalo di zoom

oh sama, responsif mode juga

bisa

bisa per node juga ya

jadi klik inspect element, node

yang bagian mana, terus bisa

di screenshot per node

klik kanan bisa screenshot juga

itu tools yang

paling sering, yang paling sering saya

pake kalo di, kalo butuhkan

kadang-kadang buat demo, nunjukin gitu kan

nah, pakenya itu

terus, ada saya mau share juga

untuk

yang

saya pake

untuk nge-develop untuk

client, namun karena

males kayak ya elah

ini ads-nya muncul mulu

atau ada

script yang saya gak pengen

gue mau liat, gak mau pengen ngejalanin

elu gitu, gue pengen liat yang gue punya

aja gitu, itu bisa network

request blocking

jadi, go to network, refresh

dulu

refresh

itu kan ada tuh CSS atau

JS ya, JS, JS ya

paling sering kan di-blockan JS, ah gak pengen

ngejalanin si GA, ngapain si GA

ngejalanin gitu, klik kanan

klik kanan, oh

gak keliatan ya, oh yaudah

bentar-bentar, di, harus desktop ya

harus desktop

ya, screen, desktop

entire screen, kalo entire screen nanti

muka kita keliatan

nah, dah

klik kanan

klik kanan tuh ada network request

block, request URL

ini ya, ya

nah, kan jadi enable network

request blocking, kalo ini di-refresh

di-refresh

udah gak ada lagi

balik ke tab tadi, keliatan tuh

GA itu block by

block by script, oh

statusnya nge-block

jadi di-load ya

ini juga bisa jadi

salah satu pertama

kalo saya gak suka ngejalanin

analytic, karena gak penting kalo lagi

nge-develop misalnya, gak penting

nge-jalanin tech manager

atau gak penting melihat ads

tertentu, karena pengennya cepat, karena

requestnya banyak banget kan, eh refreshnya

nge-loadnya banyak, ngapain sih di ads gitu

kalo lagi gak fokus di ads

atau

misalnya ngetest script kita

jangan sampe script kita itu harus ada

fallback ya

script kita itu harus bisa kalo, kan gak bisa

ngeharapin si user itu

bisa kita harapin

semua javascript bisa didownload dengan

sempurna

what happen kalo misalnya highlight common pack

jsnya itu gak jalan

apakah web kita

fatal error dan gak

kalo newsletter.js

yang gak jalan, apakah

terjadi fatal error di javascript

semua

eksekusi javascript rusak

kita harus bisa ngetest

pake ini, jadi block satu-satu

script kita

sebagus

kalo yang

apa namanya

idealnya

adalah salah satu

script atau salah dua script yang gak keload

webnya kita

masih bisa ngerender dengan benar

meskipun fitur itu tidak jalan

tetapi

modular ya

catchnya

rapih

kontennya tetap bagus

progressive

enhancement

itu di network, ada lagi yang biasa

sering juga dipakai adalah

device

untuk liat

kira-kira web site kita

atau aplikasi web kita

tampilan di layar yang kecil

misalkan di iphone

itu seperti apa

kita bisa, udah ada presetnya juga ya

bisa di edit juga, kalo mau

nambahin misalkan blackberry

atau fold, ada gak fold?

ada, harusnya ada fold

itu galaxy fold, udah ada

ditambahkan galaxy fold itu di atas

berarti kalo kita disini

galaxy

mana?

nah, terus?

gedein

itu kan ada di atas kanan

di atas kanan

kanan atas

icon kanan atas

di bawah rotation

nah, kalo dibuka

jadinya begini

jadi ada rotate

itu rotate

rotate device biasa

seperti hp biasa

ada rotate, ada fold

liat viewportnya jadi aneh kan

280 itu biasa

tapi 7177 itu

belum pernah liat saya 7177

cantiknya, nambah lagi

kan biasanya 720

720

768 ipad itu standard

sekarang ada 7177

inget ya

nambah lagi kejar

gak usah di target angka execnya

pake range, makanya media query

nah, dari sini juga bisa screenshot tuh

di 3 dots yang kanan atas

kanan atas

dari dotsnya panel utama

capture screenshot ya, bisa juga full

sama kayak tadi ya modelnya ya

jadi kita bisa bikin mockup buat

macam-macam ukuran device

di network juga biasanya saya

enable disable cage disini

buat ngecek, misalkan kita

butuh offline mode, ya berarti

kita enable cage nya

trottling nih

juga cukup sering

performance, terutama semacam

S atau S jenisnya ya

kalau speed normal kan apalagi di lokal

kita gak bakal bisa liat tuh

kayak overhaul yang

font loading tuh shiftingnya kayak gimana

nah kalau misalnya di throttle ya minimal

kita ada gambaran visual lah

ini buat apa ya network ya

saya suka kan kalau defaultnya

cuma ada slow 3G, fast 3G

apa lagi itu

saya lupa

saya suka pake

regular 4G

saya tambahin sendiri

saya suka pake wi-fi

saya suka pake

tanpa batas

unlimited

gak sih, ada yang kayak broadband

broadband kan bisa

ini adalah koneksi kita sendiri

tapi perlu diingat juga fast 3G

disini adalah versi luar ya

beda kecepatannya sama fast 3G

disini

mungkin ini 2.5G kalau disini ya

kalau 4G

berarti 3G lah disini

jadi ya kurang lebih gitu

terus ada apa lagi

apa lagi nih di network

ada lagi gak di network

ya itu sih offline itu

bergunanya kalau yang

pengalaman pribadi sih

misalnya kita pakai service worker nih

yang

kegunaannya misalnya

kalau misalnya koneksi tiba-tiba mati

user udah nge-click post

tapi

post misalnya posting

sosmed atau email atau apapun

ngirim suatu data tapi lagi offline

nah kalau misalnya kita pakai service worker

kan bisa

apalah begitu online langsung

ngirim lagi atau mungkin yang lebih

sering itu munculin tampilan

apa sih kayak bener

kalau offline muncul bener

wah maaf ada sejang offline

begitu online lagi

muncul apa icon

now back online

ini offline apa berguna banget

dulu pas belum tau

beneran pernah ini pas belum tau trot link itu

bisa simulate offline

matiin wifi dong

ya bisa tapi repot

lalu

kalau di network

ada juga tambahan ini

coba masuk ke filternya all

filternya all dulu

terus kemudian refresh

reload reload

nah di bagian

yang namanya itu bisa

pencet shift

contohnya shift

ya di shift tapi di hover

gak usah di pencet

lihat kalau misalnya

di shift ke

contohnya gini

kalau di hovernya ke mana

coba tadi

ke phone awesome

kok jadi begitu

kalau di klik

ok shift dulu

itu yang hijau berarti dia yang manggil

jadi si phone awesome

kalau di hovernya

ke saying goodbye

to firebug

coba kayak yang lain dulu

jquery

ada yang merah tadi kan

nah yang merah

berarti dia memanggil apa

phone awesome memanggil ini semua bawahnya ya

dokumen html

yang paling teri paling tinggi dia memanggil semuanya

kalau misalnya mas Riza

ke jquery min deh

hovernya ke jquery min

coba scroll ke bawah

ya kalau

ini tadi hijau

yang hijau berarti

dia dipanggil oleh si

dokumen tadi

dan kalau dia ke bawah dia akan

manggil yang merah

jadi kalau misalnya tadi jquery min

memanggil sesuatu yang lain

berarti dia

ada dependensinya ya

jadi siapa yang manggil dan siapa yang

dipanggil itu bisa

di shift hover

jadi bisa tau

itu tahunya dari mana

fitur kayak gini tuh

saya

nggak sengaja aja nemu

karena gini

kan bisa kelihatan itu initiatornya

siapa kalau misalnya kita ke

jangan yang ini deh ini terlalu simple

coba ke chrome dev tool

sorry ke web

web.dev

atau yang lebih

coba ke network mungkin yang lebih banyak

pakai

ke all

coba di

ya coba aja di kanan

ya di kanan

klik

oke

turun turun satu turun lagi

main.js nah main.js manggil

manggil bawahnya kan dipanggil oleh dev tool

dan

memanggil enhance select

kalau ini

berarti dia ke main

jadi bisa juga dilihat dari

dari initiator itu

main.js dipanggil index

enhance select dipanggil oleh main.js

main.js

jadi bisa kelihat waterfall

jadi pengen tahu

ini script dari mana sih datangnya

kita kan

kadang bingung ya kalau sudah terlalu

dalam ya

terutama ads

ini siapa sih yang manggil ini

script yang aneh ini

kita bisa trace

nge trace nya dari pada pakai initiator

susah amat

di save hover bisa liat langsung

kemana pergi nya

oke

keren ya

terus bisa baca itu di bagian bawah

paling bawah jadi halaman

ini karena performance ya

15 request

ada untuk

load halaman ini kita

transport

melakukan 15 request

ada 102 kilobyte

yang di transfer

tetapi itu di gezip

ya jadi network

transport ya artinya dan

status 2 kilobyte itu

uncompressed

jadi 255 kilobyte

finish nya

2 detik

don't content loaded nya tidak kelihatan ya

mungkin harus di geser

nah itu kelihatan

itu dia

untuk network

nah biasanya teman-teman kan

suka gak suka ini apa sih

itu yang ada timeline itu

yang di tengah-tengah itu kan biasanya

yang di tengah-tengah ini

bisa di hilangin dengan

cara

pen chat itu

ya itu

show overview ilangin

nah

iya tuh gak suka tapi bingung

ilangin

oke banyak sekali ya

fiturnya ya

luar biasa

oke next apa lagi

saya suka

pakai filter juga

filter itu

kalau pengennya cuman ini

liat jquerynya

ada gak sih jquery contohnya

analytics aja

gpm

dia bisa pakai filter

jadi ini kan

iya ini

iya ini

bisa langsung ya

bisa langsung ya

punya target namanya kan

kita mau ngecek script tertentu

yang kita tau namanya

usually kalau saya pakai filter

itu ini ada gak sih dia pakai

kembali lagi ke ads ya

dia pakai

itu kan jpt bukan

jpt ya google producer tag

ini jpt nya siapa

punya sih gitu nanti bisa decodenya

itu biasanya filter

aja lah daripada cari satu-satu

scroll-scroll kayak susah amat gitu

pakai lah filter

kalau aku biasanya pakai filter

buat ngecek ya

operasi-operasi client side sih

misalnya punya analytics

in house ya yang bukan

ga atau apalah

fetching data pengen mastiin

apa sih datanya

request nya payload nya gimana

terus apa return

datanya gimana itu

enak banget sih daripada

console lock atau apa ya gak perlu kan

kita langsung ngecek aja request nya

sama tadi

Mas Riza ada sempat

sekilas itu yang

network api diklik misalnya

di name dev tool nya

salah di waterfall nya

di waterfall nya

di hover aja

server timing api

sorry

bisa keliatan itu

pernah

pernah bahas ini web performance api

dan kita

saya ngasih tahu

kita bisa nge-ngirim

lewat header

pakai server timing api

itu

kalau misalnya di header itu pakai server timing api

kita bisa kirim misalnya

untuk eksekusi database tertentu

kalian bisa kirimkan

itu db duration nya berapa kali

berapa millisecond

total nya itu bisa

dikirimkan

jadi

saat di hover itu bisa kelihatan

nanti db request berapa lama

itu bisa dijual disini

jadi bisa tahu dari sisi server

berapa lama kirimnya

ini sebenarnya bottleneck nya ada dimana

apakah di client atau di server gitu ya

salah satu fungsinya

ini damar

nge-share nih dia paling

sering pakai application storage sama live host

application storage

biasanya kepakai untuk

pwa ya

ya semua sih

service worker

service worker

saya kalau di storage sukanya untuk

ngapus doang masuk ke storage

clear case

clear case clear itu

lokal storage nya di clear ya

bukan langsung di storage lewat storage

itu yang di storage

application storage clear

clear all

ini ya

bahasa kerennya

di nuke

di nuke

semua

ya kalau ini kan

ya

jadi

sebetulnya dicek dari konsol atau

di lock di server atau dimana

lokal server bisa

cuman kan tampilannya gak enak

kalau misalnya lewat tools ini

lebih enak misalnya

objek ya tampilannya jadi

kayak objek lah kalau array atau

apapun tapi jangan lupa nih

bahwa sebenarnya gimana pun

itu isi data nya tetap string

jadi kalau misalnya kita mau manipulasi

atau nampilin di front end

atau semacamnya tetep jangan lupa

diparse dulu

diparse buat pake data

stringify buat

nestore jadi yang di dev tools itu

walaupun tampilan

array atau objek itu sebenarnya cuman visual

aja biar kita

gampang liatnya

jadi ibaratnya gini lah kalau

temen-temen ngoding di back end kan butuh

tuh mysql apa php

mysql gitu kan

buat ngeliat daripada harus

dia harus apa di console

harus di select bintang blablabla

kan ada alat bantu seperti ini kan

lebih membantu ya daripada

kita harus ke console terus

local storage something something

gitu kan dot get gitu kan

lama sekali gitu

jadi ini sangat memudahkan

iya

iya

selanjutnya apa lagi

kalau tampil application banyak

light house

ya kalau light house ini

tadinya

saya ga suka pake ini

karena lambat

saya di cli nya pake

pake di terminal

saya justru

bukan pake ini kalau mau liat

hasil kan

tapi ya yes ini lebih lengkap ya

tapi untuk melihat

core web vital saya lebih suka pake

itu

performance step

bukan performance step

ada satu lagi yang pernah saya share

dulu apa namanya

performance

performance inside

performance monitor

salah

karena dirimu bukan menggunakan

chrome

jadi

jadi ada

ada performance inside

jadi lebih suka pake

performance inside

light house ini bukan cuma performance ya

macem-macem

itu sebenernya handy juga

sih berguna buat kalau ngecek

semua sekaligus emang yaudahlah

pake CLI aja

cuma kalau misalnya cuma pengen ngecek

accessibility atau cuma

biasanya yang sering aku pake adalah

ngecek accessibility atau PWA

jadi apa

buat PWA itu kan ada kriteria kayak misalnya

manifest nya item nya apa aja

field nya apa aja itu kan sebenernya

kriterianya icon nya

maskable atau enggak

size nya gimana

ini praktis sih sebenernya pake light house ini

light house ini

hampir sama kayak firebox ya awalnya dia extension

chrome extension

terus akhirnya di ambil

di akwisisi

sama devtools

dimasukin ke langsung

sudah disediakan

build in dari chrome devtools

sama

dan ada satu lagi

yang simple

dan sering saya baca itu adalah

coba di klik yang tanda titik

ini

ya more tools

coverage

atau help ya

itu biasanya what's new

oh oh oh

documentation

what's new

what's new

what's new

nggak ada

kok nggak ada disini ya

komen cfp aja lah

what's

oh ada ada show what's new

nggak ada ya

ini apa ya pencah

show what's new

nggak ada

ini what's new aja coba

ini versi berapa

coba gue share ya

coba coba

ini khusus

kalau kita nggak sengaja

mencet escape muncul ini lagi

oh iya bener bener bener

iya iya

sering ke pencet

iya bener bener

iya kalau escape ini muncul

tunggu tunggu

ini nggak bisa

coba scale screen nih

mana

oh iqvan oke

tunggu ya gue

tuh what's new

ini lah yang menyebabkan

saya banyak tau

tuh selalu baca nih kalau misalnya

ini kan lagi di saya pakai chrome

oh udah ditutup

chrome dev ya 1.1.6

misalnya

pengen tau apa yang what's new

oh bukan

ayo udah

what's new misalnya

terus

ini yang saya bilang tadi performance insight

kalau misalnya teman-teman pengen tahu

kalau untuk

pertama

kalau hanya untuk nge-detek core

web vital saya udah pernah share juga itu

pakai rendering

bisa

core web vital

bisa nggak sih

core web vital

rendering core web vital

bisa lihat

hasilnya langsung

nggak perlu

like house

tetapi kalau misalnya

mau lihat lebih jelas

ini apa sih yang

yang mengalami layout shift

dan dom content loadingnya bagaimana sih

bisa saya eh bukan

performance salah

kalau performance bisa juga dipakai

karena bisa kelihatan timingnya

tetapi saya lebih suka

menggunakan performance insight

performance insight

dan saya throttling

4G

dan

slow 4 kali

terus saya record

salah

recordnya yang ini

record yang master page load

nanti

bisa lihat

layout shift

bisa lihat

dom content loaded

ada markernya

semua ya

jadi kalau

bisa saya magnify

bisa kelihatan juga

mana

di network mana yang

script yang berasal

dari internal atau domain

sendiri mana script yang dari third party

yang internal di dalam network

yang third party bisa kelihatan

jadi kalau kita lihat dari situs

ini

dia

dom content loadednya di 1.4

eh sorry

ini lcp

nya bisa kelihatan

apa lagi ya

terus

tools yang akhir-akhir ini saya suka

mulai favorit gunakan itu

rendering

karena bisa

apa isilahnya ini

overlay

bisa lihat

paint flashing

misalnya lihat ya

kalau saya reload ya

bisa lihat yang mana yang di render ya

kalau saya klik

mana yang di render ulang

terus kemudian bisa

lihat layer borders

lihat

border border nya enggak

layer ya

itu bisa liat di situ

kayak kotak-kotaknya

oh container nya ya

kayak diff

betul-betul

itu aja

disable local font

saya enggak suka pakai itu

saya pakainya pen flashing sama

layer border

frame rendering start

ya cukup sih

kalau bisa sih 60 fps

kalau bisa

kalau bisa

kalau sempat nge-scroll

nge-like kelihatan kan

dia bukan 60 fps

hit dock

that's it

ada lagi

ada lagi

accessibility

ah ya itu

nah itu

firefox

firefox lebih bagus kan

accessibility nya ya

iya enggak sih

yang paling praktis sih

coba command shift

command shift

accessibility

show accessibility

iya

jadi kita bisa liat

kita pernah bahas ya

di episode accessibility

detailnya

kan harus ada landmark

mana pengguna screen reader

terutama atau apa assistive device

lainnya itu kan navigasinya

berdasarkan namanya landmark

mana yang area utama

mana area navigasi

nah ini semua kita bisa liat

disini coba

mouse over di yang

root web area

atas

nah itu ke highlight kan bagian

yang dimaksud habis itu click

generic tuahnya generic itu diff

apa pun yang nggak ada makna semantiknya

jadi itu kayak container aja

terus generic lagi

akan skip ya

iya

jadi user yang menggunakan

apa pakai screen reader

atau assistive device nggak bisa loncat

ke generic tapi bisa loncat ke

banner lo misalnya

banner yang di highlight

coba scroll ke

skrol halaman utama katas banner

kalau kita mouse over

banner yang di highlight adalah

area banner-nya

harusnya sih

nah itu sih header-nya jadi user

misalnya lagi yang

pakai screen reader lagi di tengah-tengah

dia mau loncat kelik atas

bisa tuh bisa navigate ke

banner-nya

coba di area key panel

accessibility-nya scroll lagi ke bawah

nggak bisa di scroll

di accessibility

nah itu ada generic

ada main

main tuh main area-nya

yang dianggap isi utama dari halaman itu

terus

isinya ada article

click article lagi

click main tadi

main di panel

accessibility

ada article

itu harusnya ada

biasanya ada judulnya

ya itu punya

itu

article

di atas justru ya

disini

kok nggak kebaca

karena dalam satu halaman itu

kan cuma ada satu article ya

kecuali itu list of articles

nah terus ada subheading-nya juga

subheading-nya tuh ada kan tuh

main

article

ada subheading-nya juga

tadi ada subheading-nya

atas dikit

looking forward

looking back

itu kan subsection-nya

bisa scroll into view

juga mas Tiza

misalnya lagi

scroll dulu halamannya ke atas

terus tadi masuk

ke heading

dari H3 yang di atas

H3 yang di atas

click kanan

scroll into view

ada nggak scroll into view

nggak ada

kok beda-beda sih

harusnya bisa itu

udah lama itu scroll into view

nggak ada

click kanan

ini click kanan udah nggak ada

mau

lihat lagi

iya itu chrome bukan sih

break

mungkin

dihilangin

agak lain ya

coba click kanan

nggak ada kan

oh iya

beda dihilangin

kalau di chrome ada

jadi bisa scroll into view

dia otomatis nge scroll ke

elementnya itu

hmm

oke

ya

menyer

Facebook tiga

hmm

bisa dicek di situ

oke

ini role ini lumayan

dikenal juga salah satunya

gara-gara testing

yang menggunakan role

sebagai penanda

oh iya kalau kita get by role

nah itu bisa buat investigate

get by role terus levelnya level berapa

misalkan get by role heading level berapa

1,2,3,1,2,3

dan seterusnya

terus si property

3 ini

terutama berguna buat kalau misalnya

kalau ini kan halaman yang simple ya

cuma kayak single post

cuma satu artikel

di halaman itu isinya cuma satu artikel doang

tapi kalau misalnya kita

buat halaman yang strukturnya

lebih rumit misalnya e-commerce

halaman depan atau

kalau bukan e-commerce situs berita

atau situs apapun lah yang

ada section-sectionnya

terus satu section misalnya berita terbaru

chart post itu terdiri dari

beberapa artikel

nah itu perlu dicek dari

accessibility tree

udah betul atau belum strukturnya

terus gampang atau nggak untuk

dinavigasi antar section dan

antar artikel

iya

mantap

terus masih accessibility juga nih

color contrast kita bisa liat langsung

bisa liat

mana-mana

ya kan

ke 3 nya

terus kita klik computed

oh

ya mana

kosong

kok kosong sih

ya ada color sih

kok aneh

kok bisa hilang

biasanya semua property nya muncul disitu

semua property

nah ya

color color

oh ini color

kanan bawah color

klik buka

oh klik yang T nya

putih itu RGB

ini

klik warnanya

klik

kotak

kotak warna putihnya itu punya

nggak ngaru

nggak keluar apa-apa

klik panahnya kesini tadi

nah terus

coba hover di

kotak potihnya

nah

no contrast information

nah ini kadang-kadang nggak sih

ini agak hit and miss

bisa kelihatan

di tempat gua bisa kelihatan

web.dev coba

coba buka

web.dev

nah udah slide apa aja

lah event timing API

computed

ini kita close dulu

terus di bawahnya

color

RGB

oh kok

kenapa ya

bentar bentar

biasa biasa

bisa nih sempat gua bisa kalo mau liat

boleh boleh mana

oke ntar

sekalian nanti abis ini mau demo-in

asik

ah

oh

pindahin dulu

nah tadi kan

ini kan

location

inspect

ada reading mode lho sekarang

baru tau

oh iya udah di announce pas I/O kemarin

di top siapa gitu

oh topnya ada Margel

location kan

google computed

contrast ratio

coba ganti warnanya ke

warna yang abu-abu muda

kesukaan desainer

AAA gitu

contrast ratio

satu tujuh satu

nggak lulus

ini ada ini nih ada

bukan nih garis nih

kalo di AAA

di itu ke atas udah nggak

lulus AAA

kalo mau triple A harus ke bawah

tuh masih

bagus tuh

jadi kalo AAA itu

itu standar yang

menengah yang standar

accessibility yang ya menengah

biasa kalo aturan apa aturan

resmi hukum tuh pakainya itu

kalo AAA bukan baterai nih

AAA itu standar yang

paling strict yang maksudnya

yang accessible banget dan biasa itu

agak spesifik sih jadi misalnya untuk

institusi yang emang untuk

pernah kita bahas di accessibility

oh iya

pernah kita bahas

nah itu jadi

sekarang udah gampang udah nggak bisa

excuse ah repot tribut meriksanya

nah ini bisa langsung di DevTools

tadi kok ada

leading mode? mana sih?

iya ada

salah

kok ilang?

nah kalo si leading mode ini

yang di luar aja di safari

udah ada agak lama

iya udah lama oh bisa begini ya

keren

oke nah

gua mau demoin

breakpoint tau nggak kalo

ini bisa breakpoint

itu juga sering pakai

ya dibagi

contohnya

source

ini gua hapus dulu

dia punya

blocking segala macem

refresh

terus mau

cari

source apa ya

nah ini kebetulan dia buka

main.js ya

main.js nya dari situs ini

nah asal

aja ya saya pakai

saya mau

ini aja

terus

saya bikin

breakpoint

saya refresh

oh ternyata

dia nggak lewat disitu

terus kita disini aja deh pasti

kita

tuh dia

nge-stop di

eksekusi javascriptnya

nge-stop disini nanti kita bisa

check variable

check variable nya apa

ini kan karena sudah di

minify ya kalo nggak di minify kan

kalo misalkan javascript tolong

temen belum di minify bisa keliatan lebih baik

jadi bisa step over

step into segala macem

sama bisa terus

terus saya paling suka pakai ini

kalo lagi nge-debug jadi

memang masih pertama

saya kalo nge-debug pakai console lock

pengen tau value nya apa

tapi kalo sudah sampai kayak

bigung ini kenapa sih

masih nggak bisa saya pakainya

debugger

bisa langsung ngeliat isinya apa

dari setiap step-stepnya

dan kalo sudah nemu bugnya

ya tinggal dijalani udah

biasanya sih

kalo gue pribadi

console lock itu buat nge-check

bentuk data lebih sering itu

jadi maksudnya nggak ada error kan

nggak selalu ada error beneran

tapi pengen tau datanya kayak gimana

itu juga overlapped bisa di-check dari

network request kan

nah cuma

breakcoin ini berguna banget kalo tiba-tiba

ada error

error yang belum kayak handle nggak tau dari mana

dan itu breaking sesuatu

misalnya ya udah check aja

satu persatu di bagian-bagian yang

keliatannya mencurigakan

kalo masih lancar belum muncul errornya

berarti bukan dari sini

check tersangka selanjutnya

kalo misalnya

nyampe situ errornya

muncul berarti

ada sesuatu yang perlu di-check lagi

bisa juga jadi kayak marking

bahasanya bisa juga

either mau pake console atau mau

pake debugger terserah

intinya kalo pake debugger itu

kita bisa di-idea step-by-step

gitu ya

terus karena

kita bicara console

console itu nggak cuma console.lock ya

temen-temen

kalo liat console itu isinya apa

klik aja console

enter, terus kemudian misalnya

ada assert, clear

context, count

ada table juga

ada lock

ada info

ada error dan segala macem

ada debug kalo misalnya

di scriptnya temen-temen

masukin console.debug itu

di

line-nya

waktu di jalanin

devtool, direload

maka waktu di debug itu

akan nge-stop disitu dan debuggernya

otomatis jalan

sebetulnya jujur dari sebanyak

metode ini yang pernah

gue pake tuh cuma selain lock

warn info sama time

udah kalo time itu biasanya buat nge-check

trace condition atau semacamnya

pake table

pake table juga suka

itu buat apa sih? coba-coba

kok unexpected number?

itu objek apaan?

maksudnya array?

atau gimana?

misalnya asal aja kayak...

itu kan key value store, nggak bisa

kalo mau array

console.table

console.table

jadi keren bentuknya

itu

menarik

cuman sayangnya

kayak console.info

console.warn, console.error

di note.js nggak ada ya?

iya, di note.js nggak ada, di backend nggak kelihatan

warna-warnanya

padahal seru kalo misalkan ada warna begitu ya

jadi ini hanya bisa berlaku di browser

aja, walaupun nggak error ya

walaupun kita pake console.warn itu terpada

console.lock jadinya

metode-nya ada, cuma print nggak berfungsi

tidak berfungsi

ya, kalo time tetep-tetap

ya kalo time ya

gimana sih pake console.time?

console.time

ya udah, jalanin mapnya aja

udah

default already exist

anyway

dah, itu

debugger bisa dipake

juga console

ada lebih dari satu, bukan cuma console.lock

apa lagi ya?

security

css overview juga

menarik sih

hmm, yang itu apa?

unused css

oh ya, coverage, coverage

coverage

coba kita cek

misalkan

ceknya dimana ya?

itu di more tools

more tools ya?

ya, more tools

eh, salah

more tools

tools, coverage

refresh ya?

kok cuma ini aja?

belum selesai kali?

css

itu, contohnya tuh

oh, lambat soalnya di drop-in tuh

kan di network ada icon warningnya tuh

jadi lambat

soalnya slow 3G

kan lagi di troto

mana tadi? kok ilang?

oh, ini coveragenya di bawah

iya

ini

js, js semua ya?

itu css paling atas?

oh ya, next css

ini pake next js

nah, disini ada nih

unused bytes

disini 64%

keliatannya dari mana?

yang tidak digunakan itu yang merah ya?

iya

kok gak ada?

adanya hijau biru doang

kok gak ada yang mana?

aneh sekali

di klik, di kliknya bisa gak di klik?

udah di klik, ini di klik

nah, kalo ini merah tuh banyak tuh

oh iya

importnya masa gak dipake

kalau diapus, error dong

tapi kan, buat halaman ini

ya, buat halaman ini gak dipake

cuma mungkin dipake di halaman lain

oh iya, bisa jadi

sebetulnya, nah

cuma kan kadang kalo misalnya

baru pengen premature optimization

semua di pisah jadi banyak

tapi kan sebenernya ini statik

kan ini di cached, jadi ya sebetulnya

gak apa-apa juga sih, kalo emang

hasil performance yang lainnya baik-baik aja

cuma minimal kita

kita punya senjata ya

kita punya tambahan senjata lah

terutama biasanya css

css yang paling seringnya

terutama kalo kita pake legacy

misalnya, dululah jaman dulu itu

bootstrap dari kapan, cuma gak ada yang

nyenggol atau

mubek sama sekali, takut

berubah semua, makin lama makin banyak

makin numpuk

ini, bisa lah

terus kita

mungkin kita pengen ngerapihin pelan-pelan

tapi kan, rendah ngeri juga

takut nyenggol sesuatu

jadi kita bisa pelan-pelan

pake ini buat ngebantu liat

mana yang gak pernah dipake

iya, ini contoh

ekstrim ya, contoh ekstrim, kayak saya gak yakin

ada yang mengalami

tapi misalkan nih, teman-teman

mau pake bootstrap

tapi hanya button-nya aja

yang lainnya pake yang lain

atau yang lainnya bikin sendiri

kan sayang ya, maksudnya

bootstrap itu ada berapa kilobyte gitu kan

berapa puluh atau berapa ratus kilobyte pake button doang

yang lainnya ya diapos aja

berarti harus ke source-nya ya, kalo itu ya

bootstrap kan sudah bisa

udah modular dia ya

import-import ya

sekarang ya

iya, tinggal pake yang mau aja

kalo nggak ya, tailwind kan aja lah

pusing amat

misalnya kita dapet kode orang lain

kode dari jaman, gak tau kapan

kode dari jaman firebat masih

ngetrele

ya mungkin use case-nya lebih kesitu sih

kalo bikin baru ya itu tadi

bahkan vanilla CSS pun udah cukup canggih

kalo mau yang lebih khasis

apalagi yang kita dapat

misalkan

dia bikin sendiri misalkan

bootstrap perjuangan

.min.css

source-nya gak dapet

yang minimisenya aja yang dapet gitu kan

ya gak apa-apa kalo itu

sekarang kan udah bisa di agnify lagi tuh

iya, dibalikin lagi

terus abis itu ya bisa pake ini kan

css kan

ngomong soal css

kita bisa nambah nih ada

apa tuh

css overview

more tools

tadi keliatan

masih itu

sebentar tanda

ini eksperimen ya

lab

klik

matiin dulu, ya capture overview

pencet dulu

nah bisa liat nih overview dari

kira-kira ya kita di halaman ini

ada 2700 elemen

color

palette yang digunakan

text color

terus yang mana yang

kontrasi issue

font yang dipake apa

terus fontnya dipake dimana

berapa kali occurrence-nya

oh wow

itu kenapa sih fontnya 16,6506px

random banget

itu kayaknya dikalkulasi secara random

ngindarin cls

apa biarnya shifting

terus kemudian

unused declaration

itu ada juga

nah ini yang gak pakai

terus media query yang kepakai

apa

jadi bisa juga liat

kalau kalian misalnya punya media query tertentu

mana yang gak kepakai juga bisa keliatan sih

nah itu tadi

kan udah nambah

717px segala macem

mungkin media query yang dipake dulu

udah obsolete atau kurang

sesuai

ini enak ya liat overview-nya dari sini

coba masuk ke overview summary

mungkin temen-temen di sini

ada yang masih

penyuka id selektor

yang mungkin harus berubah haluahan

mana id

kan itu ada id selektor 0 kan

oh iya

itu loh id selektor

kalau misalnya

kebanyakan pakai id selektor

yang mungkin harus

segera

ya kan terlalu

spesifik

kalau bisa

ngasih style itu kan

lebih general

tergantung lah ada yang mau pakai

block element modifier

ada yang mau pakai modular

gak salah tapi kalau misalnya terlalu banyak

di id-in semua ya

berarti size css-nya makin gede

oh iya maksudnya

mungkin risiko aja

kita pusing

footer misalnya di halaman

ada footer, lalu ternyata kenapa

kita kasih id footer, tapi di

section atau di mana lah

di suatu pose gitu

posenya ada footernya juga

terus ya kayak

mental overload aja

kita harus kasih kan id itu

harus dalam satu halaman

harus cuma satu

kalau misalnya semua di id-in

tambah beban aja sih

lebih baik

diutamakan

ke class

ke type

atau attribute

biar sekalian

kalau data attribute

biar sekalian mengaplikasikan

accessibility

yes

betul sekali

oke

ada lagi kah yang mau dibahas

habis

devtool pak 2

kapan pun

oh iya ini

pertanyaan, ini kan

buat

ya buat saya pun

beberapa fitur

performance tadi kan

ivan kan udah biasa kan main

kalau buat saya yang awam

itu kayaknya overwhelming banget gitu

devtool secara umum juga kayaknya overwhelming banget kan

kalau mulai belajar itu

enaknya dari mana ya, buat temen-temen

ngobrolin web

asik

selain dari ngobrolin web

terlalu frontal kali

terlalu

self-proclaim ya

terlalu harsel

ini ya

bisa cek di

developer.chrome.com/

text/devtools

oke

nah ini kan itemnya sebenernya banyak banget

dan kayaknya sebetulnya

gak perlu juga ya kita

pelajarin urut satu persatu

ngapalin kayak mau buat ujian gitu ya

sebenernya gak penting kan kita pick and choose

aja bagian, kita lagi perlu optimize

apa nih, nah misalnya kita lagi perlu

find form issues ya udah kita

buka itu, pelajarin itu

artikel-artikelnya sih enak sih

gampang di cerna, dan hampir selalu

ada videonya, dan biasanya mba Jocelyn

itu yang apa, yang present

jadi maksudnya kita gak harus

menguasain beneran semua kan

fiturnya banyak banget tuh tadi

cuma banyak hal-hal

yang menarik dan berguna yang mungkin kita

kelewat, nah jadi kita bisa

apa, cek di blognya itu

ada komen dari

NyanJS

tentang, by the way, pernah pake eruda gak?

eruda? gak pernah

eruda itu apa sih?

itu, console

for mobile

browser itu tulisannya, belum pernah pake sih

tapi

dia bisa kayak drag

console di android

oh, buat ngedibak android

gitu maksudnya

url browser

jadi, kalau di android

kalau di android kan

kalau di mobile

buka deh, buka, buka aja eruda

.lyri.io

android

jadi kayak

kayak

eruda apa ini

lyri.io

tapi keren sih, coba aja klik salah satu

kalau monitor, klik aja

di plugin, ya monitor lah

mungkin

klik aja, terus nanti keluar kan ininya

tuh bisa kelihatan console, jadi kalau lagi di mobile

bisa ada overlay ini

jadi kayak gak perlu

kalau

kita kan mau

ngedibak di mobile, saya

pakenya remote debugging tuh

bisa disambung ke chrome

terus pake cable, remote debugging

bisa, iya kan, pake cable kan ya

ya, USB

USB debugging, nah ini mungkin lebih simple

thank you, thank you mas Jan

belum pernah pake

wah coba, keren sih

berarti bisa

gak mesti di

bisa di ini juga dong ya, bisa di

safari coba ya

oke, nah berikutnya

kalau mau belajar lebih lanjut

temen-temen bisa ke channelnya

youtube channelnya chrome dev

cari aja, atau youtube.com/

@chromedev

pake S, liat di bagian

bawah, nah di sini

ada what's new in devtools isinya adalah

jislin semua

siapa yang nonton

kertian dia

tiap minggu, eh tiap minggu apa tiap bulan

dia ada update yang baru, tentang

devtools

berserta dengan apa ya

versi chrome yang

muncul kan, jadi 103, 104

sampai sekarang sudah 112

silahkan

ditonton aja

saya tonton ini

gak abis-abis

oh iya damar

kalau devtools gs framework

nukes devtools harus ditiru semua framework

kenapa tuh, boleh tahu gak alesannya

saya jadi penusaran

nah kita bikin, ini bisa

dijadikan episode sendiri ini devtools

tapi integrasi dengan extension

atau library

kan kayak, yang ini ya

karena masih ada react

devtools, masih ada

redux devtools

ada suspect

gak ada ya

view, ada view

iya ada view

atau yang third party yang

berdasarkan fungsi, misalnya

x to accessibility, masih buat

accessibility, kalau yang baru

devtools asli kan, ya masih terbatas banget

tuh, nah biasa kalau

accessibility, pakai x atau semacamnya

apa tuh namanya, gue lupa deh

itu muncul

accessibility

inside for web

yang dari punya si

edge

accessibility inside

for web, bagus

nah itu biasa munculnya

di devtools, jadi ada tab baru

ya sama lah, mirip kayak tab lighthouse

gitu, cuma ini third party

detail banget, kayaknya kita

pernah ke sini juga ya

pas episode accessibility

nah itu

banyak juga yang sudah kita bahas

iya, belum pernah pakai nax

jadi belum pernah pakai devtools

tapi ini seru sih, maksudnya third party integration

beberapa hari

yang lalu, saya pernah

pernah dapat

promo

course, tentang nax.js

katanya, nax.js ini adalah salah satu

framework yang developer

experience-nya bagus

makanya tadi begitu dikasih tahu

jadi penasaran, apa sih bagusnya

gitu

kalau sveltekit

devtools integration-nya bagusnya ya

sveltekit, nggak ada

kan sveltekit

nggak ada devtools gitu-gitu kan

mungkin ada library

tambahan

masalahnya kan dia di compile

itu yang agak ribet

kalau dev environment

mungkin bisa nggak tahu

ya nggak tahu sih, tapi belum ada sih

sejauh ini, belum tahu

mungkin ada, tapi kita belum tahu juga

kalau teman-teman yang menonton

kayaknya nggak ada yang penggunaan

juga

apa tuh?

misalnya lihat nih bagian features

ke

getting started

terus kemudian ke features

scroll

scroll

nah, scroll terus

jadi bisa kayak ngelihat

per komponen, per

wow

ada

tree-nya juga ya

dom tree, iya

tapi justru

jangan-jangan nax devtools ini

lebih bagus dari view devtools, ada nggak sih

view devtools

view devtools ada

yang dia nempel ke

chrome devtools gitu kalau nggak salah

iya

kalau nggak salah ya

kalau react kan ada juga, kita bisa liat tree-nya

di react devtools

regardless nggak peduli kita pakai

framework apapun

kalau misalnya masih react

react dan devmob

bisa ngeliat tree-nya

oke, wah ini menarik nih

untuk di pelajari

view devtools ada

view devtools ada

UIKit

UIKit ini apa?

devtools UIKit

oh, jadi kita

bisa integrasi dimasukin

ke devtools-nya ya

oh, seru ya

seru ya ekosistemnya ya

ekosistem devtools ini

ide episode

coba masukin

ya, tulis, tulis, tulis, tulis, catat, catat

mantap

advanced devtools ekosistem

devtools

system dalam kurung

max devtools extension

react devtools

redux

misalnya, di antara kita bertiga

belum ada yang pengalaman

menggunakan view ya

kita undang nggak sih

kita harus cari orang yang menggunakan view

iya, eh ada komunitasnya nggak sih

view ID

ada, pasti

damar aja kita undang gimana

demo in max devtools

deal, deal, deal

langsung ditembak

kalau nggak komen, berarti iya

opin ya

opinionated sekali

orang dia

nggak nonton lagi

jadi nggak belas

iya, iya, iya

iya, iya, iya

oke, oke, oke

nanti kita carilah ya, mudah-mudahan damar mau ya

kalau nggak, kita harus cari orang lain

oke, oh cuma bagus kan

di bikin seri ya, kita bahas library

atau framework, tapi

tetap dari perspektif disambungin

sama teknologi web

betul, betul, betul

oh iya, ini ada komen

sedikit ini ya, damar juga ya

tailwind atau uno css

mungkin tuh, eh vanille aja

nggak bisa

coba, kalau bisa

kalau kenal sih

boleh dikenalin, bagiin nomor

whatsapp-nya dong

ternyata yang muncul

apa dia nggak pilih whatsapp ya

Envandy Mas

ini tailwind

atau uno css, uno css ini

yang bikin si itu kan

si Anthony Fu

dia produktif banget sih

dia juga dari

ekosistem Vue.js kan

dia pakai Vitez ya

dia yang bikin Vitez ya

sama kemarin

Iseng nyobain ini

Open Props

yang punya Arjal

itu keren juga sih

itu keren juga

karena itu pure css ya

berbasis custom properties

variable

tapi kita harus benar-benar

bisa css

kalau tailwind kan kita masih bisa

coba-coba ya, oh mungkin ini

kalau ini

kita benar-benar harus bisa tahu

vanilla css-nya, baru bisa pakai

gitu, oke

ada lagi, ada lagi

penutup, penutup

udah, oke

kalau nggak ada

kita udahan dulu, teman-teman terima kasih banyak

buat obrolannya

malam hari ini seru-seru

dan banyak belajar juga

saran topik seperti biasa

bit.ly/

otomatis kan

pakai operator

pakai operator, oke sekian dulu

buat malam ini

kita ketemu lagi insyaAllah minggu depan

selamat malam, selamat istirahat

jaga kesihatan, bye bye

Deskripsi asli dari YouTube

Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. Topik, tautan dan pertanyaan menarik bisa dilayangkan ke https://bit.ly/ngobrolinweb Kunjungi https://ngobrol.in untuk catatan, tautan dan informasi topik lainnya.

Episode Terkait

Bagikan:

Suka episode ini?

Episode baru setiap Selasa malam. Dengarkan lewat YouTube, Spotify, atau feed podcast favoritmu.

Pilih Cara Langganan

Memuat komentar dari GitHub Discussions...

Jika komentar tidak muncul karena ekstensi privasi / adblocker, kamu bisa berdiskusi langsung di GitHub Discussions .